Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyinggung soal dugaan ancaman dan mempertanyakan penyebab kebakaran di pondok pesantren yang disebut terjadi karena ketidaksengajaan.

Sementara itu, polisi menyebut keterangan korban terkait dugaan ancaman mengalami perubahan saat proses pemeriksaan.



#komisiiidpr #pembakaransantri #dpr

Baca Juga Orang Tua Korban Ungkap Adanya Ancaman Sebelum Pembakaran Santri di Ponpes di https://www.kompas.tv/nasional/680281/orang-tua-korban-ungkap-adanya-ancaman-sebelum-pembakaran-santri-di-ponpes



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/680282/ketua-komisi-iii-dpr-pertanyakan-soal-adanya-ancaman-ke-korban-pembakaran-di-ponpes-sapa-malam
Transkrip
00:00Ketua Komisi 3 DPR RI Habibu Rohman menyinggung soal ancaman dan mempertanyakan kebakaran di PONPES yang terjadi karena ketidaksengajaan.
00:08Sementara polisi menyebut keterangan korban soal ancaman berubah saat diperiksa.
00:14Ibu ini tadi kan disampaikan dari satu anak lagi bahwa ada pengancaman.
00:20Bahkan spesifik pengancamannya, bukan sekedar akan disakiti tapi akan dibakar.
00:25Dan itu kejadiannya gitu. Jadi agak naib kalau kita saat ini mau ngambil kesimpulan ya.
00:33Kebakaran karena ketidaksengajaan dan gak ada kaitan dengan pengancaman.
00:36Karena spesifik sekali Pak. Bakar gitu kan ya.
00:40Satu anak menjelaskan untuk anak yang lain sebagai korban pengancaman.
00:45Nah anak yang korban pengancaman ini kami periksa sebanyak tiga kali menjelaskan dia hanya mendapatkan perundungan tiga hari sebelumnya.
00:53Namun pengancaman untuk dibakar itu dia tidak menjelaskan ataupun tidak menyampaikan atau mengkaitkan pada peristiwa tersebut.
01:01Kemudian sumber informasi anak SAH ini menjelaskan pertama di tahap penyelidikan.
01:07Kami pertegas lagi di tahap penyelidikan anak korban SAH merubah keterangannya pimpinan.
01:13Apakah mungkin si anak diancam atau segala macamnya?
01:16Kami secara pelan-pelan menanyakan ada gak ancaman?
01:19Anak ADR menyatakan saya tidak dihancam. Kami sadar ada berada di situ.
Komentar

Dianjurkan