Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Haji dan Umrah menyapa jemaah haji yang hendak pulang ke Tanah Air pada Minggu malam waktu Arab Saudi.

Menhaj secara simbolis mengalungkan syal kepada perwakilan jemaah sebelum jadwal keberangkatan.

Menhaj mendoakan agar seluruh jemaah selamat hingga tiba di Indonesia dan menjadi haji yang mabrur.

Menhaj juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan layanan selama penyelenggaraan ibadah haji.

Rombongan Biru Arbain Patuna Travel merupakan jemaah haji khusus Indonesia pertama yang tiba di Tanah Suci. Kini, setelah 30 hari di Tanah Suci dan melengkapi rangkaian haji, 40 orang anggota jemaah akan segera kembali ke Tanah Air.

Selain itu, jemaah haji khusus Patuna Travel mengunjungi Jabal Uhud atau Bukit Uhud. Lokasi ini menjadi saksi sejarah Perang Uhud di masa Rasulullah. Berikut liputan jurnalis KompasTV Meirita Effendi dan juru kamera Dyah Megasari.

#haji #patuna #jabaluhud #jemaahhaji

Baca Juga Momen Presiden Prabowo Salami Megawati hingga Wapres Gibran, Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di https://www.kompas.tv/nasional/672166/momen-presiden-prabowo-salami-megawati-hingga-wapres-gibran-usai-upacara-hari-lahir-pancasila-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672171/lepas-kepulangan-kloter-perdana-jemaah-haji-hingga-saksi-sejarah-perjuangan-rasulullah-kompas-siang
Transkrip
00:01Saudara Menteri Haji dan Umroh, Muhammad Irfan Yusuf, melepas kepulangan Jemaah Haji Indonesia gelombang pertama dari Tanah Suci ke Tanah
00:09Air di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.
00:15Menteri Haji dan Umroh menyapa Jemaah Haji yang hendak pulang ke Tanah Air minggu malam waktu Arab Saudi.
00:22Menhaj secara simbolis mengalungkan syal kepada perwakilan jemaah sebelum jadwal keberangkatan.
00:28Menhaj mendoakan agar seluruh Jemaah selamat hingga tiba di Indonesia dan menjadi haji yang mabrur.
00:35Menhaj menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan layanan selama penyelenggaraan ibadah haji.
00:51Terima kasih Jemaah kita tertib disiplin, terima kasih petugas kita luar biasa, terima kasih semua stakeholder yang terkait dengan haji
01:02termasuk dengan pihak penerbangan saat ini.
01:05Kita ada hal yang tidak puas pertama tentang kesehatan, yang kedua tentang pelayanan di MINA.
01:12MINA kami akui memang banyak kekurangan dan insya Allah kita akan kejar nanti tahun depan.
01:19Demikiannya kesehatan, walaupun kita sudah berhasil menekan angka kematian tapi masih belum memuaskan.
01:29Mudah-mudahan tahun depan kita bisa lebih perbaiki lagi.
01:34Sementara itu Jemaah Haji Khusus Patuna Travel yang tergabung dalam rombongan Biru Arbain bersiap kembali ke tanah air.
01:44Rombongan Biru Arbain Patuna Travel merupakan Jemaah Haji Khusus Indonesia pertama yang tiba di Tanah Suci.
01:52Kini setelah 30 hari di Tanah Suci dan melengkapi rangkaian haji, 40 orang anggota Jemaah akan segera kembali ke tanah
02:01air.
02:08Insya Allah kami akan tawafada di siang ini dan setelah itu kita akan menuju ke jidah untuk persiapan kita meninggalkan
02:19tanah suci dan kita akan ke tanah air.
02:22Insya Allah mudah-mudahan seluruh rangkaian ibadah Jemaah Haji senantiasa diterima oleh Allah SWT menjadi haji maburur dan tidak lain
02:33kecuali untuk menjadi agen-agen perubahan yang akan bermanfaat tentunya di lingkungan masing-masing dan untuk bangsa negara kita Indonesia.
02:45Jemaah Haji Khusus Patuna Travel mengunjungi Jabal Uhud atau Bukit Uhud.
02:52Lokasi ini menjadi saksi sejarah Perang Uhud di masa Rasulullah.
02:56Berikut liputan jurnalis Kompas TV Merita Effendi dan juru kamera dia Megasari.
03:03Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Pemirsa Kompas TV.
03:07Saat ini Jemaah Haji Khusus Patuna Travel sedang berada di Jabal Uhud.
03:12Ini adalah Bukit atau Gunung yang menjadi saksi sejarah Perjuangan Rasulullah bersama dengan para sahabat.
03:18Saya sudah bersama dengan tour leader, salah satu tour leader dari Patuna Travel ada Ustadz Edy Saputra.
03:26Ustadz sedikit ceritakan tolong kepada kami Pemirsa Kompas TV.
03:30Apa filosofinya dari Jabal Uhud ini mengapa kemudian ini menjadi saksi sejarah dan bahkan disebutkan akan ada di surga kelak.
03:37Begitu benar Ustadz?
03:38Ya.
03:40Bismillahirrahmanirrahim.
03:41Jadi di Jabal Uhud ini adalah tempat menjadi saksi bahwa disinilah terjadinya Perang Uhud.
03:50Ketika itu Perang Uhud ini adalah aksi balasan daripada kaum kafir Kurois yang dari kota Makkah.
04:00Karena satu tahun sebelumnya terjadi peperangan yang disebut dengan Perang Badar.
04:05Yang mana pada Perang Badar itu dimenangkan kaum muslimin.
04:09Dan banyak sekali pemuka-pemuka Kurois yang meninggal dunia yang wafat ketika Perang Badar terjadi.
04:16Satu tahun kemudian kaum musyrikin membawa bala tentara yang lebih banyak.
04:21Ketika Perang Badar hanya berjumlah seribu, Perang Uhud mereka membawa kurang lebih tiga ribu orang.
04:28Namun yang disiapkan oleh Rasulullah SAW hanya seribu orang saja.
04:32Bahkan tiga ratus diantaranya adalah kaum munafik yang sudah mundur sebelum berperang.
04:38Kemudian terjadilah Perang Uhud.
04:41Yang mana pada Perang Uhud ini Rasulullah SAW menempatkan kurang lebih lima puluh pasukannya berada di Jabal Rumat.
04:49Yaitu yang disebut dengan Jabal Pemanah.
04:54Kemudian ini ada, tadi kita sudah melihat ada pemakaman ya Ustaz ya.
04:58Siapa saja yang dimakamkan di sana Ustaz?
05:00Apakah termasuk diantaranya adalah Paman Rasulullah di situ?
05:02Ya, jadi ini ada pemakaman Syuhada Uhud.
05:07Yang mana salah satu Paman Rasulullah SAW, seperti yang Mbak Merita tadi sampaikan,
05:14Paman Kesayangan Rasulullah SAW, yaitu Sayyidina Hamzah RA.
05:20Beliau meninggal dunia ketika Perang Uhud terjadi dan beliau juga dimakamkan di pemakaman Syuhada Uhud ini.
05:29Dan termasuk sahabat-sahabat kurang lebih 70 orang dimakamkan di pemakaman Syuhada Uhud.
05:36Baik Ustaz, terima kasih banyak.
05:39Semoga kita semua bisa mengambil nilai-nilai baik dari perjalanan sejarah kita hari ini.
05:44Terima kasih banyak Ustaz.
05:45Sama-sama.
05:47Selain Paman Rasulullah, seperti tadi dikatakan, ada 70 Syuhada yang merupakan sahabat Rasulullah
05:52yang saat itu tewas atau meninggal dunia, wafat karena perang.
05:56Dan semuanya dimakamkan di sini yang masih bisa diziarahi oleh seluruh jemaah yang hadir di kota Madinah.
06:04Dari Madinah Arab Saudi, Merita Effendi, Diyah Megasari, Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan