- 5 jam yang lalu
- #hakimmk
- #sidangmk
- #delaypesawat
KOMPAS.TV - Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pengujian materiil Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dengan mendengarkan keterangan dari pihak terkait, yaitu Lion Group yang meliputi Lion Air, Wings Air, Super Air Jet, and Batik Air, pada Selasa (4/8/2026).
Dalam persidangan tersebut, Hakim Konstitusi Arsul Sani mempertanyakan relevansi aturan yang sudah digunakan selama 17 tahun dan mengkritik maskapai yang dinilai tidak transparan dalam menjelaskan alasan keterlambatan penerbangan kepada para penumpang.
Sementara itu, Hakim Saldi Isra menyoroti dan mempertanyakan kewajaran besaran ganti rugi yang dinilai tidak sebanding dengan kerugian dialami penumpang.
"Nah, ini kan menjadi tidak masuk akal kalau kompensasi hanya diberikan Rp 300 ribu, atau hanya diganti dengan kue saja, makanan ringan atau air mineral saja," kata Saldi.
Video editor: Rizal
#hakimmk #sidangmk #delaypesawat
Baca Juga Canda Prabowo ke James Riady & Para Pimpinan Kadin Soal Pesawat Sendiri-Rangkap Jabatan di https://www.kompas.tv/nasional/683474/canda-prabowo-ke-james-riady-para-pimpinan-kadin-soal-pesawat-sendiri-rangkap-jabatan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684126/hakim-mk-soroti-ganti-rugi-delay-pesawat-rp300-ribu-tak-masuk-akal
Dalam persidangan tersebut, Hakim Konstitusi Arsul Sani mempertanyakan relevansi aturan yang sudah digunakan selama 17 tahun dan mengkritik maskapai yang dinilai tidak transparan dalam menjelaskan alasan keterlambatan penerbangan kepada para penumpang.
Sementara itu, Hakim Saldi Isra menyoroti dan mempertanyakan kewajaran besaran ganti rugi yang dinilai tidak sebanding dengan kerugian dialami penumpang.
"Nah, ini kan menjadi tidak masuk akal kalau kompensasi hanya diberikan Rp 300 ribu, atau hanya diganti dengan kue saja, makanan ringan atau air mineral saja," kata Saldi.
Video editor: Rizal
#hakimmk #sidangmk #delaypesawat
Baca Juga Canda Prabowo ke James Riady & Para Pimpinan Kadin Soal Pesawat Sendiri-Rangkap Jabatan di https://www.kompas.tv/nasional/683474/canda-prabowo-ke-james-riady-para-pimpinan-kadin-soal-pesawat-sendiri-rangkap-jabatan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684126/hakim-mk-soroti-ganti-rugi-delay-pesawat-rp300-ribu-tak-masuk-akal
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Ini kan menjadi tidak masuk akal kalau kompensasi itu hanya diberikan Rp300.000
00:05atau hanya diganti dengan kue saja, makanan ringan atau air mineral saja.
00:11Terima kasih kepada kuasa PT Lion Group maupun Lion Air Group
00:22atas keterangan sebagai pihak terkait dalam perkara ini.
00:26Setelah mendengarkan keterangan dari para pihak terkait perusahaan-perusahaan penerbangan,
00:34ini barangkali saya mohon nanti penjelasan tambahan atau keterangan tambahan sedikit saja
00:41dari pemerintah, dari Presiden.
00:45Yang pertama terkait dengan penjelasan pasal 146 Undang-Undang Penerbangan
00:52yang bersifat inklusif, tidak eksklusif seperti yang dimohonkan oleh para pemohon dalam permohonannya.
01:04Nah ini kan kalau saya membaca keterangan Presiden,
01:09ini kan dimaksudkan adalah agar memang tidak menutup.
01:13Kalau di kemudian hari setelah Undang-Undang itu berlaku,
01:17ada hal-hal yang katakanlah itu masuk dalam pengertian teknis operasional,
01:25itu tidak perlu kemudian mengubah Undang-Undangnya lah.
01:29Kira-kira kan seperti itu.
01:31Padahalkan di dalam teknis perumusan perundang-undangan,
01:36bisa saja juga dibuat inklusif tapi agak eksklusif.
01:42Contohnya misalnya apabila di terakhir terdapat katakanlah hal baru,
01:49maka itu akan diatur di dalam misalnya peraturan di bawah Undang-Undang.
01:56Jadi tidak perlu kemudian harus mengubah Undang-Undang.
02:02Nah saya ingin bertanya, mungkin nanti dilengkapi dalam keterangan Presiden,
02:09kan ini Undang-Undang sudah 17 tahun ini, 2009.
02:18Maka ada enggak soal-soal yang kemudian dianggap oleh tentunya
02:27otoritas dalam ini, Kementerian Perhubungan,
02:31yang kemudian ditambahkan sebagai teknis operasional,
02:37di luar yang ada di dalam penjelasan pasal 146 itu.
02:43Ada apa enggak itu contohnya.
02:46Yang kedua yang ingin saya tanyakan,
02:48ini kan sudah, karena ini antara lain berarti contohnya sedikit,
02:56ini kan kalau kita mengalami keterlambatan dalam flight,
03:01saya kebetulan baru mengalaminya Pak kemarin,
03:06dari Balikpapan ke Jakarta,
03:09tidak usah saya sebutkan.
03:10Mas KP itu, atau announcement-nya itu kan selalu mengatakan,
03:15akan diberangkatkan,
03:19terlambat dan akan diberangkatkan pada pukul sekian
03:22karena alasan operasional.
03:25Tapi tidak pernah Mas KP itu menyebutkan alasan operasionalnya itu apa.
03:32Padahal di situ contohnya ada.
03:35Selalu hanya mengatakan alasan operasional.
03:39Itu.
03:40Ya.
03:42Nah,
03:43kalau alasannya cuaca karena
03:45apa,
03:48eksklusif, limitatif.
03:49Barangkali kita ngerti,
03:50oh mungkin di bandara asal ada petir,
03:54oh di bandara asal mungkin
03:55hujan lebat dan lain sebagainya.
03:59Tapi ini selalu hanya kemudian announcement di bandara itu.
04:03Ya.
04:03Hanya mengatakan bahwa
04:05terlambat karena alasan operasional.
04:09Nah,
04:10ini sebetulnya kalau kepada otoritas
04:13yang terlambat-terlambat begini itu
04:15ada nggak kemudian penjelasannya?
04:19Atau itu dianggap biasa saja?
04:21Gitu.
04:22Biasa saja bagi otoritas,
04:25tapi yang kemudian oleh
04:26pemohon dipersoalkan karena
04:28itu dianggap
04:30apa,
04:32merugikan
04:33tentu
04:34barangkali
04:35kalau yang disebut-sebut itu
04:36kerunggian yang bersifat ekonomis.
04:39Nah, itu seperti apa sih
04:40prakteknya?
04:41gitu.
04:42Ya.
04:43Karena itu tadi,
04:45ini benar-benar yang
04:47inklusif terbuka gitu ya.
04:49Tidak kemudian dibuat setengah inklusif gitu ya.
04:52Kalau ada faktor tambahan,
04:54maka kemudian bisa diatur
04:56dalam delegasi lah ya.
04:58Dalam peraturan perundang-undangan
05:00di bawah undang-undang.
05:02Nah, saya mohon itu
05:04dijelaskan itu.
05:07Nah, juga kepada
05:12perusahaan penerbangan,
05:14saya ingin bertanya juga,
05:16kenapa pengumumannya kok
05:17hanya mengatakan
05:18karena alasan
05:19operasional?
05:21Apa susahnya Anda mengatakan
05:23salah satu alasan
05:24yang ada di penjelasan
05:26pasal 146?
05:27Kalau itu
05:28memang
05:29ya
05:29alasannya karena itu.
05:32ya, apa persoalannya sih?
05:34Gitu loh.
05:34Untuk berterus terang,
05:36ya,
05:37apakah karena ini kan ada
05:38ABCD,
05:40gitu ya,
05:41teknis operasional itu
05:42dalam penjelasan.
05:44Ya,
05:44karena kalau dengan demikian,
05:46maka penumpang itu
05:48ya,
05:49kan hanya menduga-menduga.
05:51Kan kita bisa ngecek.
05:53Saya telat di Balikpapan,
05:55tapi saya bisa ngecek.
05:57Ya,
05:58di bandara
06:00asal keberangkatan
06:01dari pesawat itu
06:02sebelumnya.
06:03Ya,
06:04kalau pesawatnya itu
06:05misalnya dari CGK,
06:07saya kan bisa cek.
06:08Ya,
06:09kenapa ini?
06:10Padahal itu
06:11telatnya karena
06:12telat sebelum-sebelumnya lagi.
06:15Dari penerbangan
06:16sebelumnya lagi.
06:18Nah,
06:18ini kan gak masuk
06:19teknis operasional
06:20kalau mengikut
06:21contoh ini.
06:23Kalau ini
06:24dimaknai
06:25sebetulnya eksklusif.
06:27Ya,
06:27atau barangkali
06:29karena
06:29yang lain-lain.
06:32Catering-nya belum siap
06:34atau pilotnya
06:35atau kopilotnya
06:36atau apa,
06:37kabinnya gitu ya.
06:40Itu yang
06:42terjadi.
06:44Nah,
06:44saya mohon
06:45ini ditambahkan.
06:46Apa masalahnya
06:48bagi perusahaan
06:49penerbangan
06:50untuk menjelaskan
06:52tidak dengan
06:53terminologi teknis
06:55operasional
06:55atau alasan
06:56operasional.
06:57Tapi yang konkret
06:59bahwa untuk
07:00penerbangan ini
07:01karena
07:03pesawat rusak.
07:04Itu gak masalah.
07:05Saya juga pernah
07:06mengalami,
07:07ini saya
07:08sebut saja,
07:10ya,
07:11delay yang
07:11membawa nikmat juga.
07:14Ya,
07:15ini Garuda ini.
07:17Saya mau ke
07:18Afrika Selatan
07:19pada saat itu
07:20pesawatnya
07:21sudah
07:22teksi,
07:23ya,
07:23dan kemudian
07:25gak bisa terbang
07:26karena ada yang rusak.
07:28Balik lagi,
07:29parkir lagi.
07:30Sehingga saya
07:31ketinggalan
07:31pesawat
07:32yang
07:34menghubungkan
07:36antara
07:37apa,
07:38Doha
07:38dengan
07:39Cape Town.
07:42Begitu.
07:43Tapi,
07:45nikmat juga.
07:46Gak rugi,
07:47Pak Ferdinand.
07:48Nikmatnya apa?
07:49Nikmatnya
07:50karena sama Garuda
07:51saya disediakan hotel
07:52di apa,
07:52jadi nginep,
07:53jadi kayak stopover.
07:54Jadi bisa melihat-lihat
07:56bekas stadion yang
07:57untuk biala dunia
07:59empat tahun yang lalu.
08:00Itu.
08:01Nah,
08:02jadi
08:02gak selalu itu juga.
08:04Nah,
08:05tapi itu kan
08:05tanpa pengumuman
08:07kitanya mengalami.
08:08Oh iya,
08:09karena yang ada
08:11kerusakan pada pesawat
08:12sehingga
08:13gak bisa kemudian
08:14take off.
08:15Dari teksi
08:17kembali lagi ke
08:18ini,
08:20ke Garbarata itu.
08:21ya.
08:22Nah,
08:23jadi saya
08:23pertanyaannya itu saja.
08:25Apa alasannya?
08:26Kenapa kok alasannya selalu
08:27karena alasan operasional?
08:29Itu.
08:30Tidak menungkik alasannya
08:31karena apa?
08:32Sehingga
08:33haknya penumpang
08:34untuk kemudian
08:35menetapkan
08:36ini ada tanggung jawab
08:37perusahaan penerbang
08:38atau enggak itu
08:39menjadi jelas.
08:41Sekiranya itu saja
08:43yang mulia Pak Kedan.
08:44Terima kasih.
08:45Baik.
08:48Yang mulia
08:49Prof.
08:50Ini silakan.
08:52Baik, terima kasih
08:53Pak Ketua.
08:54Terima kasih
08:55para pemberi keterangan.
08:57Saya
08:58lebih konkret
08:59lagi begitu ya
09:00dari yang sudah
09:01disampaikan
09:02yang mulia Pak Arsul
09:02tadi.
09:04Dari
09:06pasal 146
09:08terkait dengan
09:09penjelasannya ini,
09:12ini sekaligus nanti
09:13dari pemerintah juga
09:14bisa menjelaskan
09:15sisi pengawasannya.
09:17Sebetulnya
09:18dari Mas Kapai
09:19semua Mas Kapai ini
09:21bisa menjelaskan
09:22selama ini
09:23alasan yang paling
09:24mungkin ada pendokumentasian
09:26ya, mestinya ada nih
09:27pendokumentasian
09:29soal alasan
09:30ketelambatan
09:30yang paling sering terjadi itu
09:32apakah sesungguhnya
09:34cuaca?
09:35Kan ada dua alasan
09:36cuaca dan
09:37teknis operasional.
09:39Yang cuaca itu
09:40mestinya kasat mata
09:41bisa kemudian kita tangkap.
09:42Tenis operasional pun
09:43sebenarnya bisa juga kita
09:44langsung kita tangkap
09:45karena tenis operasional
09:47sudah jelas
09:47A sampai dengan D itu.
09:50Dibandingkan
09:51dengan kemudian
09:52yang tidak termasuk
09:53tenis operasional.
09:55Itu mana yang
09:56paling sering terjadi
09:58sebagai alasan
09:58ketelambatan.
10:00Karena saya mengalami
10:01beberapa kali itu
10:02ternyata bukan
10:03persoalan cuaca
10:04dan bukan persoalan
10:05operasional.
10:06Justru
10:07persoalannya adalah
10:08persoalannya bukan
10:09tenis operasional.
10:11Nah ini yang saya
10:12ingin tahu
10:12sebetulnya
10:13bagaimana tanggung jawabnya
10:15terhadap penumpang
10:17karena disini
10:18dikecualikan
10:19tidak diberikan tanggung jawabnya
10:20kepada penumpang
10:20untuk yang itu.
10:22Nah ini harusnya ada nih
10:23Pak dari pemerintah ini
10:24bagaimana kemudian
10:25kontrolnya
10:26terkait yang bukan
10:27teknis operasional itu
10:28tapi itu
10:28paling sering terjadi.
10:30Nah dalam langkah
10:32memberikan perlindungan
10:32kepada penumpang ini
10:33harusnya seperti apa
10:35yang dilakukan.
10:36Karena itu
10:37paling sering terjadi
10:37menurut saya
10:38saya tidak tahu
10:39kalau maskapai
10:40punya pandangan yang lain
10:41karena apa?
10:42Karena yang teknis operasional
10:43dari A sampai D itu
10:45itu barang yang bisa kita
10:47monitor gitu loh
10:49ya termasuk cuaca
10:50juga begitu
10:51tapi yang bukan
10:52teknis operasional
10:53yang tidak termasuk
10:54teknis operasional itu
10:55Nah itu yang perlu
10:57kemudian
10:57ada kejelasan
10:58bentuk tanggung jawabnya
11:00seperti apa.
11:01Terima kasih.
11:04Baik, Prof. Eni
11:06dilanjut
11:07Prof. Saldi
11:08silahkan yang mulia.
11:09Terima kasih Pak Ketua
11:11ini pertama
11:12untuk pemerintah
11:14kalau dibaca
11:16apa
11:16norma yang dimohonkan
11:18pengujian
11:19itu kan ada
11:21peran yang harusnya
11:22dilakukan oleh pemerintah
11:24untuk melindungi konsumen
11:25Kami mohon
11:27pemerintah menjelaskan
11:28kira-kira
11:30apa yang dilakukan
11:32oleh pemerintah
11:33untuk menyesuaikan
11:34antara ganti kerugian
11:36dengan potensi kerugian
11:38dengan kerugian
11:39atau potensi kerugian
11:40yang dialami oleh konsumen
11:42Karena begini
11:44di sidang sebelumnya
11:45saya sudah mengatakan
11:46ini kan kalau dilihat
11:48dari
11:49urayan
11:50ganti kerugian
11:52yang mungkin diterima
11:53itu kan paling besar
11:53itu 300 ribu
11:54kalau sudah sekian jam
11:57terjadi
11:58keterlambatan
11:59padahal
12:00sangat mungkin Pak
12:01orang
12:02mengejar pesawat
12:03dia jadwalkan
12:05merangkatnya
12:06pukul 8 pagi
12:07sampainya di Jogja
12:08pukul 9
12:09lalu ke kotanya
12:11dia
12:12sudah memperhitungkan
12:14jam 11
12:15sudah harus ketemu
12:17dengan klien misalnya
12:18atau sudah harus
12:19jadi pembicara
12:20dalam sebuah seminar
12:21atau jadi penguji
12:23dalam sebuah forum
12:24ujian misalnya
12:25nah
12:26ini kan menjadi
12:28tidak masuk akal
12:29kalau kompensasi
12:30itu hanya diberikan
12:31300 ribu
12:32atau hanya diganti
12:34dengan kue saja
12:35makanan ringan
12:35atau air mineral
12:37saja
12:38nah
12:39tolong pemerintah
12:41kalau bisa
12:42tambahkan alasan
12:43penjelasan
12:45kepada makamah
12:46kira-kira
12:47dalam menentukan
12:50kompensasi
12:51yang diterima oleh
12:51konsumen
12:52seberapa
12:53pemerintah
12:54melibatkan
12:55lembaga-lembaga
12:55perlindungan konsumen
12:56satu
12:57atau asosiasi
12:59konsumen
12:59penerbangan
13:00karena ini
13:02tidak masuk akal
13:03karena potensi
13:05kerugian
13:05dan potensi kerugian
13:07itu
13:07jauh lebih besar
13:08dibanding ini
13:08nah itu yang
13:10yang perlu
13:12dijelaskan oleh
13:12pemerintah
13:13jadi
13:15maskapai tidak bisa
13:16beralasan
13:16mengatakan
13:17ini kan
13:18perintah undang-undang
13:19memerintahkan
13:20ini diatur oleh
13:21peraturan yang lebih rendah
13:22peraturan menteri
13:23lalu ini sudah ada
13:24peraturan menterinya
13:25benar
13:26gak bisa begitu
13:29seperti yang dijelaskan oleh
13:30kuasa hukum terakhir
13:32jadi ya sudah
13:33perintahnya sudah benar nih
13:34delegasinya
13:35tapi orang rugi
13:37tidak pernah diperhitungkan
13:39itu satu
13:40yang
13:41yang
13:42yang perlu
13:43pemerintah menjelaskannya
13:44karena sangat mungkin
13:46nanti
13:46seperti apa yang kami
13:48lakukan untuk
13:49apa namanya
13:50pulsa yang tidak
13:52terpakai itu
13:52kami akan perintahkan
13:54setiap ada
13:55penyesuaian
13:56dalam penghitungan
13:57kerugian
13:58yang dialami oleh
13:59konsumen
13:59harus melibatkan
14:01perwakilan konsumen
14:02dan lembaga-lembaga
14:03perlindungan konsumen
14:04jadi pemerintah
14:05jangan hanya
14:06pro kepada
14:07perusahaan penerbangan
14:08saja
14:08konsumen yang juga
14:09harus dilindungi
14:12nah itu
14:13itu satu
14:13yang perlu disampaikan
14:14ke pemerintah
14:15yang kedua
14:18saya ini
14:19agak harus
14:20berterus terang nih
14:21dengan apa
14:21dengan
14:22pemberi keterangan
14:23terakhir
14:24karena ini kan
14:25grup ya
14:26ada
14:27lion
14:28kemudian
14:29ada
14:30batik
14:31ada wings
14:32satu lagi apa
14:35superjet
14:37apa yang sering
14:38terjadi sekarang
14:39paling tidak
14:40yang
14:40kalau saya
14:41di bandara itu
14:42ini karena ini
14:44satu grup
14:45enak saja
14:45memindahkan orang
14:46dari
14:47pesawat ini
14:48ke jenisnya ini
14:51padahal misalnya
14:52saya beli
14:53tiketnya batik
14:55tapi karena
14:57batik telat
14:57karena alasan
14:58apapun
14:59tiba-tiba
14:59dipindahkan
15:00ke superairjet
15:01ini
15:02contohnya saja
15:04tolong yang
15:04kayak begini
15:05diberikan penjelasan
15:07kan tidak cukup
15:08dengan memindahkan
15:09seperti itu
15:11saya gak tahu ya
15:12ini rate
15:13harga tiketnya
15:15beda atau tidak
15:16tapi memindahkan itu
15:18itu kan sesuatu
15:20yang harus
15:20ada penjelasan
15:21jadi jangan pakai
15:23logika
15:24yang konservatif itu
15:25orang dulu kan
15:27kalau naik bis
15:27telat pindah
15:28ke mobil bis ini
15:29itu biasa saja
15:30bahkan
15:31memanfaatkan
15:32psikologinya
15:33masyarakat
15:33sudah lah
15:34bis juga telat
15:35berjam-jam
15:36tidak apa
15:36tapi ini bukan bis
15:37ini pesawat terbang
15:40nah tolong ini
15:41diberikan
15:42apa
15:42argumentasi
15:44kira-kira
15:46apakah ini
15:47menjadi
15:48pembenar
15:49kalau terjadi
15:50keterlambatan
15:51kemudian
15:52airline bisa
15:52memindahkannya
15:53kepada penerbangan
15:55lain
15:55jangan-jangan
15:57karena
15:57satu grup
15:58ini menjadi
16:00apa namanya
16:01alasan
16:02pemenarnya
16:03dari apa
16:03karena masih dalam
16:04satu kelompok
16:05beli tiketnya ini
16:06tapi terbangnya
16:08dengan pesawat ini
16:08itu
16:09beberapa pengalaman
16:10terjadi loh
16:10begitu
16:11nah tolong ini
16:12diberi penjelasan
16:13Pak
16:13dari apa
16:14dari
16:15apa namanya
16:16dari grup
16:16Lion
16:19kemudian
16:20Batik Air
16:21Wings Air
16:22dan
16:23yang terakhir tadi
16:26Super Air Jet
16:27tolong ini
16:28dijelaskan Pak
16:29nah
16:30kepada
16:31pemerintah
16:32apa yang
16:32Bapak
16:33lakukan
16:33kontrol
16:34terhadap
16:34peristua-peristua
16:35seperti ini
16:40jadi
16:41yang seperti ini
16:42gak bisa diukur
16:43dengan uang
16:43300 ribu
16:44ada gak
16:48misalnya
16:49mungkin
16:50ada atau tidak
16:51laporan
16:52tapi pasti
16:52adalah pengetahuan
16:53ada gak
16:53misalnya
16:54peringatan
16:54yang dikeluarkan
16:55oleh pemerintah
16:56berkenaan dengan
16:56kejadian-kejadian
16:57seperti ini
16:59dari
17:00kementerian
17:00perhubungan Pak
17:01tolong kalau ada
17:02kami disampaikan
17:02paling tidak
17:03kami bisa melihat
17:04ternyata
17:05pemerintah
17:06menjalankan
17:06fungsi kontrolnya
17:12kami minta
17:13ini penjelasan
17:13dari apa ya
17:14dari
17:14khususnya
17:15perusahaan yang
17:16mengasih penjelasan
17:17terakhir tadi
17:18kejadian-kejadian
17:19seperti ini
17:19ini kan soal
17:21kepastian hukum
17:22bagi konsumen
17:26jadi bukan soal
17:27kompensasinya
17:28berupa
17:28ada makanan
17:30minuman
17:30dan segala macamnya
17:31tapi clear
17:32kan orang
17:33beli tiket
17:35sebuah penerbangan
17:36itu punya
17:36ratio sendiri-sendiri
17:40jadi kalau
17:41anda kemudian
17:42ganti
17:43begitu saja
17:43karena alasan
17:45ada keterlambatan
17:46dan itu kan
17:47sesuatu yang
17:48tidak boleh
17:49terjadi
17:50begitu
17:52kecuali
17:53anda menawarkan
17:54ini telat
17:55anda boleh
17:56cari penerbangan
17:57lain yang
17:57konsumen
17:59inginkan
17:59nah itu jadi
18:01lain ceritanya
18:01ini oke
18:03telat
18:03ini ada
18:04apa
18:05karena
18:06ditentukan
18:07boleh cari
18:07ke penerbangan
18:08lain
18:08harusnya
18:09tanyaannya kan
18:10ke konsumen
18:11anda mau
18:11penerbangan
18:12yang mana
18:14nah yang
18:15kayak-kayak
18:15begini ini
18:15harus clear
18:16kenapa
18:18semakin hari
18:19hak-hak
18:20konstitusional
18:21konsumen itu
18:22harus jadi
18:23perhatian utama
18:28agar apa
18:29agar orang
18:30merasa
18:31mengeluarkan
18:32sesuatu
18:33untuk pelayanan
18:34dia menerima
18:35manfaat
18:36yang dia
18:37bayangkan
18:37dari pelayanan itu
18:41jadi pemerintah
18:43tolong ini
18:43dijelaskan
18:44ini kalau saya
18:45tanya
18:46berapa banyak
18:46seperti ini
18:47jangan-jangan
18:47gak ada catatannya
18:48tapi kalau ada catatannya
18:49tolong kami
18:50disampaikan
18:51termasuk
18:52juga dari
18:52perusahaan ini
18:54agar
18:55kemudian
18:55tidak memaksakan
18:57masuk ke
18:58semua rute
18:58juga
19:00lalu nanti
19:01di merger
19:01menjadi satu
19:02penerbangan
19:03itu yang
19:04yang perlu
19:05penjelasan
19:05terima kasih
19:06Pak
19:06Pak Ketua
19:07terima kasih
Komentar