Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BALI, KOMPAS.TV - Pesta Kesenian Bali ke-48 tahun 2026 kembali menjadi ruang apresiasi sekaligus pelestarian seni, budaya, dan produk lokal Bali.

Beragam pertunjukan, pameran, hingga kuliner tradisional menjadi daya tarik yang diserbu ribuan pengunjung setiap hari.

Tahun ini, Pesta Kesenian Bali melibatkan hampir 24.000 seniman dari seluruh kabupaten dan kota di Bali, serta 172 UMKM lokal yang menjual berbagai produk kerajinan dan kuliner.

Peserta UMKM yang berjualan di sini merupakan para pengrajin yang memproduksi sendiri karyanya, sehingga produk yang ditampilkan mengedepankan keaslian dan kualitas kerajinan lokal.

Melalui Pesta Kesenian Bali, pelestarian seni dan budaya, baik dari Bali maupun daerah lainnya, diharapkan terus berlanjut sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku seni dan UMKM.

Baca Juga JIPS 2026 Tampilkan Lebih dari 200 Jenis Satwa, Siap Kembali Digelar Tahun Depan di https://www.kompas.tv/advertorial/679360/jips-2026-tampilkan-lebih-dari-200-jenis-satwa-siap-kembali-digelar-tahun-depan

#pestakesenian #seniman #bali #umkm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679393/wow-pesta-kesenian-bali-ke-48-libatkan-24-ribu-seniman-hingga-172-umkm-lokal
Transkrip
00:00Selanjutnya, Saudara Pesta Kesenian ke-48 Bali tahun 2026 kembali menjadi ruang apresiasi
00:06sekaligus pelestarian seni, budaya, dan produk lokal Bali.
00:10Beragam pertunjukan, pameran, hingga kuliner tradisional menjadi daya tarik yang diserbu ribuan pengunjung setiap hari.
00:17Lalu bagaimana keseruannya? Berikut laporan Jurnalis Kompas TV, Putu Farah, dan jurukamera Komang Suar Bawa di Taman Budaya Arts Center.
00:27Saudara, kembali lagi bersama saya Putu Farah, Jurnalis Kompas TV. Hari ini saya di mana nih?
00:32Nih, bisa dilihat ya Saudara ya, kayaknya masyarakat Bali nggak ada yang nggak tahu saya berada di mana saat ini.
00:37Saat ini saya berada di sebuah event kesenian terbesar di Bali, apalagi kalau bukan Pesta Kesenian Bali, Saudara.
00:45Bagi masyarakat Bali yang masih belum datang ke PKB tahun 2026, datang ke PKB ya Saudara.
00:51Karena memang PKB ini kan sangat bergensi gitu ya Saudara aja untuk masyarakat Bali sendiri.
00:56Karena banyak sekali hal yang bisa dilakukan di sini, melihat pegelaran, kemudian ada stand-stand kuliner banyak sekali.
01:02Jadi waktunya cukup lama juga, serentangnya sekitar sebulan ya Saudara.
01:06Tema aja saya tuh udah kepo ya Saudara, apa aja sih yang isinya di dalam.
01:11Nah setelah ini kita akan langsung lanjut ngeliat-liat di dalam itu isinya apa aja dari gedung Sirarnawa.
01:17Kemudian kita lihat kuliner-kulinernya, apakah ada pegelaran? Kita nggak tahu karena ini saya juga sendiri masih pertama kali datang
01:24ke sini untuk PKB 2026.
01:26Kita langsung aja lanjut, mau langsung aja liat ke dalam. Yuk Saudara-saudara.
01:39Tahun ini, Pesta Kesenian Bali melibatkan hampir 24.000 seniman dari seluruh kabupaten dan kota di Bali,
01:47serta 172 UMKM lokal yang menjual berbagai produk kerajinan dan kuliner.
01:55Salah satu stand yang menyita perhatian pengunjung adalah stand pengeranjin songket khas Karangasem.
02:04Saudara, saya udah masuk ke dalam gedung Kesirarnawa.
02:09Kita sudah melihat beberapa kerajinan di sini.
02:13Saya tadi udah ngeliat songket, cantik-cantik sekali warnanya, motif-motifnya sangat otentik ya Saudara.
02:19Kemudian ada peplendoan juga, di sebelah kanan saya di sini ada juga alpake,
02:23perhiasan-perhiasan emas dan lain sebagainya.
02:27Jadi banyak sekali hal yang bisa ditelusuri di sini, bisa membeli kerajinan-kerjaan lokal gitu ya Saudara.
02:37Peserta UMKM yang berjualan di sini berupakan para pengrajin yang memproduksi sendiri karyanya,
02:43sehingga produk yang ditampilkan mengedepankan kehasilian dan kualitas kerajinan lokal.
02:48Dan kebetulan songket itu memang dikerjakan semuanya adalah handmade,
02:52jadi nama tanunya itu adalah cag-cak.
02:55Yaitu satu kain songket itu pengerjaannya bisa sampai dua bulan sampai tiga bulan,
03:00tergantung situasinya di lapangan mungkin kalau ada kerame-kerame,
03:05kita Bali kan nggak bisa jauh dari itu,
03:08ngayang desa, bisa sampai empat bulan atau lima bulan per satu kamennya.
03:12Pesta Kesedian Bali itu tetap keren bagi saya,
03:14dan semakin keren untuk tahun depannya.
03:20Melalui Pesta Kesedian Bali,
03:22pelas narayan seni dan budaya, baik dari Bali maupun daerah lainnya,
03:26diharapkan terus berlanjut sekaligus memberikan dampak ekonomi
03:29bagi pelaku seni dan UMKM.
03:32Putu Farah, Komang Suar Bawa, Kompas Tiki, dan Pasar Bali.

Dianjurkan