Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANGGARAI TIMUR, KOMPAS.TV - Pengungsi korban gempa NTT yang mengungsi di tenda butuh bantuan sembako, makanan siap saji dan air bersih.

Seperti pengungsi di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, yang mengungsi di perbukitan.

Mereka mengungsi ke dataran lebih tinggi juga dikarenakan khawatir gempa susulan dan potensi tsunami.

Berdasarkan keterangan anggota Polsek Lamba Leda Utara, sekitar 6.500 warga korban gempa mengungsi, tak sedikit mengungsi dengan tenda seadanya.

Sementara akibat gempa, akses di 2 desa lumpuh total sehingga distribusi bantuan nantinya harus melalui akses jalan yang hanya bisa dilalui kendaraan kecil.

Sementara itu, kondisi warga di pengungsian ada yang luka-luka akibat gempa.

Saat ini, selain membutuhkan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari, warga juga khawatir gempa susulan, karena hampir semua rumah di dua desa Kecamatan Lamba Lamba Leda Utara hancur.

Warga pun memilih mengungsi ke dataran lebih tinggi seperti perbukitan dan pegunungan.

Sementara itu, pascagempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Korem 161 Wira Sakti langsung menggerakkan seluruh personelnya untuk tanggap darurat dan fokus pada evakuasi warga, pendirian tenda pengungsian dan penyaluran bantaun untuk kebutuhan dasar.

Tanggap darurat langsung dilakukan Korem 161 Wira Sakti.

Pasca gempa terjadi, personel TNI diterjunkan untuk membantu evakuasi, menyiapkan lokasi pengungsian, serta mendukung pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Dukungan juga datang dari Yonif Teritorial Pembangunan atau Yon TP yang berada di wilayah Nagekeo.

Saat ini, personel Yon TP bersama anggota Kodim dan Polres setempat sudah bergerak menuju wilayah yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga Menko Pratikno & Kepala BNPB Cek Bangunan RS Hancur Akibat Gempa M7,7 di NTT di https://www.kompas.tv/nasional/685839/menko-pratikno-kepala-bnpb-cek-bangunan-rs-hancur-akibat-gempa-m7-7-di-ntt

#gempa #ntt #gempabumi

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685840/gempa-m-7-7-guncang-ntt-polisi-6-500-warga-mengungsi-ke-perbukitan
Transkrip
00:04Intro
00:05Anda menghasilkan Breaking News Kompas TV bersama saya, Bremana Atenaya,
00:09Saudara pengungsi korban gempa NTT yang mengungsi di tenda,
00:12butuh bantuan sembako, makanan siap saji, dan air bersih.
00:21Seperti pengungsi di kejabatan Lamba, Leda, Utara,
00:25Kabupaten Manggari Timur yang mengungsi di perbukitan,
00:27mereka mengungsi kedataran yang lebih tinggi
00:30juga karena khawatir gempa susulan dan potensi tsunami.
00:34Dari keterangan anggota Polsek Lamba, Leda, Utara,
00:37sekitar 6.500 warga korban gempa mengungsi,
00:40tak sedikit mengungsi dengan tenda seadanya.
00:43Sementara akibat gempa akses di dua desa lumpuh total,
00:47sehingga distribusi bantuan nantinya harus melalui akses jalan
00:50yang hanya bisa dilalui kendaraan kecil.
01:10Sementara di pengungsian saudara ada warga yang luka-luka akibat gempa.
01:16Kini selain membutuhkan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari,
01:19warga juga khawatir gempa susulan karena hampir semua rumah
01:23di desa kecamatan Lamba-Lambaleda, Utara.
01:27Hancur, warga pun memilih mengungsi kedataran yang lebih tinggi
01:31seperti perbukitan dan pegunungan.
01:33menunggu bantuan makanan.
01:37Semua mencari makanan.
01:40Rata-rata makan mie instan.
01:45Siap, masing-masing desa ada satu desa, empat dusun.
01:50Masing-masing dusun itu ada satu titik berkumpul.
01:53Satu titik berkumpul itu sekitar 700 jiwa.
01:58Di dua desa ini ada sekitar 6.500 jiwa yang mengungsi.
02:06Oke, untuk pengungsi paling banyak terkonsentrasi di titik mana dan berapa, Pak, jumlahnya?
02:13Di titik dusun wasu sekitar 1.500 jiwa.
02:17Di titik dusun ronti sekitar 1.300 jiwa.
02:21Di titik Lambaleda, Satar Padut, sekitar 4.000 jiwa.
02:27Oke, Bapak, itu tadi dikatakan yang saat dibutuhkan,
02:30terutama adalah dari sisi logistik untuk makanan, sembako, air, dan lain sebagainya.
02:36Kondisinya seperti apa di sana, Pak, saat ini?
02:39Apakah juga untuk kebutuhan air bersih ini juga sudah tercukupi di sana?
02:47Sangat minim, Bu.
02:48Kami butuh air bersih, air mineral untuk minum, mie instan yang cepat saji,
02:54karena sekarang sudah stok habis di kiosk-kiosk kecil.
02:58Kami butuh sembako untuk dimakan, Bu.
03:02Untuk kondisi tenda pengungsiannya sendiri saat ini,
03:06seperti apa, Pak?
03:06Ada berapa?
03:07Dan kemudian apa yang paling dibutuhkan?
03:10Selimutkah?
03:11Bantal?
03:15Semua jangan dibutuhkan.
03:16Ini kondisi sekarang tenda-tenda itu tenda-tenda yang lubang,
03:19yang rusak terpalnya, karena daurat.
03:22Jadi warga masyarakat membutuhkan tenda, selimut, tikar,
03:26makanan minuman yang siap saji.
03:33Sementara itu, pasca gempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah flores di Nusa Tenggara Timur,
03:38Korem 161 Wira Sakti langsung menggerakkan seluruh personelnya
03:42untuk tanggap darurat dan fokus pada evakuasi warga,
03:46penderian tenda pengungsian, dan penyaluran bantuan untuk kebutuhan dasar.
03:50Tanggap darurat langsung dilakukan Korem 161 Wira Sakti,
03:54Saudara, personel diterjunkan untuk menyiapkan lokasi pengungsian
03:58serta mendukung pemenuhan kebutuhan bagi warga yang terdampak.
04:02Dukungan juga datang dari YONIF Teritorial Pembangunan atau YONTP
04:05yang berada di wilayah Nagekeo.
04:08Kini personel YONTP bersama anggota Kodim dan Polres tempat sudah bergerak
04:12menuju wilayah yang membutuhkan bantuan.
04:23Kita punya batal YONTP, tadi anggota YONTP sudah bergerak.
04:27YONTP kan ada di Nagekeo, dia sudah bergerak bersama-sama anggota Kodim
04:31dengan anggota Polres.
04:32Semuanya sudah bergerak di sana.
04:35Yang pertama yang disalahkan adalah peran korban.
04:37Korban juga tidak dipengisi, kemudian mungkin bikin dapur lapangan.
04:41Kalau sudah jadi bencana kan masyarakat mungkin bingung
04:45untuk bagaimana cari makan dan bagaimana.
04:48Ini dapur-dapur lapangan sudah mulai disirikan.
Komentar

Dianjurkan