Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Qodari, memaparkan percepatan program jaringan gas bumi (Jargas) sebagai salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Menurutnya, sekitar 72 persen kebutuhan LPG Indonesia masih dipenuhi melalui impor, sementara potensi gas bumi domestik jauh lebih besar.

Karena itu, pemerintah mendorong pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa agar masyarakat memperoleh energi yang lebih murah, praktis, aman, dan berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1,45 juta sambungan rumah (SR) Jargas sepanjang 20252029 melalui pendanaan APBN, KPBU, dan investasi BUMN.

Baca Juga 62 Korban Selamat! Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya, Ungkap Terapung 4 Jam di Laut di https://www.kompas.tv/video/684010/62-korban-selamat-penumpang-kmp-mutiara-sentosa-ii-tiba-di-surabaya-ungkap-terapung-4-jam-di-laut

Selain mengurangi ketergantungan pada LPG impor, program ini diperkirakan mampu menghemat pengeluaran rumah tangga sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per bulan atau Rp600 ribu hingga Rp900 ribu per tahun.

Pemerintah juga menilai pengembangan Jargas akan memperkuat industri gas nasional, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendukung transisi menuju bauran energi yang lebih bersih. (tc 04:33 & 15:37)

Produser: Prayogi Haro

Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/684033/kepala-bakom-qodari-ungkap-program-jargas-kurangi-lpg-impor-hemat-hingga-rp900-ribu-per-tahun
Transkrip
00:00Kau bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor dan memperkuat kemandirian energi nasional.
00:09Agak keluar dari teks teman-teman untuk diketahui bahwa kebutuhan gas kita untuk memasak itu 1 tahun 5 juta metrik
00:21ton.
00:22Tetapi produksi dalam negeri adalah 1,4 juta ton.
00:26Kalau ini kita bicara LPG artinya yang bisa dipenuhi hanya sekitar 30% kurang dan karena itu sisanya diimpor.
00:36Nah LPG itu materinya berbeda dengan jargas karena jargas ini adalah gas bumi, gas bumi ini adalah metana dan etana
00:47sementara LPG adalah propana dan butana.
00:50Saya sudah cek juga Pak Tito memang ketersediaan dalam negeri kita potensi alam kita itu untuk gas alam ya metana
01:01dan etana ini jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan LPG.
01:04Mungkin sekitar 3,4 dari ketersediaan gas di Indonesia adalah kategori gas bumi atau metana dan etana sehingga sebetulnya memang
01:17yang potensial itu adalah metana dan etana.
01:23Walaupun memang ada tantangan dalam distribusi.
01:28Nah ini yang cepat diatasi dengan antara lain jaringan gas.
01:32Kami lanjutkan.
01:34Program ini juga menjadi salah satu wujud nyata hadirnya negara dalam meringankan beban pengeluaran rumah tangga khususnya bagi masyarakat yang
01:42selama ini mengandalkan tabung gas.
01:44Dalam kesempatan ini kami juga menghadirkan Bapak Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan
01:55Rekonstruksi
01:56yang akan memaparkan berbagai upaya pemerintah dalam pemulihan permanen pasca bencana Sumatera.
02:03Sebelum kita lanjutkan mari hadirin kita saksikan terlebih dahulu video berikut ini.
02:25Terima kasih.
02:48Terima kasih.
03:14Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:25Terima kasih.
03:49Terima kasih.
04:18Terima kasih.
04:31Terima kasih.
04:40Terima kasih.
04:54Terima kasih.
05:05Terima kasih.
05:12Terima kasih.
05:14Terima kasih.
05:23Terima kasih.
05:34Terima kasih.
05:46Terima kasih.
05:59Terima kasih.
06:07Terima kasih.
06:21Terima kasih.
06:30Terima kasih.
06:39Terima kasih.
06:52Terima kasih.
07:03Terima kasih.
07:05Terima kasih.
07:07Terima kasih.
07:50Terima kasih.
07:55Terima kasih.
08:02Terima kasih.
08:05Terima kasih.
08:39Terima kasih.
08:43Terima kasih.
09:04Terima kasih.
09:08Terima kasih.
09:41Terima kasih.
09:46Terima kasih.
10:08Terima kasih.
10:18Terima kasih.
10:33Terima kasih.
10:36Terima kasih.
10:38Terima kasih.
10:42Terima kasih.
10:53Terima kasih.
10:55Terima kasih.
11:02Terima kasih.
11:13Terima kasih.
11:14Terima kasih.
11:17Terima kasih.
11:32Terima kasih.
11:34Terima kasih.
11:40Terima kasih.
11:42Terima kasih.
11:44Terima kasih.
11:48Terima kasih.
11:50Terima kasih.
11:51BUMN. Kebutuhan anggaran pembangunan dihitung berdasarkan pendekatan rule of thumb sebesar Rp10.000.000 persambungan rumah atau SR yang akan
12:04menyesuaikan hasil perencanaan teknis, kondisi lapangan, lokasi pembangunan, serta hasil pengadaan.
12:12Bapak-Ibu sekalian, secara nasional gas domestik tersedia untuk mendukung pengembangan jargas yang seperti tadi saya sampaikan, ketersediaan Indonesia sekitar
12:2370-75% dari gas yang ada di BUMN.
12:27Pemerintah terus memastikan kesiapan pasokan secara spesifik pada tiap wilayah berdasarkan empat hal.
12:34Pertama, ketersediaan sumber atau lokasi gas.
12:37Dua, volume dan profil kebutuhan pelanggan.
12:41Ketiga, kesinambungan pasokan selama umur operasi.
12:45Dan keempat, kesiapan jaringan transmisi dan distribusi.
12:50Bagian E, dampak ekonomi, energi, dan lingkungan.
12:55Rekan-rekan media, pembangunan jargas berdampak positif terhadap lingkungan.
13:01Salah satunya karena gas bumi menghasilkan pembakaran yang relatif bersih dan efisien.
13:06Beberapa dampak positif jargas terhadap lingkungan, yakni mengurangi kegiatan transportasi dan distribusi tabung LPG,
13:15menurunkan konsumsi bahan bakar kendaraan pengangkut, serta mengurangi emisi dan kemacetan dari rantai logistik LPG.
13:24Selain itu, jargas meningkatkan efisiensi penggunaan energi di tingkat rumah tangga dan mendukung peralihan menuju bauran energi yang lebih bersih.
13:35Dari sisi ekonomi, pembangunan jargas memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional.
13:42Proyek pembangunan di berbagai wilayah tanah air mendorong kebutuhan tenaga kerja, material, jasa konstruksi, manufaktur, pengawasan, dan pengoperasian.
13:54Program ini juga membuka pasar bagi produsen dalam negeri, khususnya bagi pipa polietilen, pipa baja, metergas, regulator, valve fitting, kompor
14:08gas,
14:09dan pausur, serta jasa konstruksi dan engineering yang sekaligus menjadi nilai tambah bagi penguatan industri gas nasional dari hulu hingga
14:18ke hilir.
14:20F. Manfaat bagi rumah tangga
14:23Rekan-rekan media, program jargas memberikan sejumlah manfaat yang dirasakan masyarakat secara langsung.
14:30Gas tersedia melalui pipa sehingga pelanggan tidak perlu lagi membeli, mengangkat, atau mengganti tabung.
14:38Pelanggan juga bisa mendapatkan pasokan gas lebih praktis dan menggunakan sesuai kebutuhan,
14:44dengan pembayaran sesuai pemakaian yang tercatat pada meter.
14:49Harga pun lebih stabil karena tidak terlalu dipengaruhi oleh distribusi tabung.
14:54Sementara, risiko kelangkaan LPG di tingkat pengecer juga akan berkurang.
14:59Dari sisi keamanan, pemerintah menjamin keamanan jargas dengan penggunaan peralatan berstandar, pengujian kebocoran, pemeriksaan teknis, dan pemeliharaan berkala.
15:11Secara ekonomi, penggunaan jargas dapat menghemat pengeluaran rumah tangga.
15:18Dengan asumsi konsumsi 3 tabung LPG 3 kg per bulan, serta harga jargas sekitar 4.000 per meter kubik,
15:27rumah tangga diperkirakan dapat berhemat antara Rp50.000 sampai dengan Rp80.000 per bulan atau Rp600.000 hingga Rp900.000
15:38per tahun sesuai tarif jargas dan harga LPG di masing-masing daerah.
15:45G. Testimoni dari masyarakat
15:48Rekan-rekan media, kehadiran jargas rumah tangga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,
15:54mulai dari kemudahan di rumah tinggal hingga dukungan bagi kelancaran usaha kecil.
16:00Contohnya Ibu Nesti, warga rumah susun Manis Jaya, Jati Uwung, Tangerang, Banten,
16:06yang telah menggunakan jargas dan PGN selama sekitar 3 tahun.
16:10Tinggal di lantai 3 rumah susun, ia merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi mencari dan mengangkut tabung gas.
16:18Nah ini mak-mak seneng ini.
16:22Jargas juga memberi rasa aman karena sebelumnya ia takut memasang tabung gas sendiri,
16:27termasuk saat memasak sahur di bulan kuasa, tidak lagi khawatir gas tiba-tiba habis.
16:33Sistem pasca bayar PGN dengan harga yang relatif stabil juga membuatnya lebih tenang,
16:39mengelola keuangan rumah tangga, ditambah kemudahan pembayaran melalui e-commerce dan mobile banking.
16:48Bambang Prakosa, warga Sleman, daerah istimewa Yogyakarta juga menyampaikan hal senadar.
16:55Ia merasakan kemudahan dalam menjalankan usahanya setelah menggunakan jargas.
17:00Sebagai pemilik warung makan, ia juga merasa jargas sangat menunjang aktivitas usahanya yang dimulai sebelum subuh.
17:08Bambang mengaku tidak lagi mengalami gas tiba-tiba habis seperti saat masih memakai tabung.
17:16Ia juga menegaskan, belum pernah terjadi insiden apapun di wilayahnya,
17:23sehingga ia bersama warga merasa benar-benar aman dengan jaringan gas di wilayahnya tersebut.
17:30Tak hanya di Yogyakarta, Jayanti Indah, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur,
17:37juga merasakan kepraktisan setelah lima tahun berpindah dari tabung LPG 3 kg ke jargas.
17:45Ia tak perlu repot lagi, membawa-bawa dan mengganti tabung gas,
17:49serta tak khawatir gas habis saat memasak di malam atau dini hari, termasuk bulan Ramadan.
17:55Ia juga menilai jargas jauh lebih hemat,
17:58dengan pelayanan yang aman dan lancar selama lima tahun terakhir,
18:02ditunjang petugas PGN yang rutin mengecek dan mendeteksi potensi kebocoran.
18:10Tiga Romawi penutup, rekan-rekan media,
18:13pemerintah terus memperluas program jaringan gas bumi rumah tangga
18:17sebagai bagian dari upaya diversifikasi energi dan pengurangan tergantungan terhadap LPG import,
18:27dengan target ratusan ribu sambungan rumah hingga 2029.
18:33Program ini telah memberi kemudahan, keamanan, serta penyematan pengeluaran
18:38bagi rumah tangga di berbagai daerah,
18:41sebagaimana disampaikan para pelanggan tadi.
18:45Atas perhatian rekan-rekan media, kami ucapkan terima kasih.
18:48Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
18:51Salam Shafi Om Santi Santi Om Namu Budaya, Salam Kebajikan.
Komentar

Dianjurkan