00:00...ini menjadi kedama kami di lapangan.
00:04Saudara Praagustus, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat telah mencapai 38.000 hektare.
00:11Wilayah mana saja yang paling parah terdampak Karhutla?
00:14Kita bahas bersama Koordinator Harian Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel.
00:20Selamat malam, Pak Daniel.
00:22Pak Api Karhutla di Kalbar sampai saat ini belum juga padam.
00:27Wilayah mana saja, Pak, yang paling parah terdampak Karhutla ini?
00:32Sampai hari ini ada dua kabupaten yang memang api masih menyala di Kabupaten Kuburaya dan Kabupaten Ketapang.
00:42Upaya-upaya sudah kita lakukan, hanya memang kita memiliki kendala-kendala di lapangan dalam melakukan operasi ini.
00:50Dalam melakukan operasi ini, sehingga tentu kendala itu tidak bisa kita hindari.
00:57Antara lain kekurangan air di lapangan dan jika kita melakukan operasi udara melalui waterbombing,
01:06itu juga persoalannya adalah persoalan visibility yang sangat tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan.
01:15Melihat kendala seperti itu, Pak, lalu langkah-langkah ataupun solusi yang dilakukan BPBD seperti apa, Pak?
01:22Tadi kita lihat bahwa di Kuburaya di Kalimantan Barat ini juga ada warga yang harus mandiri memadamkan api karena sudah
01:30mendekati permukiman mereka, Pak.
01:33Tentu kita tidak tinggal diam ya, meskipun kita menghadapi berbagai tantangan secara alami seperti kekurangan air,
01:41visibility yang terbatas dilakukan untuk waterbombing.
01:45Tadi kita sudah melakukan perencanaan, besok kita akan menggeser beberapa peralatan kita seperti tendon air
01:52dan mengerahkan beberapa armada untuk mengangkut air ke sumber itu.
01:58Hanya memang persoalan juga di lapangan itu akses untuk menuju lokasi yang terbakar ini tidak mudah.
02:07Sehingga ada yang bisa dilewati kendaraan roda dua, ada bahkan yang tidak.
02:11Ini juga menjadi kesulitan.
02:13Nah persoalan keterlibatan masyarakat, kami berterima kasih.
02:17Karena memang kebakaran saat ini tidak bisa hanya ditangani oleh satgas darat dan udara
02:24yang jumlahnya tentu terbatas apabila dibandingkan dengan jumlah luas yang terbakar.
02:31Keterlibatan masyarakat menjadi penting.
02:33Meskipun pemerintah juga menyadari bahwa peralatan yang digunakan oleh masyarakat sangat minim.
02:39Tetapi itulah kondisi yang memang harus kita kerjakan bersama-sama.
02:43Tapi apakah dari pihak BBBD ini juga sudah mendapatkan informasi
02:47ataupun aduan dari masyarakat terkait dengan dampak yang dirasakan oleh warga, Pak?
02:52Kita sudah melihat dampak ya.
02:54Kalau dampak yang kita rasakan misalnya di kota Pontianak.
02:58Kota Pontianak ini kan sebetulnya tidak ada karhutlah ya.
03:02Tetapi kota Pontianak ini mendapat kiriman asap dari Kabupaten Kuburaya.
03:07Dampaknya apa?
03:08Dampaknya aktivitas pendidikan dirumahkan.
03:11Artinya siswa itu belajar di rumah.
03:14Nah itu salah satu dampak yang dirasakan oleh sekolah-sekolah yang ada di kota Pontianak.
03:20Demikian juga di Kuburaya, di beberapa kota seperti di Ketapang.
03:25Itu dampak.
03:26Nah untuk masalah dampak kesehatan yang dialami oleh warga,
03:30memang sampai hari ini kami belum mendapat data yang rinci dari Dinas Kesehatan.
03:35Memang di Kalimantan Barat ini, Dinas Kesehatan Provinsi adalah salah satu satgas yang membidangi pelayanan kesehatan di masyarakat.
03:45Tentu di setiap kabupaten dan kota juga ada posko-posko kesehatan.
03:49Jadi datanya masih belum tahu ya, Pak? Berapa yang terdampak soal kesehatan?
03:57Untuk data per orangnya, berapa orang itu sampai hari ini belum kami terima.
04:02Tetapi kalau kita lihat, misalnya pada hari ini di Kabupaten Kuburaya,
04:07itu rata-rata dalam satu desa itu yang pasti jumlahnya cukup banyak,
04:11ya terdampak dalam pengertian, terdampak dalam pengertian aktivitas mereka terganggu.
04:17Tetapi persoalan kesehatan ya ini masih relatif terkendali.
04:22Bagaimana, Pak, dengan penanganan kurban?
04:26Ya tentu kalau ada laporan dari pemerintah setempat,
04:31kita sudah mendorong pemerintah kabupaten dan kota melalui BPBD masing-masing,
04:36karena di semua BPBD itu ada posko penanganan darurat bencana asap,
04:40agar melakukan pendataan terhadap warga-warga yang terdampak.
04:44Tentu pemerintah tidak menutup mata.
04:47Kita harus melakukan pemberian pelayanan kesehatan yang maksimal kepada warga yang terdampak.
04:54Pemerintah tetap bertanggung jawab.
04:56Terakhir, Pak, apa imbauan kepada warga di situasi pekatnya asap Karhutlah hari-hari ini, Pak?
05:03Tentu kita berharap, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita masing-masing.
05:07Pemerintah sejujurnya kami katakan bahwa kebakaran hari ini yang terjadi pada umumnya mendekati pemukiman warga.
05:16Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi polisi bagi dirinya sendiri menjadi penting,
05:22agar Karhutlah ini bisa kita dicegah.
05:26Karena ini bukan tanggung jawab pemerintah semata,
05:28tetapi peran aktif masyarakat menjadi hal yang terpenting dalam penanggulangan.
05:32Baik, terima kasih Pak Daniel, Koordinator Harian Pusdalop PBB-PBD Provinsi Kalbar
05:38telah bergabung bersama kami di Kompas Malam.
Komentar