Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


JAKARTA, KOMPAS.TV - Kondisi terkini di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta pada Jumat (12/06/2026).

Menunjukkan massa aksi mulai membubarkan diri secara bertahap. Setelah sebelumnya berkumpul dan menyampaikan aspirasi, kini massa mulai meninggalkan lokasi dengan tertib.



#massa #mahasiswa #demo #bundaranhi #sudirman

Baca Juga Sempat Saling Dorong Mahasiswa-Polisi di Semanggi Saat Menuju Bundaran HI | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/674510/sempat-saling-dorong-mahasiswa-polisi-di-semanggi-saat-menuju-bundaran-hi-berita-utama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674514/kondisi-terkini-massa-di-kawasan-sudirman-mulai-membubarkan-diri-berita-utama
Transkrip
00:00Saudara aksi demonstrasi yang dilakukan masa di sekitar MH Tamrin Jakarta Pusat menuntut perbaikan kondisi ekonomi.
00:10Hingga Jumat malam, saudara, masa yang tergabung dari berbagai kampus masih bertahan di sekitar jalan MH Tamrin Jakarta Pusat.
00:19Dalam aksi ini, masa dan juga mahasiswa menuntut perbaikan kondisi ekonomi.
00:24Masa dan mahasiswa menegaskan hanya ingin menyampaikan aspirasi tanpa aksi anarkistis.
00:39Untuk mengetahui kondisi terkini terkait dengan unjuk rasa yang dilakukan saat ini,
00:44saudara, di kawasan MH Tamrin kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV,
00:49ada Renata Penggalu dan juga juru kamera Roy Ilman di sana.
00:52Renata, selamat malam. Bisa digambarkan seperti apa situasi yang ada saat ini di sekitar Anda?
01:00Ya, nampaknya berada dan juga saudara, masa aksi masih bertahan di jalan Kedirman yang mengarah ke Bundaran HI.
01:08Yang tetap dilaporkan di sini memang kalau di ruas jalan yang mengarah ke Bundaran HI,
01:15nampaknya kendaraan ini sudah bisa melaju.
01:17Namun karena memang masa aksi ini masih berkumpul di ruas jalan Kedirman yang mengarah ke Bundaran HI,
01:29ini nampaknya polisi juga masih melakukan peninggupan jalan.
01:34Terkait dengan demonstrasi yang masih berlangsung, ini memang bisa dicatakan cukup damai begitu.
01:42Namun beberapa kali, namun kami sempat melihat masa aksi ini seperti mundur atau bergerak menjauh dari blokade.
01:52Sejauh ini juga kami belum mendengarkan adanya peringatan ataupun imbauan dari kepolisian,
01:57karena kalau biasanya kita bandingkan dengan demonstrasi-demonstrasi yang biasanya dilakukan di Pak Kuda
02:04ataupun di depan di parlement, biasanya kepolisian ini memberikan imbauan
02:08apabila demonstrasi sudah berlangsung suruh lama hingga malam hari.
02:14Biasanya memang demonstrasi itu berlangsung atau peringatan itu baru keluar sekitar pukul 6 sore.
02:22Namun kalau yang kami lihat, sekarang sudah menunjukkan pukul 8 malam,
02:26belum ada kami melihat tanda-tanda dari kepolisian ini memberikan peringatan bagi masa aksi untuk membebarkan diri.
02:33Namun kalau yang kami lihat, memang sebelumnya beberapa menit, bahkan juga yang lalu,
02:38masa aksi yang berasal dari informasi Pak ini sudah mulai mengeluarkan diri.
02:44Mereka yang menggunakan amamater ini kemudian bergerak mundur,
02:50mengeluarkan diri sambil memandangkan lagu-lagu nasional,
02:55kemudian bisa menyerukan yel-yel.
02:59Sehingga kalau bisa kami sampaikan, kami penembaran situasinya di Jalan Sudirma ini
03:04yang menggunakan kendaraan KI, nampaknya ini yang tersebut kebanyakan dari unsur warga
03:10yang didominasi mengenakan klien titang-titang,
03:16tapi juga kami melihat ada beberapa dari pengendara ojek dari yang juga turut berkukul disini
03:24ikut dalam demonstrasi.
03:28Kalau yang kita bisa garis bawah ini sebenarnya demonstrasi ini
03:32sebetulnya berada pada perbaikan ekonomi dalam daripada saudara.
03:37Dari sebutan yang kami terima, yang sudah disampaikan juga mahasiswa,
03:41ada setidaknya lima hal.
03:43Yang pertama adalah menghentikan pemborosan anggaran pendapatan dan belanja negara,
03:48kemudian menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak,
03:52yang tersebut menghentikan program makan di busi gratis,
03:55dan pembangunan kooperasi di kamera putih,
03:58yang keempat menghentikan militerisme di rana sisil,
04:01dan yang kelima, mengetahkan Presiden Prabowo-Kidianto mengakui kesalahan pemerintah
04:05dan berhenti mengelak.
04:08Jadi kalau yang bisa kami rangkum, memang ini ditutupkan lagi-lagi adalah perbaikan ekonomi.
04:13Dari mana kalian bisa lihat memang dari data-data yang disampaikan oleh pemerintah,
04:18statement yang disampaikan pemerintah bahwa fundamental ekonomi Indonesia ini baik,
04:23namun hal ini dinilai tidak dirahakan oleh unsur mahasiswa,
04:28dan di mana data-data yang baik ini nampaknya tidak muncul secara nyata di mejamakan masyarakat.
04:38Sehingga inilah yang menjadi hal yang ingin dipuntut oleh masyarakat.
04:44Sampai lagi baru-baru ini kenaikan ada bahan bakar minyak non-speed,
04:50tersebut yang cukup drastis, bahkan cenderung tiba-tiba 32 persen kenaikannya.
04:56Ini yang tentu sangat disayangkan dari mahasiswa,
04:59dan sebenarnya bela dan kira-saudara kalau yang bisa kami cerahkan,
05:02tadi saya juga sudah berbicara dengan unsur mahasiswa,
05:06bahwa sejatinya mereka ingin mengadakan unsurasa di kendaraan H.I.
05:14Namun saya memang ada pencegatan dan penghadangan dari pihak kepolisian
05:19yang menyebabkan mereka terpaksa harus long march,
05:25tidak lagi menggunakan kendaraan,
05:27untuk kami menuju ke kendaraan H.I.
05:29Tetapi karena memang dari kepolisian ini tidak mengizinkan
05:36untuk menuju ke rata di kendaraan H.I.,
05:40maka disinilah yang menjadi demonstrasi dari mahasiswa.
05:46Sebelumnya memang polisi ini juga sudah mengarahkan mahasiswa
05:50untuk beruntuk rata di beberapa tempat yang biasanya dilakukan demonstrasi
05:55seperti di depan di parlement ataupun di patung beza.
05:57Namun dari mahasiswa ini tetap konsisten ingin di titik yang baru
06:03karena melihat perangkatan demonstrasi yang sudah terjadi
06:10di titik-titik dunung parlement ataupun patung beza,
06:13rasa-rasanya tidak memberikan hasil yang diinginkan.
06:18Bersifat prosedural saja bahwa memang benar pemerintah
06:21atau pengalangan legislatif yang menemui mereka,
06:24namun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan.
06:26Jadi titik baru ini diharapkan bisa memberikan hasil
06:30yang setidaknya berbeda dari yang sebelumnya.
06:33Baik, demo dari berbagai macam elemen masyarakat
06:39juga masih terjadi di sana di sekitar Bundaran Hotel Indonesia
06:43terkait dengan tuntutannya adalah perbaikan kondisi ekonomi.
06:47Terima kasih atas laporan Anda,
06:49jurnalis Kompas TV, Renata Panggalo, dan juga Roy Ilman.
06:53di sana kami berharap Anda menjaga keselamatan.
Komentar

Dianjurkan