00:00Bayangkan seekor hewan yang sudah bernapas di bumi ini sejak tahun 1499.
00:06Saat Christopher Columbus baru saja menemukan benua Amerika,
00:09hewan ini sudah hidup di dasar laut yang gelap dan beku.
00:13Bahkan sebelum Leonardo da Vinci mulai melukis Mona Lisa,
00:17makhluk ini sudah tumbuh satu incin lagi di tubuhnya.
00:19Tapi, bagaimana mungkin ada makhluk yang bisa bertahan hidup selama lebih dari 5 abad?
00:24Pada tahun 2006, sekelompok ilmuwan dari Bangor University di Wales
00:29melakukan ekspedisi di perairan Islandia.
00:31Mereka menarik sampel kerang dari dasar laut untuk mempelajari iklim purba.
00:36Ketika mereka memeriksa cincin pertumbuhan pada cangkang kerang yang dinamai Ming,
00:40mereka menemukan angka yang tidak masuk akal.
00:43Angka itu menunjukkan usia 507 tahun,
00:46menjadikannya hewan non-kolonial tertua yang pernah tercatat dalam sejarah sains.
00:51Penemuan ini sempat membuat bingung para ahli biologi kelautan di seluruh dunia.
00:55Kerang ini, yang dikenal sebagai Ocean Quahok,
00:58sebenarnya adalah spesies yang cukup umum di samudera Atlantik.
01:01Namun, rata-rata kerang jenis ini hanya hidup sekitar 100 hingga 200 tahun.
01:07Lalu mengapa yang satu ini bisa bertahan lebih dari 2 kali lipat dari kerabatnya yang lain?
01:13Apa yang begitu istimewa dari perairan dingin di sekitar Islandia?
01:17Para ilmuwan menduga rahasianya terletak pada suhu air yang sangat dingin.
01:21Suhu yang rendah memperlambat metabolisme tubuh kerang secara drastis,
01:26sehingga proses penuaan sel pun ikut melambat.
01:29Bayangkan seperti menyimpan makanan di dalam freezer,
01:32di mana semua proses pembusukan menjadi sangat lambat.
01:35Kerang ini juga memiliki sistem pertahanan tubuh yang sangat efisien
01:38dalam memperbaiki kerusakan sel dan menghancurkan radikal bebas.
01:43Kemampuan ini disebut fenomena negligible senesens,
01:45yaitu penuaan yang hampir tidak terlihat seiring bertambahnya usia.
01:50Cangkang kerang tumbuh sangat lambat, hanya sekitar 0,1 mm per tahun.
01:54Itu artinya untuk tumbuh sebesar 1 cm saja,
01:58kerang ini butuh waktu 100 tahun lamanya.
02:00Bandingkan dengan pohon ek yang bisa tumbuh beberapa cm dalam satu musim panas saja.
02:06Pertumbuhan yang super lambat ini ternyata menjadi kunci daya tahannya yang luar biasa.
02:10Karena sel-sel tubuhnya tidak terburu-buru membelah,
02:13risiko kesalahan genetik yang menyebabkan kanker atau kerusakan sel menjadi sangat kecil.
02:19Setiap cincin pada cangkangnya adalah rekaman kondisi laut selama 1 tahun,
02:23seperti buku harian iklim alami yang menyimpan data suhu, salinitas, dan kandungan makanan.
02:28Ini membantu ilmuwan memahami bagaimana laut telah berubah selama berabad-abad lamanya.
02:34Ironisnya, dalam proses menghitung usia kerang tersebut,
02:37para peneliti harus membuka cangkangnya yang berarti mengakhiri hidupnya setelah 5 abad.
02:42Kematian Ming menjadi berita besar dan memicu perdebatan etis dalam dunia penelitian.
02:47Tapi warisan ilmiahnya jauh lebih besar dari satu individu.
02:52Penemuan ini membuka jalan baru dalam studi penuaan dan umur panjang pada organisme laut.
02:57Ilmuwan sekarang sedang meneliti gen dan protein khusus pada kerang ini
03:00untuk memahami mekanisme anti-penuaan yang mungkin suatu hari bisa diterapkan pada manusia.
03:06Pada akhirnya, makhluk kecil dari dasar laut dingin ini menyimpan petunjuk besar
03:10tentang rahasia kehidupan itu sendiri.
03:13Terima kasih sudah menonton sampai habis cerita tentang kerang Ming yang luar biasa ini.
03:18Rasanya luar biasa membayangkan ada makhluk yang sudah hidup sejak zaman penjelajahan benua baru.
03:24Kalau menurutmu ada hewan laut lain yang punya kemampuan bertahan hidup sama-sama menakjubkannya,
03:30tulis di kolom komentar ya.
03:31Jangan lupa tekan like kalau video ini menambah wawasan baru dan share ke teman-temanmu.
03:36Sampai jumpa di cerita keajaiban alam berikutnya.