Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memicu lonjakan permintaan masker di sejumlah wilayah. Warga di Pandeglang, Jakarta, hingga Depok berbondong-bondong membeli masker untuk melindungi diri dari paparan debu vulkanik.

Di Kabupaten Pandeglang, Banten, stok masker di sejumlah minimarket mendadak habis sejak Minggu pagi. Bahkan, beberapa gerai memasang pemberitahuan bahwa masker telah habis terjual. Kondisi ini membuat banyak warga pulang dengan tangan kosong.

Di Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, warga juga mulai memburu masker setelah abu vulkanik mencapai Jakarta. Tingginya permintaan membuat harga masker berangsur naik hingga tiga kali lipat, meski warga tetap memilih berbelanja karena dinilai lebih terjangkau.

Sementara itu, Satpol PP DKI Jakarta membagikan masker gratis kepada warga di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Petugas juga mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.

Di Depok, Jawa Barat, omzet penjual masker meningkat hingga empat kali lipat. Warga rela mengantre untuk membeli masker, sementara sejumlah pedagang mengaku kesulitan memperoleh pasokan karena stok di tingkat pemasok mulai habis.

#anakkrakatau #abuvulkanik #masker #pandeglang #jakarta #depok

Baca Juga Tiga Gunung Api Erupsi Bersamaan di Indonesia, Warga Diminta Waspada | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/689507/tiga-gunung-api-erupsi-bersamaan-di-indonesia-warga-diminta-waspada-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689511/masker-mulai-langka-abu-vulkanik-anak-krakatau-picu-lonjakan-permintaan-kompas-petang
Transkrip
00:00Saudara stok masker di sejumlah minimarket di wilayah Kabupaten Pandeglang mendadak habis.
00:06Hal ini lantaran banyaknya warga yang berburu masker sejak minggu pagi akibat paparan abu vulkanik Gunung Anakrakatau.
00:23Sejumlah warga berebut mengambil masker di sebuah minimarket di Pandeglang.
00:28Saat ini terpantau sejumlah minimarket yang menjual masker kehabisan stok.
00:33Bahkan beberapa minimarket memasang informasi stok masker habis.
00:38Kondisi ini membuat warga yang datang ke minimarket pulang dengan tangan kosong.
00:43Warga yang kerap beraktifitas di luar rumah pun khawatir dengan ancaman kesehatan jika tidak menggunakan masker.
01:04Di Pasar Asamka Taman Sari, Jakarta Barat, warga juga mulai berburu masker akibat paparan abu vulkanik Gunung Anakrakatau yang sudah
01:13sampai ke Jakarta.
01:14Kondisi ini membuat harga masker berangsur naik.
01:18Pedagang pun kewalahan imbas dari banyaknya pembeli.
01:21Warga memilih membeli di Pasar Asamka karena harganya dinilai lebih murah.
01:26Meski demikian, harga masker di Pasar ini kini naik hingga tiga kali lipat.
01:34Karena agak murah, lebih murah dibanding yang di sana.
01:38Sekarang harganya berapa, Bu?
01:40Tadinya biasa Rp 5.000, sekarang biasa Rp 15.000 sama Rp 10.000.
01:44Agak-agak gulungnya.
01:46Naik yang bisa sekarang, Bu?
01:47Naik.
01:51Mengantisipasi dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anakrakatau,
01:54Polisi Pamung Peraja DKI Jakarta membagikan masker gratis kepada warga di Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat.
02:01Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman bahaya debu vulkanik yang bisa mengganggu pernafasan.
02:09Petugas juga mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
02:25Sementara di Depok, Jawa Barat, omset penjual masker naik 4 kali lipat usai erupsi Anakrakatau.
02:31Seperti di lapak penjual masker di kawasan Cilodong, Kota Depok,
02:35Warga rela antre untuk membeli masker lantaran sebaran abu vulkanik erupsi Anakrakatau
02:41sudah menyebar ke Depok dan sekitarnya.
02:44Kelangkaan masker mulai terjadi di Kota Depok.
02:47Sejumlah pengecar mengaku tak lagi bisa mensuplai masker.
02:50Lantaran di tingkat pemasok sudah kehabisan stok untuk dijual kembali secara eceran.
02:54Selain itu cuma 3 jam habis di sebuah orang.
03:03Ada kenaikan harga gak sih?
03:05Gak ada, kita normal.
03:07Cuma barang di kotanya kosong.
03:10Ya, kita belanja lagi gak ada barang.
03:14Jadi duit gak laku, banyak pun duit gak laku.
03:16Nah gitu, barang kosong.
Komentar

Dianjurkan