Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SURABAYA, KOMPAS.TV - Aksi demonstrasi yang digelar massa gabungan dari berbagai elemen masyarakat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berakhir ricuh. Massa anarkistis melempari polisi dan merusak pagar hingga akhirnya dibubarkan polisi.

Aksi demonstrasi tuntut perbaikan ekonomi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat (26/6/2026) sore awalnya kondusif, namun berubah jadi anarkistis.

Massa mulai melempari polisi yang bersiaga dengan batu dan merusak pagar di Gedung Grahadi Surabaya memasuki Jumat malam.

Water cannon diturunkan untuk membubarkan massa. Semakin malam, massa pun membubarkan diri.

Baca Juga Mensesneg Pastikan Evaluasi Pelaksanaan Lat Sarmil Kopdes MP | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/677337/mensesneg-pastikan-evaluasi-pelaksanaan-lat-sarmil-kopdes-mp-sapa-malam

#demo #surabaya #demonstrasi #unjukrasa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/677342/demo-tuntut-perbaikan-ekonomi-di-surabaya-berakhir-ricuh-massa-anarkis-rusak-pagar-kompas-malam
Transkrip
00:02Halo selamat malam saudara, Anda kembali menyaksikan program Kompas Malam bersama saya, Rahmatin Tahir.
00:07Selain 5 informasi tadi, kami juga masih memiliki informasi lainnya untuk menemani malam hari Anda.
00:13Langsung saja kita simak informasi pertama di Kompas Malam hari ini saudara.
00:17Aksi demonstrasi yang digelar masa gabungan dari berbagai elemen masyarakat di depan gedung negara Gerhadi Surabaya berakhir ricuh.
00:25Masa anarkistis melempari polisi dan merusak pagar hingga akhirnya dibubarkan polisi.
00:39Aksi demonstrasi tuntut perbaikan ekonomi di depan gedung negara Gerhadi Surabaya pada Jumat sore awalnya kondusif.
00:46Namun berubah jadi anarkistis.
00:48Masa mulai melempari polisi yang berjaga dengan batu dan merusak pagar di gedung Gerhadi Surabaya.
00:54Masuki Jumat malam, Potter Cannon diturunkan untuk membubarkan masa.
00:58Semakin malam, masa pun membubarkan diri.
01:08Warga masyarakat, semoga meninggalkan tempat setelah zaman kutu-kutu.
01:16Tetapi mereka melawan perusahaan terpaksa kita lakukan, tidak akan.
01:21Berapa orang yang diamankan?
01:22Masih dihitung ya, tapi sementara ini mungkin ada sementara belasan lah, kita masih hitung.
01:26Ada motor juga yang diamankan?
01:29Insya Allah tidak ada lah. Insya Allah juga pendorongan kita tidak melakukan water cannon juga.
01:36Hanya untuk memadamkan api, dorong kita dorong pelan-pelan sampai dengan darah lain hingga.
01:40Insya Allah, semuanya dalam polisi yang sehat.
01:43Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan