Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gelombang unjuk rasa menuntut perbaikan ekonomi, salah satunya evaluasi program makan bergizi gratis, terus bergulir di sejumlah daerah.

Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia, PMMI menyuarakan tuntutan itu di depan Gedung DPR MPR, Jakarta, Senin (15/6/2026) lalu.

Di Denpasar, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Bali mendesak evaluasi total program MBG dan menurunkan harga BBM jenis Pertamax.

Mahasiswa di Bali juga mengkritisi komunikasi publik pemerintah yang belum mampu mendengar dan mengakmodasi berbagai aspirasi masyarakat.

Kelompok mahasiswa Jawa Tengah yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia juga meminta pemerintah mengevaluasi program MBG dan menolak reformasi Polri di kantor Polda Jawa Tengah.

Di tengah gelombang kritik program MBG, kelompok massa lainnya memilih berbeda paham dengan menggelar aksi mendukung keberlanjutan program makan bergizi gratis.

Di Bandar Lampung, massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG, atau Amal MBG meminta pemerintah melanjutkan program MBG.

Peserta aksi yang didominasi ibu-ibu ini menilai program MBG bermanfaat bagi anak anak, ibu hamil, serta telah memberdayakan ibu-ibu dengan bekerja di dapur MBG.

Di Jakarta, kelompok yang menamakan diri Emak Muda Bersatu menyatakan dukungan terhadap program andalan pemerintahan Presiden Prabowo di area Patung Arjuna Wiwaha, di Jakarta Pusat.

Ketua Emak Muda Bersatu, yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra, Provisi Papua Barat Daya menyatakan para emak-emak menilai program MBG sudah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sehingga program ini tak perlu dihentikan.

Baca Juga DPD Minta Program MBG Dihentikan, Menkeu Purbaya Jawab Begini di https://www.kompas.tv/nasional/676626/dpd-minta-program-mbg-dihentikan-menkeu-purbaya-jawab-begini

#mbg #demo #demombg



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/676681/pro-kontra-program-mbg-celios-soroti-anggaran-tak-efisien-capai-rp1-7-triliun-per-pekan
Transkrip
00:01Intro
00:02Gelombang unjuk rasa menuntut perbaikan ekonomi
00:05Salah satunya evaluasi program makan bergizi gratis
00:08Terus berguliar di sejumlah daerah
00:10Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam pergerakan mahasiswa muslim Indonesia
00:15PMMI
00:16Menyuarakan tuntutan itu di depan gedung DPR-MPR Jakarta Senin lalu
00:22Di Denpasar, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Bali
00:26Menesak evaluasi total program MBG
00:28Dan menurunkan harga BBM jenis Pertamax
00:31Mahasiswa di Bali juga mengkritisi komunikasi publik pemerintah
00:35Yang belum mampu mendengar dan mengakomodasi berbagai aspirasi masyarakat
00:41Kelompok mahasiswa Jawa Tengah yang tergabung dalam pergerakan mahasiswa Islam Indonesia
00:46Juga meminta pemerintah mengevaluasi program MBG
00:50Dan menolak reformasi Polri di kantor Polda Jawa Tengah
00:55Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam ikatan mahasiswa Muhammadiyah
00:59Juga menuntut pemerintah mengevaluasi program MBG di kawasan 0 km
01:04Di depan gedung DPRD Yogyakarta, massa juga meminta pemerintah mengevaluasi program kooperasi desa merah putih
01:12Mendesak pemerintah melakukan audit dan evaluasi total program MBG dan KDMP
01:18Evaluasi harus dilakukan secara independen, transparan, dan partisipatif
01:23Atas implementasi program MBG dan KDMP
01:26Dengan memperhatikan efektivitas program, akuntabilitas anggaran, tepat sasaran, serta dampaknya terhadap ekonomi lokal
01:33Mendesak reorientasi APBN untuk kepentingan pendidikan, lapangan kerja, dan perlindungan sosial
01:39Pemerintah dan DPRD harus mempercepat evaluasi bisnis kebijakan
01:43Dengan orientasi alonasi anggaran harus diadakan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia
01:49Meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas
01:54Kesejahteraan kurung dan juga tenaga pendidik dan perlindungan kelompok retan miskin
02:00Di tengah gelombang kritik program MBG, kelompok masa lainnya memilih berbeda paham
02:05Dengan menggelar aksi mendukung keberlanjutan program makan bergizi gratis
02:10Di Bandar Lampung, masa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG atau Amal MBG
02:16Meminta pemerintah melanjutkan program MBG
02:19Peserta aksi yang didominasi ibu-ibu ini menilai program MBG bermanfaat bagi anak-anak, ibu hamil
02:26Serta telah memberdayakan ibu-ibu dengan bekerja di dapur MBG
02:31Di Jakarta, kelompok yang menamakan diri Emak Muda Bersatu menyatakan dukungan terhadap program andalan pemerintah Presiden Prabowo
02:38Di area patung Arjuna Wiwaha di Jakarta Pusat
02:41Ketua Emak Muda Bersatu yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Barat Daya
02:48Oktasari Sabil menyatakan para emak-emak menilai program MBG sudah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat
02:55Sehingga program ini tak perlu dihentikan
02:58Banyak juga kok, jadi jangan terlalu memojokin kebanyakan itu
03:03Karena hari ini banyak juga yang mendukung MBG
03:06Sehingga kami memiliki delapan tuntutan
03:10Percepatan pengesahan Undang-Undang Makan Bergizi gratis
03:14Mempercepat pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Korupsi
03:17Dukungan terhadap Koperasi Merah Putih
03:19Lalu dukungan terhadap program sekolah rakyat
03:23Jumat pekan lalu Dewan Perwakilan Rakyat menerima perwakilan mahasiswa
03:28Yang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI dalam pertemuan tertutup
03:32Pimpinan DPR menghubungkan langsung perwakilan mahasiswa
03:35Dengan Menteri dan Pimpinan Instansi terkait melalui sambungan telepon
03:39Usai pertemuan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasko Ahmad dan Saan Mustafa
03:44Berjanji akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa di depan gedung DPR Jumat malam
03:50Menerima aspirasi dari teman-teman yang merupakan perwakilan dari kawan-kawan sekalian
03:56Beberapa aspirasi telah kami langsung sampaikan per telepon
04:02Tadi kepada pihak eksekutif
04:04Baik Menteri SDN maupun Kepala BGN
04:10Dan didengarkan langsung aspirasi tersebut disampaikan oleh kami kepada mereka
04:19Dan tadi beberapa aspirasi yang ditunjukkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat
04:27Kami juga sudah sampaikan
04:29Dan insya Allah kita akan lanjutkan dan kita akan tidak lanjuti
04:36Badan Gizi Nasional menyatakan telah menjalankan sejumlah langkah efisiensi anggaran
04:42BGN mengeluarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026
04:46Tentang penyesuaian operasional SPPG
04:48BGN menghentikan sementara distribusi MBG selama libur sekolah
04:54Seluruh SPPG yang tidak beroperasi selama masa penghentian distribusi MBG
04:58Tak akan menerima insentif operasional
05:00Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari bilang
05:03Langkah ini mampu menghemat anggaran hingga 3 triliun rupiah
05:07Kami benar-benar tidak mendistribusikan MBG
05:13Dengan maksud tadi untuk standarisasi tata kelola operasional
05:18Efisiensi sumber daya
05:20Mungkin seperti yang ibu dan bapak juga tahu
05:23Saya sudah sampaikan pada saat doorstop lalu ya
05:27Kami BGN ingin melakukan tata kelola kembali
05:33Penataan kembali sehingga mengambil momentum liburan sekolah ini
05:37Di dalam SE ini menegaskan bahwa dengan tidak didiskusikannya MBG
05:42Maka seluruh SPPG yang tidak beroperasi
05:45Tidak akan mendapat insentif
05:48Nah itu yang garis bawah yang penting ya
05:52Kalau kita melihat angka jumlah SPPG yang telah beroperasi 27.820
06:00Dikalikan dengan insentif per hari itu selama 18 hari
06:05Maka kita sudah bisa melakukan efisiensi insentif SPPG itu
06:10Sebesar 3 triliun 4 miliar 560 juta
06:17Meski mendapat desakan menghentikan program MBG
06:21Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah menyatakan
06:24Program MBG tidak akan dihentikan
06:27Pemerintah mengklaim program MBG sebagai mandat dari rakyat
06:31Dalam pernyataan tertulis Rabu 17 Juni
06:35Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Kodari bilang
06:38Bahwa yang namanya MBG tidak bisa dipinta langsung berhenti
06:42Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo
06:46Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan
06:50Program tersebut tidak bisa diberhentikan
06:52Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu
06:56Karena itu justru janji kampanyenya
07:00Saat bertemu dan menyapa guru serta orang tua murid di Kabupaten ND Nusa Tenggara Timur
07:05Wakil Presiden Gibran Raka Buming bilang
07:07Masyarakat daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T
07:11Sangat membutuhkan program MBG
07:13Gibran pun berjanji akan terus memperbaiki tata kelola MBG
07:17Sudah saya sampaikan kepada para guru, orang tua murid
07:23Bahwa MBG ini sangat-sangat dinanti
07:30Sangat-sangat bermanfaat
07:33Terutama di area 3T
07:36Jadi sekali lagi teman-teman media
07:42Kedepan akan terus kita perbaiki
07:45Agar lebih tepat sasaran
07:47Dan yang namanya praktik-praktik korupsi
07:51Agar tidak terjadi lagi
07:55Direktur Kebijakan Publik Selios Media Wahyu di Askar menilai
07:58Pemerintah tak mendengarkan suara masyarakat sipil
08:01Yang telah mengungkap berbagai studi terkait risiko tata kelola MBG
08:07Sejak 2 tahun lalu
08:08Selios pun telah memperingatkan pemerintah terkait risiko keracunan MBG
08:12Selios pun telah menyampaikan kepada pemerintah
08:15Anggaran MBG yang tak efisien mencapai 1,7 triliun rupiah per minggu
08:21Menurut hemat saya, pemerintah tidak mendengar
08:24Apanya?
08:25They don't listen
08:26Dimananya? Bagian mananya?
08:28Ini sudah 1,5 tahun
08:31Kerusakan sudah terjadi
08:32Lumbung sudah terbakar
08:33Korupsi sudah terjadi
08:35Bahkan kalau bisa flashback ke belakang
08:376 bulan sebelum MBG ini dilakukan
08:39Kami sudah mengumpulkan data
08:41Sudah mengeluarkan studi
08:43Tahun 2024 sebelum MBG ini berjalan
08:47Kami sudah sampaikan
08:4846 persen masyarakat mengendus ada potensi korupsi
08:52Tahun 2024 kami juga sudah sampaikan
08:55Jangan bikin vendor-vendor besar
08:57Serahkan ke sekolah
08:59Serahkan ke komunitas
09:01UMKM lokal
09:02Tahun 2024 kami juga sudah sampaikan potensi korupsinya dari mana saja
09:08Di SPPG itu dimana saja
09:10Mulai dari pengadaan
09:12Penyalahgunaan pengawasan
09:14Tahun 2024 kami bahkan juga sudah sampaikan ada potensi keracunan
09:19Bahkan yang sekarang kalau kita lihat inefisiensi
09:22Itu 1,75 triliun per minggu
09:25Terkait efisiensi
09:27Juru bicara Partai Gerindra Andre Rosyade memastikan
09:30Pemerintah akan lebih menyeleksi penerima program MBG
09:33Dan bekerja sama dengan UMKM untuk menghindari monopoli
09:38Bahwa sekolah-sekolah elit dan siswa kaya itu diadakan untuk mendapatkan MBG
09:44Penerimanya
09:45Penerimanya dikurangi
09:46Lalu selanjutnya refocusing anggaran ini
09:51Kita tidak akan paksakan MBG tidak dipaksakan untuk sampai hampir 90 juta di akhir 2026
09:57Tapi akan lebih fokus mengejar 3B untuk mengurangi stunting dan juga daerah 3T
10:05Kita bisa bekerja sama dengan BUMN
10:10Swasta yang ingin menyumbang juga
10:12Kita juga bisa bekerja sama dengan kantin-kantin sekolah itu
10:16Karena penerima manfaatnya hanya sedikit
10:17Nah untuk mengontrol itu sekarang
10:19Mbak Nani sudah mewajibkan bahwa setiap SPBG
10:23Ini nanti pasca nih abis liburan sekolah nih
10:26Setiap SPBG itu minimal punya vendor minimal UMKM itu 15
10:31Supaya tidak ada monopoli supplier dan juga uang itu berputar
10:36Meski demikian Direktur Kebijakan Publik Selios Media Wahyu di Askar menilai
10:41Pemerintah belum memperbaiki akar masalah
10:44Yakni siapa para pemilik SPBG atau dapur MBG
10:47Karena titik inilah menjadi bancakan segelintir orang
10:51Kita ingin pemerintah berpikir
10:55Apakah ini dilanjutkan atau diberhentikan
10:58Ini pertanyaan sederhana sekali
10:59Bahwa dapur itu bermasalah
11:02Dapurnya banyak yang mengakali segala macam
11:06Itu bicara soal haunya
11:08Tapi kita lupa bicara soal huunya
11:11Siapanya
11:12Siapa penyelenggaranya
11:14Siapa pemilik dapur itu
11:16Kalau soal siapanya tidak diselesaikan
11:19Bahwa pemilik dapur ini
11:21Adalah mereka yang punya konflik kepentingan
11:23Bagian dari partai politik
11:25Ormas keagamaan
11:27Yayasan-yayasan terafiliasi dengan penguasa
11:30Ini tidak akan selesai
11:32Kalau bisa Pak Prabowo nonton
11:35Pak
11:35Dengan segala kerendahan hati
11:37Hentikan dulu MBG
11:40Banyak kelompok masyarakat dari berbagai kalangan
11:43Menaruh harapan besar terhadap pemerintah
11:45Benar-benar serius mengevaluasi total program MBG
11:49Pemerintah perlu menindaklanjuti suara masyarakat
11:52Dengan perbaikan yang berpihak pada kepentingan rakyat
11:55Bukan sebagian golongan
11:56Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan