00:00Saudara Nang Sipilu dialami seorang perempuan asal kota Cirebon, Jawa Barat.
00:05Bertahun-tahun korban disekap dan dianiaya oleh suaminya yang juga merupakan anggota polisi.
00:15Kasus penganiayaan menimpa seorang perempuan asal Cirebon yang mengaku disiksa suami sirinya seorang anggota polisi aktif Polres Tegal.
00:24Menurut ibu korban, selama ini anaknya menutupi penganiayaan pelaku.
00:30Ibu korban menyebut saat menjenguk anaknya, pelaku selalu menghindar dari keluarga.
00:36Korban bahkan meminta keluarga jangan melaporkan tindak kekerasan karena diancam sang suami.
00:44Tidak nyangka mas, anaknya begini saya tidak maunya mas.
00:49Seorang ibu anak begini, tidak mahu mas.
00:52Ya Allah, sakit hatinya mas.
00:55Mending badan ibu dipukuli, hati tidak bisa dikeraskan, sakit pisan mas.
01:01Ya Allah, waktu ini di pelabuhan itu mas, saya tidak lihat itu mas, saya sudah ingin pingsan mas.
01:09Kuasa hukum korban mengungkap jika penganiayaan terjadi pada September 2025.
01:15Korban meminta transparasi pengusutan kasus penganiayaan ini.
01:20Digetok pakai gagang pistol atau lebih ke ancaman-ancaman mau disetrum, segala macam sih.
01:28Banyak, banyak, banyak.
01:28Belum harapan kami ya kasus ini setransparan mungkin, biar publik juga tahu tidak ada yang ditutupi-tutupi.
01:35Jadi, biar dan tidak akan terulang lagi, khususnya untuk semua masyarakat dan anggota penegak hukum.
01:47Saat ini, Oknum Polisi tersebut telah diamankan BIDPRO Pampolda Jawa Tengah dan menjalani pemeriksaan intensif.
01:54Anggota polis tegak-kota yang terinisial N sudah dilakukan pengamanan, kemudian pemeriksaan,
02:03dan sudah dilakukan penahanan terkait, kalau BIDPRO Pamp, terkait dengan kode etik.
02:12Nah, kemudian terkait dengan tindak pidananya.
02:14Pelaporan ini dilaporkan di Baris Krim, sehingga tindak lanjut dari penyidikan nanti,
02:19kita menunggu dari penyidik Baris Krim.
02:23Selain menjalani pemeriksaan etik, proses hukum juga berjalan di Baris Krim Polri.
02:29Tim Liputan Kompas TV
Komentar