Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEKKAH, KOMPAS.TV - Seorang pedagang kopi keliling, Ahmad Jarir Mahbub menabung sejak 2010 demi menunaikan ibadah haji.

Ia dan istrinya berhaji bersama Patuna Travel. Lalu seperti apa cerita Ahmad Jarir Mahbub hingga bisa naik haji?

Kita sapa langsung Bapak Ahmad Jarir Mahbub, pedagang kopi keliling di Pasar Tayu, Pati, Jawa Tengah yang menjadi jemaah haji Patuna Travel, yang saat ini sudah berada di Arafah, Arab Saudi untuk melaksanakan wukuf.

Baca Juga Momen Temu Kangen Jurnalis KompasTV Petugas Haji Patuna dengan Keluarga di https://www.kompas.tv/internasional/671204/momen-temu-kangen-jurnalis-kompastv-petugas-haji-patuna-dengan-keluarga

#haji #patuna #pedagangkopi

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671207/cerita-pedagang-kopi-keliling-nabung-sejak-2010-demi-naik-haji
Transkrip
00:00Terima kasih dalam Breaking News Kompas TV, penyelenggaraan puncak ibadah haji 2026.
00:05Selalu ada cerita jemaah haji untuk bisa beribadah menjadi tamu Allah, memenuhi panggilan Allah.
00:13Salah satunya adalah Bapak Jarir Mahbub yang merupakan pedagang kopi keliling di Pasar Tayu, Pati, Jawa Tengah
00:21yang menjadi jemaah haji Patuna Travel yang saat ini saudara sudah berada di Arofah, Arab Saudi
00:28untuk melaksanakan wukuf di Padang Arofah. Kita akan bergabung bersama dengan Pak Jarir.
00:36Assalamualaikum Pak Jarir.
00:41Pak Jarir sebentar lagi tinggal menghitung jam, kita Bapak dan juga seluruh jemaah haji di Arofah akan melaksanakan wukuf.
00:52Bisa diceritakan Pak kepada kami semua, pemirsa Kompas TV, bagaimana sebenarnya ceritanya sampai Pak Jarir ini bisa berangkat haji tahun
01:03ini
01:03dan sudah berapa lama Pak sebenarnya menabung untuk bisa pergi haji Pak?
01:13Ya Alhamdulillah, sebenarnya itu seorang pedang kopi keliling tengah Pasar di Tayu, itu saya, sangat setidak menyangka
01:28mulai lagu, inisiatif di haji itu mulai 2010
01:35ya itu belum punya pengalaman Bang Mbak, ya saya kumpulin, sejujurnya linting, taruh di kaleng kuit itu
01:43ya Alhamdulillah, kegiatan saya benar-benar bersemangat Alhamdulillah
01:49ya Alhamdulillah, bisa, nyata bisa, sampai saya ngobrol sama teman-teman, banyak dibuat saya, jangan bersemangat kalau benar-benar kepingin
02:01haji
02:02terus semangat, semangat dan semangat, nyatanya sakit apa
02:06Oke, jadi Bapak menabung untuk bisa pergi ke berki haji itu dari 2010 Pak ya, mengumpulkan uang dari berjualan kopi
02:19keliling, betul ya Pak ya?
02:21Betul, betul, iya betul
02:23Biasanya
02:25Berapa setiap hari Bapak menabung konsisten sampai akhirnya terkumpul uang bisa pergi ke pergi haji Bapak?
02:38Hmm, iya
02:39Yang namanya pasar kan, nggak tentu
02:42Kayak, kayak di laut itu
02:44Kalau pas me, ya alhamdulillah dapat banyak
02:47Kalau pas, agak-agak sepi, ya segitu ya
02:51Bisa dikatakan, rata-rata bisa
02:523-4 tos lah, 3-3
02:56Alhamdulillah, saya mulai jualan kopi
03:00Jum setengah malam, sampai jam 9 pagi selesai
03:04Jualan kopi saja, nggak lain
03:06Kopi saja, saya keliling
03:07Oke, Bapak berkeliling jualan itu di mana Pak?
03:11Keliling kopinya di mana Pak?
03:13Biasanya berjualan ya?
03:16Tidak
03:16Di dalam parutai, Mbak
03:21Di mana?
03:21Tayu itu sama siku, pati lah
03:25Oh, di wilayah pati
03:28Pak, jadi sebenarnya apa yang membuat Bapak yakin dan bisa kuat untuk bisa mewujudkan
03:37Akhirnya niat Bapak bisa berhaji, Pak?
03:49Ini gimana ya, Mbak?
03:51Ya, ya, asal ini aja sakit kok
03:56Maha kasih dan penyayang, siap pun yang punya baik, saya ingin pasti akan ke sana
04:03Nah, saya punya keinginan disitu
04:04Manya, Alhamdulillah, tahun 2020 itu saya putuskan untuk cita-cita untuk naji lewatnya di Patuna
04:13Travel, gitu
04:16Ada doa khusus, Pak, yang selalu Bapak panjatkan
04:19Alhamdulillah itu saya
04:20Ada doa khusus, Pak, yang selalu Bapak panjatkan selama berhaji
04:24Alhamdulillah itu saya ikuti travel
04:25Patuna
04:26Di SDI
04:27Di
04:29Apa yang di
04:31Ini, Mbak, 3 jujur itu
04:33Saya ingin saya kemampuannya
04:35Plastik SD
04:37Sama mana kemampuannya
04:39Istri saya sama
04:41Sekolahnya sampai 4 SD
04:43Jadi, Mbak bisa berhubungan sendiri
04:45Ya, Mbak, 3 jujur itu
04:47Mampuannya
04:47Di mana
04:48Pengajian sekenal
04:50Kenal, saya gak
04:51Apa
04:52Gak
04:54Gak
04:55Ini, saya memang itu
04:56Gak ingin ngembangin duit
04:58Apa yang
04:59Itu
05:00Benar-benar
05:01Itu saling
05:02Berhubungan juta
05:03Saling
05:03Di saling
05:04Pak, harapan Bapak setelah
05:08Alhamdulillah
05:09Saya
05:10Walaupun orang kecil
05:12Seorang
05:13Pak, harapan Bapak
05:16Sehingga
05:17Kopi itu
05:17Tiga rimba
05:18Itu benar
05:18Satu canggih
05:19Alhamdulillah
05:20Bisa ikuti
05:22Sama orang-orang
05:23Yang punya
05:24Korsartinya
05:24Orang-orang besar
05:26Alhamdulillah
05:27Alhamdulillah
05:28900 juta
05:29Mbak
05:29Sujur itu
05:30Oke
05:30Oke, Bapak
05:31Kisah Bapak
05:32Serang
05:33Pada kebik
05:34Iya
05:34Kisah Bapak
05:36Kan sungguh inspiratif
05:37Sekali
05:37Begitu ya
05:37Selama
05:38Kita memiliki
05:39Niat
05:40Pasti akan ada
05:40Jalan
05:41Dan Allah akan
05:42Mudahkan
05:42Untuk kita
05:43Niat-niat baik
05:45Terakhir Bapak
05:47Adakah pesan
05:48Dari Bapak
05:48Untuk orang-orang
05:49Yang ingin
05:50Meraih cita-cita
05:51Untuk bisa
05:52Melaksanakan
05:54Ibadah
05:54Haji
05:55Di tengah
05:55Keterbatasan
05:57Bapak
06:02Alhamdulillah
06:02Mbak
06:03Teringkali
06:05Kita pesan
06:05Sama
06:06Ya
06:06Itu
06:06Ketika
06:09Ketika
06:09Ketika
06:11Orang-orang
06:11Berpengkelapan
06:12Namanya
06:13Selfie
06:13Selfie
06:14Apakah
06:14Kurang
06:14Tahu
06:15Betul
06:15Itu
06:15Sofoto
06:16Di
06:16Depan
06:17Kalau
06:17Foto
06:19Di
06:19Rumah
06:20Makan
06:21Langsung
06:22Saya
06:22Kirim
06:22Itu
06:22Oke
06:23Bisa
06:24Bisa
06:24Megang
06:25Hp
06:25Itu
06:25Dibajarin
06:26Kemen
06:26Di
06:26Sini
06:27Soalnya
06:27Itu
06:27Tiga
06:28Dari mau berangkat, kata SIM.
06:31Oke, baik Bapak.
06:33Oke, itu tadi kisah dari Bapak Ahmad Jarir Mahbub yang kita tahu punya niat yang begitu kokoh dan juga kuat
06:42untuk bisa menabung sampai akhirnya bisa melakukan perjalanan ibadah haji di tahun 2026.
06:48Ini sungguh inspiratif.
06:50Betul sangat menginspirasi. Ini membuktikan bahwa sebenarnya menjadi tamu Allah itu tidak memandang kasta sosial, kelas ekonomi.
06:58Selama kita punya niat, niat untuk berhaji itu yang akan mendapatkan jalan dari Allah SWT.
Komentar

Dianjurkan