00:00Polda, Edwin.
00:30Yang di Rimsanakan nantinya akan ada sebuah konferensi pers di sini akan dihadiri oleh banyak pihak yang memang terlibat di
00:39dalam proses penyidikan maupun penggeledahan dari tiga kasus duga korupsi, baik dari PT PLN, Batubara, lalu juga Asabri, dan juga
00:48Krakat Taufil.
00:51Terdapat catatan terkait siapa saja yang akan hadir. Yang pertama ada Kak Kortasi Tikor dari Baskin Polri, Irjen Paul Tokso
01:00Haryanto, ditemani juga oleh Kadipumas Polri, Irjen Paul Joni Edizon, dan sejumlah pejabat tinggi dari Polda Metro Jaya.
01:08Dan ada yang menarik di sini juga ada keterlibatan Deputi Korsup KPK, yakni Eli Kusumastuti.
01:15Tentunya nantinya kita akan nantikan bersama, sempat ada pertanyaan yang juga ditanyakan kepada Kabupaten Mas Polri, Irjen Paul Budi Hermanto,
01:23melalui pesan singkat namun belum terbalas.
01:26Kami sempat menanyakan apakah nantinya akan akompensitas ini terkait dengan gelar perkara atau pengungkapan dari penggeledahan yang telah terjadi di
01:34beberapa titik sampai saat ini itu masih belum mendapatkan jawaban dan akan kami konfirmasi kembali.
01:40Medop dan juga Saudara, kalau kita lihat dari beberapa penggeledahan yang telah terjadi, memang telah diakui bahwa rumah yang digeledah,
01:50di lokasinya di Sentul, ini ditemukan beberapa aset dan juga keterangan tambahan yang kemudian menguatkan bahwa rumah tersebut memang dimiliki
01:59oleh Jompitsus Febri Adriansyah.
02:02Dan memang sudah diakui bahwa rumah ini merupakan rumah pribadi yang sudah lama tidak ditinggali, namun Febri juga masih kemudian
02:13mengelak seperti itu, kemudian masih meminta publik untuk menunggu hasil pemeriksaan terkait dengan aset yang ditemukan di dalam rumah tersebut.
02:21Terdapat beberapa gram emas, lalu juga ditemukan sejumlah uang seperti itu di dalam rumah dan ini pula yang ditemukan di
02:30saat penggeledahan terjadi di Cafe The Clan maupun Money Changer, begitu pula dengan beberapa berkas yang ditemukan di Ruko, di
02:40Cipetai, Jakarta Selatan yang kemudian menjadi sorotan penggeledahan pada pukul 11 lewat 15 tadi malam hingga pukul 2 pagi dan
02:49masih terus berlanjut hingga dini hari.
02:50Pertanyaan juga saudara, kalau kita lihat di sini dari keterangannya bahwa dari 12 titik ini bertambah 13 titik, berarti ini
02:58ada kemungkinan untuk terus muradis proses ini berkembang dan nanti akan kita dengarkan bersama lewat konferensi pers.
03:06Tentunya yang menjadi sorotan publik di sini ada tiga.
03:09Pertanyaan juga saudara terkait dengan yang pertama adalah apakah gelar perkara ini kemudian ada 13 tempat, 13 titik ini yang
03:22kemudian digeleda, menurut melibatkan banyak sekali orang.
03:26Karena bukan hanya rumah pribadi atau Ruko atau tempat berkantor, tapi juga ada bahkan unit-unit usaha, bisnes-bisnes yang
03:33dijalankan di 13 titik ini.
03:35Dan apakah ini yang kedua mengarah kepada satu orang saja atau kepada beberapa kelompok tertentu, tentunya itu yang masih publik
03:42nantikan.
03:42Dan tadi kalau kita sempat melihat juga, amir penjaga saudara, yang terakhir ketiga, berapa banyak barang bukti dan apa saja.
03:50Lalu kerugiannya sudah bisa ditaksir atau belum? Ini tentu yang menjadi pertanyaan kita bersama.
03:54Karena kalau kita lihat tadi dari gedung di Rescrim Sus, Polder Metro Jaya, ke gedung promoter yang ada di belakang
04:01saya ini, itu hilir mudik dari saya datang pada pukul 2 siang.
04:06Itu sudah terjadi kurang lebih tiga kali dan ini membawa lebih dari 20 koper.
04:10Ada juga hampir 10 box besar, kontainer yang dibawa.
04:15Dan ini melibatkan, tadi kalau kita lihat, kurang lebih orang-orangnya sama, yakni ada 30 dari para penyidik, yang diduga
04:23penyidik, karena menggunakan rompi, bertuliskan reser.
04:26Pada juga saudara, tadi kalau kami juga sempat melihat, di sini yang sudah hadir di lokasi hingga saat ini, yang
04:32memang kami masih menunggu untuk waktu konversi pers,
04:35di sini sudah ada hadir Irjen Poltotok Saharyanto, Selaku Kakortas Titikor Polri, itu sudah hadir dan sudah masuk ke gedung
04:41di Trescrim Sus.
04:44Lalu juga bersama dengan Brigjen Pol, ada Sabri Simanjuntak, Dirti Pidexus dari Bersin Polri.
04:51Begitu pula dengan Karo Penmas, Dipumas Polri, ditemani oleh Kabak Penum dari Dipumas Polri, di sana ada Kompres Pol, R.
04:58Bicaniago.
04:59Dan tentunya ada Dirk Rimum dari Polga Metro Jaya, begitu pula yang masih kami nantikan, kehadirannya dan juga penyidik.
05:17Jelang konferensi pers ini seperti ada barang bukti ya, Edwin?
05:21Atau bisa dijelaskan kepada kami apa saja yang kemudian dibawa oleh penyidik jelang konferensi pers,
05:29kondisi pengamanan juga terlihat berbeda, apa saja barang bukti yang dibawa penyidik jelang konferensi pers,
05:39kemudian juga pengamanan berlapis, ini kondisi yang tentu berbeda begitu ya,
05:44yang ada di Polga Metro Jaya jelang konferensi pers, dan juga pengungkapan tiga kasus korupsi besar yang kini ditangani oleh
05:55polisi, Edwin?
05:57Tentunya ini berbeda dengan apa yang mungkin biasanya terjadi di lingkungan Polga Metro Jaya,
06:02kita memang biasanya meliput beberapa.
06:09Kami mengalami gangguan komunikasi, komunikasi kami terputus dengan jurnalis Kompas TV Edwin Chan,
06:16yang saat ini tengah meliput di Polga Metro Jaya,
06:21saudara di mana sesaat lagi nanti penyidik dari ditreskrim sus Polga Metro Jaya nanti juga akan menggelar konferensi pers,
06:29terkait dengan tiga kasus korupsi besar yang kini ditangani oleh polisi,
06:37ditemukan uang total 476 miliar dan juga emas batangan seberat 74 gram dari 13 lokasi yang digeledah oleh penyidik.
07:05Usai jidah saudara Kompas Petang akan hadir dengan informasi.
07:30Terima kasih telah menonton!
Komentar