00:00Kasus lainnya datang dari kawasan Bandung Raya, sodara.
00:02Polisi akan menerapkan pasal berlapis kepada Taufik Hidayat.
00:07Tersangka penyekapan dan penganiayaan kekasihnya di Bandung, Jawa Barat.
00:10Di sisi lain, kondisi korban makin membaik dan akan menjalani operasi wajah.
00:20Taufik Hidayat kini tak lagi bisa menghirup udara bebas.
00:24Setelah buron hampir selama dua minggu,
00:26ia kini mendekam di dalam bui akibat perilaku sadisnya pada Sang Kekasih.
00:31Selama dua tahun hidup bersama,
00:33Taufik berulang kali menganiaya dan melukai korban.
00:37Naas, korban tak mampu melawan atau meminta pertolongan
00:41karena dikurung di dalam kamar kos.
00:45Akibat kekejaman Taufik,
00:46korban menderita luka parah di bagian wajah dan mulut.
00:50Bahkan terancam kehilangan pengelihatan.
00:53Lalu bagaimana aksi keji Taufik bisa terungkap.
00:57Kasus ini mencuat ketika kondisi korban kian memburuk pada 10 Juni 2026.
01:02Tersangka meminta penjaga kos mengantarkan korban ke RSUD Ujung Berung.
01:08Namun karena luka yang sangat parah,
01:09korban dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin, Bandung.
01:13Setelah meninggalkan korban di IGD,
01:16tersangka melarikan diri hingga akhirnya berhasil ditangkap Polda, Jawa Barat
01:20pada 23 Juni 2026.
01:23Atas perbuatannya,
01:24tersangka terancam hukuman berat
01:26karena dijerat pasal berlapis.
01:29Mulai dari penganiayaan berat,
01:31penyekapan,
01:32dan perampasan kemerdekaan.
01:35Kita akan melakukan hukuman seberat-beratnya.
01:41Memaksimalkan.
01:42Oleh sebab itu, kami kemarin melakukan gular perkara,
01:46kami mencoba mengumpulkan semua,
01:50ada beberapa empat pasal,
01:52dan kami lapis lagi dengan pasal residivis untuk lebih memperberat lagi,
01:56dan kami pasangkan dengan kumulatif.
01:59Jadi nanti dikumpulkan semua itu,
02:03hukuman pasal satu dan pasal yang berikutnya,
02:07sehingga mendapat dikumpulkan.
02:09Tak cuma penganiayaan fisik,
02:12polisi juga sedang mengusut dugaan penganiayaan berencana
02:15dan kekerasan seksual.
02:17Menurut kriminolog Universitas Budi Luhur,
02:21Luki Nurhadianto,
02:22tersangka Taufik Hidayat tak memiliki suatu kelainan tertentu
02:25yang melandasi aksi kejamnya.
02:28Sebab pelaku dinilai sudah memperhitungkan konsekuensi dari perbuatannya.
02:33Mereka akan membatasi ruang gerak dari korban
02:36agar dia tidak melakukan upaya untuk pengungkapan jati dirinya,
02:40terus kemudian bagaimana apa yang dia terima,
02:42sehingga korban cenderung untuk kemudian pasif,
02:44bahkan kemudian cenderung untuk menutupi apa yang mereka alami.
02:46Yang kedua adalah mereka akan membuat korban berada pada titik isolation di sana.
02:50Jadi isolasi inilah yang dijadikan dalih bagi para pelaku,
02:54bahwa apa yang menimpa korban itu tidak layak untuk diceritakan kepada pihak lain
02:58atau kemudian ada ketakutan dalam konteks intimidasi
03:00saat kemudian mereka menceritakan,
03:02mereka akan mendapat tindakan keras yang lebih berat lagi.
03:04Jadi tentu dengan adanya sehal seperti ini,
03:06maka kecenderungannya adalah pelaku tidak memiliki satu kelainan tertentu.
03:11Tapi kemudian menjadikan itu sebagai dalih
03:14agar dia bisa menjadikan itu kebenaran
03:15untuk dapat melakukan kekerasan.
03:17Kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif.
03:20Baik fisik maupun psikis korban berangsur membaik.
03:24Sementara proses rekonstruksi wajah korban akan dilakukan bertahap.
03:28Rumah sakit juga melarang korban dijenguk sementara waktu
03:31agar luka yang dialami korban
03:33tidak kembali infeksi akibat bakteri dari luar ruangan.
Komentar