00:00Kau bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor dan memperkuat kemandirian energi nasional.
00:09Agak keluar dari teks teman-teman untuk diketahui bahwa kebutuhan gas kita untuk memasak itu 1 tahun 5 juta metrik
00:21ton.
00:22Tetapi produksi dalam negeri adalah 1,4 juta ton.
00:26Kalau ini kita bicara LPG artinya yang bisa dipenuhi hanya sekitar 30% kurang dan karena itu sisanya diimpor.
00:36Nah LPG itu materinya berbeda dengan jargas karena jargas ini adalah gas bumi, gas bumi ini adalah metana dan etana
00:47sementara LPG adalah propana dan butana.
00:50Saya sudah cek juga Pak Tito memang ketersediaan dalam negeri kita potensi alam kita itu untuk gas alam ya metana
01:01dan etana ini jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan LPG.
01:04Mungkin sekitar 3,4 dari ketersediaan gas di Indonesia adalah kategori gas bumi atau metana dan etana sehingga sebetulnya memang
01:17yang potensial itu adalah metana dan etana.
01:23Walaupun memang ada tantangan dalam distribusi.
01:28Nah ini yang cepat diatasi dengan antara lain jaringan gas.
01:32Kami lanjutkan.
01:34Program ini juga menjadi salah satu wujud nyata hadirnya negara dalam meringankan beban pengeluaran rumah tangga khususnya bagi masyarakat yang
01:42selama ini mengandalkan tabung gas.
01:44Dalam kesempatan ini kami juga menghadirkan Bapak Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan
01:55Rekonstruksi
01:56yang akan memaparkan berbagai upaya pemerintah dalam pemulihan permanen pasca bencana Sumatera.
02:03Sebelum kita lanjutkan mari hadirin kita saksikan terlebih dahulu video berikut ini.
02:25Terima kasih.
02:48Terima kasih.
03:14Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:25Terima kasih.
03:49Terima kasih.
04:18Terima kasih.
04:31Terima kasih.
04:40Terima kasih.
04:54Terima kasih.
05:05Terima kasih.
05:12Terima kasih.
05:14Terima kasih.
05:23Terima kasih.
05:34Terima kasih.
05:46Terima kasih.
05:59Terima kasih.
06:07Terima kasih.
06:21Terima kasih.
06:30Terima kasih.
06:39Terima kasih.
06:52Terima kasih.
07:03Terima kasih.
07:05Terima kasih.
07:07Terima kasih.
07:50Terima kasih.
07:55Terima kasih.
08:02Terima kasih.
08:05Terima kasih.
08:39Terima kasih.
08:43Terima kasih.
09:04Terima kasih.
09:08Terima kasih.
09:41Terima kasih.
09:46Terima kasih.
10:08Terima kasih.
10:18Terima kasih.
10:33Terima kasih.
10:36Terima kasih.
10:38Terima kasih.
10:42Terima kasih.
10:53Terima kasih.
10:55Terima kasih.
11:02Terima kasih.
11:13Terima kasih.
11:14Terima kasih.
11:17Terima kasih.
11:32Terima kasih.
11:34Terima kasih.
11:40Terima kasih.
11:42Terima kasih.
11:44Terima kasih.
11:48Terima kasih.
11:50Terima kasih.
11:51BUMN. Kebutuhan anggaran pembangunan dihitung berdasarkan pendekatan rule of thumb sebesar Rp10.000.000 persambungan rumah atau SR yang akan
12:04menyesuaikan hasil perencanaan teknis, kondisi lapangan, lokasi pembangunan, serta hasil pengadaan.
12:12Bapak-Ibu sekalian, secara nasional gas domestik tersedia untuk mendukung pengembangan jargas yang seperti tadi saya sampaikan, ketersediaan Indonesia sekitar
12:2370-75% dari gas yang ada di BUMN.
12:27Pemerintah terus memastikan kesiapan pasokan secara spesifik pada tiap wilayah berdasarkan empat hal.
12:34Pertama, ketersediaan sumber atau lokasi gas.
12:37Dua, volume dan profil kebutuhan pelanggan.
12:41Ketiga, kesinambungan pasokan selama umur operasi.
12:45Dan keempat, kesiapan jaringan transmisi dan distribusi.
12:50Bagian E, dampak ekonomi, energi, dan lingkungan.
12:55Rekan-rekan media, pembangunan jargas berdampak positif terhadap lingkungan.
13:01Salah satunya karena gas bumi menghasilkan pembakaran yang relatif bersih dan efisien.
13:06Beberapa dampak positif jargas terhadap lingkungan, yakni mengurangi kegiatan transportasi dan distribusi tabung LPG,
13:15menurunkan konsumsi bahan bakar kendaraan pengangkut, serta mengurangi emisi dan kemacetan dari rantai logistik LPG.
13:24Selain itu, jargas meningkatkan efisiensi penggunaan energi di tingkat rumah tangga dan mendukung peralihan menuju bauran energi yang lebih bersih.
13:35Dari sisi ekonomi, pembangunan jargas memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional.
13:42Proyek pembangunan di berbagai wilayah tanah air mendorong kebutuhan tenaga kerja, material, jasa konstruksi, manufaktur, pengawasan, dan pengoperasian.
13:54Program ini juga membuka pasar bagi produsen dalam negeri, khususnya bagi pipa polietilen, pipa baja, metergas, regulator, valve fitting, kompor
14:08gas,
14:09dan pausur, serta jasa konstruksi dan engineering yang sekaligus menjadi nilai tambah bagi penguatan industri gas nasional dari hulu hingga
14:18ke hilir.
14:20F. Manfaat bagi rumah tangga
14:23Rekan-rekan media, program jargas memberikan sejumlah manfaat yang dirasakan masyarakat secara langsung.
14:30Gas tersedia melalui pipa sehingga pelanggan tidak perlu lagi membeli, mengangkat, atau mengganti tabung.
14:38Pelanggan juga bisa mendapatkan pasokan gas lebih praktis dan menggunakan sesuai kebutuhan,
14:44dengan pembayaran sesuai pemakaian yang tercatat pada meter.
14:49Harga pun lebih stabil karena tidak terlalu dipengaruhi oleh distribusi tabung.
14:54Sementara, risiko kelangkaan LPG di tingkat pengecer juga akan berkurang.
14:59Dari sisi keamanan, pemerintah menjamin keamanan jargas dengan penggunaan peralatan berstandar, pengujian kebocoran, pemeriksaan teknis, dan pemeliharaan berkala.
15:11Secara ekonomi, penggunaan jargas dapat menghemat pengeluaran rumah tangga.
15:18Dengan asumsi konsumsi 3 tabung LPG 3 kg per bulan, serta harga jargas sekitar 4.000 per meter kubik,
15:27rumah tangga diperkirakan dapat berhemat antara Rp50.000 sampai dengan Rp80.000 per bulan atau Rp600.000 hingga Rp900.000
15:38per tahun sesuai tarif jargas dan harga LPG di masing-masing daerah.
15:45G. Testimoni dari masyarakat
15:48Rekan-rekan media, kehadiran jargas rumah tangga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,
15:54mulai dari kemudahan di rumah tinggal hingga dukungan bagi kelancaran usaha kecil.
16:00Contohnya Ibu Nesti, warga rumah susun Manis Jaya, Jati Uwung, Tangerang, Banten,
16:06yang telah menggunakan jargas dan PGN selama sekitar 3 tahun.
16:10Tinggal di lantai 3 rumah susun, ia merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi mencari dan mengangkut tabung gas.
16:18Nah ini mak-mak seneng ini.
16:22Jargas juga memberi rasa aman karena sebelumnya ia takut memasang tabung gas sendiri,
16:27termasuk saat memasak sahur di bulan kuasa, tidak lagi khawatir gas tiba-tiba habis.
16:33Sistem pasca bayar PGN dengan harga yang relatif stabil juga membuatnya lebih tenang,
16:39mengelola keuangan rumah tangga, ditambah kemudahan pembayaran melalui e-commerce dan mobile banking.
16:48Bambang Prakosa, warga Sleman, daerah istimewa Yogyakarta juga menyampaikan hal senadar.
16:55Ia merasakan kemudahan dalam menjalankan usahanya setelah menggunakan jargas.
17:00Sebagai pemilik warung makan, ia juga merasa jargas sangat menunjang aktivitas usahanya yang dimulai sebelum subuh.
17:08Bambang mengaku tidak lagi mengalami gas tiba-tiba habis seperti saat masih memakai tabung.
17:16Ia juga menegaskan, belum pernah terjadi insiden apapun di wilayahnya,
17:23sehingga ia bersama warga merasa benar-benar aman dengan jaringan gas di wilayahnya tersebut.
17:30Tak hanya di Yogyakarta, Jayanti Indah, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur,
17:37juga merasakan kepraktisan setelah lima tahun berpindah dari tabung LPG 3 kg ke jargas.
17:45Ia tak perlu repot lagi, membawa-bawa dan mengganti tabung gas,
17:49serta tak khawatir gas habis saat memasak di malam atau dini hari, termasuk bulan Ramadan.
17:55Ia juga menilai jargas jauh lebih hemat,
17:58dengan pelayanan yang aman dan lancar selama lima tahun terakhir,
18:02ditunjang petugas PGN yang rutin mengecek dan mendeteksi potensi kebocoran.
18:10Tiga Romawi penutup, rekan-rekan media,
18:13pemerintah terus memperluas program jaringan gas bumi rumah tangga
18:17sebagai bagian dari upaya diversifikasi energi dan pengurangan tergantungan terhadap LPG import,
18:27dengan target ratusan ribu sambungan rumah hingga 2029.
18:33Program ini telah memberi kemudahan, keamanan, serta penyematan pengeluaran
18:38bagi rumah tangga di berbagai daerah,
18:41sebagaimana disampaikan para pelanggan tadi.
18:45Atas perhatian rekan-rekan media, kami ucapkan terima kasih.
18:48Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
18:51Salam Shafi Om Santi Santi Om Namu Budaya, Salam Kebajikan.
Komentar