00:01Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurrahman meninjau SPPG Yayasan Profits Anak Indonesia di Sawajajar Kota Malam Jumat pagi.
00:09Sebelum meninjau dapur MBG, Dudung menceritakan ia baru saja mengikuti rakor bersama sejumlah menteri dan kepala BGN yang baru.
00:17Dalam rakor tersebut, Dudung menilai pembahasan soal MBG sangat serius,
00:21bahwa ke depan akan ada rekovusing dan pembenahan kualitas dapur yang beriringan dengan kualitas makanan.
00:30Saya menarik bahwa ke depan ini akan ada rekovusing, kemudian juga akan ada pembenahan-pembenahan terutama masalah kualitas dapur.
00:46Kualitas dapur nanti akan beriringan dengan kualitas makanan,
00:51Tidak serta-merta standar kualitas dapurnya tetapi kualitas makanan yang disajikan.
01:00Nah, artinya bahwa yang nanti akan dicek kembali adalah hal-hal yang memang sisi dengan keringinan Bapak Presiden.
01:13Tidak serta-merta, hanya memberi makan.
01:17Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyebut pemerintah Kota Malang lebih intens menampingi dan mengawasi SPPG.
01:23Saat ini, yang menyinggung ada enam SPPG disuspend karena belum memiliki instalasi pengolahan air limba atau IPAL.
01:30Lama ini memang Satgas sudah diserahkan kepada pemerintah daerah untuk memantau.
01:35Tetapi kewenangan yang sudah diberikan saat ini sudah lebih leluasa, kita sudah bisa memantau, mempindah.
01:42Dan tentu kemarin juga kita sudah ada enam yang kita suspend untuk terkait dengan IPAL.
01:50Ini sudah ada kewenangan yang diberikan pendah.
01:52Mudah-mudahan dengan kewenangan ini kita bisa lebih intens, lebih dalam,
01:56untuk bisa melihat sejauh mana progres dari SPPG yang ada di Kota Malang.
02:03Dudung menegaskan perhatian terhadap kualitas dapur menjadi penting,
02:06mengingat kasus dugaan keracunan dalam program MBG harus menjadi evaluasi.
02:11Sementara itu, saat diminta tanggapan mengenai sejumlah dapur MBG yang berhenti beroperasi
02:15akibat gendala pendanaan dari BGN, Dudung memilih tidak berkomentar.
Komentar