00:00So, Saudara-saudara,
00:04as a country, I think we need to
00:10renounce the country.
00:13I think, Saudara-saudara,
00:16this is the case of me.
00:18I always try to do with persuasion.
00:24As a political leader,
00:27I took the country,
00:32I took the country,
00:33I moved to the country,
00:36five times,
00:39I have to give mandat.
00:40Four times,
00:42I have to give mandat.
00:46Four times,
00:48I have to give mandat.
00:50But I don't want to give mandat.
00:56I have to give mandat.
01:05Karena biasanya kalau saya bilang empat kali kalah,
01:08audience ketawa.
01:10Ini orang Indonesia itu,
01:13kalah itu sedih sebetulnya.
01:18Tapi karena saya sadar,
01:23saya mengerti alternatifnya apa.
01:26Karena kita sudah sepakat.
01:29Bangsa Indonesia sudah sepakat.
01:32Kita ingin hidup sebagai negara di mana kedaulatan rakyat yang berkuasa.
01:44Jadi kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi,
01:49demokrasi wujudnya adalah pemilihan.
01:52Kita mengerti.
01:56Kita mungkin tidak puas.
01:58Tapi alternatifnya apa?
02:02Apa kita mau gaduh?
02:05Habis tiap pemilihan gaduh.
02:07Tiap pemilihan gaduh.
02:09Yang kalah ribut.
02:10Yang kalah ribut.
02:11Kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita.
02:16Terima kasih.
02:18Terima kasih.
02:21Terima kasih.
02:23Terima kasih.
02:24Terima kasih.
Comments