Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (20/7/2026).

"Saya masuk kabinet sebelum ini, kabinetnya Presiden Joko Widodo. Saya mengikuti, tapi saya belum menguasai angka-angka. Saya sendiri anggota kabinet, saya mengira bahwa jumlah BUMN itu berkisar di antara 300 sampai 350," ujar Presiden Prabowo.

"Saya kaget waktu saya jadi presiden, saya diberi laporan BUMN itu jumlahnya 1.077 dan ini harus kita cek lagi. Ada BUMN yang bikin anak perusahaan, dia bikin lagi cucu perusahaan, dia bikin lagi cicit perusahaan," lanjutnya.

Presiden Prabowo juga membeberkan upaya dan antara lain untuk memangkas jumlah perusahaan di BUMN.

Baca Juga [FULL] Berapi-api! Arahan Presiden Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Program Pemerintah di https://www.kompas.tv/nasional/681412/full-berapi-api-arahan-presiden-prabowo-di-sidang-kabinet-paripurna-evaluasi-program-pemerintah

#breakingnews #prabowo #sidangkabinet

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681413/presiden-prabowo-ngaku-kaget-usai-gantikan-jokowi-hingga-soroti-jumlah-bumn
Transkrip
00:00Kita untuk pertama kali dalam sejarah kita punya dana kedaulatan ini dan antara ini yang nilai asetnya
00:12Bernilai lebih dari seribu miliar dolar
00:19Yang selama ini sering tidak bisa kita pantau
00:23Sering kita tidak mengerti kekayaan kita di mana
00:27Saudara-saudara saya masuk kabinet sebelum ini kabinetnya Presiden Joko Widodo
00:38Saya mengikuti tapi saya belum menguasai angka-angka
00:43Saya sendiri anggota kabinet saya mengira bahwa jumlah BUMN itu berkisar di antara 300 sampai 350
00:53Saya kaget waktu saya jadi Presiden saya diberi laporan BUMN itu jumlahnya 1077
01:07Dan ini harus kita cek lagi
01:10Ada BUMN yang bikin anak perusahaan
01:13Dia bikin lagi cucu perusahaan
01:16Dia bikin lagi cicit perusahaan
01:21Dan saya terima kasih saya
01:24Saya bangga
01:30Pimpinan daripada Danantara
01:33Dalam tahun pertama
01:3518 bulan pertama
01:39Sudah berhasil
01:40Mengurangi jumlah tersebut
01:43Dari 1077
01:45Di akhir
01:48Bulan ini
01:51Di akhir 31 Juli
01:53Mereka sudah
01:55Menutup
01:57Mengkonsolidasikan
01:59Memerjer
02:00Sehingga
02:01Dari 1077 berkurang
02:04250
02:05BUMN
02:06Sudah berkurang 250
02:11Nah ini boleh tepuk tangan dong
02:13Saya kira
02:19Maaf ya
02:20Mungkin
02:21Ketua Dan Pak Luhut
02:23Bisa dicek di dunia
02:25Mana ada negara yang menutup
02:27State owned enterprise 250
02:29Dalam satu tahun
02:31Dan
02:32Mereka menyanggupi laporan ke saya
02:35Pak
02:36Desember 31
02:37Tahun 2021
02:39Jumlah BUMN
02:42Kita
02:43Dari 1077
02:45Akan maksimal
02:47350
02:49Berarti
02:53Di akhir
02:552026
02:56Mungkin
02:56700
02:57BUMN
02:59Yang akan kita
03:01Tutup
03:02Kita merger
03:04Kita konsolidasi
03:05Berkurang
03:05Dari 1077
03:07Akan menjadi
03:10Maksimal
03:10350
03:13Dan mereka
03:15Laporan
03:15Dengan ditutupnya
03:17250
03:18250
03:19250
03:20BUMN
03:20Overhead
03:22Biaya rutin
03:25Yang bisa diselamatkan
03:26Adalah
03:2750 triliun
03:2850 triliun
03:3150 triliun
03:32Gaji direksi
03:34Gaji
03:35Komisaris
03:37Sewa gedung
03:39Bayar listrik
03:40Bayar
03:41Transport
03:43Bayar ini
03:44Rapat kerja
03:4550 triliun
03:49Desember 31
03:50Saya kira
03:51Ini mungkin
03:52Angka
03:53Penghematan
03:54Bisa
03:54Naik
03:55Bisa
03:58Bisa
03:58Bisa
03:59Mendekati
04:0070
04:0180 triliun
04:02Saya
04:03Terima kasih
04:04Dari
04:05Pimpinan
04:06Danantara
04:07Kemudian
04:10Untuk menghadapi
04:12Fenomena
04:13Tadi
04:15Ini prestasi yang lain
04:17Saya kira
04:17Ya
04:20Proyek
04:22Abadi
04:23Gas
04:23Abadi
04:24Masela
04:2428 tahun
04:26Mangkrak
04:27Saya berangkat ke
04:28Tokyo
04:29Saya ketemu
04:29Pimpinannya
04:31Perusahaan-perusahaan
04:32Jepang itu
04:33Inpex
04:34Ya
04:34Inpex
04:35Saya sampaikan
04:37Dengan baik
04:38Dan sopan
04:38Saudara masih berminat
04:40Kalau saudara tidak berminat
04:41Saya akan
04:42Alokasi
04:43Saya akan tunjuk
04:44Perusahaan lain
04:48Sopan
04:49Tapi tegas
04:51Kak
04:55Ya
04:56Sebagai bangsa Indonesia
04:57Yang ramah
04:58Gak mungkin
04:59Kita kasih ultimatum
05:00Kan
05:01Bukan ultimatum
05:03Itu
05:03Himboan
05:07Benar itu
05:08Saya
05:08Yang mulia
05:09Apakah Jepang
05:11Masih berminat
05:15Masalahnya
05:15Bangsa Indonesia
05:16Sangat butuh
05:17Energi
05:17Sangat butuh
05:19Devisa
05:20Habis itu
05:21Pulang-pulang
05:22Ya
05:23Kalau
05:24Menteri SDM
05:26Boleh
05:26Saya
05:26Tekan-tekan
05:28Ya
05:28Gak apa-apa
05:28Kena ketukannya
05:33Menteri SDM
05:35Menteri SDM
05:356 bulan
05:36Tidak ada kegiatan
05:39Cabut
05:41Sekarang kita
05:42Tidak toleransi
05:44HGO
05:45HGB
05:46SIUP
05:47Izin
05:48Kita beri
05:492 tahun
05:50Tidak ada kegiatan
05:512 tahun
05:52Tidak ada kegiatan
05:53Cabut
05:53Tidak ada kegiatan
05:54Tidak ada kegiatan
05:55Terima kasih
Komentar

Dianjurkan