Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Berdasarkan data sementara, sebanyak 292 orang mengalami luka-luka akibat bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara itu, 69 orang dilaporkan meninggal dunia yang tersebar di tujuh kabupaten.

Rinciannya, Kabupaten Manggarai mencatat 26 korban meninggal dunia, Manggarai Timur 25 jiwa, Sikka 4 orang, Ende 2 orang, Manggarai Barat 2 jiwa, Nagekeo 8 jiwa, dan Ngada 2 jiwa.

Data korban tersebut merupakan laporan sementara dan masih dapat berubah seiring proses pendataan serta penanganan di lapangan.

#ntt #korbangempa #gempaNTT

Baca Juga Momen Kirab Bendera Merah Putih Dikembalikan ke Monas dengan Kereta Kencana Garuda Prabayeksa di https://www.kompas.tv/nasional/686042/momen-kirab-bendera-merah-putih-dikembalikan-ke-monas-dengan-kereta-kencana-garuda-prabayeksa



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686045/update-gempa-ntt-69-meninggal-dunia-dan-292-orang-terluka-berita-utama
Transkrip
00:00Saudara Timsar Gabungan menemukan 6 jenazah di Kabupaten Flores.
00:04BNPB mengungkap jumlah korban jiwa mencapai 68 orang hingga Senin sore.
00:12Sementara itu, Saudara, 213 terluka akibat gempa Magnitudo 7,7 mengguncang NTT Sabtu lalu.
00:20BNPB mencatat 300 rumah rusak berat dan 500 rumah rusak ringan.
00:24Sejak Sabtu lalu, BNPB mencatat lebih dari 1.500 gempa susulan.
00:29Empat gempa diantaranya dirasakan masyarakat.
00:40Sementara di Maumere, Saudara, lebih dari 1.400 orang dievakuasi pasca gempa Sabtu lalu.
00:45Banyak diantara mereka yang kini mengungsi di tenda darurat BNPB.
00:49Warga mengungkap gempa yang terjadi pada Sabtu dini hari lalu kembali membangkitkan trauma akan gempa tahun 1992 silam.
00:5834 tahun yang lalu, gempa sebesar 7,8 skala Richter mengguncang NTT hingga menyebabkan tsunami di Pulau Flores.
01:08Sekarang kita habis sholat subuh, kita habis dari masjid, istirahat sebentar, mau pulang.
01:15Pas pulang, tiba di rumah, sekitar 10 menit, baru goyang.
01:21Artinya kan kadang-kadang itu kita sadar tuh, kita sudah habis sholat subuh.
01:25Jadi kita lalu keluar.
01:26Terus anak-anak sama istri kita ajak keluar, kita arahkan ke ilat ke darat.
01:32Nah, karena kan kita sudah trauma itu di kejadian 92 itu.
01:37Waktu 92 itu goyangnya itu luar biasa, jadi kita panik.
01:41Pikirnya kita mau kiamat karena kita belum merasakan sebelumnya tuh.
01:45Informasi terkini, gempa NTT, kita akan bergabung dengan PLT Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPP, Berton Panjaitan.
01:54Selamat siang Pak Berton, hingga malam hari ini seperti apa update informasi di sana Bapak?
02:01Ya, selamat malam.
02:03Selamat malam semua buat pemirsa yang ada di tanah air.
02:08Dapat kami sampaikan bahwa update terkini dari apa yang kami peroleh, jumlah orang-orang yang mengalami luka ada 292 jiwa.
02:22Dan ini memang tersebar di tujuh kabupaten.
02:28Namun yang meninggal dunia, saat ini tadi Mbak Bella membacakan 68.
02:35Saat ini ketambahan satu yang kami dapatkan per jam 5 tadi, 5 sore, waktu Indonesia bagian tengah, menjadi 69.
02:47Nah, dari Kabupaten Manggarai itu ada 26 jiwa.
02:53Manggarai Timur itu ada 25 jiwa.
02:57Sika 4, ND 2.
02:59Kabupaten Manggarai Barat, 2 jiwa.
03:02Kemudian GKO ada 8 jiwa dan Nengada ada 2 jiwa.
03:08Jadi memang masih fluktuatif.
03:10Tapi data ini mungkin sudah agak landai karena memang sampai sekarang jumlahnya sangat sedikit.
03:22Dan kami berharap, kita semua berharap, semoga jumlah yang meninggal akibat gempa ini tidak ada lagi ditemukan.
03:30Karena laporan dari masyarakat terhadap Basarnas juga tidak ada lagi laporan yang anggota keluarganya tidak ditemukan.
03:41Semoga ini menjadi berita baik bagi kita semua.
03:45Kita berharap memang tidak ada lagi laporan terkait dengan korban hilang dan juga korban-korban lain yang bertambah.
03:51Lalu terkait dengan proses evakuasi seperti apa, Pak Berton?
03:54Ya, proses evakuasi masih tetap terus dilaksanakan oleh tim SAR.
04:00Walaupun tidak ada laporan, ketambahan lagi laporan masyarakat.
04:06Namun sampai saat ini tim SAR gabungan masih tetap bekerja di lapangan.
04:12Baik itu dengan SAR maupun polisi dan TNI tetap berjuang untuk mendapatkan impor apa, melakukan pekerjaan-pekerjaan.
04:24Hingga saat ini sebenarnya kami mencatat ada sebanyak 1.267 personil yang ada bersama-sama dengan kita dari TNI.
04:37Dari Polri sendiri ada 137 personil dan dari SAR sendiri juga banyak yang ikut melakukannya.
04:48Ada di data kami ya relatif banyak untuk mengerjakan.
04:55Mohon maaf saya di badan SAR saya, oh 200 maaf, 227 di pelabuhan Rio saja ada di sana.
05:07Lalu Pak, bagaimana dengan proses pemulihan di sejumlah wilayah?
05:10Apakah prosesnya sudah dimulai atau memang masih menunggu apakah ada gempa-gempa susulan yang terjadi baru kemudian memulai proses pemulihannya?
05:18Nah sekarang yang kita pulihkan adalah layanan umum sebenarnya.
05:25Jalan misalnya hingga sore hari ini kami mendapat informasi bahwa PU bersama timnya sudah melakukan perbaikan jalan sehingga semua jalan
05:35yang ada di NTT ini sudah bisa dilalui.
05:39Namun dampak akibat gempa bumi ini ada beberapa ruas jalan memang sudah dapat dilalui tapi dengan terbatas tidak bisa melalui
05:50dengan kencang tapi memang harus pelan-pelan.
05:53Di pihak lain listrik juga yang ada di Flores timur bagian timur maupun bagian barat saat ini sudah dari 11
06:04trafo yang ada di sana semuanya sudah berjalan dengan baik.
06:07Namun masih ada beberapa perlu perbaikan sebenarnya ada sebanyak 99,5% yang sudah diperbaiki tinggal sekarang 0,5%
06:22pelanggan bisa menikmati semua layanan telekomunikasi.
06:28Selain itu listrik juga sudah banyak yang tinggal sisa yang beberapa bagian saja yang belum dan saat ini untuk pelan
06:45kesehatan
06:46memang banyak sekali rumah sakit dan puskesmas yang rusak dan sebagian besar rumah sakit yang ada di sini itu beroperasi
06:57tidak full.
06:59Namun demikian dari Kementerian Kesehatan sudah mengirimkan dua tenda lapangan diharapkan ini besok sudah beroperasi
07:08dan dengan demikian nanti bisa melakukan berbagai upaya untuk melayani warga kita di sana.
07:18Demikian juga beberapa dokter Ali Bedatulang juga sudah tiba dan ini agar bisa melakukan operasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
07:27Pak Berton, lalu bagaimana juga dengan kondisi warga yang mengungsi terutama mungkin ada perempuan hamil di sana juga ada orang
07:36tua dan juga anak-anak
07:36seperti apa kondisi dan apa yang mereka butuhkan saat ini Bapak?
07:40Ya memang benar pengungsi saat ini seperti diberitakan tadi memang jumlahnya relatif besar
07:46itu karena memang banyak warga yang ketakutan ke rumah.
07:51Dari pantauan kami sementara ada 22.276 jiwa yang mengungsi saat ini
07:58dan ini sebagian besar akibat memang ketakutan masuk rumah tadi.
08:06Nah bagaimana dengan warga kita yang rentan bagi ibu hamil, anak-anak
08:11ini juga menjadi prioritas pemerintah untuk menyediakan tenda, untuk menyediakan kebutuhan-kebutuhan dasar
08:20agar kebutuhan ini terpenuhi.
08:23Pemerintah, pemerintah pusat dan daerah sudah mendistribusikan berbagai kebutuhan ini hingga ke tingkat kecamatan.
08:33Kami mendapat informasi ada di kecamatan yang sangat terpencil, pulau sendiri di Paleo
08:43bahwa bantuan kita sudah sampai di kecamatan tersebut tadi sore
08:48dan kami berharap malam ini sudah disebarkan hingga besok pagi
08:53sehingga seluruh warga negara yang terdampak bencana bisa mendapatkan layanan-layanan yang dibutuhkan.
09:03Baik Pak Berton, kami berharap juga situasi dapat segera kembali seperti semula
09:08bagaimana masyarakat di sana juga bisa beraktivitas kembali
09:11doa kami menyertai terutama untuk para petugas di sana yang melayani masyarakat dan juga masyarakat di sana
09:17sekali lagi terima kasih atas kesempatannya malam hari ini
09:20Berton Panjaitan, PLT Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB
09:24Selamat malam Bapak
09:25Selamat malam
Komentar

Dianjurkan