Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2025.

Dalam paparannya, BPS menyampaikan sejumlah perkembangan ekonomi global yang turut memengaruhi kinerja ekonomi nasional, termasuk proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, kondisi negara mitra dagang utama, serta capaian ekonomi beberapa negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Korea Selatan.

#BPS #pertumbuhanekonomi #triwulanII

Baca Juga Indonesia Net-Zero Summit 2026 Dorong Aksi Nyata Transisi Energi dan Target Net-Zero di https://www.kompas.tv/advertorial/684015/indonesia-net-zero-summit-2026-dorong-aksi-nyata-transisi-energi-dan-target-net-zero



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684018/bps-catat-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-29-persen-pada-triwulan-ii-kompas-siang
Transkrip
00:00menguat dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025
00:03namun tumbuh melambat dibandingkan dengan triwulan 1 tahun 2026
00:09kemudian negara Amerika Serikat
00:13tumbuh melambat dibandingkan triwulan 1 tahun 2026
00:17dan tumbuh stagnan dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025
00:22serta negara Tiongkok tumbuh melambat
00:25baik dibandingkan dengan triwulan 1-2026 dan triwulan 2-2025.
00:33Dengan demikian, perekonomi beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap tumbuh.
00:46Selanjutnya adalah catatan terkait dengan kinerja perdagangan global.
00:51Pada triwulan 2-2026, nilai perdagangan global barang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan jasa.
01:00Secara global, berdasarkan laporan World Economic Outlook pada bulan Juli 2026 yang dirilis oleh IMF,
01:10perdagangan barang dan jasa diperkirakan tumbuh melambat sepanjang tahun 2026.
01:17Secara umum, perkembangan komoditas terutama perdagangan Indonesia pada triwulan 2-2026 cenderung meningkat.
01:29Harga minyak kelapa sawit, biji besi, batu bara, nikel, dan minyak mentah
01:35mengalami peningkatan baik secara key-to-key maupun year-on-year.
01:40Sementara harga gas alam mengalami penurunan baik secara key-to-key maupun year-on-year.
01:53Dari sisi domestik, kinerja perekonomian pada triwulan 2-2026 terkait dengan beberapa peristiwa berikut.
02:03Yang pertama, konsumsi masyarakat terus tumbuh tercemin dari konsumsi perkapita kelompok restoran dan hotel,
02:11yang pada triwulan 2-2026 ini tumbuh sebesar 11,97 persen secara year-on-year.
02:21Kemudian nilai impor barang konsumsi juga tumbuh 27,15 persen secara year-on-year.
02:30Volumen penjualan sepeda motor dan mobil penumpang masing-masing tumbuh sebesar 6,62 persen dan 25,50 persen secara year
02:43-on-year.
02:44Nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit juga tumbuh secara year-on-year.
02:52Indikator lainnya seperti transaksi online dari e-retail dan marketplace,
02:58yang dikumpulkan oleh BPS juga tumbuh sebesar 35,13 persen secara year-on-year.
03:06Selain itu, pada triwulan 2-2026 juga terdapat pemberian gaji ke-13 bagi pegawai negeri, ISN, TNI, Polri, dan pensiunan.
03:20Aktivitas produksi juga secara umum tumbuh, jadi indeks kondisi bisnis manufaktur,
03:27IKBM berada pada zona ekspansi sebesar 52,31 persen.
03:36Pro Manufacturing Index atau PMI Bank Indonesia berada di zona ekspansi juga yaitu sebesar 51,43 persen.
03:49Rata-rata indeks kepercayaan industri IKI selama triwulan 2-2026 mencapai 52,74.
04:00Kemudian nilai impor bahan baku primer dan olahan untuk industri
04:06masing-masing tumbuh sebesar 45,69 persen dan 15,51 persen secara year-on-year.
04:15Penjualan listrik pada triwulan 2-2026 tumbuh sebesar 13,01 persen year-on-year,
04:24didorong oleh distribusi listrik ke rumah tangga meningkat sebesar 16,92 persen,
04:33bisnis 14,28 persen, dan industri sebesar 7,59 persen secara year-on-year.
04:42Penjualan mobil, wholesale, dan retail masing-masing meningkat 32,94 persen dan 21,94 persen.
04:54Tingkat penghunian kamar atau TPK pada hotel berbintang sebesar 51,29 persen,
05:03meningkat 2,87 poin dari triwulan 2 tahun 2025 sebesar 48,42 persen.
05:18Selain itu, realisasi investasi dalam negeri dan realisasi investasi asing
05:25pada triwulan 2 tahun 2026 tumbuh 7,14 persen secara year-on-year.
05:33Di sisi lain, realisasi investasi di bidang hilirisasi untuk triwulan 2 tahun 2026
05:40sebesar 152,7 triliun atau meningkat 5,72 persen secara year-on-year.
05:51Pada saat yang sama, impor barang-barang modal dan belanja modal pemerintah APBN
05:57juga tumbuh secara year-on-year.
06:00Terakhir, kebijakan ekonomi seperti pengendalian invasi, tingkat suku bunga acuan,
06:10paket stimulus untuk mendorong konsumsi, serta kebijakan efisiensi belanja negara
06:16turut mempertahankan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
06:25Selanjutnya, saya akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026.
06:35Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto PDB pada triwulan 2 tahun 2026
06:45atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.552,1 triliun
06:53atas harga konstan Rp3.576,2 triliun
07:00sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 2 tahun 2026
07:07bila dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025 atau secara year-on-year
07:13tumbuh sebesar 5,29 persen.
07:19Bila dibandingkan dengan triwulan 1 tahun 2026 atau secara kitu-ki
07:25tumbuh sebesar 3,73 persen.
07:31Dan bila dibandingkan dengan semester 1 2025 atau secara situsi
07:37tumbuh sebesar 5,45 persen.
07:45Selanjutnya, saya akan menyampaikan perkembangan ekonomi Indonesia
07:49sejak triwulan 1 tahun 2021 sampai dengan triwulan 2 tahun 2026.
07:55Secara kitu-ki pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 tumbuh sebesar 3,73 persen.
08:03Pertumbuhan ekonomi secara kitu-ki ini sejalan dengan pola yang terjadi di tahun-tahun yang sebelumnya.
08:09Secara year-on-year, ekonomi triwulan 2 tahun 2026 tumbuh 5,29 persen dibandingkan dengan triwulan yang sama di tahun
08:20sebelumnya.
08:23Pertumbuhan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025 yang tumbuh sebesar 5,12 persen.
08:36Selanjutnya, saya akan menyampaikan pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025 atau secara year-on
08:45-year.
08:49Pertumbuhan ini saya akan menyampaikan pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 dibandingkan dengan triwulan 2 tahun 2025.
08:59Pertama, dari sisi lapangan usaha pada triwulan 2 tahun 2026, secara year-on-year seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali
09:10lapangan usaha pertambangan.
09:12Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB, yaitu industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.
09:27Total kelima lapangan usaha tersebut mencakup sekitar 63,73 persen dari total PDB Indonesia.
09:37Lapangan usaha yang tumbuh tinggi, yaitu yang pertama pengadaan listrik dan gas, masih tumbuh sebesar 10,81 persen.
09:49Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan penjualan listrik untuk semua segmen konsumen,
09:56utamanya segmen rumah tangga, bisnis, dan industri.
10:02Yang kedua, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 10,60 persen didorong oleh peningkatan okupansi hotel dan peningkatan kinerja jasa
10:17Boga
10:17sejalan dengan semakin luasnya jangkauan penerima manfaat dari program makan bergisi gratis atau MBG.
10:27Informasi dan komunikasi tumbuh 6,97 persen, ditopang oleh semakin luasnya pemanfaatan jasa telekomunikasi di berbagai sektor
10:38seperti kesehatan, pendidikan, dan perdagangan, dan lainnya.
10:43Di sisi lain, lapangan usaha pertambangan terkontraksi sebesar 1,64 persen disebabkan oleh pertama pertambangan biji logam
10:54terkontraksi sebesar 9,42 persen akibat penurunan produksi beberapa komoditas tambang
11:01seperti biji boksit, biji timah, biji nikel.
11:06Selain itu juga belum pulihnya operasi tambang bawah tanah di Grossberg Blok Kev di Provinsi Papua Tengah
11:17pasca Insider Longsor atau Aliran Lumpur pada September tahun 2025.
11:24Pertambangan batu bara dan lignit juga terkontraksi sebesar 1,41 persen disebabkan oleh penataan kuota produksi
11:33melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya RKAB tahun 2025, maaf, tahun 2026
11:42sebagai upaya menjaga kesimbangan pasokan dan mendorong perbaikan price batu bara di pasar internasional.
11:50Pertambangan minyak gas dan panas bumi terkontraksi sebesar 2,15 persen
11:59disebabkan penurunan tingkat alamiah produktivitas sumur migas
12:04serta minimnya penemuan cadangan migas baru.
12:10Jika dilihat dari sumber pertumbuhannya, pada triwulan 2,2026
12:17lapangan usaha industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 0,90 persen
12:26Selain itu pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh lapangan usaha perdagangan
12:32dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,83 persen
12:38konstruksi dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,62 persen
12:56Selanjutnya saya akan menyampaikan penjelasan lebih detail terkait perkembangan pertumbuhan beberapa lapangan usaha
13:04Yang pertama industri pengolahan tumbuh didorong oleh permintaan domestik dan luar negeri
13:12Industri makanan dan minuman tumbuh 6,51 persen ditopang oleh peningkatan permintaan domestik dan luar negeri
13:24Seperti ikan olahan, daging ayam, susu dan produk dari susu
13:29Yang kedua industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik
13:38tumbuh 8,04 persen seiring dengan peningkatan permintaan luar negeri
13:46untuk komponen barang elektronik, baterai dan peralatan listrik
13:51Yang ketiga industri kimia farmasi dan obat tradisional
13:57tumbuh 4,99 persen didorong oleh peningkatan permintaan domestik dan luar negeri untuk bahan kimia
14:05Sementara itu perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor
14:12tumbuh sebesar 6,39 persen year on year
14:16Didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan dan penjualan kendaraan antara lain
14:23Peningkatan distribusi barang karena meningkatnya suple produk domestik pertanian dan industri pengolahan
14:31serta produk impor
14:33Yang kedua peningkatan penjualan mobil dan sepeda motor terutama mobil niaga
14:40Konstruksi tumbuh menguat 6,68 persen
14:45sejalan dengan peningkatan aktivitas konstruksi dan investasi
14:52Hal ini didorong oleh peningkatan realisasi belanja modal pemerintah
14:59untuk gedung dan bangunan
15:01serta jalan irigasi dan jaringan
15:04Peningkatan penyaluran kredit konstruksi oleh perbankan
15:10terhadap para pengembang yang melakukan ekspansi kawasan industri dan perumahan
15:16serta peningkatan realisasi konstruksi pembangunan infrastruktur
15:23kooperasi desa atau kelurahan merah putih KDKMP
15:29Kemudian informasi dan komunikasi tumbuh 6,97 persen
15:35didorong oleh adanya peningkatan aktivitas ekonomi digital
15:40Peningkatan pendapatan usaha pada beberapa perusahaan telekomunikasi
15:46seiring dengan peningkatan trafik data
15:49Kemudian juga peningkatan volume transaksi perdagangan digital atau e-commerce
15:55dari dan pembayaran digital terutama pada transaksi mobile dan internet
16:01Itu tadi pernyataan dari Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS Muhammad Edy Mahmud
16:08terkait dengan pertumbuhan ekonomi tribulan 2 tahun 2026
16:12Dari BPS menyebutkan bahwa terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi year on year
16:19dibandingkan tribulan 2 tahun 2025
16:22yakni tahun 2026 menjadi 5,29 persen
16:28Yang sebelumnya di tribulan 2 tahun 2025 sebesar 5,12 persen
16:34Dan saat ini BPS masih menjelaskan beberapa peningkatan pertumbuhan ekonomi
16:40dari sejumlah sektor
16:42Salah satu sektor yang menjadi tumpuhan
16:45yakni pengolahan perdagangan pertanian
16:48dan juga pengadaan listrik dan gas
16:50namun kecuali terkait dengan pertambangan
16:53Saat ini juga tercatat terjadi peningkatan
16:58terkait dengan beberapa kebijakan ekonomi
17:02peningkatan suku bunga acuan
17:04dan juga stimulus ekonomi
17:06dari pemerintah yang diklaim dapat menjaga stabilitas ekonomi
17:10nasional
17:11terima kasih
17:12terima kasih
17:14terima kasih
17:14terima kasih
Komentar

Dianjurkan