Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BENGKULU, KOMPAS.TV - Puluhan warga di Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, menjadi korban dugaan investasi bodong.

Warga yang menuntut tanggung jawab pelaku menggeruduk sebuah indekos yang diduga tempat pelaku bersembunyi.

Puluhan warga yang menjadi korban investasi bodong menggeruduk sebuah rumah indekos di Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Warga geram karena dana investasi mereka diduga dibawa kabur pelaku.

Warga mendapat informasi dari grup WhatsApp jika pelaku bersembunyi di rumah kos.

Ketegangan tak terhindarkan saat pihak keluarga yang berada di dalam kosan memilih tidak membuka pintu. Polisi dan tokoh masyarakat yang berada di lokasi kemudian melakukan mediasi untuk meredam emosi massa.

Karena merasa pelaku tidak punya iktikad baik untuk bertanggung jawab atas perbuatannya, para korban lalu melaporkan dugaan investasi bodong tersebut ke Polresta Bengkulu.

Hingga kini pelaku belum berhasil ditemukan. Para korban berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Baca Juga Sekolah Dasar di Banjarmasin Jadi Sasaran Pencurian dan Kerap Digunakan untuk Pesta Miras di https://www.kompas.tv/regional/674524/sekolah-dasar-di-banjarmasin-jadi-sasaran-pencurian-dan-kerap-digunakan-untuk-pesta-miras

#bengkulu #investasibodong #penipuan #pelaku

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674525/investasi-bodong-di-bengkulu-korban-geruduk-indekos-tempat-pelaku-sembunyi
Transkrip
00:00Puluhan warga di kecamatan selebar kota Bengkulu menjadi korban dugaan investasi bodong.
00:05Warga yang menuntut tanggung jawab pelaku menggeruduk sebuah indekos yang diduga tempat pelaku bersembunyi.
00:15Puluhan warga yang menjadi korban investasi bodong menggeruduk sebuah rumah indekos di kecamatan selebar kota Bengkulu.
00:22Warga geram karena dana investasi mereka diduga di bawah kabur pelaku.
00:27Warga mendapat informasi dari grup WhatsApp jika pelaku bersembunyi di rumah kos.
00:33Ketegangan tak terhindarkan saat pihak keluarga yang berada di dalam kosan memilih tidak membuka pintu.
00:40Polisi dan tokoh masyarakat yang berada di lokasi kemudian melakukan mediasi untuk meredam emosi warga.
00:46Karena merasa pelaku tidak punya etikat baik untuk bertanggung jawab atas perbuatannya,
00:51para korban lalu melaporkan dugaan investasi bodong tersebut ke Polresta Bengkulu.
00:57Nah hari ini puncaknya setelah menempuh jalur keluargaan,
01:04klien-klien kami dari ATP Lokom itu menemui si bersangkutan tapi tidak ada etikat baik,
01:10akhirnya diputuskan membuat laporan di Polresta Bengkulu.
01:15Hingga kini pelaku belum berhasil ditemui.
01:18Para korban berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh polisi.
01:25Bayazil Ar-Raihan, Kompas TV, Bengkulu
Komentar

Dianjurkan