Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Museum Aceh resmi membuka pameran temporer bertajuk Hands of Time atau Tangan-Tangan Terampil yang menampilkan berbagai koleksi bersejarah sebagai gambaran perjalanan budaya dan identitas masyarakat Aceh dari masa ke masa. Pameran ini menghadirkan beragam artefak mulai dari era Kesultanan Aceh hingga masa modern.

Pameran yang digelar di Gedung Pameran Temporer lantai dua Museum Aceh tersebut menampilkan koleksi yang mencerminkan keterampilan dan kreativitas masyarakat Aceh dalam berbagai bidang. Beragam artefak yang dipamerkan antara lain minyak nilam, kopi Gayo, perhiasan emas, koin emas, rencong, siwah, hingga benang sutera yang menjadi bagian dari kekayaan budaya dan sejarah Aceh.

Pengunjung juga dapat melihat koleksi perhiasan tradisional yang berasal dari masa kejayaan Kesultanan Aceh pada abad ke-16 hingga berbagai koleksi yang merepresentasikan perkembangan budaya Aceh di era modern. Melalui pameran ini, Museum Aceh berupaya menghadirkan narasi sejarah yang menunjukkan keterampilan masyarakat Aceh yang diwariskan lintas generasi.

Selain pameran Hands of Time, Museum Aceh juga menghadirkan pameran foto perdamaian Aceh yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Harga tiket masuk ditetapkan sebesar Rp3.000 untuk anak-anak, Rp5.000 untuk dewasa, dan Rp15.000 bagi wisatawan mancanegara.

Pameran ini terbuka untuk umum hingga akhir tahun dan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal sejarah, budaya, serta warisan peradaban Aceh.

#MuseumAceh #HandsOfTime #PameranMuseum #BudayaAceh

Baca Juga Tradisi Pacu Jawi Kembali Digelar di Lima Puluh Kota Sambut Musim Tanam | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/676070/tradisi-pacu-jawi-kembali-digelar-di-lima-puluh-kota-sambut-musim-tanam-berut

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676500/museum-aceh-buka-pameran-hands-of-time-tampilkan-artefak-dari-era-kesultanan-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Saudara Museum Aceh resmi membuka pameran temporer bertema Hands of Time
00:05atau tangan-tangan terampil dalam beragam koleksi bersejarah sebagai gambaran perjalanan budaya
00:11serta identitas masyarakat Aceh.
00:14Pameran ini menghadirkan artefak dari masa kesultanan Aceh hingga era modern.
00:19Seperti apa? Berikut liputannya.
00:26Museum Aceh menggelar pameran temporer Hands of Time di gedung pameran temporer lantai 2.
00:33Pameran ini menampilkan beragam koleksi yang mencerminkan keterampilan dan kreativitas masyarakat Aceh dari masa ke masa.
00:41Artefak yang dipamerkan yaitu minyak nilam, kopi gayo, perhiasan emas, koin emas, rencong, siwah, hingga benang sutera.
00:51Koleksi tersebut menjadi bukti kejayaan budaya dan sejarah Aceh.
00:55Pengunjung juga dapat menyaksikan koleksi perhiasan tradisional lainnya
00:59yang berasal dari masa kejayaan kesultanan Aceh dari abad ke-16 hingga koleksi modern saat ini.
01:06Ada sekitar tujuh ya. Kemudian koleksinya pun sendiri, ada kayu, ada koin, itu sekitar 90-100 koleksi yang ada di
01:17museum.
01:18Ini dari, karena lebih berkembang di masa Eskandamuda dari abad ke-16 sampai ke, kalau kita lihat secara ini sampai
01:28sekarang.
01:29Karena nilam itu berkembang masa Belanda sampai hari ini sudah malah semakin berkembang, bersama dengan kopi.
01:36Yang mungkin berhenti sejak tahun 70-an adalah sutera.
01:40Ini mungkin yang kita ingatkan kembali bahwa kita punya komunitas sutera sebenarnya.
01:45Terus dikembangkan kembali.
01:49Selain pameran tangan-tangan terampil, Museum Aceh juga menghadirkan pameran foto perdamaian Aceh
01:55dengan harga tiket untuk anak-anak Rp3.000, diwasa Rp5.000, dan Rp15.000 untuk turis mancanegara.
02:03Pameran terbuka untuk umum hingga akhir tahun dan diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda
02:10untuk mengenal sejarah dan budaya Aceh.
Komentar

Dianjurkan