00:00Apa salahnya, Gagap?
00:01Hii, mau bangkir utang.
00:03Jatuh temponya masih tiga hari lagi, kan?
00:06Kau bawa itu ke sini teriak-teriak buat apa?
00:08Bawa surat itu dan pergi.
00:10Oh, aku mau lihat gimana caranya kamu dapat 40 ribu dalam tiga hari.
00:17Sayang, tunggu aku. Aku pergi.
00:23Suamiku, kita cari 40 ribu dari mana?
00:30Ini kenangan-kenangan peninggalan ibuku.
00:32Kamu gadekan saja.
00:38Enggak, ini kesalahanku.
00:40Kutanggung sendiri.
00:46Besar mulut lagi.
00:47Mana bisa dapat 40 ribu dalam tiga hari?
00:50Mungkin hubungan kami akan berakhir di sini.
01:03Kenapa anak itu makan rumput?
01:05Katanya dia utang ke Tuan Andre.
01:07Kalau tiga hari gak bayar, rumah, tanah, istri jadi milik Tuan Andre.
01:13Oh, jadi dia pecundang boros itu.
01:16Eh, tapi aku dengar.
01:18Dia dulu dapat warisan banyak.
01:20Diamburkan semua sampai harus makan rumput sekarang.
01:23Cih, tahu rasa.
01:25Benar.
01:29Pembosial.
01:35Rasanya pas.
01:37Benar ini.
01:38Ngapain di sini, pecundang boros?
01:43Amar.
01:45Panggil aku kakak.
01:47Eh, buat apa?
01:49Bukan yang menyalahkan.
01:50Tapi berhentilah jadi pengangguran.
01:54Bukannya kita sama.
01:56Aku sudah memutuskan.
01:58Aku gak mau pengangguran lagi.
01:59Jadi, aku sudah punya rencana.
02:02Bantu aku menggali akar rumput.
02:04Suatu hari, ku bantu kau jadi kaya.
02:06Akar rumput?
02:07Ya.
02:08Jadi kaya?
02:08Ya.
02:09Kau gila ya?
02:12Dasar pemalas.
02:14Nanti aku tunjukkan apa itu kekuatan kimia.
02:17Terima kasih.
02:20Terima kasih.
Komentar