Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak pernah mengganggu pemimpin yang terpilih meski empat kali mengalami kekalahan dalam pemilihan presiden (pilpres).Menurutnya, menghormati hasil demokrasi merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas negara.Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di JCC, Jakarta, Jumat (26/6).
Transcript
00:00So, Saudara-saudara,
00:04as a country, I think we need to
00:10renounce the country.
00:13I think, Saudara-saudara,
00:16this is the case of me.
00:18I always try to do with persuasion.
00:24As a political leader,
00:27I took the country,
00:32I took the country,
00:33I moved to the country,
00:36five times,
00:39I have to give mandat.
00:40Four times,
00:42I have to give mandat.
00:46Four times,
00:48I have to give mandat.
00:50But I don't want to give mandat.
00:56I have to give mandat.
01:05Karena biasanya kalau saya bilang empat kali kalah,
01:08audience ketawa.
01:10Ini orang Indonesia itu,
01:13kalah itu sedih sebetulnya.
01:18Tapi karena saya sadar,
01:23saya mengerti alternatifnya apa.
01:26Karena kita sudah sepakat.
01:29Bangsa Indonesia sudah sepakat.
01:32Kita ingin hidup sebagai negara di mana kedaulatan rakyat yang berkuasa.
01:44Jadi kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi,
01:49demokrasi wujudnya adalah pemilihan.
01:52Kita mengerti.
01:56Kita mungkin tidak puas.
01:58Tapi alternatifnya apa?
02:02Apa kita mau gaduh?
02:05Habis tiap pemilihan gaduh.
02:07Tiap pemilihan gaduh.
02:09Yang kalah ribut.
02:10Yang kalah ribut.
02:11Kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita.
02:16Terima kasih.
02:18Terima kasih.
02:21Terima kasih.
02:23Terima kasih.
02:24Terima kasih.
Comments

Recommended