00:00Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kinerja,
00:03pemerintah Polri telah membuat rencana kerja tahun anggaran 2027
00:06dengan mengangkat tema Polri siap mendukung akseltasi pertumbuhan berkualitas
00:11melalui produktivitas, investasi, dan industri.
00:15Adapun sasaran prioritas Polri untuk tahun 2027 sebagai berikut,
00:19meningkatkan sinergitas Polri dan masyarakat,
00:22serta stekolik terkait lainnya dalam rangka mendukung keamanan dan ketipuan masyarakat secara produktif.
00:27B. Meningkatkan transparansi dan efisiensi penanganan perkara,
00:31serta memperkuat adaptivitas penanganan kejahatan oleh Polri.
00:35C. Meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri melalui layanan digital yang semakin inovatif.
00:41D. Meningkatkan SDM Polri yang adaptif, kompeten, dan berintegritas
00:45melalui internalisasi nilai-nilai budaya organisasi.
00:49E. Meningkatkan infaktur dan teknologi kepolisian yang modern
00:52guna mendukung pelaksanaan tugas dengan masyarakat Big Data dan AI.
00:56F. Meningkatkan tata kelola dan model operasional kepolisian organisasi.
01:02Hadirin yang saya hormati berhasilkan surat bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN
01:08Kepala Bapenas nomor S. 228 MK02-2026 dan B. 385 D. 9 PP-04-03-05-2026,
01:20tanggal 7 Mei 2006, hal pagu indikatif belanja kementerian lembaga dan dana alokasi khusus tahun anggaran 2027,
01:28pagu indikatif Polri untuk tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun,
01:34yang telah terpenuhi sebesar 66 persen dari urusan kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178,6 triliun.
01:47Jumlah sebut juga memiliki selisih sebesar Rp28 triliun atau 19,2 persen,
01:55apabila dibandingkan alokasi anggaran Polri tahun anggaran 2026, yaitu sebesar Rp146 triliun.
02:01Dengan rincian pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 sebagai berikut,
02:06A. Berbagai jenis belanja, terdiri dari belanja,
02:10satu belanja pegawai sebesar Rp61,1 triliun atau Rp57,
02:1651,7 persen,
02:19yang kedua belanja barang sebesar Rp32,1 triliun atau sebesar Rp27,2 persen,
02:27tiga belanja modal sebesar Rp24,7 triliun atau sebesar Rp21 persen.
02:34B. Kemudian rincian berdasarkan sumber anggaran,
02:38yang pertama Rupiah Muni sebesar Rp103,8 triliun atau 88 persen,
02:44yang kedua Rupiah Muni Pendamping 0 persen,
02:47yang ketiga penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp10,5 triliun atau 9 persen,
02:52empat badan layanan umum atau PLU sebesar Rp2,8 triliun atau 2,4 persen,
02:59yang kelima pinjaman luar negeri 0 persen,
03:02yang keenam pinjaman dalam negeri 0 persen,
03:04yang ketujuh surat berharga syariah sebesar Rp697,6 miliar atau 0,6 persen.
03:12C. Selanjutnya, detail berdasarkan program yaitu,
03:15yang pertama program provisional SDM Polri sebesar Rp1,2 triliun atau 1 persen,
03:21yang kedua program penyelidikan dan penyelidikan tirapi dana sebesar Rp3,5 triliun atau 3 persen,
03:28C. Langit D.
03:30Yang ketiga program modul sahaja almasu sarana-pasarana Polri sebesar Rp25,1 triliun atau 21,3 persen.
03:38Yang keempat program pemeliharaan keamanan ketipan masyarakat sebesar Rp15,7 triliun atau 13,4 persen,
03:47yang kelima duungan manajemen sebesar Rp72,3 triliun atau 61,3 persen.
03:53Hadirin yang kami muliakan, duungan anggaran merupakan salah satu faktor penting
03:58dalam memenuhi alokasi kebutuhan organisasi dan sumber daya
04:02untuk mengoptimalkan pelaksanaan perencanaan dan tujuan yang telah disusun oleh organisasi.
04:08Namun demikian, paku indikatif Polri untuk tahun anggaran 2027 masih di bawah kebutuhan ideal
04:13anggaran yang diusulkan Polri, sehingga diharapkan kebutuhan anggaran Polri dapat dicukupi
04:19untuk melaksanakan program kegiatan dan sasaran prioritas tahun anggaran 2027 yang telah ditapkan.
04:26Secara umum, alokasi anggaran Polri meningkat setiap tahunnya,
04:30tetapi postur paku indikatif Polri tahun anggaran 2027 masih lebih rendah
04:37dari usulan kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027.
04:41Secara detail, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian pada penyusunan anggaran Polri tahun anggaran 2027,
04:48antara lain,
05:18sumber PLN, PDN, dan RMP belum teralokasi pada pagu indikatif tahun anggaran 2027.
05:26D. Belanja barang operasional komponen 002 yang digunakan untuk mendukung tupoksi mengalami penurunan yang cukup signifikan,
05:35khususnya untuk pembunuhan BMP, listrik, kapur rutin, kapur pendidikan, pemeliraan, dan perawatan terhadap peralatan dan gedung.
05:43E. Pada tahun anggaran 2026, alokasi anggaran BMP rutin diperkirakan hanya mampu mendukung sampai dengan bulan ke-6 atau bulan
05:54Juni.
05:54Kebutuhan tersebut belum memperhitungkan kenaikan harga BMP yang berdampak pada pelaksanaan tugas operasional.
06:02E. Alokasi anggaran pendukung biaya listrik atau anggaran 2026 diperkirakan hanya mampu mendukung sampai dengan bulan ke-3 atau bulan
06:10Maret,
06:11sehingga berdampak pada pelayanan kepolisian.
06:13E. Ketidakcukupan alokasi anggaran tahun 2026, khususnya pada belanja barang, akan menjadi kendala apabila pada alokasi anggaran tahun anggaran 2027
06:24tidak terpenuhi sesuai dengan kebutuhan ideal.
06:27E. Adirin yang kami hormati, upaya berkelanjutan untuk mengakselerasi Polri menuju listrik yang semakin profesional menuntut kita memiliki kepekaan terhadap
06:38dinamika strategis,
06:39baik pada tingkat global maupun tingkat regional.
06:43Oleh karena itu, kami telah menyusun anggaran Polri tahun anggaran 2027 yang berdasarkan pada beberapa pertimbangan sebagai berikut.
06:52A. Perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional termasuk perkembangan teknologi informasi dan cyber yang berdampak pada situasi keamanan dalam
07:01negeri.
07:02B. Peningkatan kegiatan harkam timas dan penegakan hukum dalam rangka mendukung program Astacita.
07:09C. Peningkatan kualitas pelaksanaan tugas melalui pengembangan almat sus, fasilitas konstruksi Polri, dan pelayanan publik kepolisian.
07:16D. Tingginya angka kejahatan konvensional dan transnasional serta pelanggaran hukum di wilayah laut dan wilayah perbatasan NKRI,
07:25terutama jalur-jalur rawan, TPPO, penyelidupan, tidak pindahan narkoba, pos lintas batas antarnegara, dan juga lokasi prioritas.
07:35E. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri melalui pendidikan dan latihan dalam meningkatkan kemampuan agar semakin adaptif, terdas, dan berintegritas.
07:44F. Mengembangkan pembangunan Polda Papua Tengah dan Polda Papua Baradaya, serta Satkar Baru di lingkungan Polri.
07:51G. Mengwujudkan situasi kemampuan agar yang kondusif dalam menangka stabilitas keamanan sebagai prasarat pertumbuhan ekonomi nasional
07:58dan mempersiapkan pengamanan pelaksanaan pemilu tahun-anggaran tahun 2029.
08:04Pimpinan rapat serta seluruh hadirin yang kami hormati berdasarkan surat bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN Kepala Bapenas
08:14nomor S. 228 MK02 tahun 2006 dan B. 385 D. 9 PP04-03-05-2016 pada tanggal 27 Mei 2026.
08:26Hal pagu indikatif belanja kementerian lembaga dan dana alokasi khusus tahun anggaran 2027,
08:33pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditapkan sebesar Rp118 triliun
08:39jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun
08:47baru terpenuhi 66,4 persen.
08:50Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kursus rupiah terhadap dolar AS,
08:58saat ini maka kebutuhan ideal anggaran Polri tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp184 triliun.
09:06Dengan demikian, apabila dibandingkan dengan pagu indikatif tahun anggaran 2027,
09:11masih terdapat kekurangan Rp66,1 triliun.
09:15Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Polri mengajukan kekurangan tersebut pada Kementerian Keuangan
09:21dan Menteri PPN Bapenas sebagai mana surat Kapolri nomor B 10413 Romawi 6-2026 tanggal 15 Juni 2006
09:35dengan rincian tambahan anggaran sebagai berikut.
09:38A. Belanja pegawai sebesar Rp4,5 triliun yang diprioritaskan untuk
09:43yang pertama, pemenuhan perubahan batas usia pensiun,
09:47dua, pemenuhan kenaikan remunasi 80 persen,
09:50tiga, pemenuhan kekurangan gaji rutin dan tunjangan,
09:53empat, rencana intik Polri untuk tahun anggaran 2027.
09:57B. Belanja barang sebesar Rp20,9 triliun yang diprioritaskan untuk
10:02satu, pembiayaan BNP dan listrik tahun anggaran 2006,
10:06dua, penambahan alokasi anggaran Dukops Babinkam Timas,
10:10tiga, pengadaan perlengkapan dalam rangka persiapan pengamanan pemilu tahun 2029,
10:17empat, penambahan alokasi anggaran lirik sidik tindak pidana,
10:20lima, penambahan alokasi anggaran Galsus,
10:23enam, penambahan alokasi anggaran pemeliharaan dan perawatan peralatan serta bangunan,
10:28tujuh, penambahan alokasi anggaran Kapurla Prutin sesuai dengan jumlah
10:31PNPP, Kapordik, dan Ofdik,
10:35delapan, penambahan alokasi anggaran DOB,
10:37pembentukan Satkar Baru dan peningkatan tipologi Satkar,
10:41sembilan, penambahan alokasi anggaran terpusat untuk operasi damai karton,
10:45lilin, dan operasi ketupat,
10:47sepuluh, penambahan alokasi anggaran penanggulangan bencana, rusum masa,
10:51dan PAM VVIP,
10:52sebelas, penambahan alokasi anggaran event nasional dan event internasional.
10:57C, belanja modal sebesar Rp40,6 triliun yang diprioritaskan untuk
11:02satu, pemenuhan kendaraan listrik pelayanan masyarakat dan SPKL,
11:07dua, pemenuhan kendaraan khusus BRIMOB,
11:09tiga, pembangunan dan peningkatan pelayanan RPK Kepolisian,
11:13empat, pembangunan maku, pores, ulangi polda, pores, polsek, posubsektor,
11:19wilayah perbatasan SPKT, lima, pembangunan rumah dinas bagi anggota PORI,
11:24enam, pemenuhan almasus PORI dalam rangka untuk persiapan pengamanan pemilu tahun 2029.
11:30Berdasarkan usulan tambahan tahun anggaran 2027,
11:34PORI akan mengusulkan kembali kekurangan tersebut
11:37untuk dialokasikan pada pagu anggaran atau alokasi anggaran tahun 2027.
11:43Hadirin yang kami hormati.
11:45Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini kiranya,
11:48hasil dapat kerja ini dapat mempertimbangkan penyelesaian maupun penambahan anggaran
11:52berdasarkan usulan kebutuhan anggaran,
11:55dan mohon kiranya dapat ditujui pada penetapan pagu anggaran
11:58atau alokasi anggaran tahun anggaran 2027.
12:03Kami bersama seluruh jajaran PORI mengaturkan terima kasih
12:06yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi 3
12:10yang terhormat, yang telah membantu PORI dalam upaya pelaksanaan tugas
12:13dan fungsi menjaga stabilitas keamanan nasional,
12:16serta meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
12:20Sekian dan terima kasih.
12:21Terima kasih telah menonton!
Komentar