00:00Nanti Mas, di 15 Desember, apakah misalkan ini tidak disahkan, apakah teman-teman Pati akan juga kembali datang ke Jakarta
00:06untuk menuntut ulang atau seperti apa Mas?
00:09Tanggal 15 Desember pasti kita hasil di sana ya untuk mengawal.
00:12Dan sebelum disahkan, nanti kita juga ikut ya dalam membaca lah ya, memahami isi-isi dalam RUU peramasan-peramasan.
00:30Terakhir Mas, karena mengingat setelah aksi kemarin kan banyak pro-kontra, bahwasannya sahabat-sahabat Pati ketika datang sudah bertemu, dinilai
00:40menerima sesuatu lah, segepok sana, segepok sini, seperti yang viral di media sosial itu Mas.
00:46Mas, mungkin saya ingin minta klarifikasi secara utuh dari Mas Botok, sudah seperti apa terlihat koordinasi dengan teman-teman OJOL
00:54yang di Jakarta, ataupun Mas Saing Demo di Jakarta.
00:57Situasi dan kondisinya seperti apa Mas? Komunikasi terakhirnya.
01:01Kondisi yang kita sudah koordinasi ya dengan teman-teman OJOL, kita video call.
01:06Dengan teman-teman OJOL di Jakarta, betul-betul, artinya tidak ada permasalah ya dengan AMB, dengan teman-teman OJOL, tidak
01:16ada masalah.
01:17Dan terkait, ketinggalan bahwa kita menerima uang dan sebagainya, itu dalam pergerakan itu hal yang biasa ya.
01:24Kita narasi-narasi untuk memecah gila, supaya masyarakat tidak simpati kepada pergerakan kita, mengelabui masyarakat, supaya masyarakat tidak mendukung kita.
01:37Ya biasalah itu kan, apa ya, cara-cara zaman belajar dulu ya, untuk menghasilkan rakyat Indonesia.
01:46Kalau kami mau menerima uang, kita sudah tidak sampai Jakarta ya, kita sudah menerima uang waktu kita mengkritik Subiwo, mengkritik
01:58Pak Torek, mengkritik Kajari.
02:00Kita sudah sampai kejakan, Pak.
02:03Kemarin itu kita bisa menerima uang, karung-karungan ya, miliaran kita tidak mau, kasih proyek, kasih berbatan, kita tidak mau.
02:12Ya masyarakat bisa menilai lah.
02:17Pesan Anda, Mas Botok, untuk masyarakat untuk tetap mempedunggu hasil keputusan DPR, mengawal, tetap sama-sama mengawal, tidak hanya sahabat
02:27masyarakat pati,
02:29tetapi kita seluruh masyarakat Indonesia, agar tetap sama-sama mengawal secara aman, dan juga tidak rusuh mungkin sampai 15 Desember
02:36nanti, mungkin boleh pesannya, Mas Botok?
02:38Ya, ini ya, korupsi, koruptor, itu kan musik kita bersama ya, korupsi itu pejajah bangsa ini.
02:50Mari masyarakat Indonesia, tanggal 15 Desember, kita kawal ya, aspirasi fakat Indonesia, yaitu sahkan RUU peramasan masyarakat koruptor,
03:01tapi harus dengan cara yang santun, ya, gamen, produsif.
03:12Oke, siap.
03:14Ada hal yang mungkin ingin disampaikan dari Mas Botok? Tambahan? Ada?
03:27Saya mohon maaf kepada orang kawan modul DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR, DPR,
03:42DPR, DPR.
03:47Ada?
03:49Dan apabila ada dari kawan-kawan, kekataan, susat, perbuatan yang tidak berkenan,
03:58saya mewakili teman-teman memohon naaf.
04:02Di mesos kan ramai itu ya, kalau nggak salah itu perdinet.
04:07Eh, betul.
04:08Perdinet itu kan menyampaikan di publik bahwa segera kan AMBG itu dipunggangi
04:14Sing Jokowi ya, Sing Solo ya.
04:18Ini saya tegaskan, kemarin juga sudah saya sampaikan.
04:22Sebenarnya, gerakan AMBG itu tidak ada hubungannya dengan Sing Solo.
04:30Tidak ada Sing Penguasa.
04:34AMBG adalah gerakan rakyat biasa dari Sampung ya, dari Pati, Jawa Tengah ya.
04:41Yang kebetulan berani bersuara ketika melihat ketidakadilan dan penjolimu.
04:47Kami tidak mengenal geng Solo, kami tidak mengenal geng penguasa.
04:54Yang kami tahu adalah geng rakyat Indonesia yang berani bersuara ketika melihat ketidakadilan dan penjolimu yang dilakukan penguasa.
05:05Terima kasih.
Komentar