00:04Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung rapat paripurna DPR RI.
00:09Presiden bilang ingin menyampaikan langsung kondisi perekonomian Indonesia di tengah tantangan global.
00:16Salah satu yang disinggung adalah soal pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
00:21Prabowo menargetkan nilai tukar rupiah berada di rentang 16.800 hingga 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2027.
00:34Defisit APBN akan kami jaga pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen PDB.
00:43Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada rentang 16.800 rupiah hingga 17.500 rupiah.
00:56Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia.
01:10Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menyentuh angka 17.685 rupiah.
01:17Sebelumnya nilai tukar rupiah pada 19 Mei 2026 berada di 17.719 rupiah dan 18 Mei 17.666 rupiah.
01:30Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI RIT menjadi 5,25 persen.
01:38Gubernur BI bilang kenaikan ini sebagai langkah lanjutan memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak gejolak di Timur Tengah.
01:46Sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dengan terus melakukan intervensi dengan kenaikan BI RIT juga dengan perubahan
02:00struktur suku bunga SRBI kami meyakini rupiah itu mendapat tekanan April, Mei, Juni tapi akan menguat di bulan Juli dan
02:11Agustus.
02:14Pemerintah juga melakukan strategi agresif dengan memutar dana 2 triliun rupiah per hari ke pasar obligasi.
02:22Saya minta masuk 2 triliun siap hari.
02:25Dananya dari mana aja bagi kapos anggaran apa ini kan?
02:28Kan kita masih punya beberapa tempat kan.
02:31Jadi kan hanya cash management aja jadi gak masalah.
02:33Kan uangnya gak hilang.
02:35Cuma diputar aja supaya ada sedikit sentimen positif di pasar obligasi.
02:41Biasanya kalau sentimen positif di situ, biasanya asing juga ikut masuk dan lebih cenderung terkendali karena uangnya tak berhubungan lagi.
02:51Pemerintah optimistis, kinerja fiskal dalam negeri masih tangguh untuk menahan sentimen negatif global.
02:59Tim Liputan, Kompas TV.
03:01Kompas TV.
Komentar