00:00Anda kembali menyaksikan Kompas Petang, sodara nilai tukar rupiah makin jatuh hingga ke level 17.800 rupiah per dolar AS.
00:08Meski rupiah terus mengalami tekanan, Menteri Keuangan Perubaya Yudi Sadewa optimistis.
00:13Kedepan rupiah bakal tetap terkendali.
00:17Saat ditanyai hasil simulasi stress test Kementerian Keuangan untuk lemah rupiah,
00:22Perubaya tekankan ke Menkyu sudah berhitung dengan matang.
00:26Termasuk dengan mempertimbangkan harga minyak dunia yang terus melonjang.
00:30Perubaya menambahkan pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar gejolak rupiah tetap terkendali.
00:36Salah satunya melalui intervensi di pasar obligasi.
00:39Menanggapi rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS,
00:43Perubaya bilang hal itu tidak masuk akal karena fundamental ekonomi Indonesia bagus.
00:48Belinya di mana Pak?
00:50Labaran dulu ya, makasih.
00:54800 Pak, dari hasil dari stress testnya belum Pak di Kementerian Keuangan?
01:00Ya saya stress.
01:01Stress test terbaru nggak Pak?
01:03Nggak, kita dah hitung.
01:04Pada waktu simulasi 100 delat per barat itu,
01:09Asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan.
01:11Jadi nggak ada masalah, saya nggak harus hitung ulang APBN-nya.
01:15Tapi gini, walaupun lebih melemahkan bond, yieldnya turun.
01:20Jadi selama bond market terkendali,
01:23kemauan investor untuk asing ya,
01:25utamanya untuk melakukan investasi,
01:27dan sudah pasti juga di bond kita akan terjaga juga.
01:43Untuk menahan agar rupiah tidak semakin ambruk,
01:46pemerintah mengeluarkan aturan tegas per 1 Juni mendatang.
01:50Melalui PP nomor 2 dan 21 tahun 2026,
01:54eksportir sektor sumber daya alam dan non-migas
01:57wajib memarkirkan 100% devisa hasil ekspor atau DHE
02:01di perbankan dalam negeri.
02:04Dolar tersebut wajib dikunci selama 12 bulan.
02:07Sehingga jika dolar di dalam negeri melimpah,
02:09maka harga dolar akan turun dan rupiah bisa lebih kuat.
02:16Pelaksanaan devisa hasil ekspor yang berlangsung tanggal 1 Juni besok
02:20dan juga pelaksanaan dari ekspor,
02:27CPO, batubara, dan ferroaloy berbagai instrumen regulasi
02:35baik dari Permendak, dari BI,
02:39maupun dari Menteri Keuangan juga akan disiapkan
02:41dan akan sebelum 1 Juni itu akan diselesaikan.
02:46Yang pertama tentu tidak perlu khawatir
02:49karena seluruhnya ekspor masih dilakukan oleh perusahaan
02:55di sektor existing ya,
02:59batubara, CPO, maupun veronical.
03:04Dan dalam ekspor itu langsung ada pelaporan kepada dana antara.
03:10Sehingga dalam 3 bulan nanti kita fine tune sistemnya.
03:16Tak hanya dari sisi fiskal, dari sisi moneter,
03:18Bank Indonesia juga ikut menyalakan alarm
03:20dengan menaikan suku pengacuan BI rate menjadi 5,25%.
03:24Tujuannya agar para investor asing
03:26mau tetap menyimpan uangnya di Indonesia
03:28sekaligus membentengi rupiah dari dampak konflik di Timur Tengah.
03:32Bank Indonesia memprediksi rupiah akan kembali menguat
03:35pada Juli dan Agustus.
03:39Untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah
03:44dengan terus melakukan intervensi
03:47dengan kenaikan BI rate
03:49juga dengan perubahan struktur suku bunga SRBI
03:52kami meyakini rupiah itu mendapat tekanan April, Mei, Juni
03:59tapi akan menguat di bulan Juli dan Agustus.
04:04Menanggapi kebijakan pemerintah untuk memperkuat rupiah
04:07ekonomi menilai hal itu harus dimulai
04:10dari membereskan persoalan dasar
04:11yang di jumlah orang miskin yang semakin bertambah.
04:14Untuk itu, pemerintah diminta tidak hanya fokus
04:17mengejar angka target di atas kertas
04:19tapi juga harus sensitif pada fakta di lapangan
04:22terutama merosotnya daya beli masyarakat
04:24akibat efek domino, pelemahan kos.
04:30Intinya apa?
04:31Intinya masalah struktural ekonomi kita
04:33seperti kelas menengah yang tertekan
04:36orang miskin masih banyak
04:38itu tetap menjadi problem hari ini.
04:40Jadi sama kayak Pak Prabowo bilang kan
04:42orang miskinnya bertambah gitu
04:44jadi ini isu yang sangat-sangat serius
04:46kalau melihat data susenas
04:47itu ada 194 juta orang hidup di bawah 50 ribu per hari
04:52dan saya rasa itu dia ya
04:54jadi kenapa kita harus lebih berempati
04:57dengan masalah-masalah saat ini
04:58karena harga-harga di lapangan sudah naik.
05:01Kalau kita melemah itu
05:02kita hanya melemah melawan US Dollar
05:04tetapi nyatanya rupiah itu melemah lawan Singapura Dollar
05:07kita melemah lawan Malaysia Ringgit
05:10kita bahkan melemah lawan Thailand Bug
05:12artinya apa?
05:13Artinya ada sesuatu yang masalah
05:15selain melemah lawan US Dollar gitu.
05:20Sebelumnya pada perdagangan selasa 26 Mei kemarin
05:23rupiah melanjutkan pelemahan 4 hari berturut-turut
05:26mengutip data Bloomberg rupiah di pasar sport
05:28ditutup di level 17.796 rupiah per dolar AS
05:33melemah 0,30% dibanding posisi sebelumnya
05:3717.744 rupiah per dolar AS
05:42terima kasih telah menonton!
Komentar