Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk terus memperkuat hubungan bilateral sekaligus menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Dalam pernyataannya di hadapan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Prabowo menekankan bahwa setiap sengketa harus diselesaikan melalui dialog dan diplomasi.

Ia juga menyebut hubungan Indonesia-Singapura yang akan memasuki 60 tahun hubungan diplomatik harus terus dijaga sebagai kemitraan strategis yang saling menguntungkan.

Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran internasional yang tetap terbuka, aman, dan dapat diakses oleh semua pihak sesuai dengan ketentuan UNCLOS 1982.

Indonesia bersama Singapura, Malaysia, dan Thailand akan terus berkoordinasi untuk menjaga keamanan, mencegah perompakan, polusi, serta memastikan stabilitas di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679060/prabowo-tegaskan-kedaulatan-selat-malaka-di-depan-pm-singapura-lawrence-harus-terbuka-untuk-semua
Transkrip
00:00Saudara-saudara, di luar agenda bilatera kita, kita telah bahas juga masalah global, masalah regional,
00:09hal-hal yang akan mempunyai dampak kepada kehidupan kita.
00:17Kita menegaskan bahwa ASEAN berpandangan setiap sengketa harus kita selesaikan secara damai
00:28melalui dialog dan diplomasi, tidak hanya di kawasan kita, tapi di semua kawasan.
00:37Pembahasan kita hari ini tidak hanya menjadi respons terhadap tantangan saat ini,
00:47tapi juga mempersiapkan kemitraan kita untuk masa depan.
00:52Tahun depan kita akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singgapur
01:04dan kita melihat hubungan ini harus langgeng di masa-masa yang akan datang.
01:14Sebagai penutup, saya ucapkan sekali lagi terima kasih kepada Perdana Menteri Lawrence Wong dan semua delegasi
01:22atas komitmennya untuk terus memelihara persahabatan kerjasama dan kolaborasi dengan Indonesia.
01:36Sekali lagi, saya tegaskan di sini bahwa leaders visit hari ini menunjukkan kematangan,
01:46kepercayaan, dan nilai strategis hubungan Indonesia dan Singapura.
01:56Sebagai contoh, kita tegaskan kembali sikap Indonesia dan Singapura masalah Selat Malaka.
02:10Indonesia dan Singapura adalah negara yang langsung berbatasan.
02:16Di Selat Malaka, kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai lintasan yang bebas untuk semua pihak.
02:35Kita harus pelihara keamanan, perdamaian di Selat itu.
02:47Juga tentunya keamanan dari polusi, dari kecelakaan, dan juga dari perompakan atau dari pirasi.
03:02Ini merupakan kepentingan yang vital antara negara-negara di sekitar Selat Malaka.
03:16Kita akan terus koordinasi dengan Malaysia dan Thailand
03:19untuk menjaga agar sesuai dengan UNKLOS 1982,
03:28Selat Malaka selalu akan terbuka untuk semua aman dan dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan ases.
03:39Saya kira itu ketegasan kita dan saya yakinkan kepada kawan-kawan di Singapura,
03:49sikap Indonesia dan sikap saya pribadi dari sejak dulu.
03:55Saya kira sudah saya buktikan selama berapa puluh tahun secara pribadi,
04:03komitmen saya, keyakinan saya bahwa Singapura dan Indonesia
04:11harus menjadi mitra yang baik, harus kerjasama yang baik.
04:17Dengan kerjasama yang baik ini akan menguntungkan tidak hanya rakyat Indonesia dan rakyat Singapura,
04:25tapi akan menyumbang stabilitas, pertumbuhan, dan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara.
04:36Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan