Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan kondisi fiskal Indonesia masih terjaga dengan defisit anggaran di level 0,7 persen.

Untuk menjaga likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan kredit, pemerintah bersama Bank Indonesia memperpanjang penempatan dana pemerintah sebesar Rp281 triliun hingga akhir tahun.



#wamenkeu #judaagung #keuangan #fiskal

Baca Juga Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, BI Pastikan Stabilitas Pasar Keuangan Tetap Terjaga | JMP di https://www.kompas.tv/nasional/677800/di-tengah-ketidakpastian-ekonomi-global-bi-pastikan-stabilitas-pasar-keuangan-tetap-terjaga-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677801/wamenkeu-pastikan-defisit-anggaran-di-0-7-persen-fiskal-indonesia-tetap-terjaga-jmp
Transkrip
00:00Sementara itu Saudara Wakil Menteri Keuangan Yudha Agung menegaskan kondisi fiskal Indonesia masih terjaga dengan defisit anggaran di level 0
00:08,7 persen.
00:10Untuk menjaga likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan kredit,
00:14pemerintah bersama Bank Indonesia memperpanjang penempatan dana pemerintah sebesar Rp281 triliun hingga akhir tahun.
00:22Yang pertama tadi dibahas bahwa kondisi fiskal itu masih sangat terjaga dengan baik.
00:33Defisit hingga bulan Mei kemarin 0,7 persen dan diperkirakan sampai dengan akhir tahun juga masih di bawah 3 persen.
00:45Jadi masih sangat terjaga.
00:48Pajak juga tumbuh dengan baik 19,1 persen dan juga dari sisi belanja juga masih di atas 30 persen.
00:58Yang kedua tadi juga banyak dibahas tadi yang seperti disampaikan oleh Bu Destri adalah koordinasi antara anggota KSSK
01:10termasuk antara Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan khususnya yang terkait dengan penempatan dana pemerintah di perbankan.
01:22Setelah dievaluasi diambil kesimpulan bahwa dana pemerintah di perbankan akan dikembalikan lagi yang kemarin Rp281 triliun
01:44dan diperpanjang hingga akhir Desember 2026.
01:55Di samping itu ada tambahan Rp100 triliun sebagai standby.
02:01In case diperlukan dan memang perbankan masih memerlukan likuiditas untuk menyalurkan kredit.
Komentar

Dianjurkan