- 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dialog mengenai penggeledahan dalam dugaan perkara korupsi kembali mencuat. Said Didu, Komjen (Purn) Oegroseno, Yusuf Warsyim, Selamat Ginting, dan Saut Situmorang menyampaikan pandangan mereka terkait langkah penyidik, mulai dari dugaan munculnya bola liar, legalitas proses penggeledahan, hingga kemungkinan adanya rivalitas antarpenegak hukum.
Dalam diskusi ini juga dibahas mengapa sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) kembali menjadi sorotan.
Di sisi lain, Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim menegaskan bahwa penggeledahan merupakan bagian dari proses penyidikan yang memiliki dasar hukum dan prosedur, termasuk adanya SPDP serta mekanisme sesuai KUHAP.
Sementara Selamat Ginting dan Saut Situmorang mengulas persoalan tersebut dari perspektif politik dan kelembagaan, termasuk dinamika hubungan antarinstansi penegak hukum serta tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679878/bola-liar-said-didu-saut-soal-penggeledahan-kasus-inkrah-diusut-hukum-atau-rivalitas-aparat
Dalam diskusi ini juga dibahas mengapa sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) kembali menjadi sorotan.
Di sisi lain, Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim menegaskan bahwa penggeledahan merupakan bagian dari proses penyidikan yang memiliki dasar hukum dan prosedur, termasuk adanya SPDP serta mekanisme sesuai KUHAP.
Sementara Selamat Ginting dan Saut Situmorang mengulas persoalan tersebut dari perspektif politik dan kelembagaan, termasuk dinamika hubungan antarinstansi penegak hukum serta tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679878/bola-liar-said-didu-saut-soal-penggeledahan-kasus-inkrah-diusut-hukum-atau-rivalitas-aparat
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:06Intro
00:07Pak Said, apakah melihat apa yang terjadi saat ini
00:11menurut Anda adalah murni peristiwa hukum
00:15atau memang tercium aroma politik di situ?
00:19Saya bilang murni bola liar
00:21Murni bola liar, maksudnya gimana nih?
00:23Begini, jadi saya mengikuti semua
00:26Jadi, kasus yang diungkapkan, kasusnya dulu
00:29Kasus Jiwasraya, Asabri, Krakatostil
00:34Ya, tiga kasus
00:35Kasus ini sudah ingkra semua
00:37Sudah dihukum semua
00:38Sudah di, apa, kerugian negara sudah ada ini
00:43Semua sudah ingkra
00:44Kok ada kasus terhadap kasus yang ingkra?
00:48Nah, saya cuma mempelajari
00:50Dua kasus, yang terjadi itu Jiwasraya, Asabri
00:54Yang kerugian negaranya Asabri itu Rp23 triliun
00:59Apa namanya, Jiwasraya Rp16 triliun
01:03Dan ini ditangani oleh Kejaksaan Agung
01:05Dan saya orang lama di BUMN
01:08Namanya menyidik Asabri itu pekerjaan yang paling susah
01:12Jadi pada saat Kejaksaan melakukan itu
01:15Saya berikan apresiasi bahwa bisa masuk
01:17Nah, kok sekarang ada kasusnya?
01:19Saya mempertanya, ada apa sesuatu yang ingkra?
01:23Kok ada kasus muncul?
01:25Nah, saya teringat
01:26Ini kan dua, tiga kasus besar perampokan BUMN itu kan dilakukan oleh Benny Cokro
01:32Beng Cok
01:32Yang sudah dihukum
01:34Yang kita tahu dari Solo
01:37Ya, kan?
01:38Kok ada apa ini kaitannya?
01:40Kok sesuatu yang selesai dibongkar lagi?
01:43Nah, yang kedua kasus
01:46Yang ketiga yang ini adalah kasus blackout terhadap ini Batubara
01:51Apa namanya, DMO Batubara
01:54Nah, saya sudah menyatakan bahwa ini ruang korupsi yang paling besar
01:58Dan saya menyampaikan saat itu
02:00Kalau polisi menyatakan hanya Rp5 triliun
02:03Saya bilang saya yakin korupsi jauh lebih besar dari situ
02:07Karena ruang korupsi dari DMO itu
02:10DMO itu kewajiban pemilik tambang menjual batubaranya ke dalam negeri
02:16Sekarang 30%
02:18Dengan harga 70 dolar
02:19Pernah batubara itu 400 dolar per ton
02:22Sekarang 140
02:23Berarti selisihnya 70 dolar per ton
02:27Nah, dipaksa
02:29Nah, jumlah produksi batubara kita itu sekitar mendekati 800 juta ton
02:33Artinya ada 200
02:34Nah, artinya ada 250 triliun
02:37Nah, pertanyaan saya
02:38Nah, bola liaran yang paling aneh
02:40Yang mungkin nanti Pak Guru Senel menjelaskan
02:43Ini, kita tidak tahu perkaranya apa
02:45Tersangkanya siapa
02:47Tau-tau sudah mendatangi di Sita
02:50Nah, di Sita itu kalau menyatakan bukan punya uang saya
02:54Kita siapa tahu duduk di sini
02:55Kita tidak tahu
02:56Tau-tau rumah kita juga di Sita
02:57Perkara yang dicari-cari maksudnya?
02:59Belum ada perkaranya
03:00Belum ada tersangkanya
03:02Tau-tau ada penyitaan
03:03Lain kalau OTT
03:05Belum dirilis sih
03:05Masih proses penyidikan
03:07Nah, problemnya itu bola liar
03:08Akhirnya karena bola liar
03:10Maka terjadi sekarang
03:12Bahwa ini
03:13Ini
03:16Persaingan
03:17Persaingan antar
03:18Antar
03:19Yang penyakit lama muncul lagi
03:21Oke
03:21Nah, jadi saya menyatakan beginilah
03:23Forum ini
03:24Mari kita semua kompak
03:26Melawan
03:27Mendukung penangkap koruptor
03:29Tapi jangan kita mendukung penangkap yang menangkap koruptor
03:36Ya, orang ini menangkap penangkap koruptor
03:38Karena jangan sampai ini menjadi
03:40Ini kan pernah terjadi dulu
03:42Cicak buaya
03:43Jangan sampai ini terjadi lagi
03:46Tidak tahu istilahnya nanti
03:47Karena
03:47Kalau dulu kan KPK dengan polisi
03:49Cicak buaya
03:50Tidak tahu nanti
03:51Tidak ada nama siapa
03:52Coba saya ke Pak Guru
03:54Pandangan Anda sendiri
03:55Dengan berguruhnya kasus ini
03:56Apakah memang murni kasus hukum
03:58Atau menurut Anda
03:58Ini justru menimbulkan bola liar
04:00Seperti yang disebutkan oleh Pak Said
04:01Ya, kita tidak berani
04:03Ngambil kesimpulan di awal
04:04Karena
04:05Tapi karena disampaikan
04:06Tiga kasus sudah ingkah
04:07Kenapa baru sekarang di otak-atik
04:08Iya, karena
04:09Pernyataan-pernyataan Pak Jampisus
04:11Juga menyatakan
04:14Barang itu bukan barang saya
04:15Uang itu bukan uang saya
04:17Dan sebagian seperti itu
04:18Jadi
04:19Siapapun penyidik lah
04:20Penyidik itu entah KPK
04:22Entah kejaksaan
04:23Bagi penyidik tertentu
04:25Dan kepolisian
04:26Bagi penyidik polri
04:27Nah, ini dalam kuhap yang baru kan
04:29Kalau fokus pada penggelidahan
04:31Penggelidahan itu bagian dari upaya paksa
04:33Ya kan
04:35Dan penggelidahan itu tidak mudah
04:37Yang diatur dalam pasal 117 sampai 100
04:39Eh, 112 sampai 117
04:42Penggelidahan itu harus ada
04:43Lapornya harus jelas
04:45Kemudian kalau tidak tertangkap tangan
04:49Meminta izin pengadilan
04:50Meminta izin pengadilan juga harus jelaskan lokasinya
04:53Apa barangnya akan disita
04:55Jadi benar-benar
04:56Semua penyidik seharusnya mentah hati
05:00Kitab Undang-Undang
05:01Hukum Acara Pidana
05:02Undang-Undang nomor 20 tahun 2025
05:04Jadi
05:04Mudah-mudahan
05:05Penyidik polri yang bekerja ini
05:07Sudah menggunakan
05:08Tertib dalam
05:09Menerapkan pasal 112
05:11Sampai sekitar 117
05:13Tentang penggelidahan tersebut
05:15Jadi kalau
05:15Dikatakan ini bulah liar
05:17Ini kita belum dapat informasi yang lengkap
05:20Oke, tapi
05:20Kalau misalnya memang sudah dilakukan penggelidahan
05:23Ada izin dari pengadilan
05:24Artinya memang sudah jelas
05:26Akan ada penyidik
05:27Meyakini bahwa ini adalah
05:28Kasus pidana
05:29Dugaan pidana
05:30Iya kan disitu ini pada saat
05:31Selesai penggelidahan
05:33Kan dibuat berita acara
05:34Pada saat penggelidahan disaksikan
05:36Memilih rumah
05:37Kemudian kalau ada tersangka
05:39Disitu tersangkanya
05:40Iya kan
05:40Kemudian keluarga kalau ada
05:42Kemudian
05:43Lurah atau kepala desa
05:45Ketua RT RW
05:45Dan ada saksi
05:47Dan dibuatkan berita acara disitu
05:49Nah ini kalau kita mau
05:50Ada nggak kepala desa
05:52Atau lurah
05:53Dari sekitar
05:54Lokasi yang barang disita
05:56Dihadirkan disitu
05:56Dan itu kalau sudah disita
05:58Ya kan barang bukti kan sama dengan
06:00Kasus
06:01Namanya
06:03Pengurusakan
06:04Pengeroyokan
06:04Pembunuhan
06:05Ditunjukkan saja buktinya
06:06Jadi masyarakat nggak bertanya-tanya
06:08Ini yang disita apa
06:09Jumlahnya berapa
06:10Seperti itu
06:11Jadi saya yakin
06:12Ya kita apresiasi
06:13Pertama kali saya lupa tadi
06:14Kepada para penyidik
06:16Entah KPK
06:16Entah Jaksan
06:17Dan Kepolisian
06:18Untuk memberantas korupsi
06:20Jadi mari kita
06:21Sabu bersih koruptor
06:22Jangan sampai koruptor
06:23Membuat
06:24Menyambu bersih kita
06:25Seperti itu harusnya
06:26Oke baik
06:28Mas Yusuf
06:29Jadi kalau menurut Anda sendiri
06:30Apakah memang ketika
06:32Penggeledahan sudah dilakukan
06:33Dapat izin dari pengadilan
06:34Artinya memang kuat dugaan
06:35Sudah ada kasus pidananya disitu
06:37Ya terima kasih
06:38Pertama tentu kita apresiasi
06:40Karena komitmen bangsa ini
06:43Sampai hari ini kan
06:44Untuk pemberantasan korupsi
06:46Dan Presiden sendiri
06:47Salah satunya disebut
06:49Dalam masa citam
06:50Perkuat
06:51Pencegahan dan pemberantasan korupsi
06:54Maka
06:55Apa yang dimaksud oleh Pak Uguro tadi
06:57Itu sudah tepat
06:58Bahwa
06:59Dengan kuat baru kita ini
07:01Penggeledahan itu sudah upaya paksa
07:04Dan itu merupakan
07:06Dalam status kegiatan penyidikan
07:09Oke
07:09Tapi kalau prosesnya sudah on track
07:11Dan pengusutan atau belum menurut Anda
07:12Tunggu
07:13Kan penyidikan
07:14Penyidikan
07:15Penyidikan tidak bisa dibuat-buat
07:16Harus ada SPDP
07:19SPDP itu kan sekarang online
07:21Kalau ada yang membantah bahwa ini asal-asalan bola liar
07:24Itu bisa dibantah itu
07:26Tidak ada SPDP
07:27Itu bisa dibantah
07:30Silahkan
07:30Yang bisa membantah bahwa ini liar
07:32Tidak ada SPDP
07:33Disilahkan
07:34Tapi apa iya
07:36Begitu hingar-bingar
07:37Yang dilakukan
07:39Di dalam proses penggeledahan itu
07:41Polri
07:43Apa namanya
07:44Tidak
07:45Apa namanya
07:46Memiliki standar
07:48SOP nya
07:49Oke
07:50Jadi ini jelas tidak menimbulkan bola liar
07:52Sudah jelas
07:52Itu yang kita awasi
07:54Itu yang kita dorong
07:56Profesional
07:57Akuntabel
07:58Dan
07:58Tentu
07:59Kita kan undang-undang tidak pidana korupsi
08:02Ada fungsi-fungsi yang bisa mengkoordinasikan
08:05Ada fungsi-fungsi yang bisa supervisi
08:08Harapan kita ke depan
08:09Agar tidak terkesan
08:10Rivalitas negatif
08:12Bersaing untuk menunjukkan kinerja pemberantasan korupsi
08:15Itu kita dukung
08:16Tapi
08:17Rivalitas dalam konotasi yang negatif
08:19Barangkali
08:20Itu yang kita hindari
08:21Oleh karena itu ya
08:22Agar transparan dan akuntabel
08:25Dan profesional
08:26Bahwa
08:27Dalam
08:29Pelaksanaan
08:30Yang demikian
08:31Oke
08:32Penyidikan
08:32Ada penimpahan berkas
08:34Kejaksa penuntut umum nantinya
08:36Kan itu ada koordinasi
08:38Kecuali KPK yang punya jaksa sendiri
08:40Oke coba Pak Selamat
08:42Kalau begitu
08:42Pak Selamat
08:43Ini ada dua pendapat yang berbeda
08:44Satu bilang bahwa ini
08:45Sebagai bola liar
08:47Menimbulkan bola liar
08:48Yang satu mengatakan
08:48Seperti Pak Yusuf bilang
08:49Sudah on track kok
08:50Jadi menurut saya
08:52Beberapa hari menjelang
08:55Pergantian kepemimpinan nasional
08:58Ada sesuatu yang bisa kita
09:01Persepsikan dari sisi politik
09:04Pertama adalah
09:05Ketika pada tanggal 15 Oktober
09:09Dibentuklah korpsi
09:11Tindak pidana korupsi
09:14Kepolrian
09:15Kepolisian
09:16Artinya lima hari
09:18Menjelang pelantikan Presiden Prabowo
09:21Itu satu
09:21Perpresnya masih dibuat oleh Jokowi
09:26Oke
09:26Kemudian juga
09:28Mei 2024
09:31Tiba-tiba tim seleksi KPK
09:36Tiba-tiba tim seleksi KPK
09:37Ya artinya ini harus kita lihat
09:39Dari konstruksi politik juga
09:41Yang mengherankan adalah
09:44KPK itu dibentuk
09:47Karena
09:47Lemahnya kejaksaan agung
09:50Lemahnya kepolisian
09:52Maka dibentuk lembaga
09:53Seperti KPK
09:54Lalu lima hari
09:57Menjelang Jokowi
09:58Diganti oleh Prabowo
10:00Dibentuk
10:02Korpsi PIKOR itu
10:03Lalu kita lihat lagi
10:06Presiden Prabowo Subianto
10:09Pada tahun 2025
10:11Membuat Perpres
10:14Yang menugaskan TNI
10:18Untuk menjaga kejaksaan agung
10:21Ya
10:22Menjaga kejaksaan agung
10:23Dalam menjalankan tugas-tugasnya
10:25Sehingga
10:27Gedung kejaksaan agung
10:30Dan pejabat-pejabat kejaksaan agung
10:33Itu dijaga oleh TNI
10:35Kan menarik juga
10:37Setahun yang lalu
10:40Muncul isu
10:41Bahwa
10:44Jampitsus itu
10:46Bahkan keluarganya
10:47Terancam akan dibunuh
10:49Kan ini mengejutkan
10:51Persis
10:53May
10:53Setahun yang lalu juga
10:55Ada
10:57Iring-iringan mobil
10:59Kepolisian
11:00Yang mengitari
11:02Kejaksaan agung
11:03Sehingga publik melihat
11:04Ini ada apa lagi
11:06Ternyata kemudian
11:09Krokodai lawan
11:11Aligator
11:11Terjadi lagi
11:12Sama-sama
11:14Korps coklat
11:15Yang satu coklat muda
11:16Satu coklat tua
11:18Nah di dalam perspektif
11:20Ilmu politik
11:22Kasus-kasus besar itu
11:23Seringkali terjadi
11:25Ketika
11:27Terjadi pergeseran
11:29Keseimbangan
11:30Kekuasaan
11:31Jadi ini
11:32Tidak bisa
11:33Dilepaskan
11:34Dari persoalan
11:35Keseimbangan
11:36Kekuasaan
11:36Di dalam
11:38Birokrasi
11:39Penegakan hukum
11:40Jadi yang sekarang
11:41Memang pure
11:42Kalau menurut Anda sendiri
11:43Merupakan rivalitas
11:44Institusi
11:45Persis kemudian
11:47Ya
11:47Itu memang harus
11:49Dibuktikan nanti
11:50Nah
11:51Maka ada persepsi publik juga
11:53Bahwa
11:55Presiden Jokowi
11:56Meninggalkan
11:57Bom waktu
11:58Maka ada segitiga
12:00Yang bisa digambarkan
12:02Kira-kira
12:03Ada presiden
12:04Mantan presiden Jokowi
12:06Ada kepolisian
12:07Ada KPK
12:09Karena tidak biasa
12:10Presiden itu
12:12Melantik
12:13Unsur KPK
12:15Selama dua kali
12:16Harusnya adalah
12:17Jatah
12:17Dalam tanda petik
12:18Presiden baru
12:19Maka kemudian
12:21Juga muncul
12:22Keseimbangan lain
12:23Segitiganya adalah
12:24Presiden
12:25Prabowo
12:27Kejaksaan Agung
12:28Lalu TNI
12:30Untuk mengimbangi
12:32Sama-sama
12:34Kekuatan bersenjata
12:35Nah ini
12:36Yang saya ingin
12:37Kemukakan
12:39Jangan sampai
12:40Institusi-institusi ini
12:42Diadu Domba
12:43Maruah
12:45Kejaksaan Agung
12:46Harus dijaga
12:47Maruah
12:47Kepolisian
12:48Harus dijaga
12:49Maruah KPK
12:50Juga harus dijaga
12:51Termasuk
12:52Maruah TNI
12:53Harus dijaga
12:54Karena
12:55Kalau ini
12:56Diadu Domba
12:57Ada yang senang
12:58Diadu Domba
12:59Siapa Pak?
13:00Ya tentu saja
13:01Ada pihak-pihak
13:02Yang keberatan
13:03Terutama setelah
13:05Ada
13:05Satgas
13:06PKH itu
13:07Itu kan
13:09Memunculkan
13:11Bahwa
13:11Oligarki-oligarki hitam
13:13Atau orang yang
13:14Tertangkap
13:15Di dalam
13:16Satgas itu
13:17Itu bisa
13:18Kemudian
13:19Mengendalikan
13:20Mengendalikan
13:22Institusi-institusi
13:24Oknum
13:24Institusi-institusi
13:26Tertentu
13:27Untuk
13:28Melindungi dirinya
13:29Ini karena
13:30Tidak nyaman
13:32Mungkin
13:32Sepuluh tahun
13:34Sebelumnya
13:34Sudah nyaman
13:35Begitu ada
13:36Pemerintahan
13:37Prabowo
13:38Yang akan
13:38Melakukan
13:39Tindakan
13:40Pemberantasan
13:41Korupsi
13:41Mereka juga
13:42Tidak nyaman
13:43Oke
13:43Baik
13:44Saya ke Pak Saud
13:45Kalau begitu
13:45Pak Saud
13:46Krokodil
13:46Versus
13:47Alligator
13:47Anda melihat
13:48Hal yang sama
13:48Atau tidak
13:49Dalam kasus ini
13:49Ya
13:53Sebenarnya
13:53Kalau
13:54Pertanyaan
13:55Yona
13:55Seperti itu
13:56Kita seharusnya
13:57Melihat ke belakang
13:58Ya
13:59Ketika
14:00Kita end up
14:01Persepsi korupsinya
14:02Tiga empat
14:02Itu kan
14:02Segala kemungkinan
14:03Bisa terjadi
14:04Tiga empat
14:05Itu kan
14:06Kita mundur
14:06Sepuluh tahun
14:07Jokowi
14:07Mulai berkuasanya
14:08Tiga empat
14:09Kita naikin
14:10Naikin
14:10Sampai empat puluh
14:11Digantinya
14:12Undang-undang KPK
14:12Diganti dengan
14:14Tas TV Cor
14:14Tadi
14:16Apa yang ada
14:17Di KPK itu
14:18Sebenarnya kan
14:18Mau diterjemahkan
14:19Di tas TV Cor
14:20Ini
14:20Cor
14:21Kornya itu kan
14:21Koordinasi
14:22Padahal di undang-undang KPK
14:23Itu sudah
14:24Koordinasi
14:24Supervisi
14:25Monitoring
14:26Pencegahan
14:26Penindakan
14:26Jadi disitu
14:28Apakah SPDP itu
14:29Wajib di KPK
14:31Dilaporkan
14:31Jadi kita bisa pantau
14:32Sekarang KPK
14:33Yang bermasalah
14:34Seperti sekarang ini
14:36Apakah kemudian
14:37Bia bisa menjadi
14:38Koordinasi
14:38Supervisi
14:39Monitoring
14:39Pencegahan
14:40Penindakan
14:40Sebagai yang disebut
14:41Sebagai
14:43Trigger mechanism
14:44Nah
14:45Apa yang disebut
14:47Sebagai
14:47Tas TV Cor
14:48Ini
14:48Kemudian bisa
14:49Menerjemahkan
14:50Tugas-tugas KPK
14:51Di masa lalu
14:52Ternyata gak bisa
14:53Udah jelas
14:54Stress testnya
14:55Hari ini
14:55Dia dites
14:56Terbukti
14:56Dia gak mampu
14:57Melakukan
14:58Seperti yang
14:58Dilakukan
14:59KPK
14:59Ketika itu
14:59Ya kan
15:00Kalau itu
15:01Bisa dilakukan
15:02Kita gak tahu
15:03Apakah hari ini
15:04Konferensi
15:04Perse hari ini
15:05Akan ada KPK
15:05Di situ
15:06Itu kan kelihatan
15:07Jadi kita mundur
15:08Ke belakang
15:08Kenapa juga
15:09Lu bubarin
15:10Nung-ndung-ndang KPK
15:10Kalau memang
15:11Lu bentuk
15:12Tas TV Cor
15:12Baru
15:13Ternyata
15:13Menimbulkan
15:14Masalah baru
15:14Ini bukan
15:15Buaya
15:16Mbah
15:16Buaya
15:16Mungkin
15:16Krokodil
15:17Krokodil
15:17Dinosaurus
15:18Lawan
15:18Dinosaurus
15:19Jadi
15:20Sekali lagi
15:21Pertanyaannya
15:21Adalah
15:22Kita tuh
15:23Gak setia
15:24Bahwa
15:24Memberantas
15:25Korupsi
15:25Itu
15:25Anda harus
15:26Sustain
15:26Dan bertahap
15:27Ketika udah
15:2940 itu
15:29Udah topnya
15:30Ngapain
15:30Mesti diganti
15:31Akhirnya
15:32Sekarang seperti ini
15:33Dan pertempuran
15:34Ini berpotensi
15:35Lebih bahaya
15:36Karena apa
15:38Skala ekonominya
15:39Menjadi lebih gede
15:40Ini kalau
15:42Dibidiamin
15:42Bisa lagi
15:43100 kilo
15:43Di kulkas
15:44Di
15:44Berankas
15:45Jadi artinya
15:46Apa yang kita sebut
15:48Sebagai
15:49Tidak sustain
15:50Dalam melakukan
15:51Penindakan
15:51Supervisi
15:52Monitoring
15:53Dan pencegahannya
15:54Kita hanya hit and run
15:55Ini gak akan bisa
15:57Menyelesaikan
15:57Pemberantasan korupsi
15:59Secara baik
15:59Ini hanya
16:00Ini kelihatan ya
16:02Apa yang dilakukan
16:03Sekarang kita lihat
16:04Di
16:05Apa namanya
16:05Di
16:05Di berankas itu
16:07Itu terjadi
16:08Di banyak negara lain
16:09Jadi memang ini
16:10Korupnya kurang kreatif
16:11Koruptornya kurang kreatif
16:12Ini masih modus-modus lama
16:14Yang
16:14Yang gampang diendus
16:15Sebenarnya
16:16Baik
16:16Nanyain
16:18Pembantu rumah tangga aja
16:19Kejawab tuh
16:20Eh di rumah ada apa
16:21Gak tau pak
16:21Di dinding tuh
16:22Ada di buka-buka tuh
16:23Gue gak tau
16:23Udah ketahuan
16:24Yang jadi pertanyaan publik juga ini
16:26Semua bapak-bapak
16:27Bahwa TNI menjaga rumah
16:29Jampitsus ke jagung
16:30Saat polisi melakukan penyelidikan
16:32Nah pertanyaannya adalah
16:33Urgensinya apa
16:34Nanti jawab komisil komisil komisil komisil saudara
16:36Tetap di bola liat
16:36Sub indo by broth3rmax
Komentar