Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pelaku industri otomotif tidak khawatir selama dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Hal ini disampaikan Purbaya saat berpidato di event GIIAS 2026 di ICE BSD City pada Selasa (4/8).

Purbaya menyampaikan dirinya akan terus menjaga permintaan domestik dan menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha.

"Jadi bapak-bapak enggak usah khawatir selama saya Menteri Keuangan. Saya jaga terus kondisi perekonomian untuk memastikan demand kita terjaga dengan baik dan ada cukup uang untuk mendorong perekonomian," ujar Purbaya.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Produser: Theo Reza

#breakingnews #purbaya #giias

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684081/purbaya-depan-pengusaha-otomotif-nggak-usah-khawatir-selama-saya-jadi-menteri-keuangan
Transkrip
00:00Jadi kali ini kita menghadapi empat tekanan sekaligus, namun ekonomi Indonesia tetap berdikokoh, sistem keuangan tetap stabil, dan aktivitas ekonomi
00:10terus berjalan.
00:12Ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Indonesia jauh lebih kuat dibandingkan masa-masa krisis sebelumnya, tantangannya memang ada, tapi ketahanan kita
00:21juga semakin besar.
00:23When I went to the IMF and World Bank meeting last April, I told them that I am the most
00:30unlucky minister in the world.
00:32When I took office, I faced a big demonstration.
00:37After we stabilised the demo, I faced this MSCI.
00:43And then I faced another negative news from Fitch and Moody's, after which we fixed everything, then came the war
01:00in Iran.
01:02After that, they just don't like me.
01:05Just saying the minister is not good enough.
01:09The fact is that we have been conducting a very good fiscal and multi-policy under the very uncertain global
01:17economic condition and political condition,
01:19which still managed to grow by above 5%.
01:22It is a very good achievement, in my opinion.
01:30But still, those economists said that it's still not good enough.
01:38I'm going to prove to them that they are wrong.
01:42The economy grew in the first and second quarter.
01:46The second quarter is a bit slower compared to the first.
01:49But I'm going to make sure that in the second half of this year, our economy can grow close to
01:55around 6%.
01:58I will put everything on the market, every possible policy from fiscal and monetary side to ensure that the domestic
02:06economy can grow at its potential.
02:10Rilis S&P Global Rating pada 13 Juli 2020 memberikan afirmasi bahwa peringkat BBB dengan oruk stabil yang menegaskan ketaran
02:23ekonomi Indonesia
02:24dan kepercayaan investor global terhadap Indonesia masih baik.
02:30Jadi, saya sudah bingung tuh, waktu Moody's ngeluarin outlook negatif, terus enggak lama Fitch juga outlooknya negatif.
02:41Padahal saya sudah jelasin macam-macam, wah kita bagus segala macam.
02:46Rupanya mereka offside karena mereka keluarkan itu sebelum angkat ruang pertama keluar.
02:50Begitu angkat ruang pertama keluar 5.6, harusnya kelihatan betul mereka salah ukur ekonomi kita.
03:00S&P tidak mengolahin kesalahan yang sama.
03:03Dia diskusi dengan kita dengan detail dan melihat kebijakan fiskal seperti apa, monitor sepi apa, kebijakan Pak Prabowo seperti apa.
03:11Akhirnya mereka bisa melihat memang kita bergerak ke arah yang betul.
03:19Kita melihat beberapa indikator-indikator yang melihatkan, menunjukkan arah ekonomi dari waktu ke waktu.
03:28Jadi, contrary to common belief, our government is monitoring the economic development very closely.
03:44We monitor every variable that indicates current economic and future economic condition and we act accordingly and promptly to ensure
03:57that the growth will not be affected by the latest negative development in the market.
04:05Indikator konsumsi dan mobilitas seperti penjualan kendaraan bermotor tetap tumbuh dan mencerminkan daya beli yang terjaga.
04:15Penjualan mobil terus menunjukkan tren positif dengan keyakinan masyarakat yang membaik dan daya beli yang terjaga.
04:22Mobilitas ekonomi dan bisnis yang terjaga pada penjualan BBM baik untuk transportasi maupun industri konsisten ekspansif ini memberikan optimisasi terhadap
04:32kegiatan ekonomi baik untuk kebutuhan konsumtif termasuk yang bersifat laser maupun untuk aktivitas produksi.
04:39Jadi, konsumsi listrik rumah tangga dan industri relatif stabil dengan peningkatan dikonsumsi listrik bisnis.
04:49Kalau pejabat ngomongnya gitu, pasti anda bingung.
05:04Pesan sponsor.
05:07Jadi kalau pejabat pasti ngomong teks begitu tanpa nunjukin gambarnya.
05:12Kalau saya pejabat setengah pejabat lah.
05:17Saya monitor ekonomi kondisi kondisi on monthly basis dengan amat hati-hati dan selalu siap-siap memberi kebijakan.
05:27Kalau ada event yang menunjukkan bahwa ada kelemahan di perekonomian.
05:33Kalau berkelemahan dengan bapak-bapak, ibu-ibu kan penjualan mobil ya dan motor.
05:39Ini penjualan mobil yang orang-orang ini tumbuhnya lumayan baik dan sempat, ini 52% kalau nggak salah.
05:49Habis itu di bulan April turun ke bawah.
05:53Saya deg-degan apa yang terjadi dengan perekonomian.
05:57Apalagi sama motor juga turun ke bawah April.
06:01Ini April ya.
06:04April, Mei ya.
06:06Turun ke bawah.
06:11Juni agak naik ke atas.
06:13Itu Juni ya.
06:13Agak naik ke atas.
06:15Itu bukan terjadi kebetulan.
06:18Jadi ketika data turun seperti itu.
06:22Saya periksa uang yang digelontorkan ke perbankan masih efektif enggak.
06:30Kan Anda ingat kan di awal September saya gelontorkan 200 triliun rupiah uang pemerintah dari BI ke perbankan.
06:42Banyak orang bilang itu nggak ada gunanya.
06:46Kalau ada yang ngomong gitu, Anda harus ngerti bahwa dia nggak ngerti ekonomi.
06:54Karena begitu kita gelontoran kan mulai naik nih.
06:57Dari sini kan, dia yang naik ke sana kan bukan kebetulan.
07:01Februari mungkin sebelum lebar musimannya setelah itu naik lagi.
07:04Tapi Anda lihat trennya naik terus ke atas.
07:07Even dengan angka 32.9 dan ini di 1,1 motor ini,
07:11saya masih deg-degan.
07:14Karena saya inginnya tren yang tumbuh terus.
07:19Terus di kemarin akhir pertengahan Juni lah,
07:25perbankan komplain ke saya,
07:27mereka mengalami ancaman liquiditas.
07:31Ya kita rapatlah dengan mereka.
07:33Anda mau apa?
07:34Saya mau pemerintah terus membantu di perbankan.
07:38Yaudah kalau gitu, yang 200 saya taruh di perbankan sampai akhir tahun.
07:45Mungkin kan saya perpanjang sampai tahun depan.
07:47Terus saya tambah lagi 200 riliun dari uang saya yang ada di BI yang nganggur.
07:54Itu untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga atau bukan itu.
08:02Memastikan sistem finansial kita bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
08:10Harusnya nih sekarang, sekarang nih,
08:13dua minggu yang lalu saya injek lagi uang sistem itu yang 400 riliun itu.
08:16Harusnya sekarang sih, demand untuk mobil, motor, sudah mulai recover.
08:21Kalau masih kurang nanti besok saya tambah, sehari ini saya tambah lagi.
08:25Sampai jumlahnya cukup di perekonomian.
08:33Well, itu sebenarnya seperti kebijakan moneter.
08:38Ini ada wartawannya nih.
08:40Waduh.
08:41Up the record ya.
08:44Itu kita bilang quasi monetary policy.
08:47The monetary policy conducted by fiscal sector.
08:52It's not forbidden, but for the better of the country, I'm going to continue to do it.
09:00Jadi, Mbak-Mbak-Mbak, nggak usah khawatir.
09:04Selama saya Menteri Keuangan,
09:07saya jaga terus kondisi likuiditas di sistem perekonomian
09:11untuk memastikan demand kita terjaga dengan baik
09:15dan ada cukup uang untuk mendorong perekonomian.
09:18Kalau kita lihat di sini, ini penjualan semen domestik sama juga.
09:23Tadinya di sini, begitu orang ke atas, nah itu ke atas.
09:25Ada dampaknya.
09:27Jadi, kebijakan yang kita lakukan sudah memberikan hasil yang positif.
09:33Tapi ini kan masih baru, baru berapa bulan.
09:35Saya baru jadi Menteri, baru 10 bulan kan.
09:38Biasanya dampak kebijakan fiscal, economic, atau monetary economy
09:42perlu waktu sampai 4 tribulan.
09:46Ini sudah cukup cepat dengan kebijakan Anda yang ada.
09:50Economy sudah rebounding dan is accelerating.
09:55I'm going to make sure that economy is going to accelerate even further.
10:00Jadi, Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu nggak usah khawatir.
10:03Next.
10:05Ini satu indikator yang kita monitor juga adalah
10:08Purchasing Manager Index.
10:12It's been declined quite significantly since
10:17Januari, Februari terus.
10:20Peak-nya at the bottom in May.
10:23Juli mulai naik lagi.
10:26Ini yang saya sebutkan tadi.
10:28Ada sedikit gangguan
10:30in the transmission of monetary policy.
10:34We are making sure from the fiscal side
10:36that we are removing that obstacles.
10:41three months, three weeks ago,
10:43we inject more money to the system.
10:45Now the PMI has already increased,
10:49meaning that the manufacturing sector
10:51is likely to expand in the near future.
10:54We're going to make sure that it is going to increase even further.
10:59I've done that in the past.
11:00I'm going to do it again, yeah.
11:03So Prabowo fiscal policy bring good things to the economy.
11:11He has created a much faster economic growth
11:14compared to previous years
11:16where economy grew by on average 5% or below.
11:20Now in the last two quarters,
11:23our economy has grown by above 5.4%.
11:28We aim to push the economic growth to around 6%
11:32in the second half of the year.
11:34So demand will be stronger.
11:37Your business will be flourishing.
11:41Bonus dong buat gue.
11:45Nanti.
11:48Bu Tami, mana buat Tami?
11:51Mana buat Tami?
11:52Nggak ada ya?
11:53Mana Tami?
11:54Tami?
11:55Gimana loh?
11:57Oh di luar ya?
11:58Oh itu di belakang tuh.
12:00Dia bilang,
12:01kalau bisa maju di ekonomi
12:02nanti akan dapat bonus
12:04kalau beli Harley.
12:07saya udah seneng.
12:08Oke, saya beli Harley.
12:10Ada bonusnya.
12:11Diskon lah.
12:12Tapi sekian bilang,
12:14sekian saya bilang,
12:15Pak,
12:15kalau diskon itu gratifikasi.
12:17Jadi nggak boleh.
12:18Bapak harus bayar pada harga penuh.
12:20Ya.
12:21Lama sebuah.
12:22Percuma gue baik-baikin si Tami.
12:26So.
Komentar

Dianjurkan