00:00Saudara penerbit buku Kompas meluncurkan buku memoir legend purnawirawan TNI Agus Wijoyo
00:05yang berjudul Militer Pemikir, Pemikir Militer.
00:09Buku ini menghadirkan kembali gagasan-gagasan reformasi yang pernah diperjuangkan Agus Wijoyo.
00:15Memoir ini mengangkat pemikiran Agus Wijoyo tentang reformasi militer,
00:19profesionalisme TNI, dan relasi antara sipil dan militer dalam sistem demokrasi.
00:24Salah satu penggagas memoir dan wakil ketua KPK periode 2003 hingga 2007,
00:29Eri Riana Harja Pamekas menceritakan awal mula buku ini ditulis.
00:33Eri bilang buku ini bermula dari keprihatinan dan kegelisahan tentang arah perjalanan bangsa,
00:38khususnya gagasan reformasi yang sedang kembali diuji.
00:41Eri melihat Agus Wijoyo sebagai sosok arsitek utama paradigma baru TNI.
00:46Gagasan reformasi yang pernah diperjuangkan Agus Wijoyo merupakan gagasan yang lahir dari sebuah keyakinan
00:51bahwa militer yang kuat adalah militer yang tahu akan batas dirinya.
00:56Eri menggarisbawahi profesionalisme sejati tumbuh ketika militer berdiri pada posisi konstitusionalnya
01:03dan tunduk pada otoritas sipil yang demokratis.
01:09Ini adalah ucapan terima kasih kami atas keberanian yang ia tularkan,
01:15atas gagasan yang ia rawat,
01:17atas jalan yang ia pilih meski jalan yang mudah selalu tersedia.
01:22Untuk generasi yang tak sempat mengenalnya secara langsung, semoga buku ini menjadi perkenalan.
01:28Perkenalan dengan seorang pemikir yang hidup di persimpangan paling menentukan dalam sejarah Republik ini
01:33dan yang memilih sisi yang benar bukan karena mudah, tetapi karena yakin.
01:39Untuk semua yang hadir hari ini, yang mungkin juga merasakan ini sebagai semacam reuni,
01:45selamat datang.
01:46Namun yang jauh lebih penting dari reuni adalah pertanyaan yang harus kita bawa pulang.
01:51Bagaimana kita mengkontekstualisasikan gagasan Pak Agus hari ini?
Komentar