Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
AMBON, KOMPAS.TV - Kebakaran hebat melanda kawasan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Jumat (28/8/2026) siang.

Kobaran api yang membesar dengan cepat langsung merembet ke permukiman padat penduduk dan mengakibatkan kepanikan warga.

Angin yang kencang dan banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merembet ke permukiman warga di sekitarnya.

Warga di lokasi kejadian sempat panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka.

Dinas Pemadam Kebakaran yang mendapatkan laporan langsung mengerahkan personel dan 7 unit armada untuk melokalisasi pergerakan api.

Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah warga dilaporkan hangus terbakar. Dua warga dan petugas Damkar mengalami luka-luka.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan kerugian serta menyelidiki penyebab kebakaran.

Baca Juga Aksi Kemanusiaan Ketua RT di Banjarbaru, Turun Jadi Relawan Padamkan Karhutla | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/687913/aksi-kemanusiaan-ketua-rt-di-banjarbaru-turun-jadi-relawan-padamkan-karhutla-kompas-petang

#kebakaran #ambon #damkar #kebakaranrumah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687919/kebakaran-permukiman-padat-penduduk-di-ambon-2-warga-dan-petugas-damkar-terluka-sapa-malam
Transkrip
00:03Kami mulai dengan ragam peristiwa, saudara, kebakaran hebat melanda kawasan Batu Merah,
00:08kecamatan Sirimau, kota Ambon, Maluku, Jumat siang.
00:11Kobaran api yang membesar dengan cepat, langsung merembet ke permukiman padat penduduk dan mengakibatkan kepanikan warga.
00:32Angin yang kencang dan banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat merembet hingga ke permukiman warga di sekitarnya.
00:40Warga di lokasi kejadian sempat panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka.
00:46Dinas Pemadam Kebakaran yang mendapat laporan langsung mengerahkan personel dan tujuh unit armada pemadam untuk melokalisasi pergerakan api.
00:55Akibat peristiwa ini sejumlah rumah warga dilaporkan hangus.
00:58Sebanyak dua warga dan petugas Damkar terluka.
01:02Hingga saat ini pihak berwenang masih mendata kerugian serta menyelidiki penyebab kebakaran.
01:11Damkar sudah melakukan tugas bersama dengan masyarakat, dibantu masyarakat.
01:16Jadi ada enam rumah atau enam pemilik rumah, jumlah jiwanya masih didata.
01:21Nah, karena itu setelah pemadaman api, sekarang proses pendinginan, kita sementara mau melihat lokasi untuk membangun tenda.
01:32Tenda untuk pengungsi, pasti tetapkan untuk 14 hari kita lakukan tanggap darurat.
01:39Nanti kita lihat perkembangan, kalau misalnya butuh tambah waktu, kita tambah lagi.
01:44Nah, dalam proses tanggap darurat itu, pemerintah akan menyiapkan makanan dan peralatan lain.
Komentar

Dianjurkan