Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara usai rapat membahas stimulus ekonomi kuartal II dari pemerintah.

"Yang disiapkan untuk semester 2. Yang pertama tentu yang terkait dengan perpajakan bagi penulis. Tadi kita sudah putuskan untuk memberikan insentif pajak untuk penulis, diberikan PPh final sebesar 1,5%," ujar Menko Airlangga pada Selasa, (26/5/2026)

"Karena ini merupakan janji kampanye Bapak Presiden maka ini akan segera dilaksanakan," lanjutnya.

Menko Airlangga juga membeberkan soal diskon transportasi yang akan diberikan pemerintah selama libur sekolah, hingga terkait PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Baca Juga Menko Airlangga Ungkap Hasil Kebijakan WFH ASN: Penggunaan Pertalite Turun 9 Persen di https://www.kompas.tv/nasional/671116/menko-airlangga-ungkap-hasil-kebijakan-wfh-asn-penggunaan-pertalite-turun-9-persen

#airlanggahartarto #purbaya #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671173/full-menko-airlangga-menkeu-purbaya-beber-soal-janji-kampanye-presiden-prabowo-hingga-dsi
Transkrip
00:00Ya, pertama, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:05Saya didampingi oleh Pak Menteri Tenaga Kerja, Pak Menteri Ekraf,
00:10Ekonomi Kreatif, Pak Menteri Dalam Negeri, dan Ibu Menpan RB.
00:18Jadi yang pertama, tadi kita evaluasi terkait WFH,
00:24Work From Home, dalam dua bulan, dan terlihat hasilnya cukup baik.
00:29Di mana juga terjadi penurunan penggunaan Pertalite di bulan April mendekati 9 persen.
00:41Jadi hasilnya cukup baik, dan oleh karena itu tadi diputuskan untuk dilanjutkan.
00:49Oleh karena itu terkait dengan ASN, nanti Ibu Menpan akan memperpanjang
00:56atau membuat SE baru terkait dengan Pak RB, kemudian untuk daerah dari Pak Mendagri,
01:04kemudian untuk BUMN, kepala badan pengatur daripada BUMN, dan swasta nanti dari Pak Menaker.
01:13Kemudian agenda kedua, tadi kita bahas terkait dengan fasilitas yang disiapkan untuk semester 2.
01:22Yang pertama, yang pertama tentu yang terkait dengan perpajakan bagi penulis.
01:27Tadi kita sudah putuskan untuk memberikan insentif pajak untuk penulis diberikan PPH final sebesar 1,5 persen.
01:40Karena ini merupakan janji kampanye Bapak Presiden, maka ini akan segera dilaksanakan.
01:49Kemudian yang kedua terkait dengan diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara
01:58selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru.
02:05Nah itu disiapkan langsung di mana untuk liburan sekolah disiapkan anggaran sebesar Rp190 miliar,
02:14penerima manfaatnya sebesar Rp3.074.889 orang.
02:20Sedangkan ini nanti disiapkan juga untuk Nataru.
02:23Kita sudah persiapkan anggarannya Rp161,4 miliar,
02:27dan penerima manfaatnya Rp2,874.381.
02:36Kemudian untuk transportasi udara seperti biasa diberikan diskon 30 persen
02:42dan PPN ditanggung pemerintah dalam momen lebaran ini khusus untuk kelas ekonomi
02:48itu disiapkan anggaran sebesar Rp472,7 miliar, targetnya Rp2,3 juta penumpang.
02:55Kemudian PPN DTP pada saat Nataru itu disiapkan Rp722 miliar
03:02dengan target Rp3,7 juta penumpang.
03:06Selanjutnya juga dibahas terkait dengan program magang nasional
03:11dan batch 4 ini akan dilakukan di bulan Juli
03:14untuk Rp150 ribu daripada peserta
03:18dengan anggaran sebesar Rp4,14 triliun.
03:21Kemudian juga program fokasi nasional
03:25itu ditargetkan untuk Rp220 ribu lulusan SMK
03:29dan Rp50 ribu pekerja yang ter-PHK
03:33dengan anggaran Rp2,12 triliun.
03:37Jadi itu yang tadi dibahas
03:39dan ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal kedua.
03:45Pak, kalau melaborasi tadi PPH final untuk penulis itu gimana Pak?
03:49Satu setengah, dikenakannya satu setengah persen
03:52jadi sudah langsung final saja.
03:56Siapapun yang bikin buku.
03:58ISBN-nya jelas.
04:00Autor gitu ya Pak?
04:00Autor.
04:01Itu nanti di PMK Pak?
04:03PMK.
04:05Baik.
04:05Pak, soal bansos berarti enggak ada tambahan di kuartal kedua?
04:08Nanti kita lihat.
04:10Tapi sementara yang kita bahas ini.
04:11Itu pada boleh berlaku Juni Pak?
04:14Ini untuk semester 2 sebagian.
04:16Oh semester 2 sebagian.
04:18Baik.
04:19Terima kasih.
04:19Boleh tanya soal DSI nggak Pak?
04:20Dan kalau di HI kan ada pengecualian yang TKS untuk yang DSI sendiri bakal dikecualikan juga.
04:26Sebab kan kita udah ada artinya dengan AS ya?
04:28Nggak kalau DSI untuk semua sektor.
04:31Jadi tidak ada negara?
04:32Tidak ada ya.
04:33Pak, atas KTH final untuk kalian kok sampai sekarang belum terjadi apa?
04:37Nanti dicek dulu.
04:38Ya, terima kasih.
04:39Kalau selisi DSI, kira-kira nanti akan ada selisi yang kemarin disebutkan.
04:44Tentang Amerika Serikat, Cina, beberapa ada selisi ekspor-impor.
04:48Nah, itu kan dengan DSI itu kita akan monitor.
04:51Mungkin dalam 3-6 bulan kita akan ketemu patternnya.
04:55Ya, terima kasih.
05:01Nanti kita lihat.
05:02Ya, terima kasih.
05:04Jadi dari 6% dibuat tadinya setengahnya, kita buat setengah lagi.
05:116-3 kita pakai setengah lagi, 1,5%.
05:16Perhitungannya sih, pokoknya supaya penulis Indonesia lebih aktif menulis.
05:22Karena bayar pajaknya lebih rendah.
05:25Para ekorak yang menghitung.
05:28Tanggapan soal DPR mau revisi UU Keuangan Nenggara itu gimana?
05:32Saya belum dengar.
05:35Apa yang ditargetin apa?
05:41Lalu intas divisa, saya belum tahu.
05:44Oh, yaudah, Pak.
05:45Oke.
05:46Pak, berubah ya.
05:47Untuk yang soal under-infoison bagi orang-orang diskopresi seperti apa, Pak?
05:51Kan yang sudah diperhasilkan, sudah bergulir.
05:54Belum-belum di terserahkan Mas Gita Ipon.
05:56Agak-gak-gakak.
05:58Perusahaannya jumlahnya nggak apa-apa.
05:59Mungkin nominalnya saja.
06:00Saya nggak tahu yang mana.
06:06Wilmar, Musimas, ada beberapa lagi lah, Pak.
06:08Itu udah betul.
06:09Oh, bentar, Pak.
06:11Yang mana, Pak, yang betul, Pak?
06:12Yang mana, Pak, yang betul.
06:13Wilmar, Musimas, dua-duanya.
06:14Dua-duanya.
06:15Siapa lagi?
06:17Dari mana, Lysnya?
06:19Tadi belum berit, Pak.
06:22Oh, saya nggak tahu.
06:24Apa yang suaranya gede itu?
06:24Golden Agri, Pak.
06:26Golden Agri, benar, Pak.
06:27Astra Agro, benar, Pak.
06:29Kayaknya nggak ada.
06:30Saya lupa.
06:30Kayaknya nggak itu.
06:32Saya nggak tahu.
06:32Saya lupa.
06:33Musimas.
06:34Musimas udah tadi kan.
06:35Salim benar, Pak?
06:36Salim Ipomas.
06:37Salim Ipomas, Pak.
06:38Salim Ipomas, Pak.
06:39Sepertinya ada.
06:41Wilmar juga, ya.
06:42First Resources.
06:43Apa?
06:43First Resources.
06:44Saya lupa yang lain.
06:45Coba-nya gue ingat juga ya.
06:47Kargil juga, Pak.
06:48Kargil juga, Pak.
06:48Sinarmas, Pak.
06:49Bumi Tama, Pak.
06:50Bumi Tama.
06:52Sinarmas, Pak.
06:53Sinarmas, Sinarmas, Sinarmas.
06:54Pak, terkait kasus, Pak.
06:58Bumi Tama, Pak.
07:00Kayak negara sama UPNWP.
07:01Itu mungkin dari Bapak, Gemenki, UPNWP ada masukan atau gimana gitu, Pak.
07:05Saya belum tahu.
07:06Itu kan anisiatif TPR ya?
07:07Tapi memang belum ada koordinasi mungkin bersama Pak, Pak Kuranto sama kamu.
07:10Belum.
07:11Itu belum, Pak.
07:12Pak, nasib PPH final UMKM gimana?
07:14Gimana?
07:15Nasib PPH final UMKM gimana?
07:17Aturannya kependitikan, Pak.
07:18Kan kata-kata, Pak, semester 1.
07:21Kan udah lama itu ya?
07:22Nanti saya tanya lagi deh.
07:23Revisi PPH-nya belum, Pak.
07:25Ya, nanti kita harus cek lagi.
07:27Emang salah?
07:29Nanti gue banteng semua orang.
07:30Lu nganceng-nganceng aja deh.
07:31Sampai mana prosesnya udah.
07:33Kita percepat aja nanti ini ya.
07:36Prosesnya.
07:37Harusnya nggak ada masalah.
07:38Saya agak bingung kenapa lama ya keluarnya.
07:40Nah, itu dia, Pak.
07:42Ditunggu soalnya sama UMKM, Pak.
07:43Iya.
07:44Yaudah, tertilah.
07:45Terima kasih, Pak.
07:46Terima kasih, Pak.
Komentar

Dianjurkan