Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Bayangkan teleskop radio di sebuah observatorium tiba-tiba menangkap kilatan energi radio yang sangat kuat dari galaksi yang sangat jauh. Kilatan itu hanya berlangsung sepersekian detik, tapi energinya setara dengan apa yang dihasilkan matahari kita dalam hitungan hari. Fenomena ini disebut Fast Radio Burst atau FRB. Tapi yang benar-benar membuat para ilmuwan di seluruh dunia berhenti dan bertanya-tanya adalah ditemukannya satu sumber FRB spesifik yang mengirimkan sinyalnya secara teratur, berulang setiap tepat 16,35 hari. Ini bukan kebetulan biasa. Pola berulang seperti ini sangat langka dan mengisyaratkan adanya mekanisme kosmik yang belum sepenuhnya kita pahami. Dalam video ini, kita akan menelusuri misteri sinyal ini, dari penemuannya yang mengejutkan hingga berbagai teori yang diajukan untuk menjelaskannya.
Transkrip
00:00Bayangkan teleskop radio raksasa yang diam di tengah hutan belantara,
00:04tiba-tiba merekam satu kilatan energi radio dari galaksi yang sangat jauh.
00:08Kilatan itu cuma berlangsung sepersekian detik,
00:10tapi energinya setara dengan apa yang dihasilkan matahari kita selama beberapa hari.
00:15Para astronom menyebutnya Fast Radio Burst atau FRB,
00:20dan yang bikin semua orang diam seketika adalah satu sumber FRB ini mengirimkan sinyalnya secara teratur,
00:25berulang setiap tepat 16,35 hari.
00:30Penemuan ini bukan hasil satu malam, tapi bertahun-tahun kerja keras.
00:33Astronom pertama kali mendeteksi FRB pada tahun 2007 saat mengarsipkan data teleskop dari tahun 2001.
00:40Tapi FRB pertama itu hanya muncul sekali, lalu hilang.
00:44Para ilmuwan bahkan sempat curiga itu cuma gangguan dari peralatan atau sinyal dari bumi.
00:50Tapi ketika lebih banyak FRB ditemukan, teori gangguan perlan runtuh.
00:54Muncul pertanyaan besar apa yang bisa melepaskan energi sebesar itu dalam waktu sesingkat itu.
01:00Lalu datanglah penemuan yang benar-benar mengubah permainan.
01:04Pada tahun 2020, teleskop CHIME di Kanada mengumumkan bahwa mereka berhasil melacak sumber
01:10FRB 180916 dan menemukan pola periodiknya.
01:16Sinyal ini aktif selama 4 hari, diam selama 12 hari, lalu aktif lagi selama 4 hari, membentuk siklus 16,35
01:24hari yang sangat konsisten.
01:26Bayangkan kamu punya teman yang cuma menelpon kamu setiap Jumat sore selama 4 hari, lalu menghilang selama 2 minggu.
01:33Itulah gambaran kasarnya.
01:35Sumber FRB 180916 ini terdeteksi dari galaksi spiral yang jaraknya, jaraknya sekitar 500 juta tahun cahaya dari bumi.
01:45Untuk ukuran kosmis, itu sebenarnya relatif dekat, dan itu yang membuat ilmuwan bisa mempelajarinya lebih detil.
01:52Dengan teleskop Very Long Bass Line Array, mereka bahkan bisa mempersempit lokasi sinyal ini ke satu area spesifik di lengan
01:58galaksi tersebut.
01:59Dan di area itu, terdapat banyak bintang muda yang sangat aktif dan masif.
02:04Ini petunjuk penting karena obyek seperti itu sering dikaitkan dengan fenomena energi tinggi di alam semesta.
02:11Teori pertama dan paling populer melibatkan magnetar, yaitu bintang neutron dengan medan magnet yang sangat kuat.
02:17Bayangkan sebuah bola sebesar kota Jakarta tapi bermasa lebih dari matahari dengan medan magnet 1 kwadriliun kali lebih kuat dari
02:23magnet kulkas kamu.
02:26Magnetar bisa melepaskan flare raksasa yang menghasilkan sinyal radio kuat.
02:30Tapi kenapa sinyalnya berulang setiap 16 hari?
02:33Beberapa ilmuwan mengusulkan bahwa magnetar ini berputar dalam orbit mengelilingi bintang pendamping.
02:39Setiap 16 hari, ia melewati piringan materi di sekitar bintang itu
02:43dan gesekan dengan piringan tersebut memicu ledakan energi yang kita deteksi sebagai FRB.
02:48Teori kedua melibatkan dua bintang neutron yang saling mengorbit
02:52di mana interaksi gravitasi dan magnetik mereka secara berkala menghasilkan semburan energi radio yang teratur.
02:59Coba bayangkan seperti ini, punya kompas di saku lalu kamu berjalan melewati area dengan kumpulan magnet raksasa.
03:06Setiap kali kamu melewati magnet itu, kompas di saku kamu akan berputar liar karena pengaruh medan magnetnya.
03:12Itulah gambaran sederhana dari apa yang mungkin terjadi dengan magnetar dan bintang pendampingnya.
03:17Ketika magnetar melewati piringan materi, medan magnetnya berinteraksi secara intens
03:22dan menghasilkan semburan energi radio yang kita tangkap sebagai sinyal dari jarak ratusan juta tahun cahaya.
03:29Dan yang menarik, pada tahun 2021, CHIME kembali mendeteksi sinyal periodik lain dari sumber FRB yang berbeda
03:36dengan siklus 161 hari.
03:39Ini bukti bahwa fenomena ini bukan kebetulan semata, tapi mungkin lebih umum dari yang kita bayangkan.
03:45Terima kasih sudah menyimak misteri sinyal kosmik berulang ini,
03:49sebuah fenomena yang benar-benar membuka mata kita tentang betapa rumit
03:52dan menakjubkannya alam semesta tempat kita hidup.
03:56Satu sinyal dari galaksi yang sangat jauh, tapi punya pola yang bisa diprediksi
04:00dan itu mengubah cara kita memahami objek-objek paling ekstrim di kosmos.
04:04Kalau menurutmu ada fenomena astronomi lain yang sama menariknya untuk dibahas,
04:09tulis di kolom komentar.
04:11Jangan lupa tekan like dan bagikan video ini kalau bermanfaat
04:15dan subscribe ke channel ini supaya tidak ketinggalan cerita-cerita lain
04:18tentang keajaiban dan misteri alam semesta kita.
04:22Sampai jumpa di video berikutnya.

Dianjurkan