Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa 1.098 sapi kurban ke 38 provinsi di Indonesia.

Wamensesneg Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa pengadaan hewan kurban tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara senilai kurang lebih Rp100 miliar.

"Jadi, sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden. Jadi, harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar," kata Juri Ardiantoro.

#iduladha #prabowo #kurban #sapi #breakingnews

Produser: Theo Reza

Video Editor: Lintang Amiluhur

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671414/anggaran-1-098-sapi-kurban-iduladha-2026-oleh-presiden-prabowo-pakai-apbn-capai-rp100-miliar
Transkrip
00:00Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 ini,
00:07Bapak Presiden berkenan akan menyerahkan bantuan sapi korban sebanyak 1.098 ekor sapi.
00:23Jadi kami ulangi, jadi di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini,
00:31Bapak Presiden berkenan menyerahkan sebanyak 1.098 ekor sapi korban
00:38yang akan dibagikan kepada pertama seluruh provinsi,
00:46seluruh kaupaten dan seluruh kota Madia.
00:50Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kaupaten kota,
01:01akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kaupaten kota.
01:11Kenapa dari 552 daerah menerima 598 sapi,
01:20jadi sapinya lebih banyak dari jumlah daerah,
01:23karena ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran standar sapi presiden.
01:34Standar dari, atau standar bobot sapi presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton.
01:45Dan setiap daerah akan mendapatkan 1,
01:47sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu.
01:53Oleh karena itu ada yang mendapatkan 2 sapi untuk 46 daerah.
01:58Jadi sekali lagi, seluruh provinsi dan kabupaten kota akan menerima 598 sapi.
02:06Kemudian yang kedua, teman-teman semua,
02:10sapi korban Bapak Presiden juga akan diserahkan,
02:14atau akan disampaikan kepada lembaga-lembaga pendidikan,
02:26ada juga pondok pesantren,
02:29kemudian juga kepada tokoh-tokoh masyarakat,
02:34tokoh agama,
02:36sebanyak 500 sapi.
02:38Jadi untuk daerah tadi 598,
02:42untuk lembaga-lembaga sosial,
02:45lembaga keagamaan, pondok pesantren,
02:48tokoh-tokoh,
02:50sebanyak 500 sapi.
02:51Jadi semuanya 1.098 ekor sapi.
02:58Kemudian, teman-teman semua,
03:00jenis-jenis sapi yang menjadi sapi korban adalah jenis sapi premium ya.
03:08Seperti Simental, Limousin, Pranakan Ongole, Brahman, Angus,
03:14Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Karolais.
03:19Jadi ini sapi-sapi yang bukan saja bobotnya memang berat,
03:26di atas 800 kg,
03:28tapi juga sapi yang secara kesehatan sudah memiliki sertifikat atau surat keterangan kesehatan hewan.
03:38Jadi sapi-sapi sehat.
03:40Selain itu juga,
03:42sapi ini sesuai dengan syariat Islam,
03:45untuk menjadi sapi korban,
03:48umurnya atau usianya sudah di atas 2 tahun,
03:50dan jantan serta tidak cacat.
03:53Jadi sapi-sapinya, sapi-sapi premium dan memiliki kualitas yang sangat baik.
03:59Teman-teman semua,
04:01bagaimana sapi ini,
04:03atau bagaimana,
04:05atau dari mana sumber sapi ini?
04:08Sumber sapi ini adalah hasil koordinasi kami dari Kementerian Sekretariat Negara,
04:15melalui Sekretariat Presiden,
04:18bekerjasama dengan Kementerian Pertanian dan Dinas-Dinas di daerah yang membidangi atau mengurusi peternakan dan kesehatan hewan.
04:27Kemudian kami juga kerjasama dengan Asosiasi Peternak dan Pengemuk Sapi Indonesia, APPSI.
04:34Sehingga dalam hal pemenuhan sejumlah atau 1.098 sapi ini,
04:40bisa kami dapatkan dengan baik atas kerjasama dengan mereka,
04:45dengan penyedia hewan kurban,
04:49dan dengan biak-biak yang memastikan seluruh hewan kurban ini memiliki kualifikasi atau syarat-syarat untuk menjadi sapi kurban.
04:59Selanjutnya kami juga sampaikan, teman-teman semua,
05:03sumber-sumber sapi tadi semuanya berasal dari peternak lokal.
05:07Ya, peternak lokal.
05:09Sehingga diharapkan mereka dapat,
05:13momentum ini,
05:15mereka dapat jadikan sebagai momentum untuk
05:18meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi.
05:21Karena mereka tahu setiap tahun Bapak Presiden akan
05:26meminta mereka untuk menyediakan sapi kurban.
05:31Kemudian, saat yang sama,
05:34Bapak Presiden juga berharap supaya
05:36ini juga momentum untuk
05:41pengembangan industri peternakan di Indonesia
05:44secara mandiri dan memenuhi kebutuhan pangan,
05:48khususnya daging sapi dalam negeri.
05:50Teman-teman semua,
05:53Presiden memberikan arahan supaya sapi-sapi yang
05:57diberikan untuk menjadi sapi kurban ini juga
05:59dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya
06:02kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah masing-masing,
06:05baik melalui pemerintah daerah,
06:07melalui lembaga-lembaga yang tadi ditunjuk,
06:09maupun kepada masyarakat atau tokoh-tokoh yang
06:13dipercaya untuk menyalurkan hewan kurban Bapak Presiden.
06:17Dan tentu saja kami ingin menyampaikan
06:19terima kasih kepada semua pihak yang telah
06:23bekerjasama dan membantu mulai dari
06:26Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah,
06:29Peternak Sapi, dan instasi lain yang
06:33telah mensukseskan penyediaan sapi kurban Presiden
06:38sampai nanti acara penyembelihan
06:41dan distribusi daging sapi kepada masyarakat yang membutuhkan.
06:47Teman-teman, kira-kira itu yang bisa saya sampaikan.
06:51Kurang lebih mohon maaf.
06:53Wassalamualaikum Wr Wb.
06:54Rp 1.008.000
07:24Sumber anggarannya dari ABBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden.
07:32Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi.
07:39Jadi kita menyusuhkan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 100.000.000.
07:54Anda apa?
Komentar

Dianjurkan