00:00Kita langsung ke informasi pertama saudara.
00:02Tim gabungan menemukan korban terakhir yang dinyatakan hilang
00:05akibat ledakan rumah di komplek Grand Polonia Medan.
00:09Korban ditemukan dalam kondisi meninggal.
00:18Korban ditemukan tertimpa puing-puing bangunan di lantai dua rumah
00:22saat alat berat yang sejak kemarin diterjunkan terus melakukan penyisiran.
00:26Dengan ditemukannya korban ketiga, seluruh korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
00:33Selanjutnya polisi fokus pada investigasi.
00:43Korban ke-6 dan terakhir sudah dapat dievakuasi.
00:50Sudah dapat dievakuasi dan saat ini dibawa ke rumah sakit,
00:55salah satu rumah sakit di Kota Medan.
00:56Dan saat ini kami juga sudah bersama ada satu tambahan lagi dari teman-teman PGN
01:02untuk melakukan asesmen atau melakukan investigasi bersama.
01:12Sementara itu saudara rekaman CCTV memperlihatkan saat ledakan dahsyat terjadi di sebuah rumah
01:18di kompleks Polonia Medan Senin kemarin.
01:21Serpihan material rumah berserakan, mulai dari kaca hingga asbes langit-langit rumah yang hancur.
01:28Suara ledakan terdengar hingga radius beberapa ratus meter.
01:43Tim gabungan hingga selasa sore terus melakukan penyelidikan terkait dengan ledakan yang menewaskan tiga orang di kompleks Grand Polonia.
01:52Hasil pemeriksaan awal, lapor Polda Sumut mengungkap jika sumber ledakan dipastikan berasal dari dalam rumah.
01:59Berdasarkan hasil pemeriksaan lewat gas detektor, bahkan ditemukan adanya konsentrasi yang bervariasi di dapur tempat kompor tanam.
02:15Nah, di dapur kita temukan di sana ada kompor tanam dan juga pintu-pintu yang terbuka.
02:22Nah, hasil untuk pertama yang kita temukan di sana dengan gas detektor, kita menemukan ada konsentrasi bervariasi di dapur itu.
02:30Ada sekitar paling tidak 10 persen LOL-nya ya.
02:36Jadi itu dalam konsentrasi itu harusnya gas itu bisa terdetonasi.
02:42Sebelumnya, saudara pihak perusahaan gas negara area medan menyampaikan PGN telah mendatangi rumah yang meledak di Grand Polonia untuk melakukan
02:50deteksi gas.
02:51PGN sebut di lokasi ledakan tak terdeteksi gas metana.
03:02Hasil deteksi yang dilakukan PGN baik di lantai 1 juga di lantai 2 rumah menunjukkan 0 ppm atau mengindikasikan tak
03:11terdeteksi gas metana.
03:13Namun PGN tetap menunggu hasil investigasi dari polisi untuk mengukah penyebab ledakan.
03:24Dari rilis yang diterima Kompas TV Saudara, area head PGN Medan Agus Kurniawan menyatakan berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan
03:33oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang.
03:37Pada malam ini di lokasi kejadian termasuk area lantai 1 maupun lantai 2 menunjukkan 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya
03:46kandungan gas metana di area kejadian.
03:57Informasi lebih lengkap terkait dengan operasi pencarian korban ledakan rumah di Medan.
04:01Kita sudah bersama dengan Kepala Kantor Sar Kelas A Medan, ada Pak Heri Marantika.
04:07Selamat malam Pak Heri.
04:33Mohon maaf saudara karena ada sedikit gangguan kita akan beralih ke jurnalis Kompas TV yang juga memantau proses evakuasi yang
04:41dilakukan di Medan Sumatera Utara.
04:44Kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV, ada Emir Syah Purba di sana.
04:49Selamat malam Emir Syah.
04:52Selamat malam Gali.
04:54Emir, pada malam hari ini ataupun pada selasa malam ini sejumlah korban ataupun semua korban ini sudah berhasil evakuasi.
05:04Ya benar sekali Gali dan juga saudara memang ketiga korban atau korban ketiga atau korban terakhir yang sebelumnya dinyatakan.
05:14Hilang, ditemukan tidak jauh dari tempat korban kedua ditemukan.
05:19Yang mana saya informasikan kepada Anda saudara, korban kedua tadinya berhasil evakuasi pada pukul 15.30 waktu Indonesia Barat
05:29dan kemudian disusul oleh korban ketiga yang berhasil ditemukan dan juga berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
05:38Dan korban ditemukan tertimpa dengan kondisi tertimpa puing-puing bangunan di lantai dua rumah.
05:44Saat alat berat yang sejak kemarin diserkan terus melakukan penyisiran.
05:49Dengan ditemukannya korban ketiga meninggal dunia ini, itu artinya seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, saudara,
05:58seluruhnya berhasil ditemukan dan dievakuasi.
06:02Kapolres Tabis Medan, Kompes Paul J. Calvin S. Banjuntak mengungkapkan dengan ditemukannya korban ketiga ini,
06:09maka proses pencarian dan juga penyisiran di tempat kejadian terkara dipastikan, dihentikan.
06:17Pihaknya kini fokus pada investigasi yang dilakukan bersama dengan pihak terkait.
06:24Penyelidikan penyeluruh terkait dengan penyebab pasti ledakan yang terjadi di salah satu rumah di Grand Polonia ini,
06:34akan nantinya langsung dilakukan dan dimulai dengan olah tempat kejadian perkara awal
06:39yang dilakukan Inafis Polres Tabis Medan dan Beat Lover, Polda Sumut Bali.
06:45Semua korban sudah berhasil evakuasi dan semuanya dibawa ke rumah sakit,
06:50polisi pun juga akan segera melakukan investigasi dan juga olah tempat kejadian perkara.
06:55Kapan rencana akan dilakukan, Emir?
06:58Ya, tentu Gali dan juga Saudara, seperti yang saya katakan tadi saat ini,
07:03semua korban telah berhasil evakuasi dan proses pencarian evakuasi secara resmi dihentikan oleh pihak terkait.
07:12Dan memang terkait dengan investigasi dan olah TKP ini memang saat ini akan segera dilakukan
07:19dan kami melihat di sini juga pihak kepolisian masih berada di lokasi.
07:24Begitu juga dengan sejumlah alat berat memang masih digunakan saat ini untuk membersihkan puing-puing
07:29untuk nantinya memudahkan tim dari pihak kepolisian untuk melakukan investigasi
07:36ataupun melakukan sejumlah pengecekan dan juga olah tempat kejadian perkara.
07:42Dan memang pada investigasi awal kemarin, pihak kepolisian menyatakan ada pun ledakan yang terjadi
07:48di salah satu rumah di Grand Colonia ini akibat adanya kebocoran dan bawah tanah.
07:55Amir, jika memang proses investigasi ini sudah dilakukan
07:59ataupun akan, rencananya akan segera dilakukan,
08:02artinya bahwa kondisi TKP ini sudah bisa dikatakan aman,
08:08tidak rapuh, ataupun tidak akan terjadi runtuh susulan seperti itu?
08:13Ya, Galita juga Saudara, memang kita belum disantuk mengatakan hal tersebut
08:19karena memang kami masih melihat gambaran rumah yang masih penuh dengan reruntuhan.
08:26Sehingga, seperti saya katakan tadi juga, saat ini alat berat masih disiagakan.
08:31Yang artinya, kondisi terkait dengan kondisi labil bangunan tentu kami melihat
08:39masih ada kemungkinan puing-puing rumah masih dapat berjatuhan.
08:43Sehingga memang sampai dengan saat ini, jumlah alat berat dan juga alat bantuan
08:48untuk membersihkan puing-puing ataupun bagian-bagian rumah yang robot saat ini
08:52masih berada di lokasi ini, Galita.
08:57Baik, terima kasih Jurnalis Kompas TV, Emir Syah,
08:59perubah atas laporan Anda langsung dari TKP,
09:03rumah yang mengalami ledakan di Medan Sumatera Utara.
09:06Terima kasih, selamat bertukas kembali.
Komentar