Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 23 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun konten yang menimbulkan keresahan di media sosial.

Menurutnya, kondisi keamanan nasional tetap aman dan aktivitas masyarakat berlangsung normal.

Ia bahkan mencontohkan pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga ruang-ruang publik tetap ramai dikunjungi masyarakat sebagai bukti bahwa situasi Indonesia tetap kondusif.

Menko Polkam menegaskan pemerintah tidak akan berkompromi terhadap pihak-pihak yang sengaja menyebarkan informasi menyesatkan hingga mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga [FULL] Menko Polkam Tegaskan Indonesia Aman, Hoaks dan Aksi Anarkis Akan Ditindak Tegas di https://www.kompas.tv/video/684037/full-menko-polkam-tegaskan-indonesia-aman-hoaks-dan-aksi-anarkis-akan-ditindak-tegas

Bersama Kapolri dan Jaksa Agung, pemerintah telah menyiapkan langkah penegakan hukum terhadap penyebaran hoaks yang memenuhi unsur pidana.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers menjaga suasana tetap tenang menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga masyarakat dapat merayakannya dengan aman, damai, dan penuh optimisme.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/684039/tak-kompromi-menko-polkam-soal-hoaks-dan-disinformasi-ditindak-hukum-jelang-hut-ri-ke-81-aman
Transkrip
00:00Kadang saya juga berjalan bersama istri saya, melihat ke pasar tradisional, juga aman-aman saja.
00:07Pergi ke mal juga aman-aman saja, bahkan tetap masih banyak.
00:11Mencari tempat parkir saja di mal sudah sangat sulit.
00:14Kalau kita agak terlambat berputar-putar kita mencari tempat parkir.
00:18Artinya, mobilitas penduduk masih berjalan.
00:23Keinginan masyarakat kita juga untuk menghibur dirinya,
00:26untuk melihat situasinya, juga sangat membanggakan kita semua.
00:33Sekali lagi kami mengatakan bahwa
00:39pemerintah, kami tetap menjaga komitmen itu.
00:45Tapi juga saya, kami berharap semuanya,
00:51mari kita jaga.
00:52Jangan memasukkan konten-konten tertentu yang menyebabkan
00:58kekhawatiran masyarakat semakin tinggi.
01:03Kekhawatirannya menjadikan rasa ketakutan.
01:06Rasanya tidak layak itu dilakukan.
01:11Saya mengajak kepada semuanya,
01:13hentikan tindakan-tindakan yang semacam itu,
01:17yang sangat merugikan kehidupan bangsa ke depan,
01:20sangat merugikan kehidupan keseharian masyarakat kita.
01:23Mari kita jaga.
01:25Saya sangat yakin bahwa kehadiran para
01:27para pewarta ini
01:30sangat-sangat menentukan.
01:33Tolong sampaikan ini kepada masyarakat.
01:35Karena keadaan semacam itu tidak bisa kita jaga sendirian.
01:39Kami juga tidak bisa menjaganya itu semua.
01:42Kita harap
01:43semua ikut serta untuk menjaga kekhawatiran ini.
01:50Untuk
01:52ini juga saya meningkatkan kewaspadaan masyarakat
01:55terhadap berita-berita huwak
01:56yang ada di
01:58di media sosial kita.
02:03Ini sangat-sangat mengganggu.
02:05Tidak cukup hanya sekedar itu mengganggu aktivitas kita.
02:09Tapi berita-berita yang semacam itu
02:11justru akan mendapat,
02:13bisa mempulusi
02:14pikiran-pikiran masyarakat kita
02:16bahwa isinya hanya
02:17hanya huwak,
02:18hanya bicara soal
02:20soal
02:22disinformasi,
02:23fitnah,
02:24dan bahkan sampai dengan kebencian.
02:27Apabila sampai dengan betul-betul mempulusi,
02:29membuat pikiran
02:31anak-anak bangsa
02:32akan muncullah
02:34orang-orang yang pesimis
02:36melihat bangsa ini.
02:37Padahal tidak seperti itu.
02:39Tidak seperti itu.
02:40Mari kita ajarkan kepada bangsa
02:42supaya bangsa kita
02:44betul-betul tegar
02:44menghadapi yang seperti ini.
02:47Kami berusaha
02:48untuk juga melihat
02:50kalau nanti terjadi
02:51hal-hal semacam itu
02:52dan masuk dalam kategori
02:55pelanggaran-pelanggaran pidana.
02:57Kami tadi sudah bicara dengan Pak Kapol
02:59dan Pak Jaksa Agung
03:00dia pun tindakan.
03:02Kita tidak bisa membiarkan itu
03:04terus-menerus.
03:05Tidak bisa juga
03:07hanya mengingatkan itu
03:08terus-menerus.
03:09Perlu kami lakukan
03:10tindakan-tindakan
03:11hukum untuk itu.
03:14Dan dalam penegakan hukum
03:16semasa itu
03:16tentunya kami tidak ada kompromi.
03:20Begitu dia mengganggu
03:21kepentingan masyarakat luas,
03:23kita lakukan tindakan-tindakan
03:24yang sangat-sangat
03:26terhukum.
03:27Sehingga kita bisa
03:29menangani seperti itu.
03:32Tidak bisa berlanjut
03:33begitu terus.
03:34Dan kepada siapa-siapapun
03:36yang sering berbuat
03:38seperti itu,
03:38sadar.
03:39Sadar.
03:40Bangsa ini
03:41membutuhkan tenangan.
03:42Ketenangan.
03:45Negeri ini,
03:47bangsa ini,
03:48rakyat ini
03:49membutuhkan ketenangan
03:50dalam menjalani kehidupan
03:52kehidupan mereka masing-masing.
03:55Dan bahkan bangsa ini pun
03:56menurutkan ketenangan
03:57masyarakat untuk membangun
03:59pembagian tugas-tugas
04:00untuk membangun
04:03bangsa ini ke depan.
04:05Oleh karenanya ini,
04:07tolong sadari ini,
04:09hentikan ini
04:10agar kita sama-sama semua
04:13bisa menikmati ketenangan
04:14di bangsa ini.
04:15Dan ketangan semacam ini
04:17sangat dibutuhkan,
04:17apalagi menjelang kita
04:18pada perayaan
04:19ulang tahun kita
04:20yang ke-81
04:22yang akan kita rayakan
04:25sebentar lagi.
04:28Bersama-sama
04:29kita justru harus
04:30dengan tenang,
04:31berbahagia,
04:32bergembira.
04:33Masyarakat kita
04:34tidak perlu
04:34dengan dikotori
04:35dengan masalah-masalah
04:36yang berkaitan
04:37seperti saya sebutkan tadi.
04:39Semoga
04:42Tuhan yang mahasiswa
04:43Allah subhanahu wa ta'ala
04:46memberikan kekuatan
04:47kepada kami,
04:48kepada kita semua,
04:49kepada bangsa ini,
04:50agar kita bisa berjalan
04:52menuju
04:53apa yang kita harapkan.
04:56Negara yang makmur,
04:58negara yang bisa dicita-citakan
04:59oleh kita semua.
05:02Saya kira ini yang perlu
05:03disampaikan pada kesempatan ini
05:04dan
05:05saya berharap
05:06rekan-rekan pers,
05:08rekan-rekan pewarta
05:10bersama-sama.
05:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan