00:00Bahas skema kolaborasi tripartit untuk atasi dampak geopolitik global bersama dengan Wakil Ketua 3 DPP Apindo Jawa Tengah, Roy Kejonan,
00:08yang sudah terhubung bersama kami melalui sambungan daring.
00:10Selamat pagi Pak Roy Ke, apa kabar?
00:13Selamat pagi, semangat pagi, ya kabar baik.
00:17Alhamdulillah, semangat pagi Pak Roy Ke.
00:19Pak Roy Ke, pertama-tama yang ingin saya tanyakan terkait dengan kondisi geopolitik saat ini.
00:23Sebenarnya bagaimana teman-teman pengusaha dari Jawa Tengah melihat kondisi geopolitik sejauh ini?
00:29Untuk kondisi geopolitik saat ini, teman-teman para pelaku usaha itu harap-harap cemas.
00:38Berharap masalah ini cepat selesai dan cemas, jangan sampai permasalahan yang ada berkelanjutan terlalu lama gitu Mbak.
00:49Oke, ini kan berdampak juga dengan kondisi di dalam negeri.
00:52Katakanlah nilai tukar rupiah belakangan ini juga cukup berfluktuatif begitu Pak Roy Ke.
00:57Seberapa besar sebenarnya dampak bagi pelaku usaha di Jawa Tengah sejauh ini?
01:02Dampaknya sangat besar, dimana kita tahu bahwa Jawa Tengah ini juga banyak industri-industri yang orientasinya adalah ekspor.
01:14Walaupun tentunya orang berkata banyak sisi positif yang didapatkan.
01:20Tetapi di satu sisi bahan baku-bahan baku juga masih kita import.
01:26Data yang kami dapat adalah 70% bahan baku itu import.
01:30Tentunya ini juga sangat mempengaruhi daripada biaya produksi itu sendiri.
01:37Tapi kami masih berharap, masih optimis hal ini bisa kita lewati.
01:44Apalagi dengan bantuan pemerintah tentunya supaya dunia usaha ini terus dapat minimal bertahan.
01:52Malah kami harap bisa berkembang.
01:56Amin, amin. Di tengah kondisi seperti saat ini ya Pak Roy Ke.
01:58Jadi kalau misalkan kita tanya seberapa dalam tanah kutip tahan banting sebenarnya untuk dunia usaha di Jawa Tengah khususnya
02:06menghadapi seperti tadi tekanan kurs dan juga perlambatan ekonomi.
02:09Karena kalau kita melihat sejauh ini di Jawa Tengah Pak Roy Ke tahun ini bahkan
02:14semakin banyak mal dan juga pabrik yang bermunculan di sana.
02:17Oke, sangat benar sekali Pak bahwa mal-mal baru banyak malah perencanaan lagi dalam pembangunan
02:25ada lagi mal besar yang akan sudah dalam proses pembangunan di kota Semarang khususnya.
02:31Ini menandakan bahwa putaran ekonomi sebenarnya cukup baik.
02:36Mal-mal baru yang sudah beroperasi saat ini adalah perencanaan dari beberapa tahun yang lalu tentunya
02:42dimana dilihat bahwa prospek kota Semarang, Jawa Tengah pada umumnya itu sangat potensial.
02:50Dan juga pembangunan saat ini mal yang besar yang ada tentunya sudah digarap dari sebelum terjadinya krisis di Iran.
03:00Tetapi kami masih sangat optimis apalagi sudah ada pembicaraan-pembicaraan damai di Iran.
03:07Mudah-mudahan segera terwujud suatu perdamaian sehingga kita bisa lebih konsentrasi
03:14untuk bagaimana dunia industri kita ini bisa berputar, beroperasi secara baik.
03:21Oke, Pak Roike mungkin bisa digambarkan kepada kami mengenai dampak lanjutannya seperti apa?
03:27Apakah memang perusahaan di Jawa Tengah yang mungkin sudah mengurangi produksi
03:31atau mungkin juga menunda ekspansi akibat ketidakpastian ekonomi saat ini?
03:36Pak Roike.
03:37Oke, terima kasih.
03:39Jadi sebenarnya ada beberapa perusahaan besar.
03:43Kami mendapat laporan bahwa ada perusahaan besar sebenarnya dalam waktu dekat akan melakukan ekspansi.
03:50Tapi tetap berada di wilayah Jawa Tengah.
03:53Ada tiga perusahaan besar di mana mereka akan mengembangkan diri dan kami sangat berharap
04:00rencana tersebut dapat tetap terwujud tentunya.
04:05Di mana kami berharap akan kembali menyerap tenaga kerja-tenaga kerja potensial yang ada di Jawa Tengah ini.
04:14Tapi memang di satu sisi ada beberapa perusahaan khususnya yang menengah itu cukup dan sangat terpukul dengan situasi yang ada
04:25ini.
04:26Nah, di sinilah kami berharap kerjasama pemerintah dan pengertian daripada teman-teman pekerja
04:33untuk bagaimana kita berkolaborasi bersama secara tripartit
04:39untuk bisa tetap hidup, tetap bertahan dalam situasi yang sangat sulit ini.
04:47Oke, saya tangkap apa yang disampaikan Pak Royke bahwa memang ada beberapa pengusaha yang mencoba untuk ekspansi
04:53tapi tidak bisa sejauh itu, harus ada batasannya begitu.
04:57Nah, kalau dengan kondisi seperti itu Pak Royke, saat ini masyarakat khawatir soal PHK
05:03katakanlah, apakah kekhawatiran itu beralasan Pak Royke?
05:07Ya, tentunya sangat beralasan ya Pak ya.
05:11Dimana dengan kenaikan dolar yang cukup tinggi, dengan suku bunga juga yang masih tinggi
05:21tentunya menghambat daripada operasional perusahaan.
05:27Dan memang dalam laporan yang kami dapat di pemerintah ya, untuk pemerintah tentunya
05:35datanya lebih sedikit daripada kenyataan yang ada di lapangan
05:40tetapi sampai dengan 20 Mei ada 4.820 pekerja yang baik itu terjadi PHK
05:50maupun kontrak kerjanya tidak diperpanjang.
05:54Nah, harapan kami bahwa ke depannya biasanya juga kami lakukan itu adalah kami duduk bareng
06:01dengan pemerintah dan teman-teman pekerja untuk mencarikan solusi
06:06bagaimana agar perusahaan-perusahaan yang terganggu dengan situasi yang ada ini
06:11tidak semakin banyak dan tidak semakin membesar.
06:15Oke, 4.000, sekitar 4.000 masyarakat di Jawa Tengah terdampak dari kondisi ekonomi saat ini.
06:22Berarti tadi Pak Royke sampaikan untuk pengusaha dan juga pemerintah duduk bareng
06:27sepertinya apakah memang ada kebijakan dari pemerintah saat ini
06:30yang sudah cukup membantu dunia usaha untuk menghadapi kondisi ekonomi saat ini?
06:35Ya, betul. Kami selalu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah provinsi
06:40dalam hal ini khususnya dengan dinas-dinas yang terkait dengan kami
06:48tentunya baik itu PTSP-nya, di Snacker, di Sperindap
06:53di mana kami berusaha untuk cari robosan-terobosan baru
07:00sehingga perusahaan itu bisa bertahan.
07:03Cuma, di satu sisi kami juga berharap kepada pemerintah
07:08bahwa dalam situasi seperti ini tentunya
07:11janganlah membuat suatu regulasi-regulasi baru
07:17yang memperberat daripada situasi yang ada.
07:23Oke, berarti Pak Royke, dari teman-teman pengusaha khusus di Jawa Tengah
07:29strategi apa yang dilakukan teman-teman pengusaha di Jawa Tengah
07:32untuk bisa bertahan di tengah kondisi seperti saat ini
07:35di tengah kondisi rupiah yang tidak stabil
07:37dan mungkin apa yang ingin disampaikan Apindo Jateng
07:39kepada pemerintah pusat maupun juga daerah saat ini?
07:43Oke, jadi langkah yang kami lakukan adalah efisiensi
07:49efisiensi dalam artian bahwa di dalam proses produksi
07:54hal-hal apa yang harus kita pangkas, kami akan pangkas.
07:58Itu yang kami sangat concern di situ
08:02dan juga tentunya salah satu yang kami upayakan adalah
08:09memperluas pasar.
08:10Ini sangat penting karena terus terang saja
08:15pasar kita masih cukup baik untuk kita kembangkan
08:21demikian juga untuk pasar ekspor.
08:23Itu kami teman-teman yang baik itu dari sisi Garmen
08:30maupun Alaskaki karena ini yang investasi besar di Jawa Tengah
08:35adalah Garmen dan Alaskaki
08:38itu berusaha untuk juga tetap memperluas daripada pasar yang ada
08:44karena banyak kendala yang mereka hadapi di dalam ekspor
08:48adanya pembatalan daripada kontrak, adanya penundaan,
08:56adanya pembicaraan kembali tentang harga itu hal-hal yang sangat menggagu
09:01bagi teman-teman yang ekspor.
09:03Nah makanya mereka juga berusaha untuk mencari memperluas pasar yang ada.
09:08Oke, di tengah kondisi teman-teman pengusaha di Jawa Tengah
09:11yang mengencangkan ikat pinggang kolaborasi triparty
09:15tentunya tidak hanya menjadi solusi
09:18tapi butuh ada reaksi yang nyata.
09:20Terima kasih sudah berbagi bersama kami
09:23perspektif Wakil Ketua 3 DPP Apin 2 Jawa Tengah, Roy Kejonan.
09:27Selamat sehat Bapak, selamat pagi.
09:29Selamat pagi.
09:32Saudara tetaplah bersama kami di Juna Lusantara.
09:34Kami akan kembali dengan informasi menarik dan penting lainnya.
09:37Usai jeda.
Komentar