00:00menguat dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025
00:03namun tumbuh melambat dibandingkan dengan triwulan 1 tahun 2026
00:09kemudian negara Amerika Serikat
00:13tumbuh melambat dibandingkan triwulan 1 tahun 2026
00:17dan tumbuh stagnan dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025
00:22serta negara Tiongkok tumbuh melambat
00:25baik dibandingkan dengan triwulan 1-2026 dan triwulan 2-2025.
00:33Dengan demikian, perekonomi beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap tumbuh.
00:46Selanjutnya adalah catatan terkait dengan kinerja perdagangan global.
00:51Pada triwulan 2-2026, nilai perdagangan global barang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan jasa.
01:00Secara global, berdasarkan laporan World Economic Outlook pada bulan Juli 2026 yang dirilis oleh IMF,
01:10perdagangan barang dan jasa diperkirakan tumbuh melambat sepanjang tahun 2026.
01:17Secara umum, perkembangan komoditas terutama perdagangan Indonesia pada triwulan 2-2026 cenderung meningkat.
01:29Harga minyak kelapa sawit, biji besi, batu bara, nikel, dan minyak mentah
01:35mengalami peningkatan baik secara key-to-key maupun year-on-year.
01:40Sementara harga gas alam mengalami penurunan baik secara key-to-key maupun year-on-year.
01:53Dari sisi domestik, kinerja perekonomian pada triwulan 2-2026 terkait dengan beberapa peristiwa berikut.
02:03Yang pertama, konsumsi masyarakat terus tumbuh tercemin dari konsumsi perkapita kelompok restoran dan hotel,
02:11yang pada triwulan 2-2026 ini tumbuh sebesar 11,97 persen secara year-on-year.
02:21Kemudian nilai impor barang konsumsi juga tumbuh 27,15 persen secara year-on-year.
02:30Volumen penjualan sepeda motor dan mobil penumpang masing-masing tumbuh sebesar 6,62 persen dan 25,50 persen secara year
02:43-on-year.
02:44Nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit juga tumbuh secara year-on-year.
02:52Indikator lainnya seperti transaksi online dari e-retail dan marketplace,
02:58yang dikumpulkan oleh BPS juga tumbuh sebesar 35,13 persen secara year-on-year.
03:06Selain itu, pada triwulan 2-2026 juga terdapat pemberian gaji ke-13 bagi pegawai negeri, ISN, TNI, Polri, dan pensiunan.
03:20Aktivitas produksi juga secara umum tumbuh, jadi indeks kondisi bisnis manufaktur,
03:27IKBM berada pada zona ekspansi sebesar 52,31 persen.
03:36Pro Manufacturing Index atau PMI Bank Indonesia berada di zona ekspansi juga yaitu sebesar 51,43 persen.
03:49Rata-rata indeks kepercayaan industri IKI selama triwulan 2-2026 mencapai 52,74.
04:00Kemudian nilai impor bahan baku primer dan olahan untuk industri
04:06masing-masing tumbuh sebesar 45,69 persen dan 15,51 persen secara year-on-year.
04:15Penjualan listrik pada triwulan 2-2026 tumbuh sebesar 13,01 persen year-on-year,
04:24didorong oleh distribusi listrik ke rumah tangga meningkat sebesar 16,92 persen,
04:33bisnis 14,28 persen, dan industri sebesar 7,59 persen secara year-on-year.
04:42Penjualan mobil, wholesale, dan retail masing-masing meningkat 32,94 persen dan 21,94 persen.
04:54Tingkat penghunian kamar atau TPK pada hotel berbintang sebesar 51,29 persen,
05:03meningkat 2,87 poin dari triwulan 2 tahun 2025 sebesar 48,42 persen.
05:18Selain itu, realisasi investasi dalam negeri dan realisasi investasi asing
05:25pada triwulan 2 tahun 2026 tumbuh 7,14 persen secara year-on-year.
05:33Di sisi lain, realisasi investasi di bidang hilirisasi untuk triwulan 2 tahun 2026
05:40sebesar 152,7 triliun atau meningkat 5,72 persen secara year-on-year.
05:51Pada saat yang sama, impor barang-barang modal dan belanja modal pemerintah APBN
05:57juga tumbuh secara year-on-year.
06:00Terakhir, kebijakan ekonomi seperti pengendalian invasi, tingkat suku bunga acuan,
06:10paket stimulus untuk mendorong konsumsi, serta kebijakan efisiensi belanja negara
06:16turut mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
06:25Selanjutnya, saya akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026.
06:35Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto PDB pada triwulan 2 tahun 2026
06:45atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.552,1 triliun
06:53atas harga konstan Rp3.576,2 triliun
07:00sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 2 tahun 2026
07:07bila dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025 atau secara year-on-year
07:13tumbuh sebesar 5,29 persen.
07:19Bila dibandingkan dengan triwulan 1 tahun 2026 atau secara kitu-ki
07:25tumbuh sebesar 3,73 persen.
07:31Dan bila dibandingkan dengan semester 1 2025 atau secara situsi
07:37tumbuh sebesar 5,45 persen.
07:45Selanjutnya, saya akan menyampaikan perkembangan ekonomi Indonesia
07:49sejak triwulan 1 tahun 2021 sampai dengan triwulan 2 tahun 2026.
07:55Secara kitu-ki pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 tumbuh sebesar 3,73 persen.
08:03Pertumbuhan ekonomi secara kitu-ki ini sejalan dengan pola yang terjadi di tahun-tahun yang sebelumnya.
08:09Secara year-on-year, ekonomi triwulan 2 tahun 2026 tumbuh 5,29 persen dibandingkan dengan triwulan yang sama di tahun
08:20sebelumnya.
08:23Pertumbuhan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025 yang tumbuh sebesar 5,12 persen.
08:36Selanjutnya, saya akan menyampaikan pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025 atau secara year-on
08:45-year.
08:49Pertumbuhan ini saya akan menyampaikan pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025.
08:59Pertama, dari sisi lapangan usaha pada triwulan 2 tahun 2026, secara year-on-year seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali
09:10lapangan usaha pertambangan.
09:12Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB, yaitu industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.
09:27Total kelima lapangan usaha tersebut mencakup sekitar 63,73 persen dari total PDB Indonesia.
09:37Lapangan usaha yang tumbuh tinggi, yaitu yang pertama pengadaan listrik dan gas, masih tumbuh sebesar 10,81 persen.
09:49Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan penjualan listrik untuk semua segmen konsumen,
09:56utamanya segmen rumah tangga, bisnis, dan industri.
10:02Yang kedua, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 10,60 persen didorong oleh peningkatan okupansi hotel dan peningkatan kinerja jasa
10:17Boga
10:17sejalan dengan semakin luasnya jangkauan penerima manfaat dari program makan bergisi gratis atau MBG.
10:27Informasi dan komunikasi tumbuh 6,97 persen, ditopang oleh semakin luasnya pemanfaatan jasa telekomunikasi di berbagai sektor
10:38seperti kesehatan, pendidikan, dan perdagangan, dan lainnya.
10:43Di sisi lain, lapangan usaha pertambangan terkontraksi sebesar 1,64 persen disebabkan oleh pertama pertambangan biji logam
10:54terkontraksi sebesar 9,42 persen akibat penurunan produksi beberapa komoditas tambang
11:01seperti biji boksit, biji timah, biji nikel.
11:06Selain itu juga belum pulihnya operasi tambang bawah tanah di Grossberg Blok Kev di Provinsi Papua Tengah
11:17pasca Insider Longsor atau Aliran Lumpur pada September tahun 2025.
11:24Pertambangan batu bara dan lignit juga terkontraksi sebesar 1,41 persen disebabkan oleh penataan kuota produksi
11:33melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya RKAB tahun 2025, maaf, tahun 2026
11:42sebagai upaya menjaga kesimbangan pasokan dan mendorong perbaikan price batu bara di pasar internasional.
11:50Pertambangan minyak gas dan panas bumi terkontraksi sebesar 2,15 persen
11:59disebabkan penurunan tingkat alamiah produktivitas sumur migas
12:04serta minimnya penemuan cadangan migas baru.
12:10Jika dilihat dari sumber pertumbuhannya, pada triwulan 2,2026
12:17lapangan usaha industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 0,90 persen
12:26Selain itu pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh lapangan usaha perdagangan
12:32dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,83 persen
12:38konstruksi dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,62 persen
12:56Selanjutnya saya akan menyampaikan penjelasan lebih detail terkait perkembangan pertumbuhan beberapa lapangan usaha
13:04Yang pertama industri pengolahan tumbuh didorong oleh permintaan domestik dan luar negeri
13:12Industri makanan dan minuman tumbuh 6,51 persen ditopang oleh peningkatan permintaan domestik dan luar negeri
13:24Seperti ikan olahan, daging ayam, susu dan produk dari susu
13:29Yang kedua industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik
13:38tumbuh 8,04 persen seiring dengan peningkatan permintaan luar negeri
13:46untuk komponen barang elektronik, baterai dan peralatan listrik
13:51Yang ketiga industri kimia farmasi dan obat tradisional
13:57tumbuh 4,99 persen didorong oleh peningkatan permintaan domestik dan luar negeri untuk bahan kimia
14:05Sementara itu perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor
14:12tumbuh sebesar 6,39 persen year on year
14:16Didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan dan penjualan kendaraan antara lain
14:23Peningkatan distribusi barang karena meningkatnya suple produk domestik pertanian dan industri pengolahan
14:31serta produk impor
14:33Yang kedua peningkatan penjualan mobil dan sepeda motor terutama mobil niaga
14:40Konstruksi tumbuh menguat 6,68 persen
14:45sejalan dengan peningkatan aktivitas konstruksi dan investasi
14:52Hal ini didorong oleh peningkatan realisasi belanja modal pemerintah
14:59untuk gedung dan bangunan
15:01serta jalan irigasi dan jaringan
15:04Peningkatan penyaluran kredit konstruksi oleh perbankan
15:10terhadap para pengembang yang melakukan ekspansi kawasan industri dan perumahan
15:16serta peningkatan realisasi konstruksi pembangunan infrastruktur
15:23kooperasi desa atau kelurahan merah putih KDKMP
15:29Kemudian informasi dan komunikasi tumbuh 6,97 persen
15:35didorong oleh adanya peningkatan aktivitas ekonomi digital
15:40Peningkatan pendapatan usaha pada beberapa perusahaan telekomunikasi
15:46seiring dengan peningkatan trafik data
15:49Kemudian juga peningkatan volume transaksi perdagangan digital atau e-commerce
15:55dari dan pembayaran digital terutama pada transaksi mobile dan internet
16:01Itu tadi pernyataan dari Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS Muhammad Edy Mahmud
16:08terkait dengan pertumbuhan ekonomi tribulan 2 tahun 2026
16:12Dari BPS menyebutkan bahwa terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi year on year
16:19dibandingkan tribulan 2 tahun 2025
16:22yakni tahun 2026 menjadi 5,29 persen
16:28Yang sebelumnya di tribulan 2 tahun 2025 sebesar 5,12 persen
16:34Dan saat ini BPS masih menjelaskan beberapa peningkatan pertumbuhan ekonomi
16:40dari sejumlah sektor
16:42Salah satu sektor yang menjadi tumpuhan
16:45yakni pengolahan perdagangan pertanian
16:48dan juga pengadaan listrik dan gas
16:50namun kecuali terkait dengan pertambangan
16:53Saat ini juga tercatat terjadi peningkatan
16:58terkait dengan beberapa kebijakan ekonomi
17:02peningkatan suku bunga acuan
17:04dan juga stimulus ekonomi
17:06dari pemerintah yang diklaim dapat menjaga stabilitas ekonomi
17:10nasional
17:11terima kasih
17:12terima kasih
17:14terima kasih
17:14terima kasih
Komentar