00:00Terutama pada tindakan yang bersifat merendahkan profesi wartawan
00:04Jumat 17 Juli 2026 dalam konferensi pers oleh Advokat Hutman Paris Hutapia
00:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:15Rekan-rekan media dan seluruh masyarakat Indonesia
00:19Hari ini Dewan Pers merasa perlu untuk menyampaikan sikap resmi
00:24Terkait sebuah insiden yang mencederai hubungan profesional dan saling menghormati antara profesi hukum dan profesi jurnalisme
00:34Terutama pada tindakan yang bersifat merendahkan profesi wartawan
00:39Jumat 17 Juli 2026 dalam konferensi pers oleh Advokat Hutman Paris Hutapia
00:47Usai pemeriksaan kliennya Febri Adiansah sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang di PT Asabri
00:57Di Gedung Jambitsus Kejaksaan Agung Jakarta
01:01Dalam konferensi pers itu seorang wartawan bertanya
01:05Apakah Febri Adiansah merasa dikriminalisasi dalam kasus yang menjeratnya ini?
01:10Merespon ungkapan Hutman saat itu yang mengatakan
01:14Menurut kau gimana? Lu punya otak enggak?
01:18Dewan Paris mengetahkan sikap
01:20Satu, menyesalkan sikap Advokat Hutman Paris yang menjawab pertanyaan wartawan
01:26Dengan ungkapan yang bernada merendahkan
01:30Ketidaksetujuan atau ketidaksenangan atas sebuah pertanyaan oleh wartawan
01:35Hendaknya ditanggapi dengan cara yang lebih rasional dan beretika
01:41Dua, meminta semua pihak untuk menghormati wartawan dalam melaksanakan kerja jurnalistiknya
01:47Seorang wartawan mengajukan pertanyaan adalah untuk menggali informasi
01:52Mendengarkan versi narasumber atas sebuah peristiwa
01:56Yang itu merupakan bagian dari proses jurnalistik yang dihindungi oleh pasal 4 ayat 3
02:03Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers
02:06Semua itu merupakan bagian dari upaya wartawan dalam menjalankan perannya
02:12Seperti diamanatkan dalam pasal 6 undang-undang pers
02:16Yaitu memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui
02:20Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi
02:25Mendorong kewujudnya supermasi hukum dan hak asesi manusia
02:30Serta menghormati kebenekaan
02:32Juga mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar
02:39Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum
02:47Kemudian memperjuangkan keadilan dan kebenaran
02:51Oleh karena itu Dewan Pers mengingatkan wartawan untuk selalu mematuhi dan memperdomani undang-undang pers dan kode etik jurnalistik dalam
03:02menjalankan profesinya
03:04Demikian sikap resmi dan Dewan Pers
03:07Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
03:21Menurut kau gimana?
03:23Lu punya otak gak?
03:25Dia jawab dulu
03:26Menurut kau gimana?
03:27Kalau tiba-tiba
03:27Jangan main duduk
03:29Kalau kau tiba-tiba digeledah rumah lu sampai celana-celana lu misalnya dipamerkan
03:35Itu tanpa diperiksa saksi apapun
03:37Itu namanya apa?
03:38Jawab sendiri
03:39Enggak jawab sendiri dulu
03:41Itu belakangan, itu mendapatkan persetujuan belakangan megampang
03:48Saya sudah 43 tahun pengacara
03:51Itu didapatkan persetujuan belakangan
03:54Saya sudah disikak dulu, disita dulu, baru persetujuan
03:58Jadi sudah pernah dipanggil gak?
04:02Siapa?
04:04Sudah pernah dipanggil?
04:06Belum ada pemanggilan?
04:09Dari awal, saya sudah bilang
04:11Langsung sudah dipiralkan
04:13Ditanya juga enggak, dipanggil juga enggak
04:16Sudah langsung
04:17Bahkan dari mulai cara membuka
04:19Belum dibuka
04:21Mesinnya aja, apa?
04:22Udah masuk video, udah nyampe ke Singapur
04:25Baru mau dibuka
04:26Menurut kami, itulah alasan yang bisa mungkin diterima oleh
04:30Yang paling penting kalian bertanya
04:32Kalau anda punya nyali bertanya
04:34Tanya kepada Kapolri
04:35Hei, kenapa gak nanya Pak Prabowo dulu sebelum melakukan ini terhadap
04:38Tangan kanan dari yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo
04:42Tanya
04:42Saya baru tahu, tidak ada izin
04:45Coba yang kan coba
04:47Coba bahari foto
04:54Tanya kakekmu
04:55Masa tanya gue
04:57Tanya kakekmu lah
04:58Ya udah deh, udah gue enggak tahu
05:00Ya udah deh, saya enggak tahu
05:02Saya enggak tahu
05:04Saya enggak tahu
05:06Udah deh, kok
05:07Bisa gue menafsirkan maunya orang
05:10Udah saya jawabannya
05:11Lu harusnya tahu
05:12Kita tidak bisa menafsirkan
05:14Loh
05:14Cuma kita berpikir seperti itu
05:16Seorang
05:17Kebanggaan dari
05:19Ini dia tengah foto ini
05:20Kebanggaan dari Presiden
05:21Dan sudah mengembalikan gara-gara 430 triliun
05:26Belum lagi transportasi yang begitu besar
05:28Yang tidak pernah disentuh sebelumnya
05:30Begitu saja dipermalukan
05:32Ada apa?
05:33Tanya makanya malam ini
05:35Kalian langsung ke
05:36Mabes Polri
05:37Tanya kalau kau bukan pengecut
05:47Kalau kau punya otak
05:49Lu tahu jawabannya
05:50Sudah, titik ya
05:51Ya udah dijawabannya sendiri lah
05:53Jangan coba-coba
05:53Nanti kau akan tulis
05:54Menurut Hortman sih
05:56Lu udah tahu jawabannya
05:57Sudah mulai capek
06:00Gue enggak tahu
06:02Kita enggak tiap hari
06:03Nempel ke dia
06:04Ketemu sekali aja tadi
06:05Sudah selesai ya
06:06Udah jelas
06:17Pernyataan maaf dari
06:19Saya Hortman Paris
06:20Sehubungan dengan himbawan
06:22Persatuan Wartawan Indonesia
06:24PWI
06:25Dan juga rekan-rekan
06:27Wartawan lainnya
06:28Dengan ini
06:29Saya menyatakan maaf
06:31Sebesar-besarnya
06:32Atas pernyataan saya
06:35Pada waktu konferensi pers
06:36Di kasus mantan Jampitsus
06:38Yang mengatakan
06:39Lu punya otak enggak sih
06:40Namun
06:43Perlu saya jelaskan
06:44Yang dikutip oleh media
06:46Hanya bagian akhirnya
06:48Tidak dikutip secara utuh
06:50Kenapa saya mengucapkan begitu
06:52Fakta kejadiannya adalah
06:54Wartawan pertama
06:57Pertanya kepada saya
06:58Apakah instansi
07:01Terkait
07:02Punya
07:03Hidden agenda
07:04Atau acara
07:06Tersembunyi
07:08Saya jawab
07:09Saya tidak tahu
07:10Saya tidak punya kapasitas
07:11Untuk menjawab itu
07:12Belum selesai
07:13Saya jawab
07:14Tiba-tiba
07:15Wartawan ke-2 bertanya
07:17Apakah
07:17Instansi tersebut
07:19Melakukan kegeliruan
07:21Akhirnya
07:21Saya emosi
07:22Karena saya sudah
07:23Bolak-balik
07:23Saya tidak tahu
07:24Akhirnya saya jawab
07:25Kamu punya otak enggak sih
07:27Maksudnya
07:27Saya sudah jawab
07:28Tadi
07:29Saya tidak tahu
07:30Sebab
07:31Saya tidak mungkin
07:32Untuk menjawab
07:33Apa
07:33Hidden agenda
07:35Dari suatu
07:36Institusi
07:37Peninggah hukum
07:38Itu kira-kira
07:40Kejadian sebenarnya
07:42Tapi terlepas
07:43Dari
07:44Fakta kejadian sebenarnya
07:45Waktu itu
07:47Sudah sama-sama
07:48Emosional
07:48Tetap saya
07:49Mengatakan
07:50Menyatakan maaf
07:52Kepada
07:52Wartawan tersebut
07:54Maupun kepada
07:55Organisasi wartawan
07:56Di seluruh Indonesia
07:57Karena selama ini
07:58Saya sangat dekat
07:59Kepada semua wartawan
08:00Sekali lagi
08:01Tidak ada niat apapun
08:03Cuma karena
08:04Diberondong dengan
08:04Dua pertanyaan
08:05Yang saya sudah bilang
08:07Saya tidak bisa jawab
08:08Karena saya tidak
08:08Punya kapasitas
08:10Untuk menjawab
08:10Tapi ditanya lagi
08:11Ditanya lagi
08:12Sehingga saya jadi
08:13Emosional
08:14Sekali lagi
08:15Sekali lagi
08:16Saya
08:17Menyatakan
08:18Minta maaf
08:19Sekian dan terima kasih
08:20Sekian dan terima kasih
08:23Sekian dan terima kasih
08:24Sekian dan terima kasih
Komentar