Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mengenai juara bertahan Piala Dunia Argentina melaju ke perempat final usai mengalahkan Mesir. Namun, kemenangan Tim Tango diwarnai kontroversi kepemimpinan pengadil di lapangan.

Duel Argentina kontra Mesir tersaji di Atlanta Stadium. Mesir unggul lebih dulu di menit 15 lewat sundulan Yasser Ibrahim. Anak asuh Lionel Scaloni berpeluang samakan skor, namun eksekusi penalti Messi berhasil dimentahkan kiper Mesir.

Mostafa Ziko sempat membawa The Pharaohs unggul dua nol di menit 59, namun golnya dianulir wasit usai tinjauan VAR menilai adanya pelanggaran sebelum proses terjadinya gol.

Meski demikian, Ziko mencatatkan nama di papan skor pada menit 67.

Tertinggal dua gol, Argentina memperkecil ketertinggalan lewat gol Cristian Romero di menit 79, dan sang kapten Lionel Messi 4 menit berselang.

Enzo Fernandez menyegel kemenangan Tim Tango jadi 3-2 dengan gol di masa injury time.

Messi bilang, jika penaltinya berhasil bisa mengubah jalannya pertandingan, karena diklaim timnya sedang bermain baik.

#messi #mesir #argentina

Baca Juga Pelatih Mesir Blak-blakan Tuduh Argentina Dibantu FIFA: Mereka Ingin Messi Tetap di Piala Dunia di https://www.kompas.tv/olahraga/679410/pelatih-mesir-blak-blakan-tuduh-argentina-dibantu-fifa-mereka-ingin-messi-tetap-di-piala-dunia



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/679431/instruktur-var-analis-sepak-bola-bahas-soal-kontroversi-wasit-di-laga-panas-argentina-vs-mesir
Transkrip
00:00Soal kontroversi wasit di laga panas Argentina kontra Mesir, kita bahas bersama Fahrizal Kahar,
00:06seorang wasit yang juga instruktur FAR dan analis sepak bola Anton Sanjoyo.
00:10Selamat malam, Bung Rizal, Mas Anton.
00:13Selamat malam.
00:14Saya ke Bung Rizal dulu melihat tadi malam pertandingan yang banyak mengatakan penuh kontroversi.
00:21Gol kedua Mesir sempat dianulir karena wasit tinjau FAR.
00:24Apakah ini rekomendasi wasit FAR atau murni keinginan wasit utama sebenarnya, Bung Rizal?
00:28Ya, dalam pertandingan dengan protokol VR, kita harus bisa mematuhi protokol dalam satu pertandingan.
00:37Terbukti dengan tahap-tahap misalnya ada kejadian pelanggaran yang dilakukan oleh pemain defender
00:48tetapi wasit mempersilahkan permainan berjalan apabila peluang itu akan mencapai bisa goal scoring.
00:56Nah, di situ. Jadi, dia harus mengikuti delay whistle-nya dulu apabila di situ.
01:03Karena apa? Nanti akan di-check, ya, kalau dia ambil satu pelanggaran, ya,
01:10misalnya ada satu kesalahan di situ,
01:13nanti VR bisa membantu karena sudah diputuskan oleh wasit.
01:17Terkait tentang tadi malam situasinya yang goal, apa, goal Argentina yang disahkan itu,
01:27ya, yang goal...
01:28Goal Mesir, yang dianulir, ya.
01:31Yang dianulir, ya, itu adalah merupakan prosedur,
01:35kalau disebut dari sistem VR itu, protokol VR adalah APP, Attacking Pass Position.
01:42Tahap-tahap penguasaan, Attacking yang akan menyerang dan membuahkan hasil baik itu.
01:49Penalti atau goal? Nah, di situ wasit men-check.
01:52Sebelum ada goal, ada apa yang dilakukan oleh tim yang menyerang,
01:58tim yang melakukan goal scoring di situ.
02:01Apabila ada satu kesalahan yang dilihat sama VR,
02:04yang jelas menurut VR ini adalah satu pelanggaran,
02:08dia akan merekomendasi wasit untuk ke layar atau on-free review di situ.
02:14Oke.
02:15Bu Rizal, sebelum saya ke Bungco, saya ingin juga mendalami,
02:17kalau memang tadi Anda sebut ada whistle delay gitu,
02:21itu ada ketentuan atau tidak berdasarkan aturan VR?
02:24Bahwa whistle delay yang ini paling lama, berapa lama bisa diterapkan dalam sistem VR?
02:30Ya, kalau whistle delay itu sistemnya karena situasi yang menjurus arah ke gawang.
02:36Misalnya, posisi penyerang itu offside,
02:41asisten rise flag, angkat flag.
02:43Tetapi, arah mau ke goal, wasit tidak seteramerta untuk memberikan fluid.
02:48Karena apa?
02:49Apabila dicek sama VR itu on-site, bendera di situ,
02:54wasit akan mensahkan goalnya.
02:55Dan offside itu tidak berlaku karena VR yang mengecek situasi tersebut di situ.
03:01Makanya, pasit mendelay whistle di situ.
03:04Tapi dalam kondisi tadi malam itu kan ada pelanggaran di garis pertahanan Mesir,
03:10sehingga ada delay serangan yang dilihat oleh FAR itu,
03:17tertunda oleh pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Mesir di belakang dengan Argentina.
03:24Nah, bagaimana ini terjadi dalam posisi pelanggaran di lini pertahanan yang posisinya saat sedang menyerang?
03:30Ya, itu kan tadi yang saya bilang.
03:32Itu merupakan satu prosedur proses APP.
03:35Oke.
03:36Ata penyerangan sebelum goal.
03:37Masuk di situ ya sistemnya ya?
03:38Itu masuk di situ ya.
03:39Oke, baik.
03:40Jadi, menurut seorang VR di dalam, karena VR di dalam itu adalah wasit,
03:44dia punya angle kamera yang lengkap,
03:46dia melihat ini adalah pelanggaran sebelum pemain Mesir itu mencetak goal.
03:51Oke.
03:52Ada tuduhan, saya ke Bung Joy,
03:53ada tuduhan konspirasi Bung Joy di balik kemenangan Argentina atas Mesir?
03:56Anda sepakat soal ini?
03:58Ya, saya paling tidak percaya pada teori konspirasi.
04:02Apalagi menyangkut satu negara, satu individu.
04:05Gini, kalau konspirasinya ini buat Argentina, apa untungnya untuk FIFA?
04:11Enggak ada.
04:12Kalau soal Messi, apa untungnya untuk FIFA?
04:15Jauh lebih, kalau misalnya itu ada konspirasi, jauh lebih menguntungkan,
04:20misalnya FIFA menganak emaskan Cristiano Ronaldo.
04:23Anda tahu berapa jumlah followersnya?
04:26Jutaan.
04:27Jutaan.
04:28Ratusan juta bahkan.
04:29Enggak, ya.
04:30Nah, secara cuan, secara keuntungan finansial,
04:33pasti lebih untung menganak emaskan Cristiano Ronaldo.
04:36Kenapa harus Messi?
04:37Kalau secara negara, kenapa harus Argentina?
04:40Kenapa enggak Jerman?
04:41Jadi, atau Perancis, yang jauh lebih kaya daripada mereka.
04:45Ya, saya enggak pernah percaya itu.
04:47Ini yang pertama.
04:48Yang kedua, ya terima kasih kepada Bang Rizal,
04:51yang sudah menjelaskan secara gamblang
04:54tentang bagaimana aturan FAR itu berlaku.
04:56Tapi, aturan FAR itu sebetulnya juga terkait dengan dua kejadian sebetulnya, kan?
05:02Yang diprotes sangat keras.
05:04Yang pertama adalah pelanggaran terhadap Julian Alvarez di garis pertahanan Mesir.
05:10Dan itu adalah situasi yang tidak terlepas dari gol yang tercipta,
05:17gol kedua dari Mesir yang dianulir.
05:20Karena satu rangkaian,
05:21satu rangkaian yang menyebabkan di Mesir ini mampu untuk mencetak gol.
05:26Kalau Julian Alvarez tidak dilanggar,
05:29dan pelanggaran itu menurut saya juga pelanggaran yang layak untuk dijadikan disangsi hukuman,
05:35entah pendangan bebas atau apapun,
05:37karena ada tarikan dan ada injakan kepada kaki.
05:40Jadi, itu menurut saya wasit sudah sangat tepat.
05:43Artinya, ketika dia meninjau FAR,
05:47itu dia sebetulnya mengetahui bahwa satu rangkaian dari pelanggaran terhadap Julian Alvarez
05:52itu menyebabkan gol.
05:55Ini kan sepakat.
05:56Satu keterangan dengan Bang Rizal tadi.
05:59Yang kedua, ada yang jadi rame juga adalah kejadian di mana mau salah,
06:06di hadang, bukan di tekel.
06:07Di hadang.
06:08Di hadang, ya di hadang.
06:10Dan gerakan dari Nico Gonzalez itu gerakan yang normal.
06:14Kalau saya lihat dari tayangan ulang,
06:17itu bola kena kaki Alvarez, kena kaki Gonzalez dulu,
06:21lalu salah kehilangan posisi,
06:25keseimbangan, lalu terjatuh.
06:26Tetapi saya tahu betul, wasit itu tidak menganggap pelanggaran.
06:31Lalu pertanyaannya, kenapa tidak di cek FAR?
06:34Saya minta konfirmasi Bang Rizal.
06:37Di cek FAR itu, sepanjang wasit yakin, wasit utama yakin,
06:41bahwa pandangannya jelas,
06:44dia di perintah pun, saya minta konfirmasi ya Bang,
06:47di perintah oleh wasit FAR pun,
06:49dia boleh menolakkan,
06:50karena pandangan dia lebih jelas daripada mungkin yang dilihat oleh wasit FAR.
06:55Jadi dia boleh menolak, boleh di perintah,
06:57tapi dia boleh menolak.
06:59Tidak ada obligasi wasit utama untuk melihat FAR sepanjang dia yakin.
07:06Ya kan, itu ada konsekuensinya.
07:07Saya minta konfirmasi nih dari Bang Rizal.
07:10Benar nggak seperti itu?
07:11Nah, itu bisa dijawab loh ya, Bu Rizal.
07:12Apakah keputusan absolut mengenai keputusan wasit di lapangan hijau itu,
07:16tidak meninjau ruang FAR,
07:18itu adalah disahkan menurut aturan?
07:21Ya, saya sepakat sama Bung Joy tadi tentang pelanggarannya ya.
07:26Di situasi pertama terlihat ada injekan dari pemain Mesir.
07:30Di situasi kedua, situasinya mau salah unbalance, tidak posisi,
07:36karena dia penguasan bola, dia maju lebih dulu, bola di belakang.
07:39Sehingga arah berputar, dia tidak kesimbangan.
07:43Kaki pemain bertahan defender Argentina sudah berada di situ,
07:48sehingga terbentur, ya itu menurut wasit dibirkan normal play.
07:53Jadi permainan dilanjutkan.
07:55Nah, sekarang kalau FAR itu kan VR, video assistant referee.
08:00Wasit yang punya kuasa.
08:02Saya sepakat tadi sama Bung Joy,
08:03misalnya kalau wasit bilang,
08:05ah ini menurut saya ini, oh ini no problem.
08:07Tapi, VR harus melihat dalam situasi dia membantu wasit,
08:11kalau obvious dengan jelas.
08:13Misalnya, ada kejadian yang tadi yang mau salah.
08:17Apabila itu benar-benar jelas,
08:19yang menurut VR itu ada ini potensi penalti,
08:23dan wasit terus memainkan play on di situ,
08:25dia akan memanggil.
08:26Tapi, dalam situasi ini kita lihat,
08:28dalam kejadian situasi pelanggaran minim impact,
08:31karena kaki pemain,
08:33defender Argentina itu sudah berada di situ,
08:36dan mau salah hilang unbalance di situ.
08:38Bolanya di belakang dia.
08:40Jadi, dia mau berputar,
08:41kakinya sudah tidak bisa.
08:43Pemain Argentina di situ.
08:45Jadi, situasi yang berbeda,
08:47yang di compare, tidak bisa disamakan.
08:49Jadi, menurut saya ini VR di dalam VR room,
08:53mereka punya angle kamera yang banyak.
08:56Jadi, kalau kita di broadcast hanya beberapa kamera,
08:59VR akan mencek.
09:00Karena apa?
09:01Dia di situ akan mendetail semua apa yang terlihat di situ.
09:05Oke.
09:05Baik.
09:06Bung Joy, dari perspektif analis,
09:09VAR ini banyak sekali yang juga melihat bahwa ini sebuah kontroversi.
09:15Tapi, ada juga yang melihat bahwa ini adalah akurasi
09:19permainan di lapangan hijau bisa dibantu oleh VAR.
09:21Nah, menurut Anda, posisi VAR saat ini,
09:24apakah yang saya sebutkan pertama,
09:25atau Anda sepakat yang saya sebutkan kedua?
09:27Bahwa VAR ini jauh lebih menjadikan sepak bola
09:30sebagai permainan yang jauh lebih menarik.
09:33Begini, awal-awal VAR,
09:35ada, saya sebetulnya sangat anti.
09:38Karena saya waktu itu ya,
09:40saya menilai bahwa VAR ini mengganggu ritmo permainan,
09:43mengganggu keindahan sepak bola.
09:45Karena ada unsur-unsur kesalahan manusia
09:48yang harus kita maklumi dari seorang wasit.
09:50Tapi, seiring berjalannya waktu,
09:53saya melihat, oh VAR ini ternyata oke banget ya.
09:55Dalam kerangka apa?
09:57Dalam kerangka membantu wasit untuk mengambil keputusan lebih tepat.
10:01Karena posisi wasit kan,
10:03bagaimanapun wasit seorang manusia,
10:04punya kelemahan,
10:06mungkin dalam angle yang tidak sempurna,
10:08mungkin juga jaraknya agak terlalu jauh,
10:10ini membuat situasi,
10:13keadaan keadilan di lapangan,
10:15itu bisa dibantu oleh adanya VAR.
10:17Jadi sekarang saya dalam posisi sangat setuju
10:19dengan adanya VAR.
10:21Oke, baik.
10:21Terima kasih pandangannya Mas Joy dan juga Bung Rizal.
10:24Ini masuk ke quarter final,
10:26perempat final.
10:26Tentu saja VAR akan lebih banyak membantu lagi
10:29pertandingan penting di perempat final nanti.
10:32Selamat malam,
10:33Bung Joy dan Bung Rizal.
10:35Sampai jumpa lagi.
10:36Sama-sama, terima kasih.
10:38Selamat malam.
Komentar

Dianjurkan