Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Episode 47 Istri Paruh Waktu Part Time Wife Episode 47 - indonesian drama
Transcript
00:04I don't know what I'm going to do with you, but I'm sorry if there's something wrong with you, you
00:11can't protest.
00:15You already ate it, Rhys?
00:19I don't know.
00:20Bu Mira, Intan.
00:24It's really good. If you have a Bu Mira with Intan, then you can see it first.
00:28Yeah, Rhys.
00:30It's true.
00:30It's true to Aliu.
00:31I want you to sit down, so it's warm.
00:34Let's see if Mama and Intan can take care of her.
00:37It's okay if she doesn't need anything.
00:41You can trust her.
00:43Let's see if Mama and Intan can take care of her.
00:48There's also a doctor and a doctor.
00:50So, it's safe.
00:54All right, let's go.
00:56Let's go.
00:57Let's go.
01:00Let's go.
01:00Let's go.
01:01Mama kan udah bilang dari awal Mama udah feeling gak enak sama anak papa yang satu itu.
01:07Dan Mama udah rebakan dari sebelum dia minggat, Mama merasa dia lagi menyembunyikan sesuatu.
01:14Tapi tuh Mama gak nyangka kalo yang dia sembunyikan itu adalah hubungan terlarang dia sama suami orang.
01:19Gila, Andini.
01:23Aku masih bingung sih.
01:25Kok kakak Andini bisa setega itu ya?
01:28Kamu tuh terlalu baik, Del.
01:33Kamu tuh sebenernya sama papa kamu tuh sama aja.
01:36Gampang dibohongin sama orang-orang yang wajahnya lugu.
01:47Papa harus segera cari Andini.
01:50Ngapain lagi sih, Pak? Gak usah.
01:52Si Andini itu mau jungkir balik kek, mau ngerusak dirinya.
01:56Eh terserah, Pak. Mama udah gak mau tau, Mama udah capek.
02:00Gak bisa, Ma.
02:02Kalo kita biarin aja, nanti Andini makin berbahaya dan nekat.
02:07Lagipula papa udah janji sama Pak Hartawan.
02:10Dan gimana pun juga, Andini adalah anak papa.
02:33Yang terpenting sekarang bukan harus membuat beliau mengingat masa lalunya.
02:39Kita harus bisa membuat beliau lebih tenang.
02:43Lebih baik ibu membawa Bu Andini kesini.
02:47Kenapa pasien selalu terus memanggil namanya?
03:29Ya kenapa lagi, Pak?
03:30Andini kamu dimana?
03:32Gak penting untuk bapak tau aku dimana.
03:34Pak Hartawan udah cerita semuanya. Kamu udah gila ya?
03:37Dari semua laki-laki, kenapa kamu ngejeng aja terus di Adimas?
03:40Karena cuma Adimas, Pak, yang ngerti aku.
03:42Dan gak ngebuang aku kayak orang-orang.
03:45Gak ada sekarang yang mau deket-deket sama aku.
03:48Maksud papa?
03:49Ya kandung aku sendiri.
03:50Eh, ainak.
03:53Papa gak pernah ngebuang kamu.
03:55Terus maksudnya apa?
03:56Papa kemarin mau kirim aku ke luar negeri?
03:58Udah lah, Pak. Gak usah bohong sama aku.
04:01Aku tau kok.
04:02Jauh dilubuk hati papa.
04:04Aku jadi beban, kan?
04:05Udah deh, Pak.
04:07Biarkan aku urus urusanku sendiri.
04:09Dan papa urus keluarga bahagia, papa.
04:11Sakat diri.
04:13Kamu hentikan semua kegilaan ini sebelum ini semakin parah, Pak.
04:18Sampai kapanpun, aku gak akan berhenti sebelum Adimas jadi milik aku sepenuhnya.
04:29Kita sih emang udah berhasil nemuin Adimas.
04:32Dan gua bersyukur banget dia bisa selamat dari kecelakaan itu.
04:38Tapi...
04:39Ngeliat keadaannya Adimas sekarang tuh...
04:42Gimana ya?
04:43Kayak ngerasa Adimas tuh belum balik, tau gak?
04:47Dia sama sekali gak inget apa-apa.
04:50Sedih gua ngeliatnya.
04:53Ya...
04:54Semoga ingatannya Pak Adi cepet balik ya, Mas.
04:58Tapi gini, Mas.
04:59Ini maaf ya.
05:00Kalau kemungkinan terburuknya...
05:03Ingatan Pak Adi itu gak bisa balik lagi gimana ya, Mas?
05:08Ah, gua gak bisa bayangin.
05:09Gua gak bisa bayangin.
05:12Yang lebih gua gak bisa bayangin lagi...
05:14Di posisinya Riska.
05:15Gimana dia mesti ngejelasin itu ke Dilan?
05:19Itu pasti gurat banget tuh.
05:46Astagfirullahaladzim.
05:47Astagfirullahaladzim.
05:47Get you all the way.
05:53Nanti gak bersih-bersih tuh piringnya, Yul.
05:58Kok tega banget ya, Butut?
06:01Perempuan yang namanya Andini-Andini itu.
06:06Padahal, Ibu Riska sama Pak Adimas itu kan orang yang baik ya.
06:11It's a woman, why are they really hurting the house and the happiness of our boss?
06:24Butut, Butut has a name, Dukun?
06:28Dukun?
06:30What about that, Yul?
06:33I don't want to talk to the man named Andin-Andin, so you can't get angry with our boss.
06:41That's right, Mas.
06:45Oh, Yul, you don't want to be funny, Yul.
06:49It's better to keep your cuci piring, so it's clean.
06:54You don't have to think about it.
06:56Oh yeah, I'll be there.
06:59Let's go and go.
06:59Let's go and go.
07:29Tan?
07:31Ayo, what do you do?
07:33Ayo.
07:44How about you?
07:47If it's true Mas Adi, Mas just needs Andini.
07:53Can't be like that, Bo.
07:56I just don't want to look at Mas Adi, he's like this condition, he's really stressed,
08:07and he feels like it's funny if there are a lot of people around him.
08:12I believe that at some time we will meet the solution,
08:18even though the process is not a moment,
08:21but you have to believe that Mas Adi will probably be bullied,
08:25and you won't be able to do that.
08:30You have to believe, Riz,
08:33when you meet Mas Adi,
08:35you're going to come back like that?
08:45People are definitely going to go.
08:48Now I can find Mas Adi.
08:56How do you want me to go?
08:58You're going to leave me there?
08:59I'm just letting my eyes out.
09:00What's the rule of you with your rules?
09:02The rule of Riz, which is the rule of me?
09:04Go away from the table.
09:05You're going to leave me here!
09:06You're going to leave me there,
09:08you're going to leave me with Mas Adi!
09:10You're going to leave me alone!
09:12You're going to be like you're going to be going to be like this?
09:15You're going to be like you're not able to be a person.
09:19Hey, listen to me. There's no one who can't go with me with Adi.
09:27Do you understand?
09:29No, I don't understand.
09:30That's what I mean.
09:32What's that?
09:33Help me!
09:34Help me!
09:36Help me!
09:37Help me!
09:38Help me!
09:39Help me!
09:39Help me!
09:40Help me!
09:44Help me!
09:45Sampai lo masih nekat dateng kesini lagi, gue bakalan seret lo ke rumah sakit jiwa.
09:49Lo gausah deh ikut campur urusan gue.
09:51Mas Adi butuh gue.
09:54Lo tuh bener-bener cewek ga bisa dibilangin ya.
09:56Mas Adi itu cintanya cuma sama Rizka.
09:59Gue peringatir sama lo sekali lagi ya.
10:02Awas kalo sampe lo berani deket-deketin Mas Adi lagi,
10:05gue ga bakalan seger-seger bikin perhitungan sama lo.
10:17BABY DA ali di tante!
10:18BABY DA dobrze!
10:30BABY DA
10:33BABY DA
10:34BABY DA
10:35BABY DA
10:45KENT.
11:16Kamu masih punya muka datang ke sini.
11:22Adelina sakit apa?
11:23Kamu tuh gak sasok peduli sama keluarga saya.
11:26Setelah apa yang kamu lakukan,
11:29saya tidak akan mengizinkan kamu ketemu,
11:32apalagi dekat dengan mereka,
11:34terutama Adelina.
11:36Karena kamu tuh hanya bisa merusak kebahagiaan orang.
11:40Pergi kamu dari sini.
11:46Aku gak ada niat tuh, cengguk Adelina.
11:49Aku cuma liat Rendra dan aku penasaran aja makanya orang ke sini.
11:53Gak usah repot-repot musir saya, saya pergi.
12:20Is that me?
12:21Kau pulang dan senyum yang tak kuatkan.
12:26Adelina.
12:28Adelina kau di mana?
12:33Mas.
12:39Adelina.
12:42Kau di mana Adelina?
12:44Adelina!
12:45Kau tak mengerti.
12:50Kau bilang semua hanya lelah dunia.
12:57Tapi hatimu tak sama.
13:04Setiap malam ku menunggu.
13:11Kau tinggalkan dengan dobaan.
13:19Aku kekasihmu bukan bersinggahmu.
13:26Saat hebamu butuh ujian.
13:33Aku kekasihmu bukan bersinggahmu.
13:41Mas, kamu jangan bercanda, mas.
13:44Maaf.
13:46Kamu kayaknya salah orang, Adelina.
13:48Bila aku diam bukan karena tak sakit.
13:57Aku setia bukan karena tak tahu.
14:03Yang kau hancurkan bukan haumah ini.
14:10Tapi kepercayaan yang pernah suci.
14:20Kau bilang semua hanya lelah dunia.
14:28Tapi hatimu tak sama.
14:35Setiap malam ku menunggu.
14:41Kau tinggalkan dengan dobaan.
14:48Aku kekasihmu bukan bersinggahmu.
14:57Saat hebamu butuh ujian.
15:03Aku kekasihmu bukan jadangan yang kau jaga demi penang hilang.
15:20Aku diam bukan karena tak sakit.
15:26Aku setia bukan karena tak tahu.
15:35Yang kau hancurkan bukan rumah ini.
15:41Tapi kepercayaan yang pernah suci.
15:48Oke guys, sekarang kita lagi melintas di depan rumahnya Jang Mira.
15:52Ibunya Adi.
15:52Ibunya Adi, mas.
15:54Kita penasaran, om.
15:55Penasaran.
15:55Gimana dengan kondisinya Adi, mas?
15:57Iya.
15:58Ya, semoga Jang Miranya ada.
15:59Tapi mobilnya nggak ada, guys.
16:01Ya.
16:01Mana deh?
16:02Iya.
16:03Mana deh.
16:04Coba.
16:05Ini suapa nih?
16:05Jang Mira kulak.
16:06Oh, di depan.
16:07Oke, oke.
16:09Kita samperin, yuk guys.
16:10Kita samperin.
16:13Bentar, guys.
16:14Pura-pura nggak live tinggi, ya.
16:15Ya, ya, ya.
16:22Jeng Mira.
16:23Selamat malam, Jang Mira.
16:25Selamat malam.
16:26Si Mira abis dari mana?
16:27Kok mukanya kan sedih gitu.
16:30Pasti mikirin soal Adi, mas, ya?
16:33Iya, kita juga penasaran soal update kondisinya Adi, mas.
16:38Udah ada kabarnya.
16:40Soalnya kami semua tuh prihatin dan sedih atas apa yang menimpa keluarganya Jang Mira.
16:46Ya, betul.
16:46Ya, gimana pun juga kan, kita adalah tetangga, ya, Jang.
16:49Dan bisa dibilang kita ini besti, loh, Jang.
16:54Terima kasih, ya, ibu-ibu, atas perhatiannya.
16:56Iya.
16:58Alhamdulillah, Adi Mas sudah ketemu.
17:02Alhamdulillah.
17:04Tapi untuk saat ini, Adi Mas masih dirawat di rumah sakit.
17:08Oh, aduh.
17:09Semoga cepat sembuh, ya, Jang.
17:12Aduh, maaf ya, Jang, Mira.
17:14Kita cuma bisa bantu doa.
17:16Semoga Adi Mas cepat pulih, ya, Jang.
17:18Amin.
17:19Amin.
17:20Tapi ini saya mau tanya, penasaran sih kita soal keadaan rumah tangganya Adi Mas.
17:25Oh, mohon maaf, Ibu-Ibu.
17:27Iya.
17:28Mama saya harus istirahat.
17:30Oh, maaf.
17:32Mari.
17:33Mari, Ibu-Ibu.
17:34Ya, maaf.
17:35Selamat istirahat.
17:36Selamat istirahat.
17:37Selamat istirahat.
17:52Selamat istirahat.
17:56Kalau mau tahu info terupdate, teraktual, dan terfantastis, follow akun Juo Mami-Chan.
18:05Mami-Chan.
18:06Bye-bye.
18:19Nah, ini kan harus lebih banyak istirahat, ya, Del?
18:22Iya, maaf.
18:25Hai, sayang.
18:26Hai, Mama.
18:28Hai, Ren.
18:30Kamu gimana kondisinya sekarang?
18:32Udah enakan, kan?
18:33Nih, udah enakan.
18:34Makanya udah bisa pulang.
18:36Mama kok pagi-pagi banget ke sini?
18:38Iya, Mama tuh cuma memastikan aja kondisi kamu.
18:41Dan Mama juga mau memastikan.
18:44Andi nih kemarin gak nengokin kamu ke rumah sakit.
18:49Kok Mama tiba-tiba ngomongin Kak Andini?
18:54Jadi kemarin, Mama lihat dia di luar kamar rawat kamu, Del.
19:00Tapi akhirnya Mama usir dia.
19:03Mama suruh-suruh dia pergi jauh-jauh biar gak gangguin kamu.
19:06Kenapa Kak Andini datang buat jauh-jauh aku, Mak?
19:11Memang Mbak Andini tahu dari mana kamu sakit, sayang?
19:14Udah, deh.
19:15Udah, please jangan ngomongin Andini lagi.
19:18Mama cuma berharap dia mendengarkan peringatan yang Mama berikan kepada dia semalam.
19:23Karena Mama gak mau sampai dia temuin dan gangguin kita lagi.
19:26Terutama setelah apa yang dilakukan pada Rizka dan Adimas.
19:38Sayang udah, gak usah dipikirin ya.
19:41Mending kita fokus pada kesehatan kamu ya.
19:43Mama tidak membiarkan siapapun bikin kamu kepikiran.
19:47Apalagi bikin kamu stres.
19:49Dan berujung ganggu program kehamilan kamu.
19:52Oke?
19:55Iya, Mama.
19:57Gak mau, Dila gak mau sekolah.
20:01Kalau non-dila gak sekolah, nanti ketinggalan pelajaran atuh.
20:05Oke ya, non-nya.
20:06Gak mau, pokoknya Dila gak mau sekolah.
20:09Gak mau, gak mau.
20:13Oh, ini kenapa sih?
20:15Pagi-pagi cucu oma udah ngambek.
20:19Ini ibu, non-dila gak mau sekolah.
20:22Kalau gak sama ibu Rizka.
20:26Dila, Dila sekolahnya sama oma aja ya, oma yang nganteng.
20:29Gimana?
20:30Kenapa sih?
20:31Mama gak pulang pulang, oma.
20:33Pokoknya Dila gak mau sekolah kalau mama belum pulang.
20:39Dila, sayang ya oma.
20:42Dila sekolah sama oma aja ya.
20:44Soalnya mama lagi sih.
20:45Maki.
20:47Mama lagi banyak kerjaan, banyak urusan.
20:50Ya.
20:51Gak mau, oma.
20:52Dila mau sama mama.
20:57Dila mau mau.
21:09Halo, ma.
21:15Ma.
21:16Ma, Dila nangis.
21:18Kenapa?
21:18Ini, Dila.
21:20Dila ngambek kamu sekolah sebelum kamu pulang.
21:24Kamu coba ngomong sama Dila ya.
21:26Pucuk.
21:27Supaya Dila mau sekolah.
21:29Nih, mama.
21:30Mama mau ngomong.
21:37Mama gak akan pulang.
21:40Mama sama mama.
21:44Dila mau diantar di sekolah sama mama sama papa.
21:48Dila, maafin mama ya.
21:51Mama masih kerja.
21:53Tapi mama janji setelah kerja mama pasti akan pulang.
21:56Tapi apa apa, ma?
21:59Mama mau, mama janji-janji setelah.
22:02Tapi gak pernah pulang sama papa.
22:11Mama janji, sayang.
22:14Ya.
22:15Tapi Dila juga harus janji.
22:17Hari ini, Dila sekolah dulu.
22:19Ya?
22:20Ya, ma.
22:23Andini.
22:25Andini, kamu di mana?
22:26Andini.
22:27Ma, mana tetepon lagi ya?
22:34Andini.
22:35Mas.
22:36Mas Adi.
22:37Mas Adi.
22:38Kenapa malah kamu ke sini?
22:41Aku mau ketemu Andini.
22:42Andini di mana?
22:43Mas Adi tenang dulu ya.
22:44Tenang dulu aku.
22:45Aku gak mau tenang.
22:46Aku tanya, Andini di mana?
22:48Aku mau ketemu sama Andini.
22:56Andini.
22:57Andini di mana?
22:58Iya.
22:58Di mana, Jawa?
22:59Iya, Andini.
23:00Andini lagi.
23:02Andini lagi ke sini.
23:03Di mana?
23:04Dia masih di luar kota.
23:06Dari kemarin kalian selalu bilang di luar kota.
23:08Ada aja alesannya.
23:09Di mana, Andini?
23:10Aku gak ada.
23:11Andini, jangan bongin aku.
23:20Boongkan.
23:22Andini di mana?
23:26Dokter.
23:27Dokter.
23:28Dok.
23:29Udah gini.
23:30Kalau kamu gak mau bawa Andini ke sini,
23:32apapun alesannya,
23:34pira aku aja yang cari dia.
23:35Gak, gak, gak.
23:36Mas, mas.
23:36Tolong, mas tenang dulu.
23:37Mas, tenang dulu.
23:38Lepasin aku.
23:39Mas.
23:40Lepasin aku.
23:41Mas, tenang dulu ya.
23:42Adini.
23:43Aku mau siapa?
23:44Adi, Adi.
23:45Aku mau cari Adini.
23:46Adini.
23:47Adini di mana?
23:48Dok, dok.
23:49Bikin, dok.
23:50Adi, Adini di mana?
23:52Andini.
23:54Tenang, Adi.
23:55Adi, tenang.
23:56Lepasin.
23:57Susu.
23:58Lepasin.
23:59Andini.
24:00Adini.
24:02Tenang, Adi.
24:02Adi, sayang,
24:03Senang, Adi.
24:06Adi, Adi.
24:07Adi, mandi.
24:07Tidak, cukup.
24:09Dib, tenang, Adi.
24:10Senang.
24:16Adi, tenang.
24:17Adi, tenang.
24:18Adi, tenang.
24:18Dib.
24:18Adi,ulda.
24:45Come on, Papa.
25:03I don't know what the condition is, Mas Adi, Mas.
25:07The condition is very careful. I would like to call I Andi to come, according to the patient's request.
25:14With that, the patient's request may be more stable.
25:24I'm permission.
25:46With that, the patient's request may be more stable.
25:51With that, the patient's request may be more stable.
25:54The patient's request may be more stable than the patient's request may be more stable.
26:24Right?
26:24Eh?
26:25Loh, Jemira, kok dia ambil?
26:28Kalian pikir anak saya konsumsi publik?
26:31Dia?
26:32Kalian pikir kalian lebih baik dari hidup anak saya?
26:35Ya, tapi itu telefon saya, men.
26:37Ambil, ambil.
26:43Kondisi Pak Adi, Mas Duk memprihatinkan.
26:45Saya sarankan segera panggil Bu Andi di kemari, sesuai permintaan pasien.
26:48Kamu mau ngomong pulang.
26:51Bila mau diantri sekolah sama kamu dan sama Bapak.
27:05Sama Bapak.
27:11Ini kan Adi udah tenang.
27:14Kau mau pulang apa?
27:16Istirahat.
27:17Adi biar gue yang jaga sama Adi.
27:24Kau titip Mas Adi dulu ya.
27:26Kau mau pulang.
27:28Adi gak harus gue omongin sama keluarga gue.
27:34Ya, Adi.
27:35Ya.
27:54Halo, Mbak.
27:56Kintan, kamu selama bisa ke rumah sekarang?
27:59Mau ngomongin soal apa, Mbak?
28:01Ada hal penting yang mau Mbak bahas.
28:04Oke.
28:07Ma?
28:10Mama?
28:12Ma?
28:15Mama kemana?
28:17Si, Miran, ini kurang ngajar banget sih.
28:19Gak harus tolong santun itu.
28:20Ya, kurang ngajar ke kalian.
28:21Ngomongin hidup anak saya.
28:22Eh, mikir gak?
28:23Kenapa anaknya kayak gitu?
28:24Eh, kelakuan ibunya aja kayak gini.
28:26Pantes salah anaknya kelakuannya kayak gitu.
28:27Dasar nyinyir ya, Al-Uz.
28:31Ada!
28:32Ada!
28:34Ada!
28:36Oh!
28:38Ada!
28:41Ada!
28:42Ada, ada!
28:43Ada!
28:45Ada!
28:47Ada!
28:48Ada!
28:49You've got them!
28:50Stop, stop, stop.
28:52It's...
28:53What?
28:53You're going to put me on fire.
28:55Don't take me on my body every day.
28:57But don't I have my child.
29:00My sister, please keep your heart rate and heart rate.
29:06If your sister is in position,
29:09it's a pain in my heart.
29:10My sister has to need support and courage.
29:13It's not just a speech.
29:19Ayo ma, kita pergi aja dari sini.
29:21Miss...
29:22Ada apa memangnya, Ma?
29:24Rizka tiba-tiba ngajak kita kumpul.
29:26Mama juga nggak tahu, Pa.
29:28Apa mungkin ada hal-hal yang nggak beres yang terjadi?
29:32Tadi Mama udah tanya, tapi Rizka bilang nanti aja.
29:35Dia akan cerita kalau udah di rumah.
29:37Sekarang Papa kesini aja ya.
29:39Oke, Ma.
29:50Besok Mas Adi akan pulang ke rumah.
29:54Kondisi Adi Mas sekarang gimana, Riz?
30:00Mas Adi belum ingat sama kita semua.
30:04Bahkan dia masih mengira kalau istrinya itu adalah Handi nih.
30:13Kita nggak bisa paksakan Mas Adi untuk nerima sesuatu yang nggak dia ingat.
30:19Karena itu bisa berpengaruh sama kondisinya nanti.
30:31Kalau memang kondisi Adi belum memungkinkan dibawa pulang,
30:36kenapa harus maksain?
30:38Pa,
30:40aku lagi berusaha
30:42buat kembalikan ingatannya Mas Adi.
30:45Dan menurut aku dengan bawa Mas Adi pulang ke rumah,
30:48itu bisa bantu dia untuk
30:50untuk ingat semuanya lagi.
30:53Ya tapi,
30:55aku bakal lakuin cara yang aman.
31:00Selain Mama Mira dan Intan,
31:02kita harus berpura-pura depan Mas Adi.
31:05Aku bahkan
31:08nggak akan bilang kalau aku adalah istrinya.
31:19Rizka,
31:21kamu pikir kebohongan itu bisa nyembuhi ingatan Adi?
31:25Ini bukan cuma soal Adi Mas.
31:28Rizka,
31:29kalau kamu lakukan hal ini,
31:31justru hanya menyakiti diri kamu sendiri.
31:34Ini semua bukan bohong,
31:35Ma.
31:35Pa,
31:38aku pengen Mas Adi bisa nerima sedikit demi sedikit.
31:43Kalau kita kasih tahu semuanya,
31:46itu bisa merusak fisik dan mental dia.
31:49Ma,
31:50biarin aku lakuin cara ini pelan-pelan.
31:57Karena aku nggak mau kehilangan Mas Adi lagi.
32:09Riz.
32:16Mama cuma kepingin yang terbaik untuk Adi Mas.
32:20Mama pingin dia segera pulih.
32:23Tapi Mama juga nggak mau maksa.
32:26Jadi,
32:26kalau menurut kamu ini adalah cara yang terbaik,
32:33Mama akan dukung semua rencana kamu.
32:39Aku udah pikirin ini baik-baik.
32:42Jadi tolong
32:45percaya sama aku.
32:49Ini semua
32:51demi kebaikan Mas Adi.
32:54Buat ayah,
32:57dari anak-anak aku.
32:58Dari anak-anak aku.
32:58aku pakai some
33:00yang paling minggu.
33:04Betul,
33:05aku tidak terakhir di sini.
33:06Tidak di malamu.
33:11Tidak di minggu.
33:15Tidak di minggu.
33:18Tidak di malamu.
33:26Tidak di tiga.
33:31Mama!
33:36Gila, kangen banget sama Mama.
33:39Mama juga, sayang.
33:43Gila, besok Mama bakal bawa Papa ke rumah.
33:47Beneran, Ma?
33:49Yeeey!
33:50Akhirnya Papa pulang juga.
33:53Gila, kangen banget sama Papa.
33:55Tapi sebelumnya, ada yang mau Mama omongin dulu ke Dila.
34:00Dila dengerin Mama baik-baik ya?
34:02Ya, Ma.
34:05Jadi, Papa itu masih sakit.
34:08Dan Papa gak inget semuanya.
34:11Jadi Papa gak inget Dila, gak inget Mama juga.
34:15Kita tunjukin aja foto Dila sama Papa.
34:18Pasti Papa inget.
34:20Ya, sebenarnya gak segampang itu, sayang.
34:23Soalnya, kalau kayak gitu, Papa makin sakit.
34:27Dila gak mau, kan?
34:28Kayak gitu.
34:29Jadi Dila mau bantuin Mama biar Papa cepat sembuh?
34:33Mau, Ma.
34:34Nah, sekarang langsung ngapain?
34:36Dila inget gak pernah main sandiwara di sekolah?
34:40Ingat, Ma.
34:40Nah, jadi sandiwara itu coba Dila terapin, Dila mainin di rumah selama ada Papa.
34:48Hmm, ceritanya gini.
34:51Mama jadi sepupunya Papa.
34:54Terus Dila tetap jadi anaknya Mama.
34:57Nah, Mama tanya.
34:59Kalau kayak gitu, berarti Dila manggil Papa apa?
35:03Hmm, Dila tahu, Ma.
35:07Om kan?
35:08Kayak Om Yudis.
35:13Pintar.
35:15Jadi, Dila terus mainin sandiwara itu ya selama ada Papa.
35:20Dila gak boleh lupa, oke?
35:21Oke, Ma.
35:22Dila pasti semangat aktinya.
35:24Papa cepat sembuh.
35:35Kita akan bilang ke Adi, Mas.
35:37Kalau rumah ini adalah rumahnya,
35:40jadi semua foto keluarga di dalam rumah kita simpan.
35:56Sampai jumpa.
36:02Sampai jumpa.
36:03Sampai jumpa.
36:03Oma.
36:03Iya, Sayang.
36:04Berarti benar dong.
36:05Waktu itu Dila melihat Papa.
36:13Oma.
36:14Oma gak yakin sih, Sayang.
36:16Tapi yaudahlah itu gak penting.
36:18Yang penting sekarang Papa sudah mau pulang.
36:21I'm happy
36:24I'm happy
36:24I'm happy
36:25I'll walk with Papa
36:31But you're acting
36:35So Papa
36:41Yes
36:51You're not here.
36:53You're not here.
36:53You're not here.
37:28You're not here.
37:56You're not here.
38:36You're not here.
38:38Dok, apa saya bisa bawa suami saya pulang ke rumah?
38:42Mungkin aja kalau Mas Adi dirawat di rumah, banyak kenangan yang bisa menstimulasi ingatannya kembali.
38:47Boleh, Bu. Bahkan besok juga sudah bisa pulang.
38:50Tapi kita tetap harus memastikan kondisi Pak Adi Mas stabil.
38:53Jadi seperti yang saya sarankan tadi, bawa Bu Andini kesini, biar beliau yang mengajak Pak Adi.
39:12Din, kita harus ketemu.
39:17Mau ngomong apa?
39:20Kamu cintakan sama Mas Adi.
39:24Aku juga cinta.
39:26Tapi cuma Mas Adi yang bisa pilih, kan?
39:29Makanya aku pengen kita sama-sama buktiin siapa yang Mas Adi akan pilih.
39:36Maksud kamu apa sih ngomong gitu?
39:38Aku akan bawa Mas Adi pulang ke rumah.
39:41Dan kamu ikut tinggal bareng kami.
39:50Kamu yakin, Riz?
39:53Kamu gak akan cemburu gitu ngeliat aku sama Mas Adi berduaan di rumah kamu.
39:59Ketika ingatannya Mas Adi akan kembali,
40:02dia pasti akan pilih.
40:06Kalau aku biarin Mas Adi pulang ke rumahnya Rizka,
40:09bisa-bisa Mas Adi jatuh cinta lagi sama Rizka.
40:15Terus kalau aku tolak gimana?
40:18Sejarah kan sekarang Mas Adi gak perlu tinggal di rumah kamu.
40:22Dia juga gak perlu orang-orang yang ada di rumah kamu.
40:25Kan dia bisa tinggal sama aku di rumah kami?
40:28Saya tidak ada kasih kamu tawaran satupun.
40:33Pilihan kamu itu cuma nerima.
40:35Dan kalau kamu gak mau,
40:37saya akan bawa Mas Adi ke luar negeri supaya kamu gak bisa lihat Mas Adi lagi.
40:44Ah, oh iya.
40:48Kamu harus tanda tangannya perjanjian ini.
40:51Karena saya harus memastikan kamu gak punya rencana lecik apapun selama kamu tinggal di rumah kami.
41:03Kamu gak boleh melakukan apapun di depan Dila yang bisa membuat anak itu bingung.
41:10Tidak boleh bermesraan ataupun bersikap seperti pasangan dengan Adi Mas di depan anaknya.
41:17Dan satu lagi, selama kondisi Mas Adi seperti sekarang,
41:21Mas Adi akan tidur sendiri.
41:23Tanpa aku dan juga tanpa kamu.
41:25Semua harus adil.
41:28Aduh, sorry banget Tris.
41:30Tapi pasal terakhir udah telah.
41:33Soalnya, selama Mas Adi hilang ingatan,
41:37kami udah berkali-kali tidur bareng.
41:39Itu gak mengubah apapun, Andini.
41:43Lagian sekarang Mas Adi udah di dekat keluarganya.
41:47Jadi sekarang, semuanya akan berjalan sesuai aturan yang aku buat.
41:53Terus, peran kamu apa?
41:56Kamu gak mungkin kan ngaku sebagai istrinya Mas Adi?
42:00Mama Mira dan juga Intan akan ikut tinggal bareng kita.
42:06Dan saya akan mengaku kalau saya adalah sepupunya Adi Mas.
42:33Aduh, sorry banget Tris.
42:35Tapi pasal terakhir udah telah.
42:38Soalnya, selama Mas Adi hilang ingatan,
42:42kami udah berkali-kali tidur bareng.
43:04Kau harus kuat, Rizka.
43:07Kau harus kuat sama rasa sakit ini.
43:09Ini demigilah.
43:12Ini demigilah yang kamu gantung.
43:15Kau harus kuat.
43:16Kau harus kuat, Rizka.
43:39Kau harus kuat.
44:10Transcription by CastingWords
44:12CastingWords
Comments

Recommended