Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan anggaran Makan Bergizi Gratis atau MBG akan dipangkas. Purbaya menyebut pemangkasan anggaran MBG sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto demi menghemat APBN.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran MBG bakal dipangkas dari semula Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun pada 2026.

Purbaya menegaskan penghematan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki tata kelola program MBG agar penggunaan anggaran Badan Gizi Nasional selaku penyelenggara program MBG bisa lebih efektif dan efisien.

Per 30 April 2026, anggaran MBG terpakai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari Rp335 triliun.

Baca Juga Saat Menkeu Purbaya Sampai Lesehan Jelaskan Soal ABPN di https://www.kompas.tv/nasional/669899/saat-menkeu-purbaya-sampai-lesehan-jelaskan-soal-abpn

#mbg #apbn #menkeu #makanbergizigratis

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670055/terbaru-menkeu-ungkap-alasan-anggaran-mbg-dipotong-rp67-triliun-hemat-apbn-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengatakan anggaran makan bergizi gratis akan dipangkas.
00:06Purbaya menyebut pemangkasan anggaran MBG sesuai instruksi Presiden Prabowo demi menghemat APBN.
00:12Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa bilang anggaran MBG bakal dipangkas dari semula 335 triliun rupiah menjadi 268 triliun rupiah di
00:24tahun 2026 ini.
00:26Purbaya menegaskan penghematan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki tata kelola program MBG.
00:35Bagar penggunaan anggaran badan gizi nasional selaku penyelenggara program MBG bisa lebih efektif dan efisien.
00:42Per 30 April 2026 anggaran MBG terpakai 75 triliun rupiah atau sekitar 22,4% dari 335 triliun rupiah.
00:54Yang itu MBG itu sudah mencapai 75 triliun.
01:00Itu 22,4% dari APBN yang besar 335 triliun.
01:06Tapi nanti bukan 335, nanti ada penghematan-penghematan tertentu sesuai dengan itu Pak Presiden.
01:15Sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efektif dan efisien.
01:2060 triliun ya? 268 triliun.
Komentar

Dianjurkan