Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEDAN, KOMPAS.TV - Tim gabungan menemukan korban terakhir yang dinyatakan hilang akibat ledakan rumah di Komplek Grand Polonia, Medan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

Korban ditemukan tertimpa puing-puing bangunan di lantai dua rumah saat alat berat yang sejak kemarin diterjunkan terus melakukan penyisiran.

Dengan ditemukannya korban ketiga, seluruh korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Selanjutnya, polisi fokus pada investigasi.

Sementara itu, rekaman CCTV memperlihatkan saat ledakan dahsyat terjadi di sebuah rumah di Kompleks Polonia, Medan, Senin kemarin.

Serpihan material rumah berserakan, mulai dari kaca hingga asbes langit-langit rumah yang hancur.

Suara ledakan terdengar hingga radius beberapa ratus meter.

Informasi lebih lengkap terkait operasi pencarian korban ledakan rumah di Medan, kita sudah bersama Jurnalis KompasTV Emirsyah Purba dan Juru Kamera Dedy Ginting.

Baca Juga Update Ledakan Rumah di Medan: Korban Terakhir Ditemukan Meninggal Dunia di https://www.kompas.tv/regional/681655/update-ledakan-rumah-di-medan-korban-terakhir-ditemukan-meninggal-dunia

#rumahmeledak #medan #korban

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681664/korban-terakhir-ledakan-rumah-grand-polonia-medan-ditemukan-meninggal-kompas-malam
Transkrip
00:00Kita langsung ke informasi pertama saudara.
00:02Tim gabungan menemukan korban terakhir yang dinyatakan hilang
00:05akibat ledakan rumah di komplek Grand Polonia Medan.
00:09Korban ditemukan dalam kondisi meninggal.
00:18Korban ditemukan tertimpa puing-puing bangunan di lantai dua rumah
00:22saat alat berat yang sejak kemarin diterjunkan terus melakukan penyisiran.
00:26Dengan ditemukannya korban ketiga, seluruh korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
00:33Selanjutnya polisi fokus pada investigasi.
00:43Korban ke-6 dan terakhir sudah dapat dievakuasi.
00:50Sudah dapat dievakuasi dan saat ini dibawa ke rumah sakit,
00:55salah satu rumah sakit di Kota Medan.
00:56Dan saat ini kami juga sudah bersama ada satu tambahan lagi dari teman-teman PGN
01:02untuk melakukan asesmen atau melakukan investigasi bersama.
01:12Sementara itu saudara rekaman CCTV memperlihatkan saat ledakan dahsyat terjadi di sebuah rumah
01:18di kompleks Polonia Medan Senin kemarin.
01:21Serpihan material rumah berserakan, mulai dari kaca hingga asbes langit-langit rumah yang hancur.
01:28Suara ledakan terdengar hingga radius beberapa ratus meter.
01:43Tim gabungan hingga selasa sore terus melakukan penyelidikan terkait dengan ledakan yang menewaskan tiga orang di kompleks Grand Polonia.
01:52Hasil pemeriksaan awal, lapor Polda Sumut mengungkap jika sumber ledakan dipastikan berasal dari dalam rumah.
01:59Berdasarkan hasil pemeriksaan lewat gas detektor, bahkan ditemukan adanya konsentrasi yang bervariasi di dapur tempat kompor tanam.
02:15Nah, di dapur kita temukan di sana ada kompor tanam dan juga pintu-pintu yang terbuka.
02:22Nah, hasil untuk pertama yang kita temukan di sana dengan gas detektor, kita menemukan ada konsentrasi bervariasi di dapur itu.
02:30Ada sekitar paling tidak 10 persen LOL-nya ya.
02:36Jadi itu dalam konsentrasi itu harusnya gas itu bisa terdetonasi.
02:42Sebelumnya, saudara pihak perusahaan gas negara area medan menyampaikan PGN telah mendatangi rumah yang meledak di Grand Polonia untuk melakukan
02:50deteksi gas.
02:51PGN sebut di lokasi ledakan tak terdeteksi gas metana.
03:02Hasil deteksi yang dilakukan PGN baik di lantai 1 juga di lantai 2 rumah menunjukkan 0 ppm atau mengindikasikan tak
03:11terdeteksi gas metana.
03:13Namun PGN tetap menunggu hasil investigasi dari polisi untuk mengukah penyebab ledakan.
03:24Dari rilis yang diterima Kompas TV Saudara, area head PGN Medan Agus Kurniawan menyatakan berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan
03:33oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang.
03:37Pada malam ini di lokasi kejadian termasuk area lantai 1 maupun lantai 2 menunjukkan 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya
03:46kandungan gas metana di area kejadian.
03:57Informasi lebih lengkap terkait dengan operasi pencarian korban ledakan rumah di Medan.
04:01Kita sudah bersama dengan Kepala Kantor Sar Kelas A Medan, ada Pak Heri Marantika.
04:07Selamat malam Pak Heri.
04:33Mohon maaf saudara karena ada sedikit gangguan kita akan beralih ke jurnalis Kompas TV yang juga memantau proses evakuasi yang
04:41dilakukan di Medan Sumatera Utara.
04:44Kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV, ada Emir Syah Purba di sana.
04:49Selamat malam Emir Syah.
04:52Selamat malam Gali.
04:54Emir, pada malam hari ini ataupun pada selasa malam ini sejumlah korban ataupun semua korban ini sudah berhasil evakuasi.
05:04Ya benar sekali Gali dan juga saudara memang ketiga korban atau korban ketiga atau korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan.
05:14Hilang, ditemukan tidak jauh dari tempat korban kedua ditemukan.
05:19Yang mana saya informasikan kepada Anda saudara, korban kedua tadinya berhasil evakuasi pada pukul 15.30 waktu Indonesia Barat
05:29dan kemudian disusul oleh korban ketiga yang berhasil ditemukan dan juga berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
05:38Dan korban ditemukan tertimpa dengan kondisi tertimpa puing-puing bangunan di lantai dua rumah.
05:44Saat alat berat yang sejak kemarin diserkan terus melakukan penyisiran.
05:49Dengan ditemukannya korban ketiga meninggal dunia ini, itu artinya seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, saudara,
05:58seluruhnya berhasil ditemukan dan dievakuasi.
06:02Kapolres Tabis Medan, Kompes Paul J. Calvin S. Banjuntak mengungkapkan dengan ditemukannya korban ketiga ini,
06:09maka proses pencarian dan juga penyisiran di tempat kejadian terkara dipastikan, dihentikan.
06:17Pihaknya kini fokus pada investigasi yang dilakukan bersama dengan pihak terkait.
06:24Penyelidikan penyeluruh terkait dengan penyebab pasti ledakan yang terjadi di salah satu rumah di Grand Polonia ini,
06:34akan nantinya langsung dilakukan dan dimulai dengan olah tempat kejadian perkara awal
06:39yang dilakukan Inafis Polres Tabis Medan dan Beat Lover, Polda Sumut Bali.
06:45Semua korban sudah berhasil evakuasi dan semuanya dibawa ke rumah sakit,
06:50polisi pun juga akan segera melakukan investigasi dan juga olah tempat kejadian perkara.
06:55Kapan rencana akan dilakukan, Emir?
06:58Ya, tentu Gali dan juga Saudara, seperti yang saya katakan tadi saat ini,
07:03semua korban telah berhasil evakuasi dan proses pencarian evakuasi secara resmi dihentikan oleh pihak terkait.
07:12Dan memang terkait dengan investigasi dan olah TKP ini memang saat ini akan segera dilakukan
07:19dan kami melihat di sini juga pihak kepolisian masih berada di lokasi.
07:24Begitu juga dengan sejumlah alat berat memang masih digunakan saat ini untuk membersihkan puing-puing
07:29untuk nantinya memudahkan tim dari pihak kepolisian untuk melakukan investigasi
07:36ataupun melakukan sejumlah pengecekan dan juga olah tempat kejadian perkara.
07:42Dan memang pada investigasi awal kemarin, pihak kepolisian menyatakan ada pun ledakan yang terjadi
07:48di salah satu rumah di Grand Colonia ini akibat adanya kebocoran dan bawah tanah.
07:55Amir, jika memang proses investigasi ini sudah dilakukan
07:59ataupun akan, rencananya akan segera dilakukan,
08:02artinya bahwa kondisi TKP ini sudah bisa dikatakan aman,
08:08tidak rapuh, ataupun tidak akan terjadi runtuh susulan seperti itu?
08:13Ya, Galita juga Saudara, memang kita belum disantuk mengatakan hal tersebut
08:19karena memang kami masih melihat gambaran rumah yang masih penuh dengan reruntuhan.
08:26Sehingga, seperti saya katakan tadi juga, saat ini alat berat masih disiagakan.
08:31Yang artinya, kondisi terkait dengan kondisi labil bangunan tentu kami melihat
08:39masih ada kemungkinan puing-puing rumah masih dapat berjatuhan.
08:43Sehingga memang sampai dengan saat ini, jumlah alat berat dan juga alat bantuan
08:48untuk membersihkan puing-puing ataupun bagian-bagian rumah yang robot saat ini
08:52masih berada di lokasi ini, Galita.
08:57Baik, terima kasih Jurnalis Kompas TV, Emir Syah,
08:59perubah atas laporan Anda langsung dari TKP,
09:03rumah yang mengalami ledakan di Medan Sumatera Utara.
09:06Terima kasih, selamat bertukas kembali.
Komentar

Dianjurkan