Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 12 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Rachmat Gobel meninggal dunia, Jumat (10/7/2026).

Kepergian sosok Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para koleganya.

Sejumlah tokoh yang hadir menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang sosok Rachmat Gobel sebagai pribadi yang baik dan memiliki kontribusi besar di berbagai bidang.

Anggota DPR RI Eko Patrio mengaku kehilangan sosok yang berjasa dalam perjalanan kariernya di dunia hiburan.

Menurutnya, Rachmat Gobel merupakan orang yang pertama kali memberikan dukungan hingga membuka jalan baginya di industri entertainment.

"Pertama saya secara pribadi, beliau yang pertama support saya di dunia entertainment. Saya dibukakan di dunia entertainment seperti ini, jadi pelawak seperti ini, beliau yang ajak saya. Pak Rachmat orang baik. Beliau tidak kenal saya saja, tapi kenal istri dan keluarga saya. Karena sama di Komisi VI jadinya sering komunikasi," kata Eko.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenang Rachmat Gobel sebagai pribadi yang mudah bergaul dan memiliki peran besar dalam hubungan Indonesia dengan Jepang.

"Kita semua kehilangan sahabat yang baik. Saya mengenal secara pribadi, orangnya baik dan berkawan dengan siapa saja. Menurut saya, sebagai teman, kehilangan teman yang sudah mendedikasikan hidup untuk orang banyak," kata Pramono.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/679764/kepergian-rachmat-gobel-tinggalkan-duka-eko-patrio-hingga-pramono-kenang-sosoknya
Transkrip
00:06Yang pertama saya secara pribadi dan juga pokoknya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Pak Rahmat Gobel.
00:21Karena Pak Rahmat Gobel itu buat saya bukan hanya teman di parlemen ya, tetapi beliau yang support saya awal-awal
00:33saya menjadi di dunia entertain.
00:37Jadi saya banyak disupport oleh beliau dan saya dibukakan di dunia entertain itu seperti apa gitu ya.
00:49Dibawa ke dunia luar, ini kalau mau jadi pelawak seperti kayak gini, menjadi entertain seperti ini, dan beliau yang ngajak
00:57saya.
00:58Demikian juga di parlemen juga beliau salah satu mentor saya dan saya bangga bisa bertemu dengan orang baik.
01:06Pak Rahmat orang baik, bangga saya kenal dengan beliau dan beliau bukan kenal saya aja, tapi juga kenal saya dengan
01:17istri saya dan keluarga saya.
01:20Dan setiap hari mungkin bisa jadi, karena sekarang di komisinya yang sama, di komisinya yang sama, sering komunikasi.
01:29Sore aja jam 16.10 saya masih ingat beliau nelfon saya, dan seperti biasa, yang mulia ada di mana gitu,
01:39ini lagi di jalan gitu loh.
01:41Kalau bisa rapat nanti ketemu itu jangan gini-gini, dia selalu memberikan masukan yang insight-insight bagus gitu loh, tentang
01:47permasalahan-permasalahan yang sekarang gitu.
01:51Ya saya turut berduka, saya turut kehilangan, sampai sekarang gak percaya kalau Pak Rahmat yang udah saya anggap orang tua
02:03saya sendiri, senior saya, meninggalkan kita semua.
02:09Komunikasi terakhir malah kemarin sore.
02:12Jadi siangnya jam 2 makan sama saya, masih makan bersama-sama dengan teman-teman anggota Dewan.
02:20Terus sudah gitu, saya ada acara partai dulu dan ketemu dengan teman-teman, tiba-tiba ditelepon.
02:30Loh kok gak ada di acara, kemana kata Pak Rahmat.
02:35Saya ketemu orang dulu Pak Rahmat gitu, ketemu teman-teman gitu.
02:39Nah itu dia, disitu.
02:41Jadi saya masih ingat jam 16.10, ngobrol cuma 1 menit sekian gitu.
02:47Tapi itu intens dia setiap hari, ngeleponin saya terus gitu.
02:51Dan selalu membicarakan tentang permasalahan-permasalahan yang sedang marak lah pemerintahan-pemerintahan di media.
03:02Dari Pak Rahmat sendiri, pernah ada mengalus sakit atau apa akhir-akhirnya?
03:06Nah itu dia.
03:07Jadi saya kalau misalnya diajak sama beliau ya, baik misalnya pernah saya waktu jaman entertain ya bun ya, ke Jepang
03:15gitu, waktu Panasonic kuat.
03:17Eh jangan naik mobil, kita jalan, biar sehat.
03:20Jadi dia bisa jalan tuh 5 kilo, 6 kilo, itu bisa gitu lah.
03:23Sampai sekarang pun di, kalau misalnya kita lagi kunjungan kerja ke daerah, dia paling gak suka naik kendaraan.
03:28Dia selalu jalan, jadi dia memang gak ada sakit.
03:30Dan semalam pun saya ngobrol tadi sama anaknya, jam 10 pun masih ngobrol dengan keluarga.
03:39Jam 12 lah baru, tiba-tiba tangannya dingin dan nafasnya sesak gitu.
03:51Masih belum jelas apakah di Taman Makam Pahlawan, ataukah dibawa ke Gorontalo.
03:57Tapi yang benar nanti abis ini jam 10 lewat, jam setengah 11, disemayamkan di terlebih dahulu sebelum dimakamkan, dibawa ke
04:07DPR.
04:09Jam 10 ya.
04:12Masih.
04:13Terima kasih banyak, Mas Eko.
04:29Persemayaman terakhir di mana?
04:30DPR.
04:31Jangan balik-balik lagi.
04:32Jangan balik lagi.
04:33Jangan balik lagi.
04:38Jangan balik lagi.
04:43Jangan balik lagi.
04:45Jangan balik lagi.
04:47Jangan balik lagi.
04:49Jangan balik lagi.
04:49Jangan balik lagi.
04:51Jangan balik lagi.
04:52Jangan balik lagi.
04:53Jangan balik lagi.
04:54Jangan balik lagi.
04:59Jangan balik lagi.
05:01Jangan balik lagi.
05:09Terima kasih.
05:42Terima kasih.
06:10Terima kasih.
06:37Terima kasih.
07:09Terima kasih.
07:41Terima kasih.
08:09Terima kasih.
08:42Terima kasih.
09:02Terima kasih.
09:35Terima kasih.
10:08Terima kasih.
10:42Terima kasih.
10:48Terima kasih.
10:58Terima kasih.
11:27Terima kasih.
11:29Terima kasih.
12:18Terima kasih.
12:21Terima kasih.
13:03Terima kasih.
13:05Terima kasih.
13:07Terima kasih.
13:09Terima kasih.
13:12Terima kasih.
13:13Terima kasih.
13:15Terima kasih.
14:00Terima kasih.
14:08Terima kasih.
14:11Terima kasih.
14:20Terima kasih.
14:22Terima kasih.
14:40Terima kasih.
14:44Terima kasih.
15:02Terima kasih.
15:04Terima kasih.
15:16Terima kasih.
15:24Terima kasih.
15:52Terima kasih.
16:00Terima kasih.
16:08Terima kasih.
16:16Terima kasih.
16:23Terima kasih.
16:23Terima kasih.
16:25Terima kasih.
16:26Terima kasih.
16:33Terima kasih.
17:03Terima kasih.
17:33Terima kasih.
18:02Terima kasih.
18:32Terima kasih.
19:03Terima kasih.
19:30Terima kasih.
20:03Terima kasih.
20:34Terima kasih.
21:02Terima kasih.
21:32Terima kasih.
22:04Terima kasih.
22:34Terima kasih.
23:04Terima kasih.
23:33Terima kasih.
24:03Terima kasih.
24:35Terima kasih.
25:03Terima kasih.
25:34Terima kasih.
26:03Terima kasih.
26:32Terima kasih.
27:02Terima kasih.
27:33Terima kasih.
27:57Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan