00:00Anda masih menyaksikan berita utama bersama saya, Tata Nova Siliana.
00:05Saudara, gara-gara terbakar api cemburu, serangan tersebut seorang pria nekat melemparkan bom Molotov ke arah sejumlah warga yang sedang
00:16nongkrong.
00:17Namun salah sasaran mengenai seorang ibu yang tengah membonceng anaknya.
00:26Gara-gara terbakar api cemburu, saudara, seorang pria nekat melancarkan teror bom Molotov di Koja, Jakarta Utara.
00:36Pelaku melempar bom Molotov.
00:45Peristiwa bermula saat empat warga sedang duduk santai di sekitar tempat tinggal mereka.
00:52Di kampung Tanah Merah, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara 22 Juni lalu.
00:59Namun saudara situasi santai berubah jadi huru hara ketika sebuah bom Molotov dilempar ke arah mereka.
01:10Pada saat bersamaan melintas seorang ibu berboncengan sepeda motor dengan anaknya.
01:16Panik karena Molotov mengenai motornya, ibu tersebut menabrak tembok dan terjatuh.
01:30Kamera pengawas merekam saat pelaku pelemparan bom Molotov datang ke lokasi kejadian.
01:39Ia nampak membawa botol yang telah dimodifikasi menjadi bom Molotov.
01:45Pelaku tidak datang sendirian.
01:49Ia bersama tiga rekannya.
02:02Dan saudara usai melemparkan bom Molotov, pelaku langsung melarikan diri.
02:08Sejumlah warga berusaha mengejar mereka.
02:12Sebagian warga lainnya membantu memadamkan api dan menolong ibu serta anaknya yang jatuh dari motor karena panik menghindari Molotov.
02:26Saya akan beli pada diri tetangga-tetangga saya.
02:29Nah pas lewat, pas sampai bangku itu ya bangku yang ujung.
02:33Seotonya ada kayak lemparan ledakan gitu ya bunyi ledakan di depan.
02:39Terus langsung api, api gede langsung.
02:42Api gede juga tuh.
02:43Terus apinya itu kena motor saya.
02:45Nah jadi saya kaget ya namanya api gede gitu kan sampai kemana-mana.
02:50Ya itu saya panik langsung nabrak tembok.
02:55Ternyata saudara, pelemparan bom Molotov itu tidak tepat sasaran.
03:01Ibu dan anak yang jadi korban hanya kebetulan sedang melintas hendak ke pasar.
03:07Korban juga mengaku tidak kenal dengan pelaku.
03:11Namun menurut korban, tempat tinggal pelaku masih di RW yang sama dengan dirinya.
03:19Pelaku punya target lain terkait konflik pribadinya.
03:24Kalau saya sih gak ada sanggup pautnya sama kedua orang itu yang gak ada.
03:29Kalau yang saya dengar ya, karena kan juga saya tahu pas udah kegiatinya.
03:34Apa sih gang sebelah itu punya mantan istri?
03:38Terus dekatlah sama anak gangan yang di saya ini gitu.
03:43Yang mungkin ya gak tahu ya.
03:45Maksudnya masih gak terima kali istrinya, mantan istrinya sama cowok lain.
03:50Pas kebetulan di gangan saya.
03:52Nah mungkin mau nyerang, mau nyerang yang di gangan.
03:55Lagi duduk ya itu ya.
03:58Ternyata saudara, target pelaku adalah pria berbaju biru yang sedang duduk di TKP.
04:05Pria ini adalah paman dari pacar mantan istri pelaku.
04:10Meski tidak ada kaitannya, pelaku ingin melampiaskan kemarahannya kepada pria tersebut.
04:23Sebelum melempar molotov, ternyata pada pagi harinya pelaku sempat mendatangi TKP,
04:30yaitu rumah paman dari pacar mantan istrinya untuk membuat keributan.
04:36Polisi sempat berusaha mengamankan situasi, namun pelaku sudah melarikan diri.
04:43Mulai pada hari yang sama, kira-kira menjelang subuh.
04:48Dimana terduga pelaku yang dibuka atas nama M,
04:54membuat keributan di TKP.
04:58Terus kemudian kami dari Polsek Wojak mendatangi ke TKP,
05:05tetapi si pelaku langsung melarikan diri.
05:08Tak puas sampai di situ, pada siang harinya pelaku kembali datang ke TKP,
05:15mengajak tiga rekannya.
05:17Sempat terjadi cekcok antara pelaku dan target penyerangan,
05:21yakni paman pacar mantan istri.
05:24Pelaku kemudian melemparkan bom molotov,
05:27namun lemparannya meleset mengenai sepeda motor seorang ibu yang berboncengan dengan anaknya.
05:37Polisi membenarkan motif pelemparan bom molotov karena pelaku cemburu,
05:43mantan istrinya punya pacar baru.
05:46Namun polisi masih mendalami mengapa yang diserang justru paman dari pacar mantan istrinya
05:54yang sebenarnya tidak ada kaitannya.
05:58Para saksi yang kami dapat dilapakan bahwa si pelaku ini cemburu terhadap mantan istrinya,
06:08yaitu Saudari R.
06:10Dimana Saudari R ini telah berpacaran dengan yang namanya Saudara A,
06:18yang merupakan saksi DTKP yang atas tamah H.
06:23Paman yang atas tamah H yang rumahnya pada hari, pada waktu suku itu ditanya oleh pelaku.
06:32Polisi memburu pelaku pelemparan bom molotov dan telah mengantongi identitasnya.
06:38Polisi juga mengungkap pelaku adalah residivis, kasus penggelapan motor.
06:43Warga mengenal pelaku sering membuat keributan di lingkungan tempat tinggal mereka.
07:05Ketika emosi membutakan akal sehat,
07:09kisah yang seharusnya hanya tentang patah hati bisa berubah jadi petaka.
07:14Amarah yang dilampiaskan dengan kekerasan tak hanya merugikan para korban,
07:20tapi juga diri sendiri.
07:22Kini Saudara pelaku harus berhadapan dengan hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Komentar