00:00Soal kontroversi wasit di laga panas Argentina kontra Mesir, kita bahas bersama Fahrizal Kahar,
00:06seorang wasit yang juga instruktur FAR dan analis sepak bola Anton Sanjoyo.
00:10Selamat malam, Bung Rizal, Mas Anton.
00:13Selamat malam.
00:14Saya ke Bung Rizal dulu melihat tadi malam pertandingan yang banyak mengatakan penuh kontroversi.
00:21Gol kedua Mesir sempat dianulir karena wasit tinjau FAR.
00:24Apakah ini rekomendasi wasit FAR atau murni keinginan wasit utama sebenarnya, Bung Rizal?
00:28Ya, dalam pertandingan dengan protokol VR, kita harus bisa mematuhi protokol dalam satu pertandingan.
00:37Terbukti dengan tahap-tahap misalnya ada kejadian pelanggaran yang dilakukan oleh pemain defender
00:48tetapi wasit mempersilahkan permainan berjalan apabila peluang itu akan mencapai bisa goal scoring.
00:56Nah, di situ. Jadi, dia harus mengikuti delay whistle-nya dulu apabila di situ.
01:03Karena apa? Nanti akan di-check, ya, kalau dia ambil satu pelanggaran, ya,
01:10misalnya ada satu kesalahan di situ,
01:13nanti VR bisa membantu karena sudah diputuskan oleh wasit.
01:17Terkait tentang tadi malam situasinya yang goal, apa, goal Argentina yang disahkan itu,
01:27ya, yang goal...
01:28Goal Mesir, yang dianulir, ya.
01:31Yang dianulir, ya, itu adalah merupakan prosedur,
01:35kalau disebut dari sistem VR itu, protokol VR adalah APP, Attacking Pass Position.
01:42Tahap-tahap penguasaan, Attacking yang akan menyerang dan membuahkan hasil baik itu.
01:49Penalti atau goal? Nah, di situ wasit men-check.
01:52Sebelum ada goal, ada apa yang dilakukan oleh tim yang menyerang,
01:58tim yang melakukan goal scoring di situ.
02:01Apabila ada satu kesalahan yang dilihat sama VR,
02:04yang jelas menurut VR ini adalah satu pelanggaran,
02:08dia akan merekomendasi wasit untuk ke layar atau on-free review di situ.
02:14Oke.
02:15Bu Rizal, sebelum saya ke Bungco, saya ingin juga mendalami,
02:17kalau memang tadi Anda sebut ada whistle delay gitu,
02:21itu ada ketentuan atau tidak berdasarkan aturan VR?
02:24Bahwa whistle delay yang ini paling lama, berapa lama bisa diterapkan dalam sistem VR?
02:30Ya, kalau whistle delay itu sistemnya karena situasi yang menjurus arah ke gawang.
02:36Misalnya, posisi penyerang itu offside,
02:41asisten rise flag, angkat flag.
02:43Tetapi, arah mau ke goal, wasit tidak seteramerta untuk memberikan fluid.
02:48Karena apa?
02:49Apabila dicek sama VR itu on-site, bendera di situ,
02:54wasit akan mensahkan goalnya.
02:55Dan offside itu tidak berlaku karena VR yang mengecek situasi tersebut di situ.
03:01Makanya, pasit mendelay whistle di situ.
03:04Tapi dalam kondisi tadi malam itu kan ada pelanggaran di garis pertahanan Mesir,
03:10sehingga ada delay serangan yang dilihat oleh FAR itu,
03:17tertunda oleh pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Mesir di belakang dengan Argentina.
03:24Nah, bagaimana ini terjadi dalam posisi pelanggaran di lini pertahanan yang posisinya saat sedang menyerang?
03:30Ya, itu kan tadi yang saya bilang.
03:32Itu merupakan satu prosedur proses APP.
03:35Oke.
03:36Ata penyerangan sebelum goal.
03:37Masuk di situ ya sistemnya ya?
03:38Itu masuk di situ ya.
03:39Oke, baik.
03:40Jadi, menurut seorang VR di dalam, karena VR di dalam itu adalah wasit,
03:44dia punya angle kamera yang lengkap,
03:46dia melihat ini adalah pelanggaran sebelum pemain Mesir itu mencetak goal.
03:51Oke.
03:52Ada tuduhan, saya ke Bung Joy,
03:53ada tuduhan konspirasi Bung Joy di balik kemenangan Argentina atas Mesir?
03:56Anda sepakat soal ini?
03:58Ya, saya paling tidak percaya pada teori konspirasi.
04:02Apalagi menyangkut satu negara, satu individu.
04:05Gini, kalau konspirasinya ini buat Argentina, apa untungnya untuk FIFA?
04:11Enggak ada.
04:12Kalau soal Messi, apa untungnya untuk FIFA?
04:15Jauh lebih, kalau misalnya itu ada konspirasi, jauh lebih menguntungkan,
04:20misalnya FIFA menganak emaskan Cristiano Ronaldo.
04:23Anda tahu berapa jumlah followersnya?
04:26Jutaan.
04:27Jutaan.
04:28Ratusan juta bahkan.
04:29Enggak, ya.
04:30Nah, secara cuan, secara keuntungan finansial,
04:33pasti lebih untung menganak emaskan Cristiano Ronaldo.
04:36Kenapa harus Messi?
04:37Kalau secara negara, kenapa harus Argentina?
04:40Kenapa enggak Jerman?
04:41Jadi, atau Perancis, yang jauh lebih kaya daripada mereka.
04:45Ya, saya enggak pernah percaya itu.
04:47Ini yang pertama.
04:48Yang kedua, ya terima kasih kepada Bang Rizal,
04:51yang sudah menjelaskan secara gamblang
04:54tentang bagaimana aturan FAR itu berlaku.
04:56Tapi, aturan FAR itu sebetulnya juga terkait dengan dua kejadian sebetulnya, kan?
05:02Yang diprotes sangat keras.
05:04Yang pertama adalah pelanggaran terhadap Julian Alvarez di garis pertahanan Mesir.
05:10Dan itu adalah situasi yang tidak terlepas dari gol yang tercipta,
05:17gol kedua dari Mesir yang dianulir.
05:20Karena satu rangkaian,
05:21satu rangkaian yang menyebabkan di Mesir ini mampu untuk mencetak gol.
05:26Kalau Julian Alvarez tidak dilanggar,
05:29dan pelanggaran itu menurut saya juga pelanggaran yang layak untuk dijadikan disangsi hukuman,
05:35entah pendangan bebas atau apapun,
05:37karena ada tarikan dan ada injakan kepada kaki.
05:40Jadi, itu menurut saya wasit sudah sangat tepat.
05:43Artinya, ketika dia meninjau FAR,
05:47itu dia sebetulnya mengetahui bahwa satu rangkaian dari pelanggaran terhadap Julian Alvarez
05:52itu menyebabkan gol.
05:55Ini kan sepakat.
05:56Satu keterangan dengan Bang Rizal tadi.
05:59Yang kedua, ada yang jadi rame juga adalah kejadian di mana mau salah,
06:06di hadang, bukan di tekel.
06:07Di hadang.
06:08Di hadang, ya di hadang.
06:10Dan gerakan dari Nico Gonzalez itu gerakan yang normal.
06:14Kalau saya lihat dari tayangan ulang,
06:17itu bola kena kaki Alvarez, kena kaki Gonzalez dulu,
06:21lalu salah kehilangan posisi,
06:25keseimbangan, lalu terjatuh.
06:26Tetapi saya tahu betul, wasit itu tidak menganggap pelanggaran.
06:31Lalu pertanyaannya, kenapa tidak di cek FAR?
06:34Saya minta konfirmasi Bang Rizal.
06:37Di cek FAR itu, sepanjang wasit yakin, wasit utama yakin,
06:41bahwa pandangannya jelas,
06:44dia di perintah pun, saya minta konfirmasi ya Bang,
06:47di perintah oleh wasit FAR pun,
06:49dia boleh menolakkan,
06:50karena pandangan dia lebih jelas daripada mungkin yang dilihat oleh wasit FAR.
06:55Jadi dia boleh menolak, boleh di perintah,
06:57tapi dia boleh menolak.
06:59Tidak ada obligasi wasit utama untuk melihat FAR sepanjang dia yakin.
07:06Ya kan, itu ada konsekuensinya.
07:07Saya minta konfirmasi nih dari Bang Rizal.
07:10Benar nggak seperti itu?
07:11Nah, itu bisa dijawab loh ya, Bu Rizal.
07:12Apakah keputusan absolut mengenai keputusan wasit di lapangan hijau itu,
07:16tidak meninjau ruang FAR,
07:18itu adalah disahkan menurut aturan?
07:21Ya, saya sepakat sama Bung Joy tadi tentang pelanggarannya ya.
07:26Di situasi pertama terlihat ada injekan dari pemain Mesir.
07:30Di situasi kedua, situasinya mau salah unbalance, tidak posisi,
07:36karena dia penguasan bola, dia maju lebih dulu, bola di belakang.
07:39Sehingga arah berputar, dia tidak kesimbangan.
07:43Kaki pemain bertahan defender Argentina sudah berada di situ,
07:48sehingga terbentur, ya itu menurut wasit dibirkan normal play.
07:53Jadi permainan dilanjutkan.
07:55Nah, sekarang kalau FAR itu kan VR, video assistant referee.
08:00Wasit yang punya kuasa.
08:02Saya sepakat tadi sama Bung Joy,
08:03misalnya kalau wasit bilang,
08:05ah ini menurut saya ini, oh ini no problem.
08:07Tapi, VR harus melihat dalam situasi dia membantu wasit,
08:11kalau obvious dengan jelas.
08:13Misalnya, ada kejadian yang tadi yang mau salah.
08:17Apabila itu benar-benar jelas,
08:19yang menurut VR itu ada ini potensi penalti,
08:23dan wasit terus memainkan play on di situ,
08:25dia akan memanggil.
08:26Tapi, dalam situasi ini kita lihat,
08:28dalam kejadian situasi pelanggaran minim impact,
08:31karena kaki pemain,
08:33defender Argentina itu sudah berada di situ,
08:36dan mau salah hilang unbalance di situ.
08:38Bolanya di belakang dia.
08:40Jadi, dia mau berputar,
08:41kakinya sudah tidak bisa.
08:43Pemain Argentina di situ.
08:45Jadi, situasi yang berbeda,
08:47yang di compare, tidak bisa disamakan.
08:49Jadi, menurut saya ini VR di dalam VR room,
08:53mereka punya angle kamera yang banyak.
08:56Jadi, kalau kita di broadcast hanya beberapa kamera,
08:59VR akan mencek.
09:00Karena apa?
09:01Dia di situ akan mendetail semua apa yang terlihat di situ.
09:05Oke.
09:05Baik.
09:06Bung Joy, dari perspektif analis,
09:09VAR ini banyak sekali yang juga melihat bahwa ini sebuah kontroversi.
09:15Tapi, ada juga yang melihat bahwa ini adalah akurasi
09:19permainan di lapangan hijau bisa dibantu oleh VAR.
09:21Nah, menurut Anda, posisi VAR saat ini,
09:24apakah yang saya sebutkan pertama,
09:25atau Anda sepakat yang saya sebutkan kedua?
09:27Bahwa VAR ini jauh lebih menjadikan sepak bola
09:30sebagai permainan yang jauh lebih menarik.
09:33Begini, awal-awal VAR,
09:35ada, saya sebetulnya sangat anti.
09:38Karena saya waktu itu ya,
09:40saya menilai bahwa VAR ini mengganggu ritmo permainan,
09:43mengganggu keindahan sepak bola.
09:45Karena ada unsur-unsur kesalahan manusia
09:48yang harus kita maklumi dari seorang wasit.
09:50Tapi, seiring berjalannya waktu,
09:53saya melihat, oh VAR ini ternyata oke banget ya.
09:55Dalam kerangka apa?
09:57Dalam kerangka membantu wasit untuk mengambil keputusan lebih tepat.
10:01Karena posisi wasit kan,
10:03bagaimanapun wasit seorang manusia,
10:04punya kelemahan,
10:06mungkin dalam angle yang tidak sempurna,
10:08mungkin juga jaraknya agak terlalu jauh,
10:10ini membuat situasi,
10:13keadaan keadilan di lapangan,
10:15itu bisa dibantu oleh adanya VAR.
10:17Jadi sekarang saya dalam posisi sangat setuju
10:19dengan adanya VAR.
10:21Oke, baik.
10:21Terima kasih pandangannya Mas Joy dan juga Bung Rizal.
10:24Ini masuk ke quarter final,
10:26perempat final.
10:26Tentu saja VAR akan lebih banyak membantu lagi
10:29pertandingan penting di perempat final nanti.
10:32Selamat malam,
10:33Bung Joy dan Bung Rizal.
10:35Sampai jumpa lagi.
10:36Sama-sama, terima kasih.
10:38Selamat malam.
Komentar