Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Memasuki hari kelima pascagempa magnitudo 7,7 di Pulau Flores, belum semua wilayah mendapatkan bantuan.

Salah satu wilayah terparah adalah Desa Arus, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Jalur darat yang belum dapat diakses membuat warga kini terjebak di tengah keterbatasan.

Sebanyak 66 rumah warga dilaporkan rusak berat, serta 112 rumah lainnya rusak sedang.

Kepala Desa Arus bilang, hingga saat ini belum ada bantuan yang masuk.

#NTT #pascagempa #gempa

Baca Juga Motor Ojol yang Dirusak Pengemudi Mobil di Jaksel Berujung Damai | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/686385/motor-ojol-yang-dirusak-pengemudi-mobil-di-jaksel-berujung-damai-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686387/pascagempa-di-ntt-warga-desa-arus-masih-belum-dapat-bantuan-kompas-petang
Transkrip
00:00Memasuki hari kelima, Paca Gempa Magnitudo 7,7 di Pulau Flores, belum semua wilayah mendapatkan bantuan.
00:14Salah satu wilayah terparah adalah Desa Arus, Kecamatan Lamba, Ledat Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
00:21Jalur darat yang belum dapat diakses membuat warga kini terjebak di tengah keterbatasan.
00:26Sebanyak 66 rumah warga dilaporkan rusak berat, serta 112 rumah lainnya rusak sedang.
00:33Kepala Desa Arus bilang, hingga saat ini belum ada bantuan yang masuk.
00:47Banyak rumah warga yang runtuh akibat gempa bumi hari Sabtu tanggal 12 Agustus 2026.
00:57Sejauh ini masyarakat hidup di tenda-tenda yang mereka buat sendiri, dan sejauh ini juga belum ada bantuan pemerintah yang
01:10masuk di desa saya.
01:19Bantuan yang belum masuk ke Desa Arus, Kecamatan Lamba, Ledat Timur, membuat warga terpaksa tinggal di tenda-tenda yang mereka
01:25bangun secara mandiri dan dengan peralatan seadanya.
01:29Rumah warga sudah tak bisa ditempati karena rusak parah.
01:32Korban gempa juga bertahan dengan bahan pangan sadanya di desa mereka.
01:36Sejak gempa melanda, warga mengaku belum ada bantuan yang masuk untuk mereka.
01:51Kami sudah rasa tidak nyaman karena rumah kami sudah hancur begini.
01:57Kami hanya berdiri tenda-tenda seapa adanya, sehingga untuk ke depan barangkali ada hati baik dari Bapak Pemerintah.
02:12Kalau untuk kebantuan, saya rasa belum ada juga ya.
02:16Belum ada sama sekali dari obat-obat, terutama bayi yang apalagi kami hanya bangun tenda tengah malam dingin-dingin,
02:30sementara ada bayi juga itu yang kami rasa tidak nyaman ya Pak.
02:36Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan