Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Bagi para pengusaha hewan kurban, momen Idul Adha menjadi berkah tersendiri. Seperti di Kota Semarang, Jawa Tengah, Agus, salah satu pengusaha hewan kurban, mengaku dalam dua pekan terakhir telah menjual lebih dari 80 ekor sapi dengan harga rata-rata Rp23 juta per ekor.

Ia juga menyebut, semakin dekat dengan Hari Raya Idul Adha, jumlah pembeli yang mencari hewan kurban cenderung mengalami peningkatan.

Meski mendatangkan berkah penjualan bagi para pengusaha hewan kurban, tantangan dalam menjalani usaha ini juga cukup besar. Salah satunya adalah gangguan kesehatan yang mengancam hewan kurban, seperti penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan di antaranya dengan menjaga kebersihan kandang, memberikan makanan dan minuman yang cukup, serta menambahkan racikan jamu herbal untuk hewan ternak.

#pmk #hewankurban #iduladha

Baca Juga Artha Graha Peduli Salurkan Hewan Kurban ke Istiqlal, Diterima Menag Nasaruddin Umar di https://www.kompas.tv/nasional/671303/artha-graha-peduli-salurkan-hewan-kurban-ke-istiqlal-diterima-menag-nasaruddin-umar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/671307/jelang-idul-adha-pedagang-hewan-kurban-di-semarang-raup-berkah-penjualan-sapi
Transkrip
00:00Terima kasih Anda masih bersama kami di Sapa Indonesia Pagi Spesial Idul Adha, Saudara.
00:04Tahun 2026, Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan penjualan yang signifikan.
00:11Salah satunya, peternak memanfaatkan makanan yang berkualitas untuk hewan serta fasilitas papan tidur untuk hewan kurban.
00:23Bagi para pengusaha hewan kurban, momen Idul Adha memang menjadi berkah tersendiri.
00:28Seperti di kota Semarang, Jawa Tengah.
00:31Agus, salah satu pengusaha hewan kurban mengaku sekitar dua pekan terakhir sudah menjual lebih dari 80 ekor sapi dengan harga
00:40rata-rata 23 juta rupiah per ekornya.
00:43Ia juga menyebut semakin dekat dengan Hari Raya Idul Adha jumlah pembeli yang mencari hewan kurban akan cenderung mengalami peningkatan.
00:51Meski berkah penjualan didapatkan oleh para pengusaha hewan kurban, tantangan dalam menekuni usaha ini juga cukup besar.
00:59Salah satunya adalah gangguan kesehatan yang mengancam hewan kurban, seperti penyakit mulut dan kuku.
01:07Tindakan yang bisa dilakukan kini adalah dengan menjaga kebersihan kandang, pemberian makanan dan minuman yang cukup, serta ditambah dengan racikan
01:15jamu herbal untuk hewan.
01:19Ini tentu akan menjadi berkah tersendiri begitu ya di masa Zul Hijah atau Idul Adha sendiri, saudara.
01:26Karena bagi para peternak, penjualan dari ternak-ternak mereka ini tentunya juga akan meningkat begitu.
01:33Nah seperti apa peningkatan penjualannya? Coba kita sedikit tanya-tanyakan langsung dengan peternak atau penjual hewan kurban yang ada di
01:40kota Sumarang ini.
01:41Bapak boleh minta waktunya sebentar, Pak?
01:43Ya.
01:44Ini dengan Bapak siapa?
01:45Dengan Bapak Haji Agus.
01:47Pak Agus, kalau saya lihat ini kan sudah banyak yang berinisial ya. Ini benar kan artinya sudah berpemilih.
01:55Sudah terjual sama yang atas nama jamaah atau perorangan, seperti itu.
02:01Jadi kayak al-hidayah, al-hikmah, al-iman, ya.
02:06Kalau boleh tahu Pak, sejak kapan Pak Agus ini menekuni bisnis ini Pak?
02:09Saya menekuni bisnis ini sejak 2003, efektif 2005 lah ya.
02:15Semarang itu sampai sekarang, alhamdulillah.
02:19Turunnya atau kendalanya sebagai pembisnis ini apa sih Pak?
02:22Ya naik dan turunnya ya kayak kemarin-kemarin yang musim PMK itu.
02:27Kita mengalami kerugian yang besar sekali karena penyakit yang belum diketenukan obatnya.
02:32Nah, tapi sekarang alhamdulillah saya punya obat tradisional yang bisa menyembuhkan atau antisipasi hal itu bisa terapasi, seperti itu.
02:41Kalau menanggapi tahun atau idulat H sendiri ini Pak, bagaimana peningkatan pembelian dari para konsumen di tahun ini?
02:48Untuk peningkatan pembelian di sini alhamdulillah ya Pak.
02:52Saya sudah terjual hampir 80-an dari sekian hari saya buka.
02:58Tahu Pak, terkait omsetnya sendiri mendekati idulat H ini sebagai pembisnis ini, berapa peningkatan presentase dari omset yang didapatkan?
03:06Kalau omset peningkatan penjualan kalau mendekati bisa naik 20% mana?
03:11Iya, jadi kalau bisa 80% bisa tambah 20-30 ekoran.
03:19Karena kan pada ngumpul, jadi kita tinggal nampung yang sudah ngumpul-ngumpul itu.
03:24Kelebihan dari kandang Bapak sendiri dibandingkan mungkin dengan tempat-tempat yang lain ini apa Pak?
03:29Kelebihannya kita, satu, ini ya ada kasurnya.
03:35Ini ada kasurnya supaya dia selalu kering, tetap kering, dan kebersihannya terjaga.
03:41Dan untuk makanannya sendiri kan kita ada kelengkap.
03:45Jadi ada katul, ada cekung, ada rumput, jadi semua terpenuhi.
03:52Jadi stamina-nya kan kelihatan tau ini gemuk-gemuk semua ini.
03:56Nah di situ.
03:57Terima kasih Bapak Agus untuk waktunya.
04:00Kalau Anda mau mencari hewan kurban, bisa diperhatikan untuk ciri-ciri hewan kurban itu tentunya yang sudah berumur,
04:06kemudian yang terlihat gemuk dan juga matanya bersih.
04:08Kalau dari Semarang kami melaporkan, ini juga ada beberapa keunggulan dari ternak di sini,
04:14di mana ada kasur atau papan begitu ya,
04:17agar kotoran dari hewan ini tidak bercampur dengan tubuh dari hewan kurban seperti sapi dan juga kambi.
04:24Dari Semarang, GES Rutsia, jadi setia melaporkan.
04:31Penjual hewan kurban di Surabaya mendapat berkah melimpah di momen lebih.
Komentar

Dianjurkan