Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027.

Hal ini disampaikan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu (17/6/2026).

"Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun rupiah. Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun rupiah, baru terpenuhi 66,4 persen," kata Dedi.

Dedi menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, sehingga kebutuhan ideal anggaran Polri kembali meningkat.

"Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dollar AS saat ini, maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp 184 triliun rupiah," ujar Dedi.

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675603/polri-minta-tambahan-anggaran-rp-66-1-triliun-di-2027-singgung-bbm-naik-rupiah-melemah
Transkrip
00:00Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kinerja,
00:03pemerintah Polri telah membuat rencana kerja tahun anggaran 2027
00:06dengan mengangkat tema Polri siap mendukung akseltasi pertumbuhan berkualitas
00:11melalui produktivitas, investasi, dan industri.
00:15Adapun sasaran prioritas Polri untuk tahun 2027 sebagai berikut,
00:19meningkatkan sinergitas Polri dan masyarakat,
00:22serta stekolik terkait lainnya dalam rangka mendukung keamanan dan ketipuan masyarakat secara produktif.
00:27B. Meningkatkan transparansi dan efisiensi penanganan perkara,
00:31serta memperkuat adaptivitas penanganan kejahatan oleh Polri.
00:35C. Meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri melalui layanan digital yang semakin inovatif.
00:41D. Meningkatkan SDM Polri yang adaptif, kompeten, dan berintegritas
00:45melalui internalisasi nilai-nilai budaya organisasi.
00:49E. Meningkatkan infaktur dan teknologi kepolisian yang modern
00:52guna mendukung pelaksanaan tugas dengan masyarakat Big Data dan AI.
00:56F. Meningkatkan tata kelola dan model operasional kepolisian organisasi.
01:02Hadirin yang saya hormati berhasilkan surat bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN
01:08Kepala Bapenas nomor S. 228 MK02-2026 dan B. 385 D. 9 PP-04-03-05-2026,
01:20tanggal 7 Mei 2006, hal pagu indikatif belanja kementerian lembaga dan dana alokasi khusus tahun anggaran 2027,
01:28pagu indikatif Polri untuk tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun,
01:34yang telah terpenuhi sebesar 66 persen dari urusan kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178,6 triliun.
01:47Jumlah sebut juga memiliki selisih sebesar Rp28 triliun atau 19,2 persen,
01:55apabila dibandingkan alokasi anggaran Polri tahun anggaran 2026, yaitu sebesar Rp146 triliun.
02:01Dengan rincian pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 sebagai berikut,
02:06A. Berbagai jenis belanja, terdiri dari belanja,
02:10satu belanja pegawai sebesar Rp61,1 triliun atau Rp57,
02:1651,7 persen,
02:19yang kedua belanja barang sebesar Rp32,1 triliun atau sebesar Rp27,2 persen,
02:27tiga belanja modal sebesar Rp24,7 triliun atau sebesar Rp21 persen.
02:34B. Kemudian rincian berdasarkan sumber anggaran,
02:38yang pertama Rupiah Muni sebesar Rp103,8 triliun atau 88 persen,
02:44yang kedua Rupiah Muni Pendamping 0 persen,
02:47yang ketiga penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp10,5 triliun atau 9 persen,
02:52empat badan layanan umum atau PLU sebesar Rp2,8 triliun atau 2,4 persen,
02:59yang kelima pinjaman luar negeri 0 persen,
03:02yang keenam pinjaman dalam negeri 0 persen,
03:04yang ketujuh surat berharga syariah sebesar Rp697,6 miliar atau 0,6 persen.
03:12C. Selanjutnya, detail berdasarkan program yaitu,
03:15yang pertama program provisional SDM Polri sebesar Rp1,2 triliun atau 1 persen,
03:21yang kedua program penyelidikan dan penyelidikan tirapi dana sebesar Rp3,5 triliun atau 3 persen,
03:28C. Langit D.
03:30Yang ketiga program modul sahaja almasu sarana-pasarana Polri sebesar Rp25,1 triliun atau 21,3 persen.
03:38Yang keempat program pemeliharaan keamanan ketipan masyarakat sebesar Rp15,7 triliun atau 13,4 persen,
03:47yang kelima duungan manajemen sebesar Rp72,3 triliun atau 61,3 persen.
03:53Hadirin yang kami muliakan, duungan anggaran merupakan salah satu faktor penting
03:58dalam memenuhi alokasi kebutuhan organisasi dan sumber daya
04:02untuk mengoptimalkan pelaksanaan perencanaan dan tujuan yang telah disusun oleh organisasi.
04:08Namun demikian, paku indikatif Polri untuk tahun anggaran 2027 masih di bawah kebutuhan ideal
04:13anggaran yang diusulkan Polri, sehingga diharapkan kebutuhan anggaran Polri dapat dicukupi
04:19untuk melaksanakan program kegiatan dan sasaran prioritas tahun anggaran 2027 yang telah ditapkan.
04:26Secara umum, alokasi anggaran Polri meningkat setiap tahunnya,
04:30tetapi postur paku indikatif Polri tahun anggaran 2027 masih lebih rendah
04:37dari usulan kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027.
04:41Secara detail, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian pada penyusunan anggaran Polri tahun anggaran 2027,
04:48antara lain,
05:18sumber PLN, PDN, dan RMP belum teralokasi pada pagu indikatif tahun anggaran 2027.
05:26D. Belanja barang operasional komponen 002 yang digunakan untuk mendukung tupoksi mengalami penurunan yang cukup signifikan,
05:35khususnya untuk pembunuhan BMP, listrik, kapur rutin, kapur pendidikan, pemeliraan, dan perawatan terhadap peralatan dan gedung.
05:43E. Pada tahun anggaran 2026, alokasi anggaran BMP rutin diperkirakan hanya mampu mendukung sampai dengan bulan ke-6 atau bulan
05:54Juni.
05:54Kebutuhan tersebut belum memperhitungkan kenaikan harga BMP yang berdampak pada pelaksanaan tugas operasional.
06:02E. Alokasi anggaran pendukung biaya listrik atau anggaran 2026 diperkirakan hanya mampu mendukung sampai dengan bulan ke-3 atau bulan
06:10Maret,
06:11sehingga berdampak pada pelayanan kepolisian.
06:13E. Ketidakcukupan alokasi anggaran tahun 2026, khususnya pada belanja barang, akan menjadi kendala apabila pada alokasi anggaran tahun anggaran 2027
06:24tidak terpenuhi sesuai dengan kebutuhan ideal.
06:27E. Adirin yang kami hormati, upaya berkelanjutan untuk mengakselerasi Polri menuju listrik yang semakin profesional menuntut kita memiliki kepekaan terhadap
06:38dinamika strategis,
06:39baik pada tingkat global maupun tingkat regional.
06:43Oleh karena itu, kami telah menyusun anggaran Polri tahun anggaran 2027 yang berdasarkan pada beberapa pertimbangan sebagai berikut.
06:52A. Perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional termasuk perkembangan teknologi informasi dan cyber yang berdampak pada situasi keamanan dalam
07:01negeri.
07:02B. Peningkatan kegiatan harkam timas dan penegakan hukum dalam rangka mendukung program Astacita.
07:09C. Peningkatan kualitas pelaksanaan tugas melalui pengembangan almat sus, fasilitas konstruksi Polri, dan pelayanan publik kepolisian.
07:16D. Tingginya angka kejahatan konvensional dan transnasional serta pelanggaran hukum di wilayah laut dan wilayah perbatasan NKRI,
07:25terutama jalur-jalur rawan, TPPO, penyelidupan, tidak pindahan narkoba, pos lintas batas antarnegara, dan juga lokasi prioritas.
07:35E. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri melalui pendidikan dan latihan dalam meningkatkan kemampuan agar semakin adaptif, terdas, dan berintegritas.
07:44F. Mengembangkan pembangunan Polda Papua Tengah dan Polda Papua Baradaya, serta Satkar Baru di lingkungan Polri.
07:51G. Mengwujudkan situasi kemampuan agar yang kondusif dalam menangka stabilitas keamanan sebagai prasarat pertumbuhan ekonomi nasional
07:58dan mempersiapkan pengamanan pelaksanaan pemilu tahun-anggaran tahun 2029.
08:04Pimpinan rapat serta seluruh hadirin yang kami hormati berdasarkan surat bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN Kepala Bapenas
08:14nomor S. 228 MK02 tahun 2006 dan B. 385 D. 9 PP04-03-05-2016 pada tanggal 27 Mei 2026.
08:26Hal pagu indikatif belanja kementerian lembaga dan dana alokasi khusus tahun anggaran 2027,
08:33pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditapkan sebesar Rp118 triliun
08:39jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun
08:47baru terpenuhi 66,4 persen.
08:50Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kursus rupiah terhadap dolar AS,
08:58saat ini maka kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp184 triliun.
09:06Dengan demikian, apabila dibandingkan dengan pagu indikatif tahun anggaran 2027,
09:11masih terdapat kekurangan Rp66,1 triliun.
09:15Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Polri mengajukan kekurangan tersebut pada Kementerian Keuangan
09:21dan Menteri PPN Bapenas sebagai mana surat Kapolri nomor B 10413 Romawi 6-2026 tanggal 15 Juni 2006
09:35dengan rincian tambahan anggaran sebagai berikut.
09:38A. Belanja pegawai sebesar Rp4,5 triliun yang diprioritaskan untuk
09:43yang pertama, pemenuhan perubahan batas usia pensiun,
09:47dua, pemenuhan kenaikan remunasi 80 persen,
09:50tiga, pemenuhan kekurangan gaji rutin dan tunjangan,
09:53empat, rencana intik Polri untuk tahun anggaran 2027.
09:57B. Belanja barang sebesar Rp20,9 triliun yang diprioritaskan untuk
10:02satu, pembiayaan BNP dan listrik tahun anggaran 2006,
10:06dua, penambahan alokasi anggaran Dukops Babinkam Timas,
10:10tiga, pengadaan perlengkapan dalam rangka persiapan pengamanan pemilu tahun 2029,
10:17empat, penambahan alokasi anggaran lirik sidik tindak pidana,
10:20lima, penambahan alokasi anggaran Galsus,
10:23enam, penambahan alokasi anggaran pemeliharaan dan perawatan peralatan serta bangunan,
10:28tujuh, penambahan alokasi anggaran Kapurla Prutin sesuai dengan jumlah
10:31PNPP, Kapordik, dan Ofdik,
10:35delapan, penambahan alokasi anggaran DOB,
10:37pembentukan Satkar Baru dan peningkatan tipologi Satkar,
10:41sembilan, penambahan alokasi anggaran terpusat untuk operasi damai karton,
10:45lilin, dan operasi ketupat,
10:47sepuluh, penambahan alokasi anggaran penanggulangan bencana, rusum masa,
10:51dan PAM VVIP,
10:52sebelas, penambahan alokasi anggaran event nasional dan event internasional.
10:57C, belanja modal sebesar Rp40,6 triliun yang diprioritaskan untuk
11:02satu, pemenuhan kendaraan listrik pelayanan masyarakat dan SPKL,
11:07dua, pemenuhan kendaraan khusus BRIMOB,
11:09tiga, pembangunan dan peningkatan pelayanan RPK Kepolisian,
11:13empat, pembangunan maku, pores, ulangi polda, pores, polsek, posubsektor,
11:19wilayah perbatasan SPKT, lima, pembangunan rumah dinas bagi anggota PORI,
11:24enam, pemenuhan almasus PORI dalam rangka untuk persiapan pengamanan pemilu tahun 2029.
11:30Berdasarkan usulan tambahan tahun anggaran 2027,
11:34PORI akan mengusulkan kembali kekurangan tersebut
11:37untuk dialokasikan pada pagu anggaran atau alokasi anggaran tahun 2027.
11:43Hadirin yang kami hormati.
11:45Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini kiranya,
11:48hasil dapat kerja ini dapat mempertimbangkan penyelesaian maupun penambahan anggaran
11:52berdasarkan usulan kebutuhan anggaran,
11:55dan mohon kiranya dapat ditujui pada penetapan pagu anggaran
11:58atau alokasi anggaran tahun anggaran 2027.
12:03Kami bersama seluruh jajaran PORI mengaturkan terima kasih
12:06yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi 3
12:10yang terhormat, yang telah membantu PORI dalam upaya pelaksanaan tugas
12:13dan fungsi menjaga stabilitas keamanan nasional,
12:16serta meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
12:20Sekian dan terima kasih.
12:21Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan