- 15 jam yang lalu
- #nahdlatululama
- #pbnu
- #ketumpbnu
- #muktamarnu
JOMBANG, KOMPAS.TV - Hari keempat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, beragendakan pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Namun, diskusi masih dilakukan untuk mencapai kata sepakat.
Setelah Sabtu malam diputuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui sistem AHWA, Muktamar NU kembali dilanjutkan dengan agenda sidang pleno keempat. Sejumlah peserta masih belum menemukan kata sepakat terkait pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 20262031.
Agenda selanjutnya adalah tabulasi nama-nama calon anggota AHWA yang telah diserahkan masing-masing peserta.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama diwarnai sejumlah protes. Pendukung salah satu calon Ketua Umum PBNU berunjuk rasa di areal Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yang menjadi lokasi sidang pleno.
Mereka protes keputusan pimpinan sidang yang kembali memberlakukan masa idah politik. Mereka juga menyebut Gus Yusuf terjegal karena pengesahan tata tertib pemilihan Rais dan Ketua Umum PBNU.
Penasihat Panitia Muktamar ke-35 NU, Muhammad Romahurmuziy, menyatakan akan melakukan perundingan untuk mencari titik temu dari persoalan ini.
Untuk membahas dinamika yang ada di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, kita akan berbincang dengan Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan Rakyat, Alissa Wahid, dan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno.
Baca Juga [FULL] Siapa Siap Memimpin NU? Anggota DPR RI dan Ujang Komaruddin Bahas Sosok Pemimpin | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/688210/full-siapa-siap-memimpin-nu-anggota-dpr-ri-dan-ujang-komaruddin-bahas-sosok-pemimpin-sapa-malam
#nahdlatululama #pbnu #ketumpbnu #muktamarnu
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688215/full-tanggapan-alissa-wahid-adi-prayitno-soal-mekanisme-pemilihan-ketum-pbnu-di-muktamar-ke-35
Setelah Sabtu malam diputuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui sistem AHWA, Muktamar NU kembali dilanjutkan dengan agenda sidang pleno keempat. Sejumlah peserta masih belum menemukan kata sepakat terkait pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 20262031.
Agenda selanjutnya adalah tabulasi nama-nama calon anggota AHWA yang telah diserahkan masing-masing peserta.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama diwarnai sejumlah protes. Pendukung salah satu calon Ketua Umum PBNU berunjuk rasa di areal Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yang menjadi lokasi sidang pleno.
Mereka protes keputusan pimpinan sidang yang kembali memberlakukan masa idah politik. Mereka juga menyebut Gus Yusuf terjegal karena pengesahan tata tertib pemilihan Rais dan Ketua Umum PBNU.
Penasihat Panitia Muktamar ke-35 NU, Muhammad Romahurmuziy, menyatakan akan melakukan perundingan untuk mencari titik temu dari persoalan ini.
Untuk membahas dinamika yang ada di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, kita akan berbincang dengan Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan Rakyat, Alissa Wahid, dan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno.
Baca Juga [FULL] Siapa Siap Memimpin NU? Anggota DPR RI dan Ujang Komaruddin Bahas Sosok Pemimpin | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/688210/full-siapa-siap-memimpin-nu-anggota-dpr-ri-dan-ujang-komaruddin-bahas-sosok-pemimpin-sapa-malam
#nahdlatululama #pbnu #ketumpbnu #muktamarnu
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688215/full-tanggapan-alissa-wahid-adi-prayitno-soal-mekanisme-pemilihan-ketum-pbnu-di-muktamar-ke-35
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00tata tertib pemilihan Rais Am dan Ketua Umum PBNU.
00:02Namun diskusi masih dilakukan untuk mencapai kata sepakat.
00:10Setelah Sabtu malam diputuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum melalui sistem AHWA,
00:15Muktamar NU kembali dilanjutkan dengan agenda sidang pleno keempat.
00:19Sejumlah peserta masih belum menemukan kata sepakat terkait pengesahan
00:22tata tertib pemilihan Rais Am dan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.
00:27Agenda selanjutnya adalah tabulasi nama-nama calon anggota AHWA
00:31yang telah diserahkan masing-masing peserta.
00:51Muktamar ke-35 Nahdatul Ulama diwarnai sejumlah protes
00:55pendukung salah satu calon Ketua Umum PBNU.
00:57Beruncuk rasa di areal gedung serbaguna penduk pesantren
01:00Bahrul Ulum Tambak Beras yang menjadi lokasi sidang pleno.
01:04Mereka protes keputusan pimpinan sidang yang kembali
01:07memperlakukan masa idah politik.
01:09Mereka juga menyebut Gus Yusuf terjegal
01:12karena pengesahan tata tertib pemilihan Rais Am dan Ketua Umum PBNU.
01:16Penasihat Manitia Muktamar ke-35 NU,
01:19Muhammad Roma Hurmuzi menyatakan,
01:21akan melakukan perundingan untuk mencari titik temu dari persoalan ini.
01:29Ya, yang jelas kita akan mencoba mencari titik temu.
01:33Di dalam sekarang para masyaih masih berunding
01:35mencoba untuk memahami situasi ini.
01:39Apakah nanti kemudian berujung kepada
01:41ditiagakannya aturan itu
01:43atau dikurangi menjadi 6 bulan.
01:45Sebenarnya ini akan menjadi solusi
01:47karena tadi KIAI, maaf, Prof. Noh itu pada waktu
01:52skor sebelum yang sekarang ini
01:54itu sudah sempat mengatakan sudah ada solusi bagus.
01:59Untuk membahas dinamika yang ada di Muktamar ke-35
02:02Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur
02:04kita bahas bersama Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan Rakyat Alisa Wahid
02:09dan Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Praitno.
02:12Selamat petang semuanya. Assalamualaikum.
02:15Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:17Mbak Lisa, kalau tadi sempat ada protes
02:19mempermasalahkan Masa Idah
02:20sekarang sudah mulai mengerucutkah
02:23semua sudah bisa sepakat dengan
02:25ketentuan Masa Idah satu tahun itu?
02:28Ya kalau berdasarkan persidangan
02:31yang terakhir memang
02:33sudah diketuk palu ya Pak
02:37sudah diputuskan bahwa
02:39peraturan perkumpulan yang mengatur
02:42bahwa setidak-tidaknya
02:43satu tahun tidak aktif di partai politik itu
02:46harus diperlakukan begitu.
02:48Jadi sebetulnya itu sudah
02:54menjadi keputusan begitu.
02:56Dan ini kan berlaku untuk ketua umum ya
02:58calon ketua umum atau kandidat
03:00persyaratan kandidat ketua umum.
03:03Ini ada beberapa persyaratan
03:06yang dipersoalkan itu adalah
03:08terkait dengan Masa Idah tersebut
03:10tetapi tadi sudah diambil
03:13keputusannya sebetulnya
03:15yaitu kembali ke peraturan perkumpulan
03:17yang mengatur memang persyaratan
03:19satu tahun jeda
03:24begitu dari partai politik.
03:26Ini peraturan perkumpulan kan
03:27memang dibuat untuk kebaikan
03:29nantotul ulama agar para politisi
03:33yang berkeinginan untuk berkhidmah
03:37di nantotul ulama itu
03:41memurnikan itikadnya
03:42dengan menjaga jarak
03:46dengan kekuatan-kekuatan politik
03:48selama setidaknya satu tahun
03:49terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam
03:51kepengurusan begitu.
03:53Tetapi yang harus diingat
03:54memang ini yang dipersoalkan
03:56tetapi yang harus diingat
03:57sebetulnya ada banyak sekali
03:58persyaratan yang lain
03:59yang harus dipenuhi oleh
04:02seorang calon ketua umum
04:03misalnya
04:04kalau mengajukan diri menjadi
04:07ketua umum PBNU
04:08maka
04:09beliau harus saat ini
04:12menjadi pengurus PBNU
04:13atau pernah menjadi pengurus PBNU
04:15pengurus besar nantotul ulama
04:17atau pernah menjadi ketua lembaga
04:20atau ketua
04:21badan otonom
04:23di lingkungan nantotul ulama.
04:25Jadi ada beberapa
04:26sebetulnya persyaratannya
04:27dan sayangnya ya
04:29yang lain
04:31tidak terlalu diperhatikan
04:33fokusnya hanya pada
04:34pada
04:36apa namanya
04:37pada masa idah tersebut.
04:39Tapi Mbak Alisa
04:39kalau sekarang
04:40masih ada riak
04:41atau ada
04:42masih ada gelombang protes kah
04:43dari pendukung
04:45salah satu calon
04:46soal masa idah ini?
04:48Saya tadi
04:50waktu saya berangkat
04:51keluar dari arena
04:52itu masih ada
04:54Mbak Keramaian
04:55di luar
04:56untuk protes ya
04:58tetapi
04:59karena saat ini
05:00saya sedang berada
05:01di makam
05:02Al-Mahfulah Gusdur
05:03di Tebu Irang
05:03kalau untuk titik ini
05:05detik ini
05:06saya tidak tahu
05:07apakah sudah meredah
05:09atau belum
05:10kelihatannya
05:11sudah ada upaya
05:12untuk meredakan
05:14tentu saja
05:14dan seharusnya
05:16sekarang ini
05:16sudah
05:17proses
05:22tabulasi
05:22untuk
05:24anggota AHWA
05:25Oke
05:25kalau Mas Adi
05:26melihat
05:26dari satu poin syarat
05:28soal masa idah saja
05:29ini diprotes
05:30Anda memprediksi
05:31jalannya
05:32muktamar ke-35
05:34NU ini
05:35akan lebih alot
05:36atau sebenarnya
05:37setelah
05:38sidang pleno
05:39dilanjutkan
05:40bisa lebih mulus
05:41Ya
05:42kalau
05:43kita melihat
05:44rata-rata secara umum
05:45sepanjang perjalanan
05:47muktamar ini
05:47memang tidak ada
05:48sesuatu yang
05:49deadlock
05:49ataupun alot
05:50bahkan sebenarnya
05:52terkait dengan
05:52mekanisme pemilihan
05:54ke-tetam umum
05:54kan biasanya
05:55one man one vote
05:56kemudian berubah
05:57dengan AHWA
05:58itu kan di
05:58apa namanya
06:00disetujui secara mayoritas
06:01oleh para muktamirin
06:03pengurus gabang
06:04dan pengurus wilayah
06:05kurang lebih
06:05sekitar 400
06:06dan tidak ada
06:07gejolak di situ
06:08meski
06:08ada sejumlah
06:09kawan-kawan wilayah
06:10dan PC
06:11yang sebenarnya
06:12lebih ingin kembali
06:13yang lama
06:13soal one man one vote
06:14termasuk juga
06:15soal ketika
06:16misalnya
06:16kalau kita ikuti
06:17dari luar
06:19tentang masa iddah
06:20atau jeddah politik
06:21kepada siapapun
06:22yang mungkin
06:22sebelumnya
06:23menjadi bagian dari
06:24partai politik
06:25itu minimal
06:26satu tahun
06:27sudah berhenti
06:28itu kan juga
06:29sudah menjadi
06:29sebagai sebuah
06:30keputusan
06:31kan pada akhirnya
06:32soal keputusan ini
06:33sangat tergantung
06:34bagaimana
06:35para muktamirin
06:35yang memiliki
06:37hak suara sebenarnya
06:38untuk menentukan
06:38bagaimana regulasi-regulasi
06:40yang berkembang
06:40sepanjang saya ikut
06:42di jombang
06:43beberapa
06:44sejak hari
06:45kamis kemarin
06:46dan hingga saat ini
06:47saya kira tidak ada
06:48sesuatu yang
06:49bergejolak
06:49tidak ada sesuatu yang
06:51tipannya serius
06:52kecuali yang hari ini
06:53terkait dengan
06:54syarat pencalonan aja
06:55soal iddah politik
06:56minimal satu tahun
06:57berhenti dari
06:58keperluhsan
06:59partai politik itu
07:00tapi bagi saya
07:01di atas segala-galanya
07:02dinamika yang semacam ini
07:03adalah perkara biasa
07:04protes, resistensi
07:05dan ada penolakan
07:06tapi
07:06secara prinsip
07:08karena
07:08kita semua itu
07:10melihat warga
07:10nah diri adalah
07:11santri, para alim ulama
07:12para ustad
07:14para masyayih
07:15semisah mungkin
07:16protes-protesnya itu
07:17harus disampaikan
07:17secara ajar
07:18secara demokratis
07:19dan harus dihindari
07:20hal-hal yang
07:21sifatnya misalnya
07:22pentak fisik
07:23karena beberapa hari
07:24yang lalu
07:25kita pun juga tahu kan
07:26ada sejumlah pengurus
07:27yang kemudian
07:28melaporkan pihak tertentu
07:29karena ada indikasi-indikasi
07:31kekerasan
07:32panas boleh
07:33bersaing juga boleh
07:34tapi secara prinsip
07:35kita juga harus
07:36meletakkan bagaimana
07:37NU itu adalah
07:38organisasi santri
07:39adalah organisasi
07:41para kiai
07:41dan para ulama
07:42yang mestinya
07:43moralitas
07:44integritas
07:45dan menghindari
07:45gesekan-gesekan
07:47yang justru akan
07:47membuat bagaimana
07:49NU itu
07:50semakin terus
07:50mendapatkan
07:51pertep negatif
07:52jadi tinggal kita tunggu
07:54apa kira-kira
07:54win-win solution-nya
07:56tapi biasanya
07:57kalau sudah
07:57keputusannya disepakati
07:59oleh para muktamirin
08:00ya inilah
08:01kemudian yang kita tunggu
08:02bagaimana titik komprominya
08:03apakah akan
08:04solusi misalnya
08:06pesaidahnya
08:07jangan setahun
08:07tapi enam bulan
08:08hanya sekedar
08:09untuk mengakomodasi
08:10salah satu calon
08:10yang mungkin
08:11merasa ter-eliminasi
08:13dengan aturan-aturan ini
08:14oke
08:14kalau Mbak Lisa
08:15tadi kan juga ada
08:16pergantian mekanisme
08:17pemilihan ketua umum
08:18jadi dengan sistem AHWA
08:19sebenarnya
08:20kalau menurut Anda
08:21sistem AHWA ini
08:22apakah bisa betul-betul
08:23menjawab kekhawatiran
08:24ada yang intervensi
08:25sampai karantina
08:26muktamirin
08:27ataupun juga
08:27manipolitik
08:29ya
08:30semuanya
08:31semua mekanisme itu
08:33ada kelemahannya
08:34ada kelebihannya
08:35ya Mbak
08:36kalau
08:36AHWA
08:38dan ROISAM
08:39yang memilih
08:40calon
08:41memilih ketua umum
08:43dari calon-calon
08:43yang dipilih oleh
08:44muktamirin
08:45itu pun
08:46menurut saya
08:47tetap punya kelemahan
08:49tetapi juga punya
08:50ke
08:52kelebihannya
08:53begitu
08:54kelebihannya itu
08:55begini
08:57ketika
08:58one man
08:58one vote
08:59itu kadang-kadang
09:00kita merasa bahwa
09:02muktamirin
09:03sendiri
09:03yang
09:05dalam hal ini
09:06adalah
09:06PC
09:06PC
09:07PW
09:07di
09:09branch
09:10atau di
09:12bagian
09:12eksekutif
09:13itu
09:14mereka
09:15mereka
09:16kurang memiliki
09:16wisdom
09:18spiritualitas
09:19gitu
09:19karena itu
09:20serahkanlah
09:21kepada
09:21AHWA
09:22dan
09:22dan
09:23apa namanya
09:24ROISAM
09:25begitu
09:25ROISAM yang sudah
09:27dipilih terlebih dahulu
09:28oleh AHWA
09:29dengan harapan
09:30beliau-beliau itu
09:31adalah guru
09:32spiritualitas
09:32mereka akan memilih
09:34yang
09:34paling
09:35yang dianggap
09:36paling tepat
09:37begitu dengan
09:38biasanya dengan
09:39istiqoro
09:39dengan
09:41apa namanya
09:43musyawarah
09:44diantara
09:44beliau-beliau
09:45semua
09:46begitu
09:46jadi tentu ada
09:47keunggulannya
09:48tetapi memang
09:50kelemahannya
09:51juga adalah
09:52sebetulnya
09:53tidak terlalu
09:54tidak terlalu
09:55jauh berbeda
09:56toh
09:56tetap saja
09:57para AHWA ini
09:59akan memilih
10:00dari sekitar
10:005 calon
10:02yang dipilih oleh
10:03muktamirin
10:03begitu
10:03jadi seperti
10:04ada 2 tingkat
10:05gitu mbak
10:07persis seperti
10:08pemilihan
10:08ROISAM
10:09ROISAM itu
10:10muktamirin
10:12memilih
10:12muktamirin
10:13dari sisi syuria
10:15akan memilih
10:17siapa
10:17anggota AHWA-nya
10:19kalau sudah terpilih
10:20anggota AHWA
10:209 orang
10:21AHWA-anggota AHWA
10:23ini dipersilakan
10:24untuk memilih
10:25ROISAM
10:25nah sementara
10:26untuk ketua umum
10:27para muktamirin
10:29akan memilih
10:30beberapa nama
10:31mengajukan
10:32beberapa nama
10:33lalu 5 terbesar
10:34akan diajukan
10:35kepada AHWA
10:36dan
10:37ROISAM
10:38gitu
10:39untuk memilih
10:39jadi
10:39basically
10:40semua muktamirin
10:42tetap akan memilih
10:43gitu
10:44hanya
10:44dia tidak
10:45nanti hitungannya
10:46tidak
10:47tidak
10:49one man
10:50one vote
10:51dari sisi muktamirin
10:52tetapi
10:53one man
10:55one vote-nya itu
10:56terhadap
10:56beberapa
10:57pandigan
10:58gitu
10:58jadi bedanya
11:00hanya di sana
11:00gitu
11:01mas adi
11:02mas adi
11:02tapi kalau dari
11:03hitung-hitungan anda
11:03pergantian
11:04mekanisme
11:05pemilihan
11:05ketua umum
11:06dari one man
11:07one vote
11:07jadi AHWA
11:08sebenarnya menurut anda
11:10ini menggeser
11:10atau apa ya
11:11mempengaruhi bursa
11:12nama-nama yang sebelumnya
11:13dijagokan
11:14menjadi atau ada
11:15nama-nama lain kah
11:16ya mestinya begitu
11:18karena
11:18diyakini sebelumnya
11:20itu kalau
11:20one man
11:20one vote
11:21itu sangat terbuka
11:22akan ada politik transaksional
11:24ataupun ada isu
11:25money politik yang
11:26selama ini kan
11:27cukup berhambang
11:28cukup pedang
11:28sehingga dengan
11:29adanya proses pemilihan
11:31ketemu PBNU
11:32ada di tangan AHWA
11:33proses pemilihan
11:34ketemu PBNU
11:35itu dilakukan dengan
11:36betul-betul serius
11:38yang mengedepankan
11:39aspek
11:39integritas
11:40moralitas
11:41kompetensi
11:42dan seterusnya
11:42bukan hanya karena
11:44persoalan sejauh mana
11:45misalnya mempengaruhi
11:46PC ataupun PW
11:47yang untuk menentukan
11:48pilihan politik
11:49itu kan idealnya
11:50tapi pada saat yang
11:52bersamaan
11:52publik juga bertanya-tanya
11:53karena
11:54proses pemilihan
11:55AHWA pun
11:56ahlul-ahliul-ahdi
11:58itu juga melalui
11:59proses pemilihan
12:00yang ada di PW
12:00dan cabang
12:02jadi kawan-kawan
12:03pengurus wilayah
12:04dan cabang itu
12:05mengusulkan sejumlah nama
12:06kurang lebih sekitar
12:07beberapa orang
12:08dan nantinya itu akan
12:09muncul nama-nama
12:10yang akan ditabulasi
12:11di ranking lah
12:13yang nomor urus
12:14satu dua
12:14perkiraan kalau menurut Anda
12:15mas Adi
12:15nama-nama yang sebelumnya
12:17kuat kalau misalnya
12:17dari one man one foot
12:18kemudian kalau dari
12:19sistem AHWA
12:19siapa yang kira-kira
12:20juga akan lebih kuat
12:22ya kalau itu gelap gulita
12:24tapi biasanya
12:24keputusan-keputusan
12:25dari soal
12:26one man one foot
12:27ke AHWA
12:27itu mencerminkan
12:29bagaimana suasana
12:29kebatinan
12:30yang ada di
12:31muktamar kali ini
12:32terkait dengan
12:33pemilihan ketemu
12:34BBMU
12:34dan bahkan
12:34pemilihan RAF-A
12:35jadi kalau memang
12:37ada kecenderungan
12:38rata-rata secara umum
12:39para mutamirin itu
12:40AHWA yang
12:41kemudian menjadi
12:42veto failure
12:43dalam hal ini
12:44maka nanti akan
12:45dilihat
12:45siapa saja
12:46nama-nama AHWA itu
12:47biasanya
12:48para NU
12:49para mutamirin
12:50akan paham mbak
12:51dari 9 nama AHWA
12:52ini sudah teridentifikasi
12:53dia akan
12:55punya kecenderungan
12:56ke siapa
12:56terkait dengan
12:57nama-nama
12:58calon kota umum
12:59ataupun nama-nama
13:00RAF-AM
13:00BBMU
13:01jadi justru saat ini
13:02kalau agak lebih gampang
13:04untuk memetakannya
13:05tinggal lihat
13:06siapa nanti
13:07nama-nama yang 9 orang itu
13:08muncul sebagai AHWA
13:10sangat kelihatan sekali
13:11dan sudah mulai terbaca
13:12siapa yang akan jadi
13:13RAF-AM
13:13dan kemudian
13:14siapa yang akan jadi
13:15ketua
13:15BBMU
13:16agak beda
13:17kalau pemilihannya
13:18one man one foot
13:18agak gelap kulita
13:19karena pengurus-pengurus wilayah
13:21dan pengurus-pengurus
13:22cabang itu
13:22sangat dinamis
13:23mungkin hari ini
13:24A besok bisa B
13:25karena ada
13:26apa namanya
13:27tentu saja
13:28tarikan-tarikan
13:29kepentikan
13:30negosiasi
13:30dan kemudian
13:31kompromi-kompromi politik
13:33itulah yang saya kira
13:34per hari ini
13:35sebenarnya
13:35ketika ada AHWA itu
13:36saya sih
13:38mengingatkan
13:38satu hal
13:39soal niat baik
13:40supaya tidak ada
13:40transaksional
13:41dan yang paling penting
13:43yang memilih
13:43ketua umum
13:44dan naizam itu
13:44adalah para alim ulama
13:46para kiai
13:47dan para masyaih-masyaih kita
13:48yang integritas
13:49moral dan
13:50keimanannya itu
13:51cukup luar biasa
13:52jadi siapapun
13:53nanti yang diputuskan
13:54jadi ketua umum
13:55ataupun naizam
13:55ya tentu
13:56ini adalah
13:57diputuskan
13:58berdasarkan
13:58hal-hal yang memang
13:59ada hal-hal
14:01yang sifatnya
14:02berbasiskan
14:03yang saya sebut
14:04sebagai
14:04ayat-ayat
14:05karena kita tahu
14:07bahwa yang ada
14:08di AHWA ini
14:08adalah para alim ulama
14:09tentutannya
14:10oke
14:10nah kalau gitu
14:11Mbak Alisa
14:11bagaimana juga
14:12nanti di saat
14:13tabulasi
14:14memastikan agar
14:15anggota AHWA itu
14:15tidak terlalu
14:17tidak ada transaksi
14:18ataupun juga
14:19tidak terlalu berat
14:20ke salah satu
14:20calon ketua umum
14:21akan diusung
14:25kalau
14:25setiap
14:26setiap
14:27ulama
14:28setiap kiai
14:29itu pasti
14:29sudah punya
14:30preferensinya
14:30itu sudah pasti ya
14:31atau paling tidak
14:32beliau sudah punya
14:35punya apa
14:36punya pandangan
14:37terkait
14:38kualifikasi
14:39calon
14:40kualifikasi
14:41ketua umum
14:42PBNU
14:42menurut beliau-beliau
14:43saya masih meyakini
14:45betul bahwa
14:45para kiai
14:46yang
14:47ditunjuk
14:48untuk menjadi
14:48bagian dari
14:50AHWA
14:50itu adalah
14:52para kiai-kiai
14:53yang
14:53punya integritas
14:55lalu kemudian
14:56juga
14:56punya jejak
14:57hitmah
14:58yang sangat panjang
14:59di NU
14:59jadi sangat memahami
15:01NU
15:01juga
15:02memahami
15:04konstelasi
15:05saat ini
15:06begitu
15:06tetapi
15:08tentunya
15:08beliau-beliau
15:09punya ukuran
15:10misalnya
15:10apakah
15:12misalnya
15:13sangat keilmuan
15:14dari masing-masing
15:15calon
15:15apakah lebih dekat
15:16dengan
15:17kiai tersebut
15:19begitu
15:19hal-hal seperti itu
15:20yang akan lebih
15:21menentukan
15:21kalau ada
15:22politik transaksional
15:23yang terjadi
15:24atau bahkan
15:25manipolitik
15:26itu biasanya
15:27terjadinya
15:27kepada para
15:28muktamirin
15:29yang memilih
15:29AHWA
15:30bukan kepada
15:30para kiainya
15:32ini
15:32begitu
15:32jadi
15:33menurut saya
15:35memang jauh
15:36lebih
15:36aman
15:37secara
15:38spiritual
15:39dan secara
15:40etika
15:41etika
15:42KNU-an
15:43ketika
15:43memang dipilih
15:44oleh
15:45oleh
15:46AHWA
15:47begitu
15:47itu
15:49yang
15:51pandangan saya
15:53ya
15:53seperti itu
15:54oke
15:54baik Mbak Aliso Wahid
15:56Ketua PBNU
15:57Bidang Sejahteraan Rakyat
15:58dan Mas Adi Praitu
15:59Direktur Eksekutif Parameter Politik
16:00terima kasih
16:01sudah berbagi pandangan
16:02di Kompas Petang
16:02saya selalu semuanya
16:04terima kasih
16:05terima kasih
16:05Mas Indi
16:06selamat
16:07sore
16:16Polisi menetapkan 45 tersangka
16:19perusahaan
16:19terima kasih
Komentar