00:01Amerika Serikat kembali mengembur Iran sebagai balasan atas serangan drone Iran ke sebuah kapal kargo di Selat Hormuz.
00:09Militer Amerika Serikat merilis video yang memperlihatkan salah satu serangan ke Iran
00:13yang menargetkan lokasi peluncuran rudal dan drone serta situs radar pesisir di Iran.
00:19Seorang pejabat Amerika Serikat menyebut operasi militer ini berlangsung singkat
00:24dan berakhir sekitar satu jam setelah militer Amerika Serikat mengumumkan di media sosial.
00:30Serangan ini jadi ujian terberat bagi kesepakatan sementara yang baru dicapai Iran dengan Amerika Serikat.
00:36Serangan ini juga terjadi tepat saat organisasi maritim internasional di bawah PBB
00:41mulai mengevakuasi ratusan kapal yang terjebak di Selat Hormuz.
00:55Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam serangan Iran ke kapal kargo di Selat Hormuz
00:59dan menyebutnya sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata.
01:03Meski serangan balasan diluncurkan, Trump enggan membeberkan langkah yang diambil Amerika Serikat untuk membalas Iran.
01:49Dikutip dari kantor berita Channel News Asia yang berbasis di Singapura,
01:53Iran menyerang sebuah kapal kontainer di Selat Hormuz pada hari Kamis 25 Juni 2026.
01:59Sumber mengidentifikasi kapal itu sebagai kapal bernama Ever Lovely berbendera Singapura.
02:05Sumber keamanan mengatakan kapal itu kemungkinan jadi target serangan drone.
02:18Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di pesisir selatan negara itu
02:24dan menuduh Washington melanggar piagam persedikatan bangsa-bangsa
02:29serta kesepakatan damai yang baru ditandatangani oleh kedua negara.
02:33Dalam pernyataan yang dibacakan penyiar televisi, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan tersebut
02:38menyasar fasilitas pengawasan di wilayah pesisir dan menegaskan kembali hak Iran untuk membela diri.
02:44Sebelumnya pada Jumat Malam, Amerika Serikat menyatakan telah menyerang lokasi rudal pesawat Miral Awak dan radar milik Iran
02:52setelah menuduh Teheran berada di balik serangan terhadap sebuah kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
03:01BMI merenda dekaraan
03:03BMI merenda di Sarai
03:21selamat menikmati
Komentar